Jam Sudah menunjukan pukul 06.50 namun maya pun belum bangun juga padahal hari ini maya harus sekolah. “May bangun may udah siang nih” ucap mamahnya maya “Apasihh mahh. ganggu maya tidur aja” ucap maya dengan mata yang masih tertutup “Udah jam 06.50 Tau may” Mayapun kaget dan langsung beranjak dari tempat tidurnya dan bergegas ke kamar mandi. Kemudian maya pun berangkat ke sekolah dengan bity (sebutan untuk motor kesayangan maya)
Setibanya di sekolah tepatnya di lapangan setelah maya memarkirkan bity maya menabrak seorang lelaki. Namun dikarenakan maya sedang terburu-buru maya tak menghiraukan lelaki yang dia tabrak itu.
Maya pun memasuki kelas dengan wajah cemas dan benar saja kecemasan maya nyata sebab pak dharma sudah memasuki kelas, Hati maya saat itu benar benar takut namun maya memberanikan diri untuk meminta izin masuk kelas.
“Assalamualaikum pak maaf saya terlambat” ucap maya sambil menundukan kepala “Telat mulu kamu yah!” Ucap Pak dharma ketus “Maaf pak” “Udahlah bapak capek ngehukum kamu mulu sana duduk” “Makasih pak” Ucap maya sambil berlalu ke tempat duduk
Setelah aku duduk Ibu kepsek datang kekelasku dengan membawa seorang laki laki. “Assalamualaikum Wr.wb anak anak” “Waalaikumsalam buu…” “Kalian kedatangan teman baru”
“Perkenalkan nama saya yusuf bachtiar saya pindahan dari SMKN 1 TERISI” “Baiklah yusuf silahkan duduk di bangku kosong. Baik anak anak silahkan lanjutkan belajarnya” ucap bu kepsek sambil berlalu pergi Kemudian Yusuf pun duduk di samping maya yang kebetulan duduk sendirian.
Bel istirahat pun berbunyi… Semua anak anak di kelas maya keluar dari kelas begitupun dengan maya, setelah ia membereskan buku maya pun berniat ke kantin tapi tiba tiba memegang tangan maya “Aku ikut ya ke kantinnya” “Mmm..” “Kenapa? takut pacar kamu marah ya” “Gak punya pacar kok. Ya udah yuk boleh deh ke kantinnya bareng aku”
Saat dikantin yusuf selalu memandangi maya, maya pun salah tingkah dibuatnya. “Kamu kenapa kok liatin aku sampe segitunya” “Nama Kamu Siapa?” “Maya” “Ohh Iya”
Jam pelajaran pun habis, maya pun mengambil kunci motornya dari saku roknya dan saat maya akan menaiki motornya maya pun melihat ban motornya dan ternyata Kempes, dengan terpaksa maya pun harus mendorong motornya sampe rumah, kemudian saat digerbang sekolah maya pun bertemu dengan yusuf, langsung saja maya menyetandar bity “Lagi nungguin siapa sup” “Lagi nungguin ayah jemput” “Ohh gitu”
Kemudian Dikri dan Teguh pun dateng menghampiri maya dan yusup “Yaelahh mereka lagi ya udah ya yusuf aku duluan yah” Ucap maya sambil berlalu pergi
Keesokannya di sekolah maya dan yusuf bercanda trus menerus seperti orang yang sudah lama kenal dan setelah berminggu minggu mereka selalu bersama akhirnya muncul rasa sayang dan takut kehilangan diantara mereka, dan yusuf pun memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaannya pada maya dihari ulang tahunnya dan akhirnya mereka pun berpacaran.
1 Tahun berlalu mereka lalui bersama walau banyak rintangan yang mereka hadapi dan kini maya dan yusuf sudah benar benar bahagia dan mereka berniat melangsungkan pernikahan, karena Maya sudah yakin bahwa yusuf adalah pangerannya.
Tamat
Cerpen Karangan: Maya Indriani Blog / Facebook: Indria