Charlotte lyn merupakan seorang gadis kecil yang berusia 12 tahun, ia sangat cantik dan baik, tetapi itu dulu sebelum kejadian saat itu yang menimpa dirinya dan mengubah segalanya.
charlotte lyn merupakan putri dari sora lyn dan violet lyn. mata charlotte yg indah seperti berlian sangat mirip dengan mata ibunya, dan rambutnya yang sangat indah sangat mirip dengan ayahnya.
saat akhir pekan charlotte dan kedua orangtua nya pergi berlibur seperti keluarga lain pada umumnya. mereka pergi ke taman hiburan, dan pantai.
"charlotte apakah kau sudah bersiap siap?" tanya ibu charlotte dengan lembut.
"sebentar lagi aku selesai ibu!" jawab charlotte.
setelah bersiap siap mereka pun pergi ke pantai. itu adalah hari yang indah untuk pergi berlibur kepantai, suhu cuaca yang hangat, laut berwarna biru yang sangat indah, pasir putih dengan banyak kerang kerang yang cantik, suara ombak yang menenangkan, dan angin sepoi sepoi. itu adalah hari yang sangat menyenangkan bagi charlotte dan keluarganya.
"ayah, ibu ayo kita pergi mencari kerang, membuat istana pasir dan berenang." ucap charlotte dengan penuh semangat liburan.
"hahaha!! tentu saja sayang ayo kita bersenang senang hari ini!!" jawab ayah charlotte.
"hei kalian, sabarlah sebentar gunakan tabir surya ini terlebih dahulu." ucap ibu charlotte dengan tersenyum.
"oh iya aku hampir lupa, hehehe.. terimakasih ibu sudah diingatkan." jawab charlotte sambil mengambil tabir suryanya.
"nah karna sudah memakai tabir surya ayo kita bermain sepuas hati." ucap ayah charlotte dan charlotte dengan semangat yang membara.
"pfftt.. kalian.. , baiklah ayo kita bermain." jawab ibu charlotte.
merekapun menghabiskan satu hari penuh dengan bermain di pantai, membuat istana pasir, berenang, mencari cangkang kerang, makan ikan bakar, dan melihat matahari terbenam di pantai yang sangat indah. setelah semua kegembiraan itu mereka pulang dan beristirahat.
keesokan harinya mereka pun pergi ketaman hiburan.
"istriku.., apakah semuanya sudah siap?" tanya ayah charlotte yang berada di dalam mobil.
"iya suamiku semua sudah siap!!!. ayo charlotte percepat langkahmu." jawab ibu charlotte sambil berjalan keluar rumah.
setelah tiba ditaman hiburan. charlotte melihat sekeliling dengan penuh bersemangat. matanya bagaikan memancarkan cahaya kegembiraan.
"hei ayah ayo kita pergi membeli permen apel itu aku sangat menginginkannya." ucap charlotte sambil memohon.
"emm.. soal itu tanyakan pada ibumu apakah kita boleh membelinya atau tidak." jawab ayah charlotte ragu.
" ibu.. kumohon" ucap charlotte dengan mengeluarkan jurus mata memohonnya yang sangat imut.
"eh.. eh.. huftt, baiklah.. ibu tidak bisa menolak permintaanmu, jika kau menatapku dengan mata seperti itu." jawab ibu chatlotte mengalah.
"hore!!"
mereka sekeluarga pun besenang senang, dengan memainkan berbagai macam permainan dan membeli berbagai makanan.
saat melewati sebuah toko boneka tiba tiba pandangan charlotte menatap ke arah sebuah boneka kelinci berwarna putih.
"ibu apa kau lihat boneka itu?" ucap charlotte sambil menunjuk ke arah boneka tersebut.
"boneka yang mana sayang?" jawab ibu charlotte
"boneka kelinci yang ada di toko boneka dekat penjual balon" jawab charlotte sambil mengarahkan pandangan ibunya.
"eh.. eh.., suamiku!!! suamiku!!!" teriak ibu charlotte memanggil suaminya setelah melihat boneka kelinci itu.
"ada apa istriku?! " ucap ayah charlotte khawatir karena teriakan istrinya.
"apa kau lihat boneka kelinci itu?" tunjuk ibu charlotte dengan tubuh yang gemetaran.
ayah charlotte pun ikut terkejut setelah melihat boneka kelinci itu.
"ayah? ibu? apa kalian baik baik saja? kenapa kalian terkejut setelah melihat boneka itu?" tanya charlotte kebingungan karena melihat tingkah laku kedua orangtua nya yang aneh.
"eh.. eh.. tidak apa apa sayang" jawab ayah charlotte sambil tersenyum.
"kalau begitu apakah aku boleh membeli boneka itu?" tanya charlotte
"TID.. " ucapan ibu charlotte ditahan oleh ayah charlotte.
" ya tentu saja sayang, ini uangnya silahkan jika kau ingin membelinya." ucap ayah charlotte sambil memberikan uang kepada charlotte.
"terimakasih ayah" charlotte pun berlari menuju toko boneka itu.
"hei!! apa yang kau lalukan suamiku? kenapa kau membiarkannya membeli boneka itu?" tanya ibu charlotte.
"tenanglah violet, boneka itu belum tentu adalah boneka milik gadis kecil saat itu, mungkin itu hanya kebetulan mirip." ucap ayah charlotte sambil menenangkan istrinya.
"hmm baiklah jika kau berkata demikian, mungkin ini memang benar hanya perasaanku saja" ucap ibu charlotte sambil menenangkan diri.
"ya tentu saja sayang kau tidak perlu takut dengan boneka itu" ucap ayah charlotte sambil memeluk istrinya.
"iya sayang" ibu charlotte pun mulai tenang.
"ayah! ibu! aku sudah membeli bonekanya!!" ucap charlotte sambil berlari menuju ke arah kedua orang tuanya.
"wah.. apa kau sudah memberi nama bonekamu?" ucap ayah charlotte.
"hmm aku belum memikirkannya hehe" jawab charlotte.
"baiklah ayo kita pulang, kau bisa memikirkan namanya dalam perjalanan pulang charlotte sayangku" ucap ibu charlotte dengan lembut.
"baiklah" jawab charlotte.
dalam perjalanan pulang mereka mampir ke sebuah super market untuk berbelanja.
" ibu apakah kau bisa membelikanku benang dan jarum jahit?" tanya charlotte.
"untuk apa sayangku?" ucap ibu charlotte sambil mengusap kepala charlotte
"aku ingin belajar menjahit boneka kumohon boleh ya bu? bahan yang lain sudah ada di rumah hanya jarum dan benang jahit yang tidak kumiliki." jawab charlotte
"wahh tentu saja sayangku, ibu senang kau menemukan hobi baru" ucap ibu charlotte dengan lembut.
setelah membeli semua bahan yang mereka butuhkan, merekapun kembali pulang.
setelah tiba dirumah...
" hei ibu, bagaimana jika bonekanya ku beri nama Mr. Bunny? "
"wah nama yang bagus sayang.. baiklah pergilah mandi ibu akan masak untuk makan malam"
malam hari pun tiba, charlotte bermain dengan bonekanya dan dia belajar membuat boneka.
"hei hei Mr. Bunny bagaimana jika aku membuat pasanganmu? hehe dan akan kunamai Mrs. Bunny" gumam Charlotte.
" wah ide yang bagus charlotte xixi" tiba tiba terdengar suara entah berasal darimana.
"eh apa aku salah dengar? mengapa sepertinya ada yang berbicara tetapi tidak ada siapapun dikamar selain aku....,ah mungkin aku salah dengar"
charlotte pun melanjutkan membuat boneka. tetapi tiba tiba terdengar suara gaduh yang sangat besar dilantai bawah ia pun bergegas menuju suara itu.
dan ternyata suara gaduh itu berasal dari alat alat masak yang di hamburkan oleh ibunya, ia melihat disana ayahnya sedang beeusaha untuk menenangkan ibunya.
"ayah! ibu! ada apa ini?" charlotte pun berteriak ketakutan.
"tenanglah violet ada apa dengan dirimu?" ucap ayah charlotte yang berusaha menenangkan sikap istrinya.
"hahahahahaha charlotte ku sayang kemarilah sayang!!" violet berlari kearah charlotte sambil memegang pisau.
sora pun menghadang violet dan segera menyuruh putrinya untuk kembali kekamar. charlotte pun kembali kekamar karena ketakutan, ia pun menangis didalam kamar, mata yang tadinya indah bersinar bagaikan berlian, kini seakan akan sinar tersebut telah hilang dan berlian tersebut menjadi gelap tak bercahaya.
setelah hari itu kedua orang tua charlotte selalu berkelahi, dan selalu melampiaskan amarahnya kepada charlotte. karena sikap kedua orang tuanya charlotte menjadi depresi dan tingkahnya tidak seperti biasanya.
"ayah apakah aku boleh memelihara kucing ini? aku melihatnya dijalan pulang, dia sangat kasihan apakah aku boleh memeliharanya?" tanya charlotte dengan darah di seluruh bajunya.
"apa katamu kau ingin memelihara kucing itu? pergi kau jangan dekati aku!" ucap ayah charlotte sambil menampar putrinya.
charlotte pun berlari menuju kamar dengan membawa kotak berisi kucing itu.
"kucing kecil.. mengapa tadi kau tidak menurut saja padaku? kenapa kau malah mencakarku? inilah akibatnya jika kau tidak menurut, bukankah sekarang kau senang karena lukamu telah hilang?" gumam charlotte.
charlotte pun pergi tidur saat charlotte terlelap. tiba tiba Mr. Bunny bergerak.. dan dia pun berjalan ke arah kotak kucing itu.
"hei hei kucing kecil malang sekali nasibmu, kau mencakar charlotte, kemudian tanpa disadari dia memotong motong mu dan menjahit kembali bagian bagian tubuhmu ckck". ujar Mr. Bunny.
ternyata boneka itu bukan boneka biasa melainkan roh manusia yang masuk kedalam boneka tersebut.
keesokan harinya saat charlotte pulang ia melihat mayat kedua orang tuanya tergeletak di lantai dengan bagian tubuh yang terpisah, charlotte pun terkejut.
"ayah... ibu.. kenapa jadi seperti ini? awalnya kita adalah keluarga yang bahagia" charlotte menangis sejadi jadinya.
"tidak aku tidak ingin tinggal sendiri aku menginginkan sebuah keluarga!!" ucao charlotte
kemudia charlotte pun melakukan hal yang sama kepada mayat kedua orangtuanya seperti mayat kucing yang tadi ia menjahit satu persatu bagian tubuhnya lalu menyatukan tubuh ayahnya dengan ibunya.
setelah kejadian itu setiap menemukan mayat hewan ia membawanya pulang dan menjahitnya, kemudian dijadikan boneka.
"akhirnya aku memiliki sebuah keluarga yang lengkap ada ayah ibu serta hewan peliharaan yang begitu menyayangi ku." ucap charlotte dengan wajah tanpa ekspresi itu.
"ckck baiklah...sudah cukup charlotte!!" teriak Mr. Bunny.
"M-Mr. Bunny?" charlotte pun keheranan.
"ya ini aku charlotte sayang, apa kau ingin tau mengapa sebelum kadua orang tuamu meninggal mereka selalu berkelahi dan memarahimu?" tanya Mr. Bunny
"apa yang kau katakan Mr. Bunny? orang tuaku masih hidup lihatlah mereka duduk disofa sambil melihatku bermain dengan hewan peliharaanku" ujar charlotte.
"hahaha mereka telah mati charlotte, hanya saja kau tidak sadar, baiklah ini semua ulahku, aku yang telah mengendalikan pikiran mereka, dan mereka akan melakukan segalanya sesuai keinginanku, mereka berkelahi dan saling membunuh." ucap Mr.Bunny.
"apa yang kau katakan? mengapa kau melakukannya?" ucap charlotte sambil menahan tangis.
"apa kau tidak tau orang tuamu dulunya adalah pembunuh bayaran, kemudian dia membunuhku dan seluruh keluargaku padahal kami tidak melakukan kesalahan kepada mereka, kami hanyalah sebuah keluarga biasa." ucap Mr. Bunny
"apa?.. itu tidak mungkin" ucap charlotte dengan wajah lesu.
"apanya yang tidak mungkin aku sendirilah korbannya, kemudian untuk membalas dendam, aku merasuki boneka ini, dan saat kau ditaman hiburan apa kau tau mengapa kau tiba tiba melihatku?" ucap Mr. Bunny
"kenapa?" tanya charlotte.
"itu karena aku yang mengalihkan pandanganmu, dan setelah kau membeliku aku mulai menjalankan rencanaku untuk membalas dendam hahahaha!!"
"mengapa? mengapa kau melakukan ini semua?! kau sungguh kejam!!" teriak charlotte.
"apa aku kejam? justru kau dan keluargamu yang kejam. orang tuamu membunuh orang yang tidak bersalah dan sekarang kau mulai mengikuti jejak orang tuamu. tanpa kau sadari kau membunuh hewan yang tak bersalah, bukankah kau sangat kejam? hahaha!! dan sekarang adalah giliranmu charlotte!! aku akan membunuhmu hahahaha!!"
" ti-tidak!!" charlotte pun mengambil payung yang ada didekatnya untuk bertahan dan mencoba berlari keluar.
"kau ingin pergi kemana charlotte? hahaha"
charlotte berusaha melawan Mr. Bunny dengan ujung payungnya yang tajam tetapi meleset.
"eitss tidak kena!! hahaha"
charlotte pun berlari menuju tangga untuk turun kebawah agar bisa keluar. akan tetapi Mr. Bunny menghadangnya tepat di depan tangga.
charlotte tetap berusaha melawan Mr. Bunny dengan payungnya, akan tetapi ia terpeleset, payungnya jatuh dan terbuka dengan ujung yang tajam menghadap kearah charlotte dan charlotte pun terjatuh dari tangga dengan posisi kepala duluan dan mulutnya terbuka, lalu ujung payung yang tajam itu tertusuk ke mulut charlotte hingga tembus. darahpun mengalir diseluruh lantai, charlotte pun tewas ditempat.
"hahaha akhirnya aku membalaskan dendamku dan keluargaku akhirnya aku bisa pergi dengan tenang." ucap Mr. Bunny.
~~THE END~~