"walaupun akhirnya aku dan dia tidak bisa bersama , aku pengen suatu saat nanti bisa ngabisin waktu bareng dia walaupun satu hari"
kisah ini berdasarkan KISAH NYATA sang penulis , bisa di bilang karya pertama ku yang menceritakan sedikit kisah percintaan ku haha~
AWAL
Malam hari di saat aku dan teman teman ku sedang bermain kita berbagi banyak cerita
seperti tentang kehidupan pribadi dan kisah cinta kita sambil memakan banyak cemilan hingga mendengarkan musik dan menikmati suasana di malam itu tiba tiba aku menceritakan seseorang yang aku cintai dan berkata
"walaupun akhirnya aku dan dia tidak bisa bersama , aku pengen suatu saat nanti bisa ngabisin waktu bareng dia walaupun satu hari" aku tidak tahu tapi kata kata itu muncul dalam fikiran ku .
Ke esokan paginya
•AWAL
Pagi hari yang berjalan seperti biasa , melakukan kegiatan sehari hari , membersihkan rumah dan menyelesaikan pekerjaanku seakan tidak terjadi apa-apa. Seketika muncul suara notifikasi pesan yang tiba tiba muncul, bertuliskan
" hai, sibuk ga? "
Ketika aku melihat siapa yang mengirim, dan ternyata Pesan itu berasal dari seseorang bisa di bilang dia adalah orang yang aku kagumi saat ini,
Seketika muncul banyak hal di benak ku.
(ah mungkin dia salah kirim, lebih baik aku lanjut untuk menyelesaikan pekerjaanku)
Baru beberapa menit kemudian aku memulai lagi pekerjaan ku, notif itu muncul lagi seakan aku memang benar menjadi tujuannya.
"Ara? Kamu sibuk ga?"
Perasaan ku sangat campur aduk karena seseorang yang mengirim pesan kepadaku adalah seseorang yang aku perjuangkan tapi selalu bersikap dingin kepada ku.
Dengan tangan ku yang sedikit bergetar karena saking senangnya dan juga ada rasa tidak percaya,
Pelan pelan aku mengetik pesan ..
"Ah iya kak engga kok hehehe.. ada apa kak?"
(Dengan penasaran aku melihat tulisan /mengetik/ hingga muncul satu pesan balasan yang bertuliskan)
" temenin Kaka ke pulau pari yuk hehe.."
(Seketika aku merasa sangat senang seakan aku mendapatkan lotre 10juta, mungkin ini terlihat lebay tapi ini sangat membuat jantung ku berdetak kencang dan senang sekaligus tidak percaya)
" Kaka ga salah kirim nih.."
(Seakan menegaskan bahwa pesan itu bukan sebuah ilusi tapi benar benar nyata)
" Engga kok, bisa ga nih.. hehe"
Sontak aku langsung membalas pesan itu dengan berkata
"bisa kok kak bisa banget malahan.."
"Oke siap siap nya yg cepet ya.."
"Oke kak.."
Dan aku secepat mungkin meninggalkan pekerjaan ku itu dan bersiap siap sebaik mungkin, dan berkata
"ah aku ga percaya sumpah, di ajak jalan sama orang yg aku sukain selama ini , aku harus tampil maksimal dan ga boleh kehilangan momen ini !
AWAL PERTEMUAN
Dengan berbekal uang 30ribu di tas kecil ku dan persiapan telah usai aku berangkat dengan izin orang tua ku untuk bermain bersama teman.
"Mah Ara mau main ya.."
"Iya hati hati.. jangan sore sore pulang nya !"
"Hooh siap.."
Dan aku pun berangkat ke tempat yg telah dia kirimkan lewat google maps, aku hanya tau setengah jalan yang ia kirim kan san setengahnya lagi aku tidak tahu , dan aku malu untuk mengakui bahwa aku bisa di bilang buta maps bahkan kanan kiri pun aku masih tertukar
Dan aku pun mengirim pesan untuk memastikan tempat ku ini benar dari tujuan
"Kak ini benar ga? jalan nya?"
Sambil mengirim foto keberadaan ku
Sambil beristirahat di samping jalan yang sedikit panas, dan dengan menunggu balasan pesan..
"Salah Ara harusnya kamu lurus bukan ke kiri "
(Sedikit kecewa tapi aku harus semangat!)
"Ahh.. gtu ya.. maaf kak hehe.."
Di dalam hati ku berkata
(Argh.. aku benci diriku yang buta maps)
Dan aku mulai melanjutkan perjalanan ku lagi, hingga aku di pertemukan oleh persimpangan jalan yang menguji ku tentang pengetahuan kanan dan kiri
(Arghhhh kenapa harus ada persimpangan sih udh tau ga paham kanan kiri !!)
Dengan sok nya aku mengikuti insting bodoh nya aku dan mengikuti jalan yang ada hingga aku terjebak di jalan buntu.
(Ya Allah kenapa sesulit ini untuk bertemu diaa.., argh pake jalan buntu lagi ! )
satu satunya cara yaitu mengirim pesan lagi kepada dia, sebenernya aku malu tapi tidak ada cara lain daripada aku terus tersesat!
Lalu aku pun segera mengirimkan pesan
"Kak kok jalan buntu si ...?"
Dia pun dengan cepat menghubungi ku lewat video call, setelah tersambung dia berkata
"Ara kamu dmn?.."
"Kak kok jalan nya buntu si
*sambil menunjukkan jalan.."
"Kamu lewat mana tdi?"
"Kan ada persimpangan kanan sama kiri aku lewat kanan soalnya itu ada jalan kalo kiri cumn ada pabrik sama jalan setapak aja"
"Ah situ, seharusnya lewat yang pabrik kan ada jalan di belakangnya ara lewat situ aja bisa kok"
"Tapi kan itu pabrik jalan nya cuman setapak ?"
"Udah Ara lewat situ aja ikutin jalan "
"Ah oke kak"
(Argh bodoh nya insting ku ini.. Ayok semangat bentr lagi!!!)
Setelah percakapan itu berakhir aku langsung memutar balikan sepeda motor ku dan berjalan ke tempat yang sudah di beri tahukan tadi..
Hingga aku sampai di jalan yang sedikit sempit dan menurut ku itu hanya Cukup untuk 1 arah dan jalanya pula berkelok-kelok , aku sedikit ragu tapi ini sudah benar
dan di belokan terakhir aku pun melihat parka merah berdiri di samping motor ninja warna yang serasi dengan penampilan nya itu..
dia yang memandang ponsel nya ..
dia yang akan pergi bersama ku hari ini..
Rasa tidak percaya sekaligus senang, jujur aku tidak pernah berpikiran dia mempunyai motor seperti itu tapi ketika menatap dia seperti itu jantung ku berdetak lebih kencang dari biasanya...
Aku memang mencintai dia tapi jika aku menatap nya lebih dekat mungkin suara jantung ku ini bisa terdengar oleh nya. Ini seperti ilusi tapi ini kenyataan
Dan aku tersentak seketika saat dia menyapa ku
"Ara !! Di sini..!!"
Dan aku pun tersenyum karena tidak bisa menahan kebahagiaan itu, aku pun turun dari sepeda motor ku dan sedikit merapihkan pakaian ku..
"Sini motornya masukin di sini.."
Baru saja aku ingin memasukkan motor ku dia berkata
"Bisa ga ? , Sini biar Kaka aja yang masukin.. ke sana"
Aku tidak bisa menolak dan hanya bisa berterimakasih kepada nya
Dan kita pun bersiap siap untuk berangkat dia menggunakan helm nya dan menaiki motor itu, aku merasa kagum padanya, dan seperti menyangkal bahwa ini adalah kenyataan dan merasa bahwa ini hanyalah sebuah mimpi..
Rasa takut,ragu dan malu semua berputar di dalam pikiran ku , bahkan ketika aku ingin memegang pundak nya untuk sedikit berpegangan aku masih ragu.. dan sepertinya dia menyadari keraguan ku dan berkata
"udah naik aja Kaka dah biasa kok"
"Ah iya kak ,tahan ya
(aku memegang pundak nya lalu menaiki motor itu)
semua rasa seperti tercampur dalam pikiran ku
Rasa senang bahagia rasa tidak percaya semuanya seperti bergejolak di dalam pikiran ku.
dah dulu yak....
(aku mau cek peminatnya dulu kalo banyak aku lanjut lagi oke V: masih banyak part nya kok hihi)