cahaya matahari memasuki cela - cela besi yg menghalangi ku berjalan bebas . aku sangat merindukan dunia ,dunia yg amat indah,aku merindukan istri dan anak ku .
Tuhan... tolong jaga anak dan istri ku , semoga mereka selalu sehat walafiat , Amin.
apa anak ku sudah dewasa? apa kamu Eni mampu membeli susu untuk anak kita?
aku menyesal! sungguh ,rasa sesak di dada ku kembali ku rasakan Ingin rasa nya ku keluar kan Isak tangis ku , masih ada 1 tahun ,yah satu tahun . aku harus bertahan semangat 💪.
setelah hampir Satu tahun yg ku lewati dengan berat dan terasa panjang, akhirnya
aku bebas dari besi panjang yg menghalangi ku bebas , tidak ada yg menyambut ku pulang! aku memaklumi nya mungkin karena istri ku sibuk mengurus anak kita.
aku merindukan Eni dan Ikshan anak dan istri ku.
aku menaiki angkot sambil menenteng tas menuju Desa Asri ,desa yg sudah lama tak kulihat, kulangkah kan kaki menuju rumah yg cukup sederhana ,ibu - ibu berlalu lalang karna masih pagi untuk berbelanja sayur atau perabotan keliling.
Tok.. tok.. tok
assalamualaikum
seseorang membuka pintu Itu , tetapi Itu bukan istri ku, bukan! Tetapi wanita paru baya .
“Kamu Agi yah? suami Eni ,yg baru keluar dari penjara ?”tanya nya ,kuanggukan kepala ku .
“Iya mbak! Dimana yah istri dan anak saya?”
Tanya ku celingak - celinguk .
“Istri mu? udah pindah 1 bulan yg lalu kerumah suami baru nya , kaya loh”ujar nya ,
suami baru? Eni sudah menikah? benarkah?
“Kalau.. kalau begitu saya Pamit , assalamualaikum”
sudah pukul 12 siang tetapi aku masih bingung harus kemana , keluarga?
aku tidak memiliki keluarga aku hanya anak yatim piatu sejak kecil .
karna melamun aku sampai tidak sadar menabrak seseorang.
“Awww😫”ringis nya.
“Ma.. maaf mbak..saya gak lihat😣”ujar ku sambil membantu nya berdiri.
“Ngk papa kok mas..”ujar nya sambil menepuk kemeja bagian lengan nya yg terkena debu , karna ulah ku.
“Maaf yah mbak sekali lagi! 😣”pinta ku sambil mengatup kedua tangan.
“Ngk papa mas.. santai aja !”ujar nya Tersenyum tipis.
aku mengangguk malu.“maaf yah sekali lagi”
ujar ku lagi Membuat nya terkekeh.
“Mas kamu lucu deh dari tadi minta maaf Mulu”
ujarnya sambil terkekeh,aku menggaruk tengkuk ku yg tak Gatal sambil tersenyum kikuk.
“Kamu mau kemana bawa tas gitu?”tanya nya sambil melirik tas yg ku ten - teng.
“Eng.. saya gak tahu,saya baru keluar dari penjara ! ”jawab ku apa adanya.
“Udah insaf nih?”tanya nya , aku tersenyum tipis tanpa menjawab , walaupun aku merasa sedikit tersinggung tetapi aku memilih melihat sudut lain , mungkin dia tidak berniat menyinggung!
“Emh.. mas.. kmu mau gak kerja jadi supir pribadi aku?? cuman Nawar aja kok , kalau gak mau gak Masalah!”ujar nya , supir?
“Supir yah? emang kmu tidak Takut aku berbuat jahat?”tanya ku ,dia menggeleng.
“Ngk Dong!”ujar nya sambil terkekeh kecil.
“Jadi.. mau gak nih?”tanya nya.
“Emm... boleh deh!”jawab ku ,halal juga toh!
“Ywdh.. yuk ikut aku! kamu tinggal di rumah aku mau kan?”ajak nya.
rumah ku? ku tatap dia dengan kebingungan.
“Eh.. rumah ku ada mama dan pelayan kok”
ujarnya hingga membuat ku mengangguk malu.