Sekitar 10 Tahun yang lalu pada Tahun 2007, saat itu aku adalah Gadis yang penuh Obsesi, dimana aku memimpikan memiliki pasangan yang sangat sempurna dan saat itu aku sedang menjalin hubungan dengan Pria Chinese, Namanya handy karena perbedaan keyakinan dan prinsip akhirnya aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan kami.
Dan, beberapa bulan kemudian aku berkenalan dengan seorang Laki-Laki asal Djogja saat itu kami kenal lewat sosmed Mig33, dia bernama Sakti, dan setelah melewati chatting setiap hari, teleponan saya merasa dia adalah laki-laki yang sempurna untukku, dan Sakti memutuskan untuk pergi ke rumahku untuk menemuiku di rumahku sukabumi, dan saat dia datang ke rumahku saat itu hatiku sangat bahagia ternyata dia membuktikan keseriusannya padaku, dan saat itu dia mengungkapkan perasaannya padaku dan tak perlu banyak berpikir aku pun menyambut cintanya.
Hari demi hari kita jalani hubungan Long Distance, dan secara bergantian kami saling berkunjung, kadang sakti yang ke sukabumi kemudian bulan depannya aku yang ke Djogja, gak ada rasa lelah bagi kami dalam menjalani hubungan jarak jauh ini karena rasa cinta kami yang sangat kuat.
Dan beberapa bulan kemudian Sakti melamarku dengan membawa keluarganya ke rumahku, Ya Allah saat itu aku merasa menjadi seorang wanita yang paling berbahagia, dan tanggal pernikahan pun kami mulai rencanakan, akan tetapi sebulan setelah lamaran itu saat sakti datang ke rumahku, ada seorang wanita yang menghubungiku lewat sms dan dia mengatakan dia adalah kekasih gelapnya kekasihku juga tunanganku, saat itu juga aku merasa tidak percaya, hatiku hancur, cinta yang begitu besar kepadanya hancur seketika.
Saat aku menanyakan kebenarannya pada sakti, sakti bilang itu Fitnah dan wanita itu bukan siapa siapa, akan tetapi nuraniku tidak bisa menerima penjelasan sakti, dan aku berpikir kenapa wanita itu bisa tau No HP ku kalo memang mereka tidak pernah bersama dan dari situ aku semakin yakin wanita itu tidak berbohong, aku marah, aku sakit hati, aku hancur saat itu, aku merasa tidak ada lagi laki-laki yang aku percaya, karena laki-laki baik dan begitu perhatian dan selalu mencurahkan kasih sayangnya padaku sampai memutuskan untuk melamarku saja bisa mengkhianatiku.
Malam itu juga saat sakti sudah berada di semarang di tempat kerjanya aku mengirimkan pesan singkat lewat sms aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan kami, dan sakti pun tidak mau terima dia tidak mau putus dari aku bahkan malam itu juga dia memutuskan untuk pergi ke sukabumi, dan saat bangun tidur benar nyatanya sakti sudah ada di depan rumahku.
Ya Tuhan sakti menangis memohon supaya aku tidak mengakhiri hubungan kami, aku sadar dia sangat mencintaiku tapi aku juga tidak terima kenapa dia tega mengkhianatiku, rasa sakit yang teramat dalam ini yang membuatku besikukuh untuk tetap mengakhiri hubungan kami.
Dan hari demi hari sejujurnya aku tidak bisa melupakannya, dan sampai suatu hari aku bertemu dengan laki-laki yang sampai saat ini menjadi suamiku yang setia mencintaiku sampai saat ini, dan aku pun akan tetap menjaga kesetiaan ini pada suamiku juga, walaupun hati ini sampai detik ini masih ada Sakti.
Tapi hidup harus terus dijalani, sakti pun terlihat berbahagia dengan kehidupan barunya bersama istri dan anaknya, perlahan aku belajar dan berusaha untuk mengubur masa laluku, dan mengubur dalam dalam perasaan cintaku yang sampai saat ini bersemayam di hatiku.
Hikmah yang harus dipelajari adalah kita harus bisa memaafkan kekhilafan Orang yang kita cintai sebelum kita merasakan penyesalan seumur hidup kita, karena berpura-pura bahagia bersama pasangan kita itu lebih menyakitkan dibandingkan dengan kehilangan orang yang kita cintai.
Jodoh dan Rezeki memang dari Tuhan tapi semua itu bisa kita yang menentukan pilihan.
Dan akhirnya aku dan sakti tidak mungkin bisa bersama lagi, kami akhirnya menjalani kehidupan dengan pasangan kami masing masing…
Aku doakan semoga sakti dan keluarga kecilnya selalu diberikan kebahagiaan.. Amiin.
Cerpen Karangan: Henny