Seseorang yang telah berhasil mengubah dunia ku yang sepi menjadi seru
Mengubah hidup ku yang tidak ingin mencinta menjadi mencintai
Mengubah hidup ku yang hancur menjadi utuh
Hanya dengan dia yang memiliki senyuman semanis gula
Teruslah disini disisi ku bersamaku selamanya
My Sugar
Sinar matahari memaksa masuk ke dalam kamar Hyun Jae yang sedang tertidur pulas seperti nya Hyun Jae sangat lelah bagaimana tidak dia baru saja tidur selama tiga jam kini sudah di ganggu dengan sinar matahari yang masuk ke dalam kamar nya di tambah kicauan burung yang seperti nya memaksa Hyun Jae untuk segera bangun.
Drett Drett
suara handphone yang sukses mengganggu telinga Hyun Jae hingga gadis itu terbangun dan mencari sumber suara dengan meraba sekitar kasur yang dia tiduri
"Yeoboseyo"
"Yaa Hyun Jae kau baru bangun yang benar saja"
"Iya maaf Boem Nim aku sangat lelah aku baru saja pulang jam 4 pagi tolong mengertilah aku butuh waktu untuk tidur"
"Bagaimana bisa kau berbicara seperti itu kau sudah menandatangi kontrak dengan perusahaan Hyundai kemarin dan sekarang kau berbicara seperti itu sungguh luar biasa"
Mendengar nama perusahaan Hyundai membuat Hyun Jae langsung membuka mata dan melihat ke layar handphone nya ternyata sudah pukul delapan Hyun Jae benar benar dalam bahaya
"Ah Boem Nim aku akan segera datang jangan khawatir"
Tuttt
tanpa basa basi Hyun Jae langsung mematikan telepon nya sepihak dan melempar handphone nya ke atas kasur Hyun Jae benar benar prustasi bagaimana bisa dia melupakan kontrak kerja nya dengan perusahan Hyundai terlebih perusahan itu adalah salah satu perusahaan terbesar di Seol korea selatan. Bagaimana tidak Hyundai adalah perusahan di bidang otomotif multinational yang memperkerjakan sekitar tujuh puluh lima ribu orang di seluruh dunia dan Hyun Jae adalah model yang dipilih untuk mengiklankan barang mereka tidak heran jika Hyun Jae terpilih sebagai model nya selain memiliki paras yang cantik dan tubuh yang ideal Hyun Jae juga bekerja di ESteem Entertainment yang mana adalah salah satu agensi model terkenal di Korea selatan.
Setelah melewati pagi yang begitu mendebarkan sekarang Hyun Jae sudah sampai di gangnam-gu di perusahan tempat dia bekerja tanpa mengunggu lama setelah membayar taxi yang ia tumpangi Hyun Jae langsung masuk ke dalam perusahaan untuk menemui manager nya
Sesampai nya di lantai dua Hyun Jae langsung masuk ke dalam ruangan yang bertuliskan MANAGER BOEM SEOK iya itu adalah ruangan manager Hyun Jae
"Annyeonghaseo maaf saya terlambat Boem Nim"
ungkap Hyun Jae sambil membungkuk kan setengah badan nya dengan sopan
"Ahh kau sudah sampai rupanya silahkan duduk Hyun Jae yaa"
Hyun Jae pun duduk bersebelahan dengan pria yang juga sudah duduk di kursi yang sama dengan Hyun Jae seperti nya orang itu adalah orang yang mengontrak Hyun Jae untuk mengiklankan barang nya
"Hyun Jae perkenalkan ini orang yang akan mengontrak dirimu selama satu bulan ini"
ujar manager Hyun Jae
"Ahh nee Hyun Jae imida"
memperkenalkan diri kepada orang di hadapannya dengan sedikit membungkuk dan tersenyum
"Suga imida"
dengan sedikit senyum di wajahnya
Hyun Jae yang melihat itu berpikir bagaimana bisa dia hanya tersenyum seperti itu tapi terlihat begitu manis pikir Hyun Jae
"Baiklah kalian sudah saling berkenalan juga sekarang kalian boleh pergi hati hati di jalan dan Hyun Jae bekerja lah dengan profesional aku yakin kau tidak akan mengecewakan ku"
Hyun Jae yang mendengar ucapan dari sang manager merasa bingung pasalnya jika Hyun Jae pergi kemana saja dan ada kontrak seperti ini manager nya selalu berada di samping nya tapi kali ini apa yang manager itu katakan seolah olah dia tidak akan ikut dengan Hyun Jae
"Boem Nim kau ikut dengan ku kan"
"Ahh aku lupa memberi tahu mu aku masih ada urusan yang belum selesai kemarin jadi aku tidak bisa ikut bersama mu sekarang tapi nanti aku akan menyusul ke tempat pemotretan mu jika pekerjaan ku sudah selesai jangan khawatir Hyun Jae yaa"
"Jadi a-aku"
"Nee kau akan pergi dengan ku"
Jawaban itu sontak membuat Hyun Jae terkejut pasal nya dia tidak pernah pergi dengan seorang lelaki sejak saat itu kecuali dengan manager nya
dan sekarang dia harus pergi dengan seseorang yang bahkan baru dia kenal sungguh di luar dugaan Hyun Jae
Dengan langkah yang gontai Hyun Jae pun mengikuti langkah lelaki yang berjalan lebih dulu di depan nya.
Setelah sampai di parkiran Hyun Jae langsung masuk ke dalam mobil Hyundai berwarna hitam milik lelaki yang kini membukakan pintu mobil nya untuk Hyun Jae
"terimakasih"
hanya itu yang bisa Hyun Jae ucapkan kepada lelaki yang kini sudah duduk di jok pengemudi di samping Hyun Jae
"Kau sudah memakai sabuk pengaman nya"
"Sudah"
"Kita berangkat sekarang"
Di dalam perjalanan hanya keheningan yang menyelimuti mereka tidak ada satu kata pun yang keluar dari mulut mereka susana yang begitu canggung dan membuat Hyun Jae sangat tidak nyaman dalam keadaan seperti ini
Melihat Hyun Jae yang mulai merasa canggung akhirnya Suga pun membuka sesi pembicaraan dengan Hyun Jae
"Apa kau sudah makan"
Satu pertanyaan yang mungkin biasa saja untuk di dengar tapi tidak untuk Hyun Jae bagaimana bisa seseorang yang baru saja berkenalan dengan nya menanyakan hal seperti orang yang sudah berpacaran seketika pipi Hyun Jae merona
"A-aku belum"
"Belum apa"
tanya Suga memastikan
"Ahh maksud ku aku belum sarapan"
Terlihat dari pipi nya Hyun Jae merasa malu karena tidak menjawab pertanyaan dengan benar
"Bagaimana bisa aku merasa secanggung seperti ini ada apa dengan ku sungguh hari yang sangat buruk" Batin Hyun Jae
"Kenapa kau tidak sarapan dulu sarapan itu penting jangan melewatkan sarapan kau akan sakit jika terus melewatkan nya"
"Nee tadi aku sangat kesiangan aku tidak ingat kalau hari ini aku memiliki kontrak dengan perusahaan mu"
"Aku tau aku juga mendengar tadi percakapn mu dengan manager mu itu"
satu kalimat yang sukses membuat Hyun Jae terbelalak berarti saat tadi manager nya menelpon Hyun Jae Suga sudah berada di ruangan Boem Nim menunggu Hyun Jae dan dia mendengar suara serak bangun tidur Hyun Jae sungguh memalukan pikir Hyun Jae
"kenapa wajah mu memerah"
pertanyaan Suga yang lagi lagi membuat Hyun Jae malu jika bisa Hyun Jae ingin menghilang sekarang juga
"Sudahlah perhatikan jalanan dengan benar aku tidak apa apa" Jawab Hyun Jae sambil memalingkan wajah ke luar jendela.
Mendengar jawaban Hyun Jae Suga hanya tersenyum dan mulai fokus mengendarai mobil nya
Setelah menghabiskan waktu perjalanan empat puluh lima menit akhir nya Hyun Jae dan Suga sampai di lokasi pemotretan sudah ramai sekali staff dan staylis yang yang sedang mempersiapkan barang barang untuk pemotretan. Tapi Hyun Jae tidak melihat orang yang berpenampilan seperti model atau mungkin belum datang pikir Hyun Jae
"Kali ini hanya kau satu satu nya model untuk mengiklankan barang ku" ujar Suga yang menyadari raut wajah Hyun jae yang ke bingungan.
Hyun Jae hanya mengangguk tanda nya mengerti
Setelah di rias oleh staylis dan memakai baju yang sesuai dengan tema untuk pemotretan Hyun Jae langsung memulai pekerjaan nya dengan berpose di depan mobil hyundai berwarna putih susu sangat cocok dengan pakaian Hyun Jae dress merah yang sedikit terbuka di bagian dada dan punggung nya menyatu dengan kulit putih mulus Hyun Jae di tambah dengan model rambut yang di biarkan tergerai panjang dan sedikit di Curly di bagian ujung nya menyisakan kesan sexy untuk yang melihat
Disisi lain ada seseorang yang diam diam sedang memperhatikan dengan tatapan dan senyuman setiap gerakan Hyun Jae
"Dia sangat berbeda aku tidak pernah menemukan perempuan seperti itu dia sangat menarik."