Indahnya senja kadang membuat kagum bagi yang melihatnya, Banyak yang bilang, ketika senja datang hati kita dipenuhi dengan romantisme. tapi tak jarang senja juga membuat seseorang merasakan kerinduan, entahlah pada siapa, tetapi senja memiliki sejuta makna bagi setiap orang.
Namaku mentari, aku sangat suka melihat senja, apalagi saat warna jingga pekat yang menghiasi langit, warnanya menghiasi Cakrawala, keindahannya bisa sejenak mengembalikan mood ku.
aku punya kenangan yang indah dengan senja, namun senja jugalah yang mengakhiri kenangan indah itu, tapi meskipun begitu, aku tidak pernah melewatkan senja, karena aku berharap bertemu dengannya kembali, dengan dia yang selalu aku nanti, meski hanya sejenak bertemu dengannya, tapi hatiku tak bisa berpaling darinya.
saat itu ombak berderu berlomba-lomba menuju ke pantai, kadang ada juga yang menghantam karang dan membuat percikan air, suaranya bagaikan melodi yang menenangkan pikiran.
saat itu aku berdiri sambil menikmati senja di tepi pantai, aku ingin sejenak lari dari semua masalah yang ada, aku sebenarnya sudah letih, tapi hanya ini satu-satunya caraku melempar jauh-jauh letih itu.
aku membentangkan pandangan ku di luasnya lautan, dan saat itulah aku melihat dia di bibir pantai, dia baru saja selesai surfing, rambutnya masih basah karena air laut, sungguh saat itu dia tampak menawan, di tambah lagi sinar jingga sang Surya yang sangat pas jatuh di wajahnya.
mataku tak bisa lepas darinya, untuk pertama kalinya aku terpana dengan seorang pria, dia menyadari aku yang menatapnya dan menatap balik padaku, aku merasa malu dan memalingkan wajahku.
oh tidak,, dia mendekat padaku, apa yang harus aku lakukan,, aku bisa pingsan jika begini terus.
dia semakin dekat padaku " permisi,, ponselmu terjatuh " ucapnya lembut sambil melepaskan senyumnya padaku.
aku bahkan tak tau kapan ponselku jatuh dari genggaman ku " terimakasih " ucapku mengambil ponselku kembali.
dia pergi tanpa sepatah katapun, saat itu aku sangat sedih karena dia pergi,, tapi di depanku ada pemandangan yang sangat sayang di lewatkan, matahari akan terbenam.
dan semenjak saat itu, aku tak pernah bertemu dengannya lagi.
hari-hari aku akhiri dengan pergi ke pantai setiap senja, aku selalu hadir saat matahari terbenam, tapi aku tak kunjung bertemu dengannya, namun aku tak akan menyerah, aku yakin dia pasti akan kembali suatu saat nanti.
aku duduk di atas pasir, aku terpikir untuk menulis sesuatu dengan jariku.
aku hanya mengikuti perasaan ku, jariku bergerak sesukanya hingga terbentuk sebuah tulisan, kita dan senja.
aku sedikit tersenyum saat itu, namun aku kembali sadar, bisa-bisa orang menganggap ku aneh jika tertawa sendiri.
aku menekuk lututku dan memeluknya, angin sepoi-sepoi dan deru ombak saat itu sangat mirip saat aku bertemu dengannya.
matahari hampir terbenam meninggalkan peradaban, aku memutuskan untuk pulang, aku berjalan sambil melihat ponselku, tiba-tiba seorang menabrakku dan aku terjatuh.
" maaf, aku tidak berhati-hati, apakah ada yang sakit " ucap seorang pria sambil berjongkok di hadapan ku.
aku mengangkat kepalaku dan menatapnya
" wah ternyata kamu lagi, aku rasa kamu sering ke sini, kalau begitu aku juga akan sering kesini " ucap pria itu lagi.
aku merasa sedikit terharu dan bahagia,, akhirnya setelah sekian lama, aku bertemu kembali dengannya, dengan dia yang selalu mengisi hatiku, dengan dia yang membuat senjaku semakin berwarna, bahkan senjaku kini berwarna merah muda.
tamat