Dikisahkan, pada zaman dahulu, ada seorang manusia yang memiliki hubungan dengan seorang siluman rubah.
Manusia itu adalah seorang pangeran dari sebuah kerajaan besar dimana yang terkuatlah yang paling di hormati.
Suatu hari, Ratu melahirkan seorang anak laki-laki tepat ketika malam bulan purnama tiba, Raja memberinya nama William, William Smith(Nama marganya).
William dibesarkan di dalam kerajaan hingga dia beranjak dewasa.
Ketika William berumur 17 tahun, dia tumbuh menjadi orang yang hebat karena bimbingan orang tuanya sedari dia kecil. Dia menjadi orang paling berbakat dibandingkan orang yang seumuran dengan dia di kalangannya. Wajahnya yang tampan membuat bunga-bunga bermekaran ketika menatapnya.
Waktu terus berlalu, William terus menjalani hidupnya sebagai pangeran hingga akhirnya dia merasa bosan dengan kehidupannya. Akhirnya dia memutuskan pergi berkelana untuk mencari hal-hal baru yang belum pernah dilihatnya.
William pergi menjumpai ayah dan ibunya untuk meminta izin kepada mereka.
Ayah dan ibunya mengizinkan William untuk pergi berkelana karena mereka tau anaknya sudah dewasa. Keesokan harinya dia pergi meninggalkan Kerajaannya dengan mengendarai sebuah kuda yang gagah layaknya seorang pangeran.
Waktu terus berjalan, hari demi hari ia lalui, tempat demi tempat ia lewati, tak terasa sudah 1 tahun semenjak dia pergi meninggalkan kerajaannya.
Hingga akhirnya sampailah dia di sebuah desa yang indah, dimana angin berhembus meniup wajahnya, air mengalir di dalam sungai nan jernih, burung-burung berkicauan seolah-olah menyanyikan sebuah lagu yang membuatnya merasa tenang.
Tak lama setelah itu, datanglah sesuatu yang mengganggu ketenangannya, dia mendengar keributan di dalam desa itu.
William pergi ke sumber keributan itu, William melihat sesuatu yang tak pernah di lihatnya selama seumur hidupnya. dia melihat seorang gadis cantik yang sedang dilempari batu oleh warga di desa itu.
William bingung mengapa gadis secantik dia dilempari batu oleh warga desa?, William pergi menjumpai warga yang berkerumun di situ lalu dia berkata "Berhenti!!, Apa yang kalian lakukan?!" William membentak semua warga yang ada disitu. Dia marah melihat seseorang menyakiti wanita.
Lalu salah satu warga di situ menjawab " Nak, dia adalah siluman, kami ingin dia pergi dari desa ini!" setelah mendengar kata-kata itu, warga di sekitar situ serentak mengatakan 'betul' berulang kali. Hingga akhirnya, dengan rasa bingung melihat gadis itu mempunyai telinga hewan di kepalanya dan juga ekor di belakangnya William membawanya pergi dari desa itu.
Di tengah perjalanan gadis itu bertanya kepada William, mengapa William membawanya, sedangka dia adalah seorang siluman?.
William pun menjawab "Aku pun bingung mengapa aku membawamu, Aku melihatmu tidak menyakiti manusia yang sudah melempari batu kepadamu, jadi kupikir kau adalah orang yang baik".
Gadis itu pun hanya bisa tersenyum bahagia melihat ada orang yang masih mau menolongnya.
2 Tahun berlalu William menghabiskan waktu 2 tahun itu bersama dengan gadis rubah itu. Hingga akhirnya mereka berdua saling jatuh cinta.
Lalu William dan gadis itu pulang ke kerajaannya untuk meminta restu kepada orang tuanya untuk segera menikah.
Sesampainya di Kerajaan bukannya mendapatkan restu, William malah di usir dari Kerajaannya karena dia membuat malu Ayah dan ibunya, dia jatuh cinta kepada seorang siluman membuat orang-orang di kerajaan itu mengatakan hal buruk tentang dia dan keluarganya.
Karena sudah terlanjur cinta kepada gadis itu, Akhirnya William memutuskan hubungan dengan orang tuanya dan pergi meninggalkan kerajaannya bersama dengan gadis rubah itu.
Mereka menikah di luar kerajaan dan hidup bahagia selamanya.
Tamat...
Catatan: Cerita ini hanyalah cerita fiktif yang dibuat hanya untuk menyenangkan para pembaca. Jika ada kesamaan nama tempat, tokoh dan cerita, itu hanyalah sebuah kebetulan. Terimakasih~