Park Shin-hye adalah seorang anak SMA berparas cantik. Bukan hanya itu, Park Shin-hye juga bisa menyanyi dengan suara yang merdu. Tidak heran, jika dia sangat diidolakan oleh para laki-laki di sekolahnya. Dia tinggal bersama kedua orang tuanya di Seoul, Korea Selatan.
Shin-hye baru bangun tidur dan melihat jam analognya.
“Ya ampun, ini udah jam setengah 7," Shin-hye segera bergegas mandi dan berangkat ke sekolah.
“Nak, kamu gak sarapan dulu?" tanya Jo Mi-sook yaitu Ibunya Shin-hye.
“Udah gak ada waktu bu, aku pergi dulu," Shin-hye segera berangkat ke sekolah.
“Haissshh... anak itu," ucap Ibu Jo Mi-sook.
Shin-hye sampai di sekolah. Nafasnya terengah-engah karena berlari.
“Kamu kenapa Shin-hye?" tanya Nam Ji-hyun sahabat dekat Park Shin-hye.
“Aku bangun kesiangan, mana belum sarapan lagi," ujar Shin-hye.
“Nih aku bawa roti, kamu makan aja," kata Ji-hyun.
“Nggak usah repot-repot," Shin-hye menolak dengan halus.
“Udah ambil aja, aku masih punya satu kok," ujar Nam Ji-hyun.
“Makasih," Shin-hye segera makan rotinya dengan lahap.
Nam Ji-hyun adalah sahabat dekat Park Shin-hye. Mereka berdua selalu bermain bersama. Jika ada masalah, mereka selesaikan bersama.
“Hai cantik, boleh kenalan gak," ujar Ji Chang-wook.
“Ji, kamu ini udah punya pacar. Masa mau deketin cewek lagi," ujar Nam Ji-hyun.
“Aku tuh gak punya cewek, alias masih single," ucap Ji Chang-wook.
“Chin-sun dan Hwa-young, bukankah mereka adalah pacarmu?" Nam Ji-hyun menyudutkan Ji Chang-wook.
“Ok, aku ngaku. Tapi aku itu cintanya sama Shin-hye, aku akan tinggalkan mereka semua," ujar Ji Chang-wook.
“Maaf Ji, tapi aku gak mau pacaran sama playboy kaya kamu," Shin-hye menolak Ji Chang-wook.
Ji Chang-wook berjalan pergi meninggalkan mereka berdua. Sementara Nam Ji-hyun tersenyum sinis, karena puas melihat Ji Chang-wook ditolak oleh Shin-hye.
Sepulang sekolah, Shin-hye berjalan dengan lemas karena belum sarapan.
“Aduhhh... lapar," ucap Shin-hye seraya berjalan menyebrang dengan lemas.
Tiba-tiba truk melaju kencang dari arah kanan. Shin-hye kaget dan hendak berlari, namun kakinya tidak kuat. Truk mulai mendekati Shin-hye, seorang laki-laki datang dan segera membawa Shin-hye pergi dari jalan raya. Shin-hye berhasil diselamatkan.
“Terima kasih," ucap Shin-hye.
“Tidak apa-apa," ucap laki-laki itu.
“Oh iya, kenalin namaku Lee Jong-suk," ujar laki-laki itu yang ternyata bernama Lee Jong-suk.
“Aku Park Shin-hye," ucap Shin-hye.
“Ya udah, lain kali hati-hati ya," ujar Lee Jong-suk seraya berjalan pergi meninggalkan Shin-hye.
Shin-hye pulang ke rumah dengan lemas. Jo Mi-sook tahu kalau Shin-hye pasti akan kelaparan karena belum sarapan. Sehingga Jo Mi-sook telah memasak banyak makanan untuk Shin-hye. Karena lapar, Shin-hye segera makan dengan lahap.
“Ibu, tadi aku hampir ditabrak truk," ucap Shin-hye sambil makan.
“Lho kok bisa?" tanya Jo Mi-sook.
“Aku lemes soalnya belum sarapan bu," ucap Shin-hye.
“Ibu sudah bilang, sebelum kamu berangkat itu harus sarapan dulu," ujar Jo Mi-sook.
“Iya maaf bu," ucap Shin-hye.
“Ya udah, yang penting kamu selamat," kata Jo Mi-sook.
---Keesokan Harinya---
Park Shin-hye berangkat ke sekolah seperti biasanya. Saat di jalan, Shin-hye melihat Lee Jong-suk sedang naik sepeda.
“Itu Jong-suk?" tanya Shin-hye pada dirinya sendiri.
Park Shin-hye berlari mengejar Jong-suk.
“Jong-suk," Shin-hye memanggil Jong-suk.
Shin-hye terus mengejar Lee Jong-suk. Namun, akhirnya Shin-hye kehilangan jejak Jong-suk.
“Padahal aku ingin mengucapkan terima kasih kepadanya," ucap Shin-hye kecewa.
Shin-hye memutuskan untuk pergi ke sekolah. Sesampainya di sekolah, Ji Chang-wook sedang berdiri di depan pintu.
“Akhirnya kau datang Shin-hye," ujar Ji Chang-wook.
“Ada apa Ji?" tanya Shin-hye.
Ji Chang-wook memegang bahu Shin-hye. Kemudian Ji Chang-wook menahan Shin-hye di tembok.
“Aku ingin menanyakan sesuatu kepadamu," ujar Ji Chang-wook.
“Ka... kamu mau tanya apa Ji?" tanya Shin-hye penasaran.
“Apa kamu udah punya pacar?" tanya Ji Chang-wook.
“Emang kenapa?" tanya Shin-hye.
“Aku mencintaimu, jadi aku mohon jadilah kekasihku," ucap Ji Chang-wook.
Shin-hye diam dan bingung harus menjawab apa. Park Shin-hye tidak menyukai Ji Chang-wook. Tetapi, Shin-hye juga tidak mau menyakiti perasaan Ji Chang-wook.
“I... itu," Shin-hye masih bingung.
Nam Ji-hyun tidak sengaja lewat, dan melihat Ji Chang-wook sedang menahan Shin-hye di tembok.
“Apa yang dilakukan Ji pada Shin-hye?" tanya Nam Ji-hyun pada dirinya sendiri.
Ji Chang-wook mendekatkan bibirnya kepada bibir Park Shin-hye bersiap untuk melakukan ciuman. Tentu saja Nam Ji-hyun tidak membiarkan Ji Chang-wook mencium bibir sahabat baiknya itu. Nam Ji-hyun segera menerjang Ji Chang-wook dengan keras, hingga Ji terpental.
“Aduhh... sakit," ucap Ji Chang-wook.
“Rasain terjanganku, lagian kamu seenaknya aja nyium perempuan," ujar Nam Ji-hyun.
Nam Ji-hyun mengajak Shin-hye untuk masuk ke kelas, meninggalkan Ji Chang-wook yang sedang kesakitan.
Bel istirahat berbunyi, Shin-hye dan Nam Ji-hyun pergi ke kantin untuk membeli makanan.
“Kamu mau pesan apa?" tanya Nam Ji-hyun kepada Park Shin-hye.
“Aku sama kaya kamu aja," ucap Shin-hye.
“Ok, aku pesenin dulu ya," kata Nam Ji-hyun.
“Makasih ya," ucap Shin-hye.
“Udah santai aja, kita kan sahabat baik," ujar Nam Ji-hyun.
Nam Ji-hyun sedang memesan makanan. Sementara Shin-hye masih kepikiran tentang Lee Jong-suk. Makanan yang dipesan telah sampai. Nam Ji-hyun melihat Park Shin-hye makan dengan pelan.
“Kamu gak suka makanan itu ya?" tanya Nam Ji-hyun.
“Suka, ini makanan enak banget," ucap Shin-hye.
“Tetapi kenapa kau makan dengan perlahan?" tanya Nam Ji-hyun.
“Enggak papa kok hehe," ucap Shin-hye.
“Kamu pasti punya masalah, ceritain aja siapa tau aku bisa bantu," ujar Nam Ji-hyun.
“Aku menyukai seorang laki-laki, tapi aku tidak bisa menemukan di mana dia berada sekarang," ujar Shin-hye.
“Dengar perkataanku ini. Jika memang Tuhan berkehendak, maka kalian akan bertemu dan dengan cara yang tidak terduga," ujar Nam Ji-hyun.
“Kau benar, terima kasih ya," ucap Shin-hye.
----10 Tahun Kemudian----
Sekarang Shin-hye adalah seorang aktris dan model terkenal. Banyak drama yang menjadikan Park Shin-hye sebagai tokoh utamanya. Termasuk drama “I Will Find You". Park Shin-hye akan berperan menjadi Kim Hye-rin .Dan yang akan menyutradarai drama ini adalah Sutradara Kim Won-soek.
Kim Won-soek mengatakan kalau lawan main dari Park Shin-hye adalah aktor baru tetapi berbakat. Shin-hye penasaran dengan aktor baru yang dimaksud oleh sutradara. Kim Won-soek mengatakan sebentar lagi dia datang.
“Nah itu dia," ucap Kim Won-soek sambil menunjuk laki-laki yang tak asing bagi Shin-hye.
Ya, dia adalah Lee Jong-suk. Dia akan memerankan karakter Dae-jung. Park Shin-hye kaget, karena lawan mainnya adalah orang yang dia sukai.
“Kau Shin Hye bukan?" tanya Lee Jong-suk.
Park Shin-hye berjalan mendekati Jong-suk. Lalu, Shin-hye memeluk Jong-suk seraya menangis bahagia.
“Aku telah bertemu dengan orang yang selalu membuatku rindu, aku harap ini bukan mimpi," ucap Shin-hye seraya menangis bahagia.
Lee Jong-suk memeluk Shin-hye seraya berkata, “Iya, semua ini bukan mimpi".
Syuting drama “I Will Find You" dimulai. Akting Lee Jong-suk dan Park Shin-hye benar-benar indah. Karena, drama ini sama persis seperti kehidupan yang dialami Shin-hye.
Syuting telah selesai, drama “I Will Find You" mendapat rating tinggi. Bukan hanya itu, Lee Jong-suk dan Park Shin-hye juga meraih gelar "Best Couple of the Year".
---1 Tahun Kemudian---
Lee Jong-suk melamar Park Shin-hye untuk menikah. Tentu saja, Park Shin-hye tidak akan menolak. Shin-hye sangat senang karena bisa menikah dengan orang yang sangat dia cintai.
Hari ini adalah hari pernikahan Lee Jong-suk dan Park Shin-hye. Nam Ji-hyun dan Ji Chang-wook memberikan selamat kepada Shin-hye. Sejak saat itu, Park Shin-hye dan Lee Jong-suk hidup bahagia bersama.
---Tamat---