Akan terlahir kembali, menceritakan empat Dewi perang yang di tugaskan untuk memburu seorang penghianat di Istananya. Namun, saat sedang bertarung, sang penghianat melakukan sesuatu yang licik. Akankah mereka berhasil melakukan tugasnya?! Atau...
"Dimana dia?! Kau sudah menemukannya?!" Kata Dewi Lalisa dengan sedikit menaikkan nada bicaranya
"M maaf Dewi, K kami kehilangn jejaknya" Dengan suara gemetar dan keringat dingin, salah satu penjaga menjawab pertanyaan yang diberikan oleh Dewi Lalisa.
"APA?! KALIAN KEHILANGAN JEJAKNYA! AKU MEMPERCAYAKAN KEPADA KALIAN UNTUK TIDAK MEMBIARKAN DIA LARI?! DAN SEKARANG!!" Dewi Lalisa sangat marah ketika mengetahui bahwa penghianat itu, telah melarikan diri.
Sontak mendengar teriakkan Dewi Lalisa, semua orang yang berada di ruangan itu menjadi takut, merinding, dan keringat dingin.
"Saudariku, tenanglah" Ucap Dewi Jisoo, menyuruh agar Dewi Lalisa tenang, dan tidak marah-marah.
"Kakak benar, jangan dulu marah. Kita masih bisa menemukan si penghianat itu" Ucap Dewi Rose dengan tujuan yang sama.
"Bagaimana?" Dengan nada dingin Dewi Lalisa menjawab pertanyaan Dewi Rose
"Aku tau" Jawab Dewi Jennie
"Sebelum kalian memasukan penghianat itu di sel bawah tanah, aku menempelkan alat yang digunakan untuk mengetahui keberadaan seseorang. Dengan luka yang cukup parah, dan pikiran yang agak kacau. Mungkin dia tidak menyadari ada alat itu di tubuhnya" Sambung Dewi Jennie
"Hm, tunjukkan pada ku" Jawab Dewi Lalisa
Di suatu tempat, yang gelap. Tidak ada sedikit pencahayaan di ruangan tersebut.. Mereka mulai mencari keberadaan si penghianat.
###
"Disini! Kerajaan Anguis!" Ucap Dewi Jennie secara tiba-tiba yang membuat ketiga saudaranya terkejut.
"Bisa kau tidak mengagetkan kami?!" Kata Dewi Rose dengan nada kesal
"Hehehe, maaf" Timpal Dewi Jennie
"Kita kesana! SEKARANG!" Ucap Dewi Lalisa dengan menekan kata 'Sekarang'
###
Kerajaan Anguis..
"YAKK! SIALAN! KELUAR DARI SARANG MU!" Kemarahan Dewi Lalisa sudah menggebu-gebu, dan tidak ada yang bisa membantahnya.
Prokk.. prokk.. prokk
"Hebat, hanya jengkal beberapa jam saja. Kau sudah mengetahui keberadaan ku, Dewi Lalisa" Ucap si penghianat dengan nada meremehkan
Tentu Dewi Lalisa semakin Marah, karena Dewi Lalisa, paling tidak suka di remehkan dan di rendah² kan.
Langsung saja, Pasukan Keempat Dewi perang meluncurkan serangannya di Kerajaan Anguis. Pertarungan terjadi, banyak korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, itu tidak membuat keempat Dewi perang itu mengundurkan diri. Begitu juga si penghianat.
Saat pertarungan menjadi lebih panas, dimana Dewi Jennie, Jisoo, dan Dewi Rose melawan tiga tangan kanan kepercayaan si penghianat, Ada rencana busuk yang akan penghianat itu lakukan kepada Dewi Lalisa.
"Menyerahlah Dewi, kau tidak akan pernah menang melawanku" Ucap penghianat dengan maksud mengejek kemampuan Dewi Lalisa
"TIDAK AKAN PERNAH DASAR BRENGS3K!" Dewi Lalisa langsung menyerang penghianat menggunakan pedangnya
SRING SRING SREK SRAK
Si penghianat hanya menunjukkan muka Smirk nya, dan itu membuat Dewi Lalisa bingung dan lengah.
"SEKARANG!" Teriak penghianat sebagai aba-aba untuk rencana busuknya
"Ha-" Belum sempat melanjutkan kata-katanya, Tiba-tiba...
JLEBBB
Salah satu anak buah penghianat menusukkan pedangnya di tubuh Dewi Lalisa.
BRUKK
"A aku berjanji akan ber-reinkarnasi, dan membalaskan dendam ku" Nafas terakhir Dewi Lalisa pun berhembus, bersama dengan Janjinya yang terhembus keluar dari mulutnya
"LALISAAAAA!!!" Teriak ketiga saudaranya saat menyadari bahwa adiknya itu sudah terkapar tak bernyawa...
Seluruh pasukan penghianat meninggalkan kerajaan Anguis, dan pergi entah kemana...
TAMAT....