Pagi hari seperti biasa, jam alarm membangunkanku untuk segera bersiap-siap berangkat menuju ke sekolah, aku mandi berpakaian dan sarapan bersama keluarga tercintaku. Aku berpamitan dengan orangtuaku untuk berangkat ke sekolah.
Sesampainya di sekolah, aku berpapasan dengan seorang gadis yang belum pernah aku lihat sebelumnya, dia sangat cantik, rambutnya panjang sebahu dan senyumnya sangat manis. Aku tak bisa berhenti untuk tidak memandang wajahnya, ingin sekali berkenalan dengannya tapi badan ini sangat kaku untuk mendekatinya.
Sesampainya di kelas di pikiranku masih saja terbayang bayang wajahnya sampai aku dikejutkan oleh temanku “hayooo pagi pagi ngelamun lo dy kurang makan micin ya hahaha” si desi mengejutkan dan mengejekku “sialan lo des, eeh des gua tadi ketemu cewek cantik banget di gerbang sekolah…” aku cerita panjang lebar dengan desi sampai akhirnya aku baru tau gadis itu adalah murid baru di sekolah aku 12B.
Sekolah pun usai aku keparkiran untuk mengambil motorku dan pulang ke rumah, pas di jalan aku melihat seorang gadis sedang kebingungan, aku dekati ternyata dia si murid baru tersebut. “kenapa motor lo?” tanyaku penasaran “anu motor gua mogok nih gak tau kenapa” jawabnya sambil sedih. Aku coba membantunya sampai bisa hidup kembali.
Sesudah motornya baik aku berkenalan dengannya “emmm kenalin nama gua aldy nama lo siapa?” Tanya aku “namaku caroline” jawabnya.
Kita pulang bareng sepanjang jalan aku sama dia banyak cerita tentang hal-hal pribadi sampai akhirnya aku bisa dapat nomor hp dia, hubunganpun berlanjut dari sering smsan, pergi ke kantin bareng di sekolah sampai jalan bareng pas waktu lagi senggang.
Entah kenapa semakin lama aku kenal dia semakin tumbuh perasaan cinta yang ada di hati dan perasaanku, ingin rasanya aku utarakan perasaan ini tapi aku selalu takut kalau dia tidak memiliki perasaan yang sama sepertiku. Semakin ku memikirkan dia semakin besar cintaku kepadanya, “besok aku harus nembak dia” kataku dalam hati.
Hari esok pun tiba, aku janjian dengan caroline untuk ketemuan di taman kota jam 4 sore. Semua sudah kupersiapkan untuk melancarkan aksiku mulai dari pake baju yang paling bagus pake parfum dan tak lupa pake pomade biar tambah ganteng.
Aku berangkat ke taman kota menggunakan motor kesayanganku, sepanjang jalan aku sangat gugup sekali takut hal yang tak kuinginkan terjadi. Dan sampailah aku di taman tempatku janjian dengan Caroline, dari kejauhan terlihat seorang gadis yang sangat kusukai, dia berpenampilan yang sangat berbeda dia terlihat sangat cantik dari biasanya, aku bergegas mendekati dia dengan perasaan gugup. Melihat senyuman yang mengembang di bibirnya aku semakin kaku semakin kaku untuk berbicara.
“Haiii aldy” sapanya “haiii caroline cantik banget lo hehe” pujiku “ahh lo bisa aja gombal” jawabnya sambil mencubit perutku. Aku langsung kunyatakan saja perasaanku kepadanya sambil ku menggenggam tangannya “caroline sebenarnya aku suka sama lo sejak kita pertama bertemu, gua sudah suka sama lo, melihat senyuman lo yang manis itu gua langsung jatuh cinta pada pandangan pertama, caroline mau gak lo jadi pacar gua?” mendengar pernyataanku dia langsung terdiam seribu bahasa, tapi sesudah itu dia langsung berkata “aldy terima kasih lo sudah berani jujur sama gua, gua juga suka sama lo tapi maaf…” Dia berhenti melanjutkan kata-katanya gua langsung pasrah pasti gua ditolak ditolak dan ditolak “tapi maaf aku mau jadi pacar lo” sambungnya dengan senyuman manis di bibirnya. Whattt cintaku diterima seketika aku senang banget tanpa pikir panjang langsung kupeluk dia sangat erat dan kita sudah resmi berpacaran.
Cerpen Karangan: Dimas Aldy Facebook: Dimas Aldy Berkuliah di: Universitas Darwan Ali Sampit Alamat: Sampit, Kalimantan Tengah