Banyak rumor beredar bahwa pohon besar di depan dirumahku banyak sekali penghuni, tetapi aku tidak percaya dengan rumor tersebut. orang orang tidak ada yang berani melewati pohon tersebut apabila sudah lewat jam 6 sore yang secara tidak langsung mereka pun takut melewati rumah ku karena pohon tersebut letaknya tepat di depan rumahku.
Aku tinggal dirumah bersama ibu, dan kaka ku saja sehingga kesan "horror" terhadap rumah ku sangat melekat. kami baru menempati rumah tersebut dalam waktu satu minggu, yaa... ibu kami membeli rumah tersebut karna mereka menjual dengan harga yang sangat murah.
suatu hari ketika aku sedang berjalan menuju rumah temanku yang bernama lala aku merasa seperti ada sesuatu yang mengikutiku tapi aku tidak memperdulikannya dan melanjutkan perjalanan kerumah lala, karena terlalu asiknya bermain dirumah lala aku tidak sadar bahwa sekarang sudah menunjukan jam 05.45. akupun langsung bergegas pulang sambil berteriak "laaaa aku pulang dulu yaaa...." dalam perjalanan kerumah aku sangat merasan suasana yang berbeda, suasana yang benar benar mencekam. benar saja saat aku hampir sampai ke rumah ada seseorang yang memanggil namaku tapi aku tidak menoleh dan melanjutkan perjalanan dengan tergesa gesa.
perjalanan terasa lama sekali padahal rumah lala dari rumahku tidak begitu jauh, aku terus saja berjalan dan berharap semoga sampai rumah. sesampainya aku di depan rumah yang terdapat pohon tersebut ada seorang wanita paruh baya yang menghampiriku dan berkata " nak.. kenapa kamu masih diluar saat maghrib" akupun menjawab " iyaa nek aku keasikan main dirumah teman sehingga tidak melihat jam"
nenek itu hanya membalas dengan senyuman dan berkata " cepatlah pulang selagi kamu bisa pulang" kemudian aku langsung lari untuk masuk kedalam rumah.
saat aku hendak membuka pintu rumah dan masuk kedalam rumah aku merasa bahwa rumahku terasa berbeda, tetapi aku tetap masuk dan langsung mencari ibuku aku berteriak "ibuu..buu..!! " tak ada yang menyaut,aku pun berusaha memanggil kakak " kakakk... kakak dimanaa" hasilnya pun sama seperti saat aku memanggil ibu, tidak ada yang menyaut....
kemudian aku duduk di ruang tamu untuk menunggu ibu dan kakak ku, tetapi aku mendengar suara yang bising dari arah pohon yang ada didepan rumahku. aku mencoba melihat perlahan melalui jendela, dan ternyataa.... aku melihat ramai sekali orang sedang bermain dipohon tersebut. aku melihat anak kecil berlarian, wanita yang sedang bernyanyi, lelaki yang sedang duduk terdiam dan masih banyak lagi.
tanpa disadari tenyata aku sudah menunggu ibu dan kakaku selama 3 jam karena aku melihat jam di dinding sudah menunjukan pukul 9 malam. Aku hanya bisa menangis dan mencoba mencari mereka keluar tapi baru saja aku keluar aku dihampiri wanita berparas cantik dan bertanya " haii adik cantik... sedang apa kamu diluar sendirian dan sambil menangis? " aku hanya bisa terdiam, kemudian wanita tersebut mengajak aku untuk datang kerumahnya dan dia memiliki rumah yang sangat besar dan memiliki pengawal yang banyak dan ber wajah sangat menyeramkan.
Dan wanita yang berparas cantik itu pun mengajak ku untuk menginap untuk menemaninya di rumah besarnya itu bersamanya dan aku pun berkata " iya, aku mau ingin sekali tinggal dirumahnya ". Dan beberapa saat kemudian ibu dan kaka ku sampai di rumah. Saat mereka berdua sampai di rumah, mereka merasa aneh karna gerbang rumahnya tidak ditutup dan tidak di kunci lalu ibu ku pun langsung masuk dan saat masuk juga pintu rumah tidak ditutup. Ibu pun langsung mencari aku dan memanggil-manggil ku tetapi aku tidak ada di rumah ibu pun langsung mengabari pak RT untuk melapor bahwa anaknya tidak ada dirumah sesampai nya ibu dan kaka ku di rumah pak RT Ibu langsung menceritakan semua nya. Dan pak RT pun langsung memberi pengumuman untuk mencari aku.
tetapi sampai jam tengah malam aku belom Ketemu juga. Karna aku tidak ditemukan ibu ku pun menangis, kakak ku berusaha untuk menenangkan nya tetapi tidak bisa.
Lalu beberapa hari kemudian ada berita di televisi. bahwa ada warga yang menemukan seorang gadis kecil di kuburan. Tetapi anak itu masih berbusana yang rapih dan rambutnya pun masih rapih lalu ibu ku pun langsung nonton dengan tegang dan ibu ku pun baru menyadari bahwa anak yang ada di berita tersebut adalah anaknya sendiri lalu ibu ku pun langsung menangis terseduh seduh dan saat kaka ku pulang ia terkejut karna melihat ibu nya menangis kembali. Kemudian kaka ku bertanya "ibu... mengapa ibu menangis lagi..? " kemudian ibu pun langsung menceritakan berita yang ada di televisi tadi sambil menangis tersedu-sedu.
Ibu dan kaka ku pun langsung pergi ke kuburan tersebut tapi sudah tidak ada. Ibu pun langsung mencari penjaga kuburan itu dan bertanya. Lalu kata penjaga kuburan itu bahwa gadis kecil itu sudah tidak disini. Kata penjaga itu pun gadis kecil itu sudah di bawa ke rumah sakit untuk di otopsi lebih lanjut. Lalu ibu pun langsung bertanya dimana rumah sakitnya setelah dikasih tau oleh penjaga kuburan itu ibu langsung berangkat untuk kerumah sakit itu.
Sesampainya di rumah sakit itu ibu dan kakak ju langsung bertanya kepada suster tentang gadis kecil itu. Suster pun langsung memberi tau nya.Ibu pun langsung mencari dokternya. Saat ibu menemui dokter untuk minta izin melihat gadis kecil itu dokter pun mengizinkannya ibu pun langsung melihatnya. Saat ibu melihat nya ibu langsung menangis karna benar dugaan ibu bahwa gadis kecil itu adalah putrinya sendiri.Akhirnya pun Ibu dan kaka gadis itu pindah ke rumah yang baru, Karna ibu gadis itu takut kejadian itu terjadi lagi.
Lalu mereka pun berkemas-kemas untuk pindah kerumah yang baru. Akhirnya mereka pun selesai berkemas-kemas barang mereka. Dan mereka hanya menyisakan kasur saja karna hari sudah gelap dan sebentar lagi akan adzan magrib. Ibu gadis itu pun berbicara kepada anak pertamanya bahwa jangan ada yang keluar rumah, jika ada yang lapar tidak usah beli makanan di luar karna ibu sudah membeli makanan yang cukup banyak dan jika ada yang ingin keluar kamar beritahu ibu dahulu kata ibu si gadis itu. Malam pun sudah tiba dan kakak si gadis itu kelaparan karna ia lupa bahwa ia belum makan dari tadi siang. Akhirnya ia mengambil makanan di dapur tanpa sepengetahuan ibunya, Karna kakaknya tidak tega melihat ibunya tidur dengan nyenyak, jadi kakanya keluar kamar tanpa sepengetahuan ibunya. Lalu beberapa saat kemudian ibunya terbangun, dan ibunya pun mencari kakaknya, ibunya pun sudah sangat khawatir karna kakak si gadis itu tidak ada. Beberapa saat kemudian kakaknya pun mendengar suara tangisan ibunya, lalu kakak nya pun langsung bergegas kekamar nya sambil membawakan makanan. Saat ibunya sudah melihat anaknya ibu pun berhenti menangis. Dan anaknya pun bertanya "ibu..? engkau mengapa menangis? apa ibu teringat soal adik lagi? " kata ibu "tidak nak... tadi ibu kira kamu keluar rumah. karna ibu sudah mencari ke seluruh rumah tapi kamu tidak ketemu makanya ibu sedih. " padahal aku tidak keluar rumah bu, aku dari tadi di dapur aku sedang makan karna aku lupa bahwa aku belum makan dari tadi siang.. hehehe. Oh yah sudahlah yang penting kamu tidak kenapa kenapa. Akhirnya ibu pun tenang dan kaka nya pun langsung memberi makanan kepada ibunya karna ia melihat ibunya sangat lemas.