Nama Saya Jackson, biasa dipangil Jack,aku dulu mempunyai keluarga yang bahagia dan utuh , tanpa ada orang ketiga dan baik baik saja.
Ini terjadi sesaat ibu kandung saya meninggal saat akan melahirkan adik yang telah dilama dinanti.
ibu saya mengalami sakit di saat mengandung adik saja.
Sakit yang dialami ibu saya membuat ia harus bedrest di kasur hingga buang air di tempat tidur selama kehamilan berlangsung,dan ibu saya hampir dicelakai oleh nenek saya yaitu ibu dari ayah saya yang tak menyukai ibu saya sejak menikah dengan ayah saya.
Nenek saya selalu bersikap cuek seakan tak mengetahui kalau ibu saya sedang berjuang untuk bangkit dari tempat tidur , dan selama ibu mrngandung ,ibu tidak mendapat perhatian langsung dari ayahku.
Ayahku yang penyayang berubah karena nenekku,dan nenekku memberikan ART untuk membantu ibuku di tempat tidur, ART ini masih muda dan lebih seksi dari ibuku.
ART yang baru ini telah merebut hati ayah dari ibuku, ART ini juga telah membuat kegaduhan dan telah menelantarkan ibuku yang sedang mengandung .
Ibuku sedang makan dan disuapi oleh ART tersebut namun karena kesal ibuku menelan lama akhirnya perut ibuku dipukul berkali kali hingga ibuku kesakitan dan mengalami kontraksi yang kuat hingga pendarahan ,ini bukan pertama kali ia menganiaya ibuku ,ini merupakan rencana pembunuhan ibuku yang disutradari nenekku .
Sebelum dipukul dibagian perut ,ibuku juga mengalami hal yang akan mengancam janin di perutnya,yaitu meminum cairan yang sudah disiapkan sebelumnya,namun aku mengetahui dan membuang cairan itu ,dan aku mengantikan susu sehat untuk ibu ,
Ibu sedang dalam lemas di rumah sakit akibat pendarahan itu,dan ibu sendiri di rumah sakit bersama saya, ibu berbicara nya mulai pelan dan menitipkan pesan bahwa ibu ngak bisa lama lagi di dunia ini,ibu harus pergi ,dan ini ibu titip secarik kertas dan setelah dibuka isinya terharu ,saya bukanlah anak kandung ibu melainkan saya anak adopsi seorang ibu yang tak bisa membayar uang persalinan,dan ibu ini sedang mengandung anak pertama setelah sekian lama menunggu.
Ibu juga menceritakan ibu pernah diusir oleh nenekkmu karena ibu belum bisa kasih keturunan,dan nenekmu tidak percaya kalau ibu sedang mengandung dalam keadaan sakit begini.
Selama ibu mengandung ini ,tidak ada perhatian yang diberikan oleh nenekmu hingga saudara ayahmu yang begitu cuek dan tidak berkenan.
Terima kasih telah menjadi anak penyemangat di hidupku,sampai bertemu kembali , dan keadaan ibu semakin buruk dan setelah dicek nadinya telah pergi selamanya.
Betapa kehilangan ibu yang kukasihi pada saat itu,tak lama kepergian ibu,ART itu mulai mendekati ayahku dan tak lama ayahku membuat ia lemas keenakan dan melakukan hubungan haram di kamar dan di halaman belakang
3 bulan kemudian perut ART tersebut buncit seperti sedang hamil,namun ia tak merasa bahwa ia sedang hamil,ia nampak biasa saja padahal ia telah mengetahui kehamilannya yang masih muda ini.
Di saat sedang beraktifitas mencuci pakaian di halaman belakang terlihat ART ini mual muntah seperti masuk angin
Lalu ayah menghampiri dari belakang dan ayah yang saat itu sedang bergairah dengan tenangnya memasukan alat nya ke ART itu di saat ART itu sedang memuntahkan isi semua perutnya,dan ART Itu terkejut sekaligus ketakutan dengan anaknya di dalam.
usaha ia untuk kabur ngak bisa karena tekanan dari ayah membuat ia lemas kesakitan ngak lama ia pingsan dan tak sadarkan diri.
dibawa ke kamarnya ART itu shock atas kejadian tersebut .
Kandungan ART itu sehat dan tidak apa apa mengingat anak yang di kandungnya hubungan gelap dan masih bertahan.
ART tersebut melanjutkan pekerjaan hingga selesai.
ART ini sebut saja Bu mil karena sedang mengandung
bu mil ini tetap berhubungan dengan ayah di kala perut yang sudah menjulang besar .
bu mil selalu ingin dekat pada ayah hingga tidur berdua di kamar mendiang ibuku.
seolah bu mil ingin menguasai harta kekayaan ibuku.
mengintip bu mil dari kamarku yang sedang bermesraan dengan ayahku
membuatku tercengang dengan body nya yang sedang hamil namun seksi.
ngak lama bu mil yang mengetahui berjalan ke kamar milikku untuk mengecek aku sedang ngapain.
dan bu mil mengelus kepala ku dan mengelus perutnya yang membesar dan berbicara nanti kamu harus mirip kakakmu yang ganteng nih ya.
dan aku bertanya tetang kehamilan bu mil udah berapa bulan tanyaku
bu mil berkata udah 8 bulan nak ,katanya
bu mil mempersilahkan aku memeluk dan mengelus perut nya.
Mendekati 9 bulan, ayah pergi dinas ke luar kota ,namun bu mil tidak boleh tidur di kamar ayah karena belum mengikat janji pernikahan yang sah jika tidak ada pemiliknya takut terjadi kesalahpahaman.
bu mil kembali ke kamarnya dan aku menemani bumil untuk kesehatan bu mil agar tidak kesepian.
dikarenakan kamar bu mil panas dan berkeringkat aku meminta ia untuk tidur bersama ku di ruangan ber ac dan bu mil kediginan.
sambil menghangatkan tubuh bu mil,bu mil kepengen untuk melancarkan jalan lahir dengan dipijat area bawah perut hingga bagian keluarnya babby ,begitu dipijat pelan bu mil menahan sakit karena terjadi tendangan begitu kencang dari dalam perut tak lama air di puncak menara bu mil keluar deras hingga membasahi area bajunya dan tak lama kemudian air yang berada di sela kaki ikutan keluar bersamaan dengan cairan kental bu mil mulai kesakitan seperti mau melahirkan,karena sudah larut malam dan takut orang rumah terbangun karena suara bisik ,diam diam bu mil mulai mengendan di toilet untuk membersihkan cairan lebih mudah, bu mil melahirkan bayinya dengan sehat dan cantik .
setelah melahirkan saya membawa bu mil ke bidan klinik terdekat untuk potong ari ari.
kemudian bu mil merawat bayinya dengan penuh kasih sayang hingga bayinya diasuh oleh saudara ayah yang belum dianugerahi keturunan.
karena ayah masih belum menemukan yang pas dengan almh ibuku ,nafsu ayah kembali pada ART ini,dengan membuat ART ini merasakan nikmatnya berhubungan dan kepengen ART kembali mengandung buah cintanya namun tidak mau menikahinya, 3 bulan setelah melahirkan anaknya ART ini kembali berbadan dua usia kandungan udah 8 minggu ,namun perut bu mil ini terlihat lebih besar dari kehamilan sebelumnya setelah dicek ternyata bu mil sedang hamil bayi kembar 3 ,artinya akan ramai dengan kehadiran bayi kembar tiga dikarenakan takut anaknya diambil saudara ayah, ia menyuruh saya untuk menjadikan ibu tiri saya kepada ayah saya dan menikahkannya ,ayah saya menyetujuinya dan akan menikahkan di saat ia sudah melahirkan atau sedang hamil dengan perut yang besar .
Setelah mendengar itu bu mil tidur lebih lega,dikarenakan posisi kehamilan sudah memasuki bulan ke 7,dan perut bu mil membesar hingga semua baju ngak muat untuk beraktifitas biasa bu mil menggunakan sarung hingga jarik untuk di hari H menjelang pernikahan sederhana tersebut.
Bu mil menikah dengan ayah disaksikan saya sendiri dan pemuka agama .
bu mil tersenyum sekaligus ayah meminta maaf kepada bumil sambil mengelus perutnya yang kian membesar.
Bu mil tetap melakukan pekerjaan rumah di kala masih hamil besar dan sesudah jadi istri ayah,
bu mil tidur bersama ayah sambil memeluk perutnya yang membesar karena sudah terisi tiga jagoan kecil.
Mendekati kelahiran bu mil tak melakukan hb karena takut terjadi hal yang tak diiginkan terjadi , bu mil sering merasakan kram perut hingga kontraksi di saat melakukan pekerjaan rumah,hingga bu mil sedang mengepel perut sakit dan melahirkan di rumah dibantu bidan,bu mil melahirkan 3 bayi laki laki sekaligus dengan sehat .
Setelah melahirkan bu mil kini menjadi seorang bunda buat saya dan adik saya, bunda istirahat dulu selama 1 bulan,dan fokusnya merawat adik,namun bunda tetap melakukan pekerjaan rumah tapi kakak tolong bantuin bunda juga .
iya bunda kataku.
yah..ayah kalau anaknya terbangun waktu malam hari jangan marah ya,ini kan bunda mau nyusuin,gantiin pampersnya,atau kita tukar tempat tidur saja bunda di kamar kakak sampai adik 1 tahun ,atau bunda tetap di sini ngak apa kalau tidurnya sedikit terganggu.
Ya udah bunda, bunda tetap tidur di sini ,tapi ayah mau bunda keloin juga saat ingin tidur ya.
aduh..ada ada deh ayah ini,
Adik udah bisa belajar makan,sedikit ,sudah mulai lepas asi perlahan,namun hal yang terjadi muncul bunda kebobolan dan tak sadar mengandung udah jalan 3 bulan,bunda memberi tahu ayah dan ayah memeluk dan mengelus bunda .
Bulan ke tujuh kehamilan bunda diadakan syukuran,tampak kelelahan bunda di saat tamu sudah pulang,bunda membereskan piring gelas kotor sendirian,lalu anaknya rewel minta dipeluk dan digendong ,ayah membantu menghibur anaknya yang rewel tadi sambil melihat bundanya mencuci ,melihat bunda kelelahan ,aku membantu meringankan cuciannya,lalu aku menyuruh bunda istirahat dan bunda istirahat di sofa dan tertidur pulas,karena dari kelahiran 3 anak hingga sekarang waktu tidurnya berkurang.
ayah yang baru saja mengurusi 3 anak tersebut merasa kewalahan , tapi ayah salut dengan bunda menjaga 3 anak sekaligus tanpa asisten,selesai mencuci piring, ku lihat bunda sedang menyusui anaknya yang di kanan,sedangkan pd satu lagi sedang memompa untuk diberikan 2 anaknya lagi.
karena anaknya sudah tumbuh gigi,tak sengaja mengigit bunda,bunda nya kesakitan dan stop menyusui dan memompa asi.
melihat perut bunda yang sedang hamil 7 bulan yang hanya memakai jarik dan tidak memakai kaca mata dalam membuat ku sedikit terpesona dengan perut bunda di kala sedang mengandung.
selama bunda mengandung,jarang bunda memakai kaca mata dalam,karena bunda mengakui jika memakai kaca mata dalam,bunda merasa kegerahan hingga sesak nafas , karena mengasuh 3 jagoan butuh tenaga ekstra untuk mengendongnya.
ayah mengelus perut bunda yang kian melebar seperti mengandung bayi cantik katanya,dan benar saja setelah di usg , anaknya perempuan ,
sebelumnya bunda telah melahirkan anak perempuan pertama yang diadopsi saudara ayah namun belum dipertemukan kembali, ooh ya nanti kita pertemukan anak dan ibunya.
saudara ayah datang,dan membawa anak serta ibunya , anak yang dilahirkan bunda udah berusia 4 tahun, dan dia mengingkan adik tapi ayah tak menginjinkan saudaranya untuk mengambil anaknya kembali.
saudaranya kini fokus membuat bayi tabung,jika bayi tabung berhasil akan dikembalikan anaknya kepada ayah .
anak yang berusia 4 tahun tersebut memeluk ibu kandungnya, dan betapa bahagia ibu kandungnya yaitu bunda yang tak bisa melihat perkembangannya sejak masih bayi.
perut bunda dielus oleh anaknya dan ibu angkatnya yang mengingkan anak dan bisa hamil pada umumnya.
2 bulan setelah kedatangannya,saudara pun berkata bahwa sanya ia telah mengandung, dan akan memulangkan anak nya .
dan ia berterima kasih pada bunda.
bunda pun menerima kedatangan anaknya di kala perut membesar,dan semakin dekat hpl nya membuat bunda takut berbagi waktunya,