Waktu itu setelah memasuki sekolah Baru, teman Dan suasana yang baru tepatnya pada masa SMK. Disitulah awal mulanya Diah merasakan Apa itu Cinta
Seperti biasa waktunya istirahat pun tiba, diah pun masih tetap duduk di bangaku kelas Diah melihat teman sekelasnya yang bernama Adi berkumpul di luar Dan melihat ke dalam kelas, temannya yang bernama Hari menggoda Diah Dan meminta nomor teleponnya melalu adi. Dan Diah berkata dengan alasan “maaf saya tidak memiliki no hp” Dan Hari pun pergi meninggalkan kelas diah.
Keesokan harinya berjalan seperti biasanya tapi entah mengapa Adi sering Kali melihat ke arah diah dan mereka duduk sebangaku disitu, awal mulah kisah mereka dimulai. “Ehh Diah itu rol punyaku”, Ucap Adi Diah pun menjawab “Ini punyaku seenaknya aja kau bilang punyamu”
Singkat cerita Adi pun semakin penasaran dengan Diah karena dia termasuk wanita yang pendiam, di kelas adipun menanyakan no hp Diah Dari temanya yang bernama ria “Hey ria bisakah aku minta nomor hp Diah?” ria pun memberikannya Dan berkata “iya nanti akan kukirimkan nomor hp nya ke kamu ya di” “OK terimakasih ria” ucap adi
Adi mulai menghubungi Diah berkali-kali saat itu mereka saling bertukaran informasi Dan akhirnya tumbuhlah perasaan diaantara mereka. Mereka berdua kemanapun selalu bersama menghabis waktu bermain Dan bercanda, Dan waktu itu Adi berencana menetap ke tempat tinggal di kampungnya. Diah pun sangat sedih karena itu berarti Diah tidak bisa melihat Adi lagi.
“Jangan pergi Adi aku gak bisa melakukan apapun tanpamu” Melalui handpone Adi pun berkata “tidak Diah ini tidak lama doakan Saja aku Akan kembali”
Seminggu berlalu Diah tanpa adanya Adi di dekatnya belajar maupun bercanda bersama. Dan akhirnya Adi pun kembali Dan Diah pun merasa bahagia, seperti biasa hari-hari dilalui mereka berdua.
6 bulan Sudah kebersamaan mereka berlalu, Diah merasakan sikap Adi tiba-tiba berubah, benar Saja memang sekarang Adi Sudah berubah, Diah sempat berpikir “apakah Adi menjauhiku?, Ada Apa dengan dia kenapa dia berubah?”
Ternyata dugaan Diah pun benar. Diah melihat di sosial media Adi ternya Adi sedang mendekati wanita lain Hati Diah semakin hancur “kenapa Adi? Kenapa kau berubah? Apa aku pernah berbuat Salah sehingga kau ingin melupakanku perlahan-lahan” Adi berkata “tidak Diah aku menyayangimu sungguh, kau hanya Salah sangaka”
Semakin lama selalu Ada saja hal yang membuat mereka renggang menjauh dan semakin menjauh yang mereka lakukan. Tapi di dalam hati Diah masih mengharapkan Adi, entah bagaimana perasaan Adi dengan keegoisannya akhirnya mereka benar tidak bersama lagi untuk saling tidak bertegur sapa, mereka seperti orang asing, seperti tidak pernah saling mengenal.
Semua tinggal kenangan akhirnya meraka Sudah mencapai tahap kelulusan sekolah Dan pada waktu itu juga semua cerita yang ada tangis, tawa bahagia berakhir dan menjadi sebuah kenangan.
Cerpen Karangan: Rodiah Dalimunthe Blog / Facebook: Rodiah Dalimunthe