mohon dukungannya mina~
Sekolah adalah tempatku untuk berkreasi, aku lebih suka berada di sekolah, karena aku bisa mendapatkan ilmu untuk masuk ke universitas tinggi
Omong kosong!! Gw lebih suka di rumah lah!! Bisa nge game, coba di sekolah, mana bisa!! "lah sembunyi² kan bisa" ←contoh kata² yg tidak berguna, kenapa gw bilang begitu? Oh jelas!! Di dunia manusia bisa melakukan itu, tapi di dunia tempatku berada adalah dunia siluman, ini semua karena kepala sekolah kami yg terlalu tegas, dia siluman katak bermata seribu, dia bisa melihat setiap hal besar sampai hal² yg kecil di sekolah dengan matanya, karena itu kami para murid hanya bisa terus belajar, belajar, belajar!!
Tapi!! Tentu saja hal ini tidak bisa menghentikanku untuk menggaet hati para wanita😎 (ini yg kusukai di sekolah). Dengan modal wajah yg tampan dan kemampuan olah raga saja sudah bisa menjadi play boy sejati!! gw di kenal sebagai "Bambang si romantis" nama gw sih bukan bambang, hanya kebetulan lagi terkenal waktu itu, jadi aku di panggil begitu:v
Setiap minggu berganti pacar!! itu lah aku!! Dari siluman kucing, anjing, beruang Dll, semua sudah ku pacari.
Sampai... Seorang wanita rubah dipindahkan kesekolahku, satu kelas denganku, saat pertama kali melihatnya ada suatu perasaan yg muncul di hatiku. Jujur aku belum pernah benar² mencintai wanita yg ku pacari, karena itu aku belum tau perasaanku pada saat itu.
Aku adalah siluman anjing, dan dia adalah siluman rubah, dari dulu sekali kedua suku siluman ini bermusuhan hanya karena berebut wilayah kekuasaan, zaman sekarang semua sudah bisa di beli dengan uang, jadi seharusnya pertengkaran ini sudah berakhir, tapi berbagai alasan muncul dan membuat kedua nya semakin bermusuhan
Karena itulah wanita rubah ini selalu bertengkar dengan aku setiap kami bertemu, bahkan masalah sepele seperti antrian di kantin menjadi masalah besar.
-perpustakaan-
Hari ini di perpustakaan aku sedang belajar, yg benar saja!! Aku tidak serajin itu!! Tapi aku memang kesini untuk belajar, tapi itu karena aku terlambat datang ke sekolah, intinya gw di hukum-_-
Saat aku sedang pura² memilih buku, aku melihat wanita rubah itu di sana, dia sendirian, dia yg sedang membaca buku di meja dan wajahnya yg bersinar sedikit tampak lembut karena sinari cahaya matahari.... "Cantik".
Aku terkejut dengan apa yg aku katakan,
Tapi hatiku tetus berdebar kencang, aku langsung membelakangi dia, tapi tiba² ada seseorang yg menabrakku dari belakang, "bruk!! Ah!! Maaf!!" suara ini!! Aku melihat ke belakang dan benar saja itu dia, dia belum menyadari kalau yg dia tabrak adalah aku, dia langsung mengambil buku² nya yg jatuh, refleks aku ikut membantu, dan saat selesai dia berterima kasih, dan kami saling tatap²an ahk jantungku terus berdebar~
"Kau!!" katanya, aku hanya berkata "tidak apa² aku yg salah karena berdiri di sini kau tidak perlu minta maaf" lalu dia berkata "si-siapa juga yg mau minta maaf!! Huh!!" dia pergi dengan wajah yg memerah, dia imut sekali.
Sejak saat itu aku mulai sedikit mendekatinya, dan menggodanya, dia sangat lucu saat malu+marah ketika aku menggodanya.
Suatu haru aku mencarinya ingin mengganggu nya lagi, sampai aku mendengar org sedang berbicara begini "hei kau tau tidak!! Katanya wanita rubah yg sering bertengkar dengan si bambang mau kembali ke kampung halamannya"-" wah benarkah??"
Aku kaget!! Aku berlari mencarinya kemana² kelas, kantin, dan akhirnya aku menemukannya sedang berbicara dengan temannya di UKS, aku menyamperi nya
"Kau kenapa??" dia dan temannya tampak kaget, lalu temannya pergi meninggalkan kami
"Rubah: emngnya kenapa? Apa pedulimu!?"
"Bambang: aku serius"
"Rubah: heh! Aku tidak apa² hanya luka kecil"
*seketika hening*
"Bambank: kau.. Kenapa tidak memberi tahuku kalau akan kembali ke halamanmu?"
"Rubah: kenapa kau hebo sekali sih, kan kita musuh!! Untuk apa kau peduli padaku!!"
"Bambang: *kaget* kau benar... Kita musuh *murung*"
"Rubah: a-aku akan pergi besok!! Sudahkan!! Sudah kuberi tahu!!"
"Bambang: bisakah kau tidak pergi?"
"Rubah: ka-kau ini kenapa sih, gajelas banget!!"
"Bambang: aku menyukaimu, kau juga menyukaiku kan, jadi bisakah kau tidak pergi?"
Aku tau mungkin aku sangan percaya diri mengatakan itu, tapi aku benar² tidak ingin dia pergi, aku sudah menyadari perasaanku ini, aku benar² sangat mencintainya, setelah aku mengatakan itu, dia terdiam dan menyruhku keluar "keluar, keluar!!"
Aku kaget, aku menurutinya dan akupun keluar, tapi aku berdiri di depan pintu, mendengar suara tangisan nya yg terisak-isak, ingin sekali aku berada di sisi nya dan memeluknya.
Hari pun berlalu, hingga esoknya dia benar² pergi.
Aku menjadi murung sejak itu, aku seringkali menghabiskan waktuku di petpustakaan.
Hingga hari kelulusan, setelah lulus pun aku masih mencintainya, aku tidak bisa melupakan perasaan ini.
Aku memutuskan untuk pergi ke kampung halaman nya dan mencarinya, dan sampailah aku di perbatasan daerah kekuasaan suku rubah, tentu saja aku di cegat, aku berusaha untuk masuk, hingga seorang wanita rubah datang dan bertanya "ada apa ini!?" itu... Dia!! Itu dia!! Dia wanita yg ku cintai yg selalu membuatku tidak tenang karena dia pergi!! Yah si rubah yg ku cintai.
Dia kaget saat melihat ku, "kau!?" aku melepaskan diriku dari penjaga ini, dan langsung memeluknya "aku sangat merindukanmu" dia meneteskan air mata di pundakku, lalu dia menolakku "lepaskan, pe-pergi" aku bertanya kenapa, "kau tau suku siluman anjing dan rubah itu bermusuhan, kau tidak akan di terima oleh keluargaku, karena aku adalah putri rubah, kita tidak mungkin bersama" sambil menangis dia mengatakan itu, sial!! Lagi² karena pertengkaran antara suku ini!! "Aku tidak peduli mau kau putri atau suku rubah, kau tetap lah wanita yg ku cintai!! Berikan aku kesempatan, aku akan membuat mereka setuju untuk hubungan kita!!" dia kaget dan lalu dia tersenyum, dia setuju, lalu dia membawaku ke tempat keluarganya.
Di hadapan kepala suku yg merupakan kakek nya, aku berkata "biarkanlah aku mencoba untuk membukti kan bahwa aku benar² tulus mencintainya!! Aku akan melakukan apapun untuk dapat bersamanya!!" ketua siluman rubah itu memberiku syarat "tinggallah di suku kami dan bekerjalah sebagai budak, jika kau bertahan sampai 3 thn kedepan maka aku sendiri yg akan menikahimu dengan cucuku, tapi jika kau tidak dapat bertahan, maka pergilah dan jangan pernah berharap bisa bertemu dengan cucuku lagi" aku langsung menerima syaratnya, aku melihat dia yg sedang khawatir, aku hanya tersenyum padanya.
Sejak itu aku benar² menderita menjadi budak di sana, tapi aku tidak peduli kalau hadiah dari usahaku ini adalah hidup bersamanya, selama 3 tahun ini aku tidak di perbolehkan bertemu dengannya, tapi semuanya setimpal!!
Sampai 3 thn aku bekerja dengan giat deminya, semua aku lakukan, dan akhirnya seperti janji, aku tidak menyerah, maka aku pun menikah dengannya, saat untuk pertama kalinya kami bertemu setelah 3 tahun itu, dia menangis melihatku, dia larindan memelukku, "maaf.. Maafkan aku, kau pasti sangat menderita", aku berkata padanya " tidak apa² dapat hidup bersamamu, bagiku itu setimpal" dia tersenyum, dan akupun menikah dengannya 2 hari kemudian, kamipun hidup bahagia sampai sekarang.
"Adik: Wah benarkah ayah dan ibu pernah melalui hal itu!!"
"Kakak: aku sedih mendengar perjuangan mu ayah"
"Bambang: haha!! Dengan adanya ibu kalian dan juga adanya kalian, bagi ayah itu bukan apa²"
"Rubah: sudah selesai ceritanya, ayo makan malam dulu!!"
"Bambang,kakak,adik: baik ibu!!!"
Dan begitulah akhirnya^^