LILY SI GADIS INDIGO PART 1
Nama ku Lilyana Veronica, teman temanku sering memanggilku Lily dan aku seorang mahasiswi,di kampusku teman-teman ku sering menganggap ku aneh karena mereka mengira aku sering menyendiri dan tidak mau berbicara dengan mereka,
Tapi walaupun begitu ada satu mahasiswa yang sangat baik padaku dia bernama Andrew argantara,dia selalu mendekati ku, tidak perduli aku yang selalu mengabaikan nya tapi dia selalu berusaha untuk menarik perhatian ku,hingga semua orang sering mengira bahwa kami ini adalah sepasang kekasih.
Saat ini di kampus aku sedang duduk tiba-tiba seseorang mengagetkan ku akupun terlihat kesal padanya.
"Hai Lily ku yang manis" katanya padaku
Aku pun hanya diam dan tak memperdulikan nya,dia adalah Andrew cowok yang selalu ku abaikan tapi selalu berusaha mendekati ku
"Ly jangan marah dong,maaf ya tadi aku ngagetin kamu" ucapnya padaku
Aku pun hanya mengangguk dengan malas untuk menjawab nya, kemudian diapun menatapku lagi
"Kamu beneran marah ly,jangan marah dong,kalau kamu kesal cubit aja aku gapapa kok" ucapnya lagi
Saat dia mengatakan itu akupun ingin tertawa,tapi aku sadar saat ini aku masih di kampus dan akupun kemudian hanya tersenyum tipis padanya
"Ly kamu senyum?" Tanya nya padaku saat dia melihat senyuman tipis ku tadi
"Eng-engga kok siapa yang senyum" ucapku mengelak
"Beneran ly,aku lihat kok senyuman kamu manis tau " katanya padaku yang membuat pipi ku sedikit merona
Aku yang merona pun mengalihkan pandangan ke arah lain dan hendak pergi darinya,namun dia mencegahku agar aku tidak pergi
"Mau kemana ly?" Tanyanya padaku
"Emm aku harus pergi ndrew aku ada urusan" kataku tanpa menatap nya
"Kamu beneran ada urusan atau ingin menghindari ku?" Tanyanya lagi padaku
Deg tiba-tiba saja rasanya jantung ku berhenti saat dia mengatakan itu.
"Eng-engga kok ndre aku memang beneran ada urusan" ucapku lagi setelah itu aku bergegas pergi meninggalkan nya..
Saat aku berjalan beberapa langkah tiba-tiba aku menabrak seseorang
Brak
"Awww,Lo ga lihat jalan ya!!" Ucapnya sambil marah-marah padaku
"Ma-maaf kak aku gak sengaja" kataku sambil mencoba untuk berdiri
Seseorang yang aku tabrak adalah mahasiswi senior di kampusku sebut saja namanya Agatha, dia adalah mahasiswi paling populer di kampus ini
Setelah itu dia pun berdiri dan dia pun menatap ku dari atas sampai bawah.
"Dasar aneh!" Katanya padaku setelah itu diapun pergi meninggalkan ku
Saat dia pergi aku melihat ada sosok di belakang nya yang mengikuti nya,aku pun kemudian memalingkan wajahku saat melihat sosok itu karena sosok itu berwajah seram dan sangat mengerikan, sehingga membuat ku bergidik ngeri.
Setelah itu aku pun menengok lagi ke arah kak Agatha, ternyata kak Agatha sudah hilang karena dia berjalan begitu cepat.
Saat aku ingin berbalik lagi dan melanjutkan langkah ku tiba-tiba sosok yang mengikuti kak Agatha tadi berdiri di depanku.
"Aaaaa!!!" teriakku terkejut saat melihat nya
Semua orang yang sedang berlalu lalang di sekitar kampus pun menatap ku aneh saat melihat ku berteriak,
Aku yang begitu malu pun melanjutkan jalanku lagi dan berusaha mengabaikan sosok itu ,namun sosok itu terus mengikuti ku dan terus berbicara di belakang ku hingga memaki-maki ku karena mengabaikan nya.
"Hei gadis,aku tau kamu bisa melihat ku,tapi kenapa kamu mengabaikan ku" ucapnya dengan begitu cerewet padaku
"Tolong berhenti ,aku cuma ingin kamu membantuku" ucapnya lagi
Namun aku tetap tak memperdulikan nya sampai tibalah aku di tempat yang sangat sepi kemudian aku pun berhenti
"Apasih maumu, berhenti mengikuti ku!" kataku padanya
Sosok itu pun terlihat senang saat aku akhirnya mau berbicara padanya, setelah itu dia pun mengubah wajahnya menjadi seorang gadis yang sangat cantik dan kelihatan nya dia juga adalah mahasiswi di kampus ini.
"Wah jadi benar kamu bisa melihatku"
Aku pun hanya mengangguk untuk menjawab nya
"Katakan apa maumu!" Tanya ku yang kesal padanya
"Apa kamu bisa menolong ku?" Tanyanya padaku
"Gak aku ga bisa!" Ucapku yang masih kesal
"Tolonglah hanya kamu yang bisa membantuku agar arwahku tenang" katanya lagi
Aku yang merasa kasihan padanya pun akhirnya mau mendengar ceritanya,dan aku pun terkejut saat mengetahui bahwa dia ternyata dibunuh oleh kak Agatha dan teman-teman nya.
"Jadi kak Agatha yang membunuh mu?" Tanya ku sekali lagi untuk memastikan
"Iya,agatha yang membunuhku,tapi tidak ada yang tau kalau aku sudah tiada" katanya lagi
"Berarti tidak ada yang tau kalau kamu sudah mati?" Tanyaku lagi padanya
"Iya ,semua orang mengira aku hilang"katanya lagi
"Oh ya siapa namamu?" Tanyaku padanya yang memang belum mengetahui namanya
"Namaku Allisya Larasati orang-orang biasa memanggil ku Allisya tapi hanya pacarku yang memanggilku Laras,aku dulunya adalah mahasiswi populer di kampus dan sekarang posisi itu telah di ambil oleh Agatha" jelasnya padaku
Saat mendengar penjelasan nya akupun ingat saat aku pertama kali masuk ke kampus ini,aku mendengar desas-desus bahwa seorang mahasiswi hilang dan saat ini tidak pernah di temukan keberadaan nya dan ternyata itu adalah Allisya sosok yang berada di depanku ini.
"Lalu apa pacarmu tau kamu sudah meninggal?" Tanyaku padanya
Sosok itu pun menggeleng dan kemudian mulai meneteskan air matanya.
"Kok nangis,jangan nangis memangnya pacar mu tak mencarimu?" Tanyaku lagi padanya,aku sebenarnya sedikit kasihan saat melihat nya menangis
"Dia sempat mencari ku tapi kemudian dia menyerah dan sekarang dia menjalin hubungan dengan Agatha" ucapnya lagi
Akupun sedikit terkejut saat mendengar nya
"Siapa nama pacarmu?" Tanyaku yang penasaran
"Kevin ardenio"katanya padaku
"Kak Kevin mahasiswa populer itu,jadi dia pacaran sama Agatha sekarang?"
"Iya,tapi aku tau sebenarnya Kevin masih mencintai ku" katanya lagi dengan wajah sendu
" Lalu jika dia masih mencintai mu kenapa tak mencarimu sampai ketemu" ucapku ketus
"Karena Agatha mempengaruhi nya,dia tak hanya membunuhku tapi dia juga sering menjelekkan ku di depan Kevin" ucapnya lagi
"Lalu bagaimana dengan orangtuamu,mereka tidak mencarimu?"
"Mereka mencariku tapi pihak kampus telah menutup kasus ini,jadi mereka hanya bisa berdo'a supaya aku cepat di temukan" katanya padaku
Akupun agak miris mendengar cerita dari Allisya ini dan akupun berencana untuk membantunya sebisaku, Allisya juga memberitahu ku tentang siapa saja yang terlibat dalam pembunuhan nya
3 orang terlibat dalam pembunuhan Allisya dia adalah Agatha,dan kedua temanya yaitu Olivia dan Jenna.
Keesokan harinya akupun mulai membantu kasus Allisya walaupun agak sulit tapi aku tetap melakukannya agar arwah Allisya tenang.
Ini pertama kalinya aku bertemu dengan kak Kevin pacar Allisya,awalnya aku takut untuk menemuinya karena aku tak mengenalnya dan juga orang-orang sering memanggilku aneh jadi aku takut kak Kevin juga berfikir sama tentangku.
Aku diam-diam mengikuti kak Kevin sampai ke rooftof kampus dan untungnya tak ada orang yang melihat ku membuntuti kak Kevin.
"Ka-kak Kevin" panggilku padanya
Kak Kevin yang mendengar aku memanggilnya pun segera menengok ke arahku.
"Lo siapa ya, ngapain kesini,ngikutin gue?" Tanyanya memberondong pertanyaan padaku
Aku tak melihat wajahnya yang marah saat melihatku tapi aku melihat wajahnya yang terlihat sedih,entah apa yang dia fikirkan aku pun tak tau.
"Aku mau ngomong sesuatu sama kakak" kataku dengan cepat
"Ngomong sama gue?" Tanyanya memastikan
"Iya kak,apa boleh minta waktunya?" Tanyaku padanya
"Gue lagi ga ada waktu,kalau itu gak penting" katanya lagi
"Tapi ini penting kak,ini tentang Laras" kataku padanya
Dia pun terkejut saat aku menyebut kan nama Laras padanya,dia pun kemudian mendekati ku
"Laras?,itu hanya panggilan gue untuk Allisya Larasati gimana Lo tau hah?" Tanyanya padaku
"Karena dia yang menceritakan semua padaku kak" kataku meyakinkan nya
"Hahaha itu bulshit,dia itu udah ninggalin gue,Agatha bilang dia pergi ke luar negeri sama sugar Daddy nya!"ucap kak Kevin membentakku
"Tapi kak,Agatha itu bohong ke kakak"kataku kekeh
"Memang Lo siapa ,Lo gak berhak ngomong gitu,Agatha itu cewek gue sekarang!"katanya semakin kesal padaku
"Aku berhak ngomong gitu karena ini permintaan Laras,dia ingin aku membantunya memberitahu kakak bahwa Agatha itu yang sudah membunuhnya!" Jelasku padanya
Saat aku mengatakan itu wajah kak Kevin seakan tak percaya dengan apa yang aku katakan tadi.
"Lo kalau ada masalah sama Agatha jangan tuduh dia gitu dong,pake bawa-bawa Laras lagi" katanya padaku
Aku pun bingung harus bagaimana jelasin pada kak Kevin lagi,tapi tiba-tiba arwah Allisya muncul di sampingku.
"Alisya" ucapku yang membuat kak Kevin binggung
"Lo sinting ya,kita hanya berdua disini,tapi Lo kok ngomong sendiri terus nyebut nama alisya lagi" katanya saat melihat ku memanggil Allisya
Aku pun melihat ke arahnya dengan kesal,
"Terserah kakak mau percaya atau gak tapi sekarang arwah Allisya ada disini ,dia ingin kakak percaya semua perkataan ku tadi" kataku lagi
"Ar-arwah? Maksudmu Laras?,dia..?"tanya nya padaku dengan raut kesedihan bercampur tak percaya tentang apa yang baru saja dia dengar
"Iya ,dia sudah tiada kak,kalau kakak gak percaya aku bisa membuat kakak percaya,coba tanyakan padaku tentang apa rahasia yang hanya diketahui oleh kakak dan laras,agar aku nanti tanyakan padanya"kataku meyakinkan
Dengan ragu kak Kevin pun menanyakan tentang rahasia yang hanya di ketahui nya bersama Laras, setelah itu aku dengan bantuan Laras pun menjawab semua itu hingga membuat kak Kevin menangis karena dia benar-benar tidak menyangka Laras telah pergi untuk selamanya.
Setelah mengetahui semua kebenaran nya,kak Kevin pun berencana untuk mencari Agatha dan menjebloskan nya ke penjara,namun aku mencegahnya.
"Kenapa gue gak boleh nyari Agatha?" Tanyanya padaku
"Memangnya kakak punya bukti?" Tanyaku balik
Kak Kevin pun akhirnya ngerti kenapa aku mencegahnya,dia pun menjambak rambutnya frustasi,karena dia tak tau harus berbuat apa
aku pun kemudian menenangkan nya dan mengajaknya berdiskusi untuk membuat rencana supaya Agatha dan teman-teman nya mau mengakui perbuatannya.
Keesokan harinya akupun menemui kak Kevin lagi di rooftof untuk menjalankan rencana kita tanpa diketahui oleh Agatha tapi saat aku dan kak Kevin di atas tiba-tiba saja seseorang datang dan itu adalah Andrew.
"Ly ngapain kamu disini ,berduaan sama dia lagi!" Ucap Andrew yang tiba-tiba marah
"Apa sih ndrew aku tu ada urusan sama kak Kevin" kataku ketus
"CK jadi ini cewek yang sulit buat Lo dapetin?" Ucap kak Kevin tiba-tiba
"Diem Lo,gak usah ikut campur" kata Andrew menatap nyalang ke arah kak Kevin
"Ndrew ini kakak senior kita loh,sopan dikit dong" kataku pada Andrew karena tak enak jika harus berbicara kasar pada mahasiswa senior
"Haha udah gapapa,dia itu selalu bicara gitu ke gue"kata kak Kevin begitu tenang
"Me memangnya kalian saling kenal?" Tanyaku penasaran
"Dia adek gue" kata Kevin yang membuatku menganga di buatnya
"Jadi kalian saudara?"tanyaku lagi
"Iya ly dia abang gue,oh ya lupain soal itu,kmu ngapain disini Sama dia?" Tanya Andrew mengulangi pertanyaan nya yang sempat tertunda
Aku pun melirik ke arah kak Kevin , setelah itu kak Kevin pun mengangguk itu artinya tidak apa jika aku menceritakan semua pada Andrew, setelah itu akupun menceritakan semuanya,Andrew pun kemudian mengangguk mengerti,dia juga bersedia membantu jika di perlukan karena bagaimanapun dia adalah mahasiswa di kampus ini jadi tidak apa jika ingin membantu.
Beberapa hari pun berlalu,kami memulai rencana kami untuk menakut nakuti Agatha dan teman-teman nya supaya mereka mau mengakui kejahatan mereka,lewat sebuah rekaman mereka pun berhasil membongkar kejahatan Agatha dan teman-teman nya, setelah itu Agatha dan teman-teman nya pun dimasukkan ke penjara dan menerima ganjaran atas perbuatan mereka.