"oppa, malam ini mau nongkrong sama wooga squad?" tanyaku
"ya kenapa? kau mau ikut?"
"sampai jam berapa?" memotong pertanyaan
"hmm.. kenapa tanya terus? ga biasanya?" tanyanya curiga
"ga ada apa-apa kok" jawabku dengan senyum
"aku rasa, aku tau senyum palsumu itu" menjawab sambil menjitak ku
"ihhh bisa ga sih sehari ga jitak kepalaku? bisa-bisa kepalaku benjol Segede konde!" 😤😤💢
setelah menjitakku, kakak laki-lakiku itu hanya bisa tertawa terbahak-bahak. 😆
namaku Park Eun Bin dan nama kakakku park seo Joon. Usiaku dan kakakku hanya terpaut 5 tahun. Keseharian kami sebagai kakak beradik lebih banyak bertengkar daripada akur. Pernah terpikir apakah aku bisa menukarnya dengan kakak lain?. 🤔🤔😅
"hey, ingat ya saat aku tidak ada di rumah jangan membawa laki-laki itu ke rumah" tegasnya😠
"iya.. iya... aku ga berani ngelawan oppa" diriku pasrah😔😔
"ga usah sedih gitu, aku protektif gini karena kamu satu satunya keluarga yg ku punya setelah orangtua kita meninggal" sambil mengusap kepalaku
aku terdiam dan hanya menatap oppa dengan haru. Rasanya sedih mengingat bahwa kedua orangtuaku sudah tidak ada. refleks aku memeluk oppa dengan erat. 👫❤️ ya begitulah keseharianku dengannya.
"bagaimana? apa aku bisa ke rumahmu malam Minggu ini?" sebuah pesan singkat dari pacarku
aku membalas, "sepertinya tidak bisa, kakakku tidak mengizinkannya"
hanya "oh" balasan terakhir darinya
mungkin pacarku kesal karena ini kesekian kalinya dia ditolak datang ke rumah, bahkan saat dia mengajak jalanku kakakku selalu ikut bersama kami. Bulan depan adalah Minggu ujian kami, jadi mau tidak mau waktu pacaran kami semakin sulit. aku sibuk dengan belajar untuk ujian semesterku. dia sibuk dengan belajar untuk ujian masuk universitas.
"bi" teman dekatku memanggilku
"ada apa Mina?"
"bukannya itu cowok Lo ya? dia ngapain sama kak sunny?" sambil menunjuk ke mereka
"belajar lah, ini kan perpus sekolah"
"berduaan aja?"
"memang kenapa? kita juga cuma berdua bareng di perpus"
"ihhh Lo ga curiga gitu?"
"hmm... ga, lagian mereka sekelas terus berlajar bareng di perpus sekolah apa yg musti dicurigai sih?"
"tapi kan gosipnya itu.."
"dah ah jangan mikirin gosip mending kita balik ke kelas, sebentar lagi bell nih" memotong pembicaraannya
Aku tidak pernah percaya gosip. Aku selalu mengingat kata kata dari salah satu teman kakakku bahwa, "gosip itu adalah berita palsu, jadi jangan percaya sebelum tau kebenarannya". mungkin dia bilang seperti ini karena pengalamannya sebagai artis yg selalu banyak gosip.
"woah... oppa taehyung jenius! bagaimana bisa mengerjakan soal ini?" tanyaku terheran-heran
"aku kan juga pernah kuliah jurusan manajemen sama seperti kakakmu" jawab Taehyung
"oppa Joon tidak sepintar oppa taehyung, dia mana pernah membantuku mengerjakan tugas" keluhku
"hey! gini gini aku saingan terberat Kim taehyung dalam mendapatkan peringkat pertama" kakakku nimbrung
"tidak pernah percaya! dah sana-sana kalau ga bantu jangan ke sini!" usirku 😩💢
oppa taehyung salah satu dari wooga squad. Semua teman wooga squad sudah kenal dekat denganku. Mereka juga pernah menginap di rumah. Hanya saja oppa taehyung lebih sering ke rumah dan menginap di rumahku ketika dia sedang tidak ada jadwal syutingnya. oppa Taehyung dan aku memang sangat dekat, dia selalu baik dan lembut. karena terlalu dekat, kedekatanku dengannya membuat Mina iri.
"bagaimana kalau setelah ujian kita liburan?" ajak oppa Taehyung
"hmm... " aku berpikir panjang
"kenapa? pasti kamu berpikir untuk liburan dengan pacarmu ya?" tanya oppa taehyung lesu
"heh! ga ada! ga boleh liburan sama cowok itu! bandel banget sih udah disuruh putus juga" sela kakakku
"ih apaan sih kak! tau ah!" jawabku kesal dan kembali ke kamar 😡💢
sebulan kemudian, Minggu ujian datang. kami benar benar jarang ketemu dan jarang komunikasi. setelah melewati Minggu ujian, aku berinisiatif mengajak pacarku jalan-jalan
"bagaimana jika Minggu besok kita jalan?" tanyaku
"aku sibuk" jawabnya singkat
"tapi bukankah kamu juga lagi libur?"
"meskipun aku libur, aku sedang belajar mempersiapkan ujian universitas dan itu sangat sulit"
"hmm... kalau gitu aku temenin kamu belajar ya?"
"t-tidak usah"
"kenapa?"
"e... aku sibuk nih, udah dulu ya, bye" dia menutup teleponnya begitu saja
aku terkejut dengan sikapnya akhir-akhir ini sering seperti ini. selain menutup telepon begitu saja, balasan pesannya juga singkat, bahakan tidak jarang hanya di baca saja.
"apa ujian masuk universitas sesulit itu? padahal dulu oppa belajar tapi masih bisa jalan-jalan untuk refreshing" dalam benakku
knock... knock... bunyi ketukan pintu kamar
"ya? ada apa oppa?" teriakku dari dalam kamar
"sibuk ga?"
"ga kok, masuk aja oppa"
kakakku membuka pintu dan masuk kamar
"bagaimana jadi liburan? ditanyain taehyung, dia barusan telepon tapi hpmu sibuk?"
"hmm... boleh deh, tapi aku bisa ajak Mina?"
"ya boleh, sekarang aku akan memberi tau taehyung kalau kamu setuju liburan bareng"
kakakku meninggalkan kamar dan memberi tau taehyung.
akupun segera menelepon Mina dan mengajaknya liburan bersama. Dengan senang hati Mina menerima ajakan ku. setelah itu, rencana liburan kami selama beberapa hari kemudian akan terlaksana. kami akan liburan di villa milik keluarga oppa taehyung. liburan kali ini entah kenapa hatiku agak sedih. aku selalu memikirkan perubahan sikap pacarku.
"Mina belum Dateng?" tanya kakakku
"Mina sebentar lagi dateng kok" aku bersiap-siap
"yaudah ayo tunggu di ruang tamu"
aku mengangkat koper kecilku ke ruang tamu.
"sini biar aku bawain" oppa taehyung membantu
"terimakasih oppa"
setelah semua beres dan kumpul, kami segera berangkat. kami berangkat menggunakan mobil oppa taehyung tetapi kali ini kakakku yg menyetir. Di perjalanan ke villa pemandangannya sangat indah. 🌄 Sudah lama aku tidak melihat pemandangan kebun teh dan pegunungan yg sejuk. Tiga jam kemudian kami sampai juga di tujuan.
"wahhh gila!😲 memang villa orang kaya sangat tidak diragukan lagi" ceplos Mina
"bi, kamu masih inget kan kamar yg biasanya kamu pakai? kamu bisa antarkan temanmu kesana untuk istirahat" ujar oppa taehyung
"iya oppa" aku langsung mengajak Mina ke kamar yg biasanya dipakai aku tidur
sesampainya di kamar, kami beristirahat sejenak. Setelah membereskan pakaian ke lemari, kami pergi berkeliling. Mina sangat bersemangat untuk mengeksplorasi villanya. Semua sudut tidak dilewatkan Mina, bahkan dia memfoto 📸 seluruh ruangan. setelah selesai berkeliling kami kembali ke ruang santai.
"udah puas berkelilingnya?" tanya kakakku yg sibuk dengan gamenya🎮
"udah, gila seru bangett! ada kebun teh, kebun strawberry, dan danau kecil" cerita Mina
"kalian lapar ga?" tanya oppa taehyung
"laparrr" ujar Mina
"kalau gitu aku masakin makanan dulu ya"
"oppa taehyung yg masak? biasanya ada bu Diah?"
"Bu Diah baru datang besok, hari ini izin karena sedang mengasuh cucunya"
"oh kalau gitu aku bantuin oppa masak ya"
"boleh, yuk" ajak oppa taehyung
kami jalan menuju dapur bersama.
"jangan lupa pakai cuci tangan dulu" ujarnya
kami bergantian cuci tangan
"lalu ini pakai apronnya" ujarnya sambil memberikan apronnya
"terimakasih oppa"
aku hendak memakai apronnya yg diberikan oppa taehyung.
"sini belakangnya biar aku yg ikatkan" sambil mendekatkan badannya di belakangku
"e-eh? tapi aku kan bisa sendiri" aku terkejut 😳
"oke sudah terikat" ujarnya yg sudah selesai mengikat tali apron
"hari ini mau masak apa?
"hmm... sekarang kita bikin marinasi ayam sama dagingnya untuk dipanggang nanti malam, terus kita masak spaghetti untuk siang ini, oke?"
"oke, terus aku bantu apa?"
"bantu potong jamur dan bacon bisa?"
"itu doang gampang" aku semangat
"oke hati-hati ya memotongnya, aku akan memasak spaghetti dan membuat bumbu marinasi"
kami mengerjakan masing-masing tugas memasaknya. karena aku kurang hati-hati, jariku tersayat pisau dan berdarah.
"aduh..."
"kenapa? ya ampun berdarah" ujarnya kaget
lalu, tiba-tiba dia menghisap jariku yg berdarah. aku terkejut hanya bisa diam dan melihatnya. setelah perdarahan sudah berhenti, oppa taehyung membawakan kotak p3k dan membalut lukaku dengan plaster
"bagaimana? apa masih sakit?" tanyanya khawatir
"tidak" aku menggelengkan kepala
"yaudah kamu istirahat aja ya, biar aku aja yg masak"
"maaf ya oppa aku jadi merepotkan"
"tidak apa-apa" ujarnya sambil mengelus kepalaku
Karena insiden tadi, akhirnya semua yg memasak oppa taehyung. Aku hanya membantu menyiapkan piring dan peralatan makan. Aku melihat oppa taehyung memasak dengan serius. Wajahnya yg tampan itu menjadi semakin sempurna saat dia memasak. Hasil masakannya tidak perlu diragukan lagi, memang super enak.
Selesai memasak, kami makan siang bersama. malamnya kami memanggang ayam dan daging yg sudah di marinasi tadi siang. kami memanggang sambil mengobrol dan bercanda tawa. rasa sedih ku tadi jadi sedikit berkurang. setelah makan malam kami ke kamar masing-masing untuk tidur. Saat di kamar aku melihat hp tidak ada kabar dari pacarku. ini membuatku khawatir dan tidak bisa tidur. aku duduk di sofa balkon untuk menghirup udara dan menenangkan pikiran.
"kenapa belum tidur?" tanya oppa taehyung pelan
"oh, ga apa apa kok oppa, aku lagi ga bisa tidur"
"apa kamu ada masalah?"
aku hanya diam
"kalau ada masalah bisa cerita sama aku, jangan dipendam sendirian, ini pakai jaket ku" memberikan jaketnya
"tapi oppa nanti kedinginan"
"ga kok, aku udah terbiasa sama udara dingin disini"
"terimakasih oppa" sambil memakai jaketnya
kami terdiam sejenak.
"oppa..."
"ya?"
"sebenernya aku ada sedikit masalah yg membuatku tidak bisa tidur"
"masalah apa?"
"tapi janji jangan sampai oppa Joon tau ya?" sambil mengangkat jari kelingkingku 🤙
"janji" menautkan jari kelingking sebagai tanda perjanjian
"jadi aku khawatir sama pacarku, dia seharian ini ga memberikan kabar, aku takut ada apa-apa" ceritaku
"terus udah beberapa lama ini dia jadi sibuk, jarang ketemu, telpon juga cuma bisa sebentar, apalagi sekarang ini pesanku dibalas singkat atau dibaca aja" lanjut cerita
"menurut oppa, dia kenapa ya? masa kata Mina ada gosip kalau dia selingkuh" ujarku sedih😟
"hmm... aku ga mau menduga duga apalagi itu cuma gosip, kamu ingat kan aku pernah bilang gosip itu adalah berita palsu, jangan percaya sebelum tau kebenarannya"
aku hanya mengangguk
"jd menurut ku, coba kamu omongin baik-baik apa yg terjadi dan kenapa sikapnya bisa berubah, semua pasti bisa dibicarakan dengan baik-baik, selain itu waktunya juga harus sesuai jd membicarakannya lebih leluasa dan tenang, memang pacaran itu banyak masalahnya tapi setiap Masalah pasti ada jalan keluarnya, aku cuma mau kamu bahagia jangan sampai ada yg melukai kamu" nasihatnya
mendengar nasihatnya aku merasa tenang dan nyaman sampai membuatku mengantuk.
pagi hari menjelang, aku kaget terbangun di kamar oppa taehyung.
"eh aku kok tidur disini? semalam itu kan... eh ada selimut dan bantal di sofa? berarti oppa taehyung tidur di sofa?" aku berpikir ulang apa yg terjadi semalam
aku langsung pergi keluar kamar.
"morning princess, jam berapa nih? astaga udah semalam tidur di kamar orang lain, sekarang baru bangun" celetuk kakakku 😏😏😏
aku menghiraukan ucapan kakakku dan langsung mandi.
setelah mandi aku kembali ke kamar dan diceritakan oleh Mina kalau semalam aku di gendong oppa taehyung ke kamarnya. aku jadi merasa bersalah karena ketiduran. karena aku tidur di kasurnya, oppa taehyung jadi tidur di sofa.
"oppa taehyung, aku minta maaf ya semalam ketiduran, oppa jadi kerepotan menggendongku dan oppa malah tidur di sofa"
"ga apa-apa kok" tersenyum manis
"bi, jalan-jalan yuk ke kebun teh yg disana" tiba-tiba Mina mengajak
"yuk! hmm.. oppa mau ikut?" ajak ku
"aku ga ikut dulu ya, soalnya sebentar lagi mau ada meeting sama manager"
"oke oppa"
kami berjalan kaki menuju perkebunan teh.
"udara disini mah sejuk banget ya? beda sama di perkotaan banyak polusi" celoteh Mina
"yap setuju"
"Lo udah berapa kali kesini? kayaknya udah hapal sama daerah sini"
"hmm... ini yg ke 4 kali"
"wahhh mantul! enak ya jadi Lo punya kakak ganteng, temennya ga kalah ganteng plus artis, gue jadi lo gue pamerin ke sekolah hahaha" 😅😅
"ya itu sih elo! gue ga mau bagi bagi" aku meledek 😛😝
"huuuu pelit, tapi untungnya Lo ga pelit sama gue"
setelah berjalan beberapa meter, akhirnya sampai di kebun teh. Mereka langsung berkeliling menikmati keindahan alam. tidak lupa berfoto dan Selfie 🤳 dengan pemandangan yg mengagumkan.
"upload foto di Instagram ah..." ujar Mina
aku hanya melihat hp dan berharap ada pesan dari pacarku🥺📱
"eh.. eh pacar Lo update story di ig?" kata Mina
"ga ah, ga ada tuh di Instagram gue?" aku bingung
"coba nih liat ya.." Mina membuka story ig pacarku
tak disangka story pacarku sedang pergi ke taman hiburan. tidak hanya itu mereka juga bergandengan tangan. aku benar-benar terkejut dan tidak percaya. aku merasa hancur saat itu. 💔😢tangisanku tidak bisa dibendung. Mina menenangkanku dan memutuskan untuk kembali ke villa.
"loh kalian udahan jalan-jalannya?" tanya oppa taehyung
aku tak menghiraukannya dan langsung masuk ke kamar. aku menangis sejadi jadinya 😭😭😭😭 aku ga tau lagi harus apa 😭 semua terjadi begitu aja. aku terkejut gosip yg selama ini ada menjadi kenyataan. hatiku hancur berkeping-keping tidak bersisa. kali ini tidak adalagi pikiran positif tentangnya.
Mina yg mengetahui ini hanya bisa terdiam dan menemaniku di samping.
"udahh sabar yaa... gue tau ini berat buat Lo, udah ya cowok kayak gitu ga pantes buat Lo" Mina memelukku
aku tidak bisa menjawab apa-apa, aku hanya bisa menangis
"cup... cup.. cup... udah ya bi, jangan nangis lagi, sekarang lebih baik tenangin diri Lo, terus kalau udah tenang Lo bisa ketemu dia dan minta penjelasan tentang apa yg terjadi"
aku hanya mengangguk sambil menangis. 😢
aku juga mengatakan untuk merahasiakan ini dari kakakku. karena jika kakakku tau, mungkin dia akan marah besar. dan semakin melarang ku untuk bermain keluar rumah. karena menangis mataku mulai sembab. aku takut bertemu kakak, pasti dia akan tau kalau aku habis menangis. aku meminta tolong Mina mengambilkan aku kompres es untuk mata sembab ku.
hari berganti hari, kejadian di villa hanya Mina yg tau. kejadian itu masih membuatku terluka. aku memberanikan diri untuk bertemu dengan pacarku. tapi pesan dan telepon ku tidak pernah diangkatnya. aku nekat mencarinya ke cafe yg biasanya dia kunjungi. sesampainya di sana, terlihat dia dengan sunny sedang bermesraan. 💔
"kamu ngapain disini sama dia?" tanyaku kesal
"loh kamu kenapa ada disini?" jawab pacarku terkejut
"ga usah tanya balik, aku tanya duluan kamu jawab, ngapain kamu disini sama dia?"
"a-aku..."
"heh! Lo tuh biasa aja nadanya! ga usah nyolot! lagian Lo kan udah putus? ngapain juga masih tanyain pacar gue? mau ngerebut pacar gue?" jawab sunny
"apa putus?" tanyaku
"iyakan sayang? kamu kan bilang udah putus dari sebulan yg lalu" sunny manja
"iya, aku sama dia udah putus dari sebulan yg lalu"
"apa? putus sebulan lalu?" tanyaku kembali
"iya kita udah putus, udah ya jangan ganggu aku lagi" kata terakhirnya sebelum dia pergi meninggalkan ku begitu saja
Rasanya seperti dunia ku sudah berakhir. Pertama kalinya aku merasa sedih dan putus asa seperti ini. setelah kejadian itu aku bingung harus kemana. aku tidak punya tempat untuk menangis dan bercerita. Mina sedang menunggu kakeknya yg sedang sakit. aku tidak bisa merepotkannya saat ini. tapi kemana aku akan pergi. aku butuh seseorang yg dapat mendengar dan menenangkan ku.
disaat itu aku hanya teringat oppa taehyung.
"op..pa... a-aku..." Isak tangisanku di telepon
"hallo? bi? kamu nangis? kamu kenapa?"
"oppaa.." hanya kata itu yang keluar dari mulutku
"bi, kamu dimana sekarang? aku jemput ya?"
"a..ku.. di cafe s"
"oke, kamu tunggu sana ya, aku kesana sekarang"
beberapa menit kemudian, oppa taehyung datang. wajahnya tampak terlihat khawatir. aku tidak bisa menahan tangisanku kembali pecah di pelukannya. aku berada di rumahnya sekarang. aku menceritakan semua kejadian yg ku lalui hari ini.
"yaudah, kamu jangan nangis lagi ya, sekarang kamu istirahat, nanti aku yg akan bilang ke Joon kalau kamu menginap disini" ujarnya sambil mengusap air mataku
beberapa bulan kemudian, rasa sedih dan patah hati mulai berangsur hilang. aku juga tidak mau terpuruk dalam kesedihan.
kesedihan itu digantikan dengan kebahagiaan dari seseorang yg selalu ada di sampingku. entah bagaimana caranya dia selalu bisa membuatku bahagia.
"bi, besok mau ikut premiere film Spider-Man far from home? aku punya undangannya" ✉️🎟️
"premiere? berarti nanti ada Ton Holland?"
"iya, gimana?"
"mauuuuuu" menjawab dengan cepat
"terimakasih oppa, aku seneng banget" refleks peluk oppa taehyung
keesokan harinya, kami menonton premiere dan berfoto bersama dengan tom Holland. setelah itu, kami makan malam di restoran. awalnya kami makan dengan tenang sampai saat mereka muncul.
"aku ke kamar kecil dulu ya" kata oppa taehyung
aku membalas dengan anggukan kepala
"liat deh sayang ini ada siapa?" tiba-tiba sunny menghampiri dengan mantanku
"kalian?" aku terkejut
"ngapain Lo disini? Lo stalking kita ya?" jawab sunny menyebalkan🤨
"ga tuh, aku kesini mau makan malam" jawabku tegas
"makan malam? makan malam sama siapa? sendiri? kasian banget sih jomblo, hahahaha" sunny dengan ketawa jahatnya
"udah ga usah ditanggapi sayang, buang waktu, ngapain juga tanya sama siapa, dia pasti datang sendiri, dia kan belum move on dari aku" jawab mantanku dengan percaya diri😎😎😎
aku cuma bisa terdiam.😐
"siapa yg bilang belum move on?" terdengar suara oppa taehyung datang menghampiri
"t-tae.. Taehyung?" sunny terlihat kaget😧
"sayang, apa mereka ganggu kamu? kalau kamu mau kita bisa pindah makan malamnya"
"eh? s-sayang?" jawabku
"kayaknya kamu ga nyaman disini, kita pindah ke restoran lain aja gimana?"
tanpa basa basi oppa taehyung mengulurkan tangannya. aku pun menyambut uluran tangannya. Dan memegang tangannya dengan erat.
sunny dan mantanku terlihat shock melihat kemesraan itu. Sebenarnya apa yg oppa taehyung lakukan, dalam benak ku. aku hanya mengikuti alur yg dia lakukan.
karena kejadian td akhirnya kami pindah restoran untuk makan malam. setelah itu aku diantar pulang oppa taehyung.
"maaf ya tadi pasti kamu terkejut tiba-tiba aku bilang sayang"
"oh iya ga apa-apa kok, aku paham, pasti itu karena oppa mau bantuin aku kan?"
"sebenernya... aku sayang sama kamu, aku juga mau kita lebih dari sekedar teman, aku belum punya keberanian untuk mengungkapkan ini"
aku terkejut seketika mendengarnya
"aku tau kamu pasti terkejut, aku benar-benar sayang dan mencintai kamu dari semenjak kita ketemu, aku lakukan hal tadi karena aku ga mau orang yg aku sayang disakiti"
"maaf oppa, tapi..."
"ga apa-apa, ga harus dijawab sekarang, oppa akan menunggumu dan tetap menjaga mu" ujarnya sambil mencium keningku secara tiba-tiba
deg.. deg.. deg.. deg.. 💓 detak jantungku tiba-tiba berdetak kencang. bagaimana bisa?. tidak sampai disitu saja, mulai sekarang setiap melihat oppa taehyung aku selalu menghindar dan salah tingkah. sebulan tidak bertemu rasanya juga rindu. apa jangan-jangan aku sudah jatuh cinta padanya?
setahun berlalu ⏳
"heh jelek, malam ini makan di luar yuk.. udah lama kita ga makan di luar"
"oppa aku tuh punya nama, namaku park Eun Bin! bukan jelek, heran deh punya kakak kok gini banget" 😒😒😒
"bawelnya adikku ini" ujarnya sambil mengacak-acak rambutku
"ihhhh nyebelin banget" 😩😩
"yaudah cepet ganti baju sana, yg cantik ya, aku ga mau bawa adik jelek" 😜
setelah berganti baju, kakakku mengajak ke suatu tempat.
"masuk duluan ya, mau parkir dulu, sebut aja nama kamu, nanti diantarkan"
"oke"
sampai ditempat yang sudah disiapkan. aku terkejut dengan penataan suasana yg sangat romantis.💐🍷🍷 kakakku ga salah reservasi kan? ini kita makan malamnya seromantis ini?, pikirku.
"bi..."
"lho oppa taehyung? kok bisa disini?" aku terkejut bukan main
"bi, aku kesini mau menyatakan perasaan ku lagi, aku mencintaimu dan menyayangimu" katanya sambil mengeluarkan sebuah kotak perhiasan berisi kalung dan mengarahkan kepadaku
"Would you be mine?"
"I would" 🥰
dia terlihat bahagia dengan jawaban ku. dia langsung memakaikan kalung itu di leherku. lalu kami kissing 💏 dibawah indahnya kembang api 🎆🎇
🌸🌸-tamat- 🌸🌸