Musuhku Adalah Soulmateku?!
Hi semuanya, perkenalkan namaku Kim Soojin, gw merupakan anak tunggal dari keluarga Kim, yaitu Kim SeokJin (Appaku) & Kim Jisoo (Eommaku). & Apakah kalian tau siapa itu Yang Jungwon? Yup, dia adalah musuhku.
Seperti biasa gw dibully sama dia, bahkan ortuku sampai khawatir dengan keadaanku karena Yang Jungwon membullyku di kampus. Dia membullyku tanpa alasan. Entah dia iri denganku? Caper? Atau dia suka sama gw? Tidak mungkin! Gw sama dia hanya sebatas musuh saja tidak lebih dari itu.
Suatu hari nanti di kampus gw dibully lagi, tapi dia membullyku dengan sangat parah dari biasanya. Biasanya dia membullyku tidak parah dengan yg ini. Bahkan dia membullyku hingga gw tidak masuk kampus karena keadaanku semakin memburuk. Ya, gw sakit gara² dia.
Karena ortuku khawatir denganku, mereka mengomeliku & mereka datang ke kampus untuk bertemu dengan dosen / kepala sekolah untuk melaporkan kasus pembullyan di kampus.
Dan inilah kisahku
Di Kampus
Gw sedang asik mendengarkan musik favoritku menggunakan earphoneku tiba² ada seorang cwok yg meneriakiku, siapa lagi kalau bukan Yang Jungwon.
"Woy Soojin!" -Jungwon
"Apa maumu?" -Gw
"Ayo kita ke kls sekarang" -Jungwon
"Emang dikit lagi mau-" -Gw
"Ikuti gw aja" -Jungwon
"Buat apa?" -Gw
"Pokoknya lu jalan dluan ke kls, gw ikutin lu dari belakang!" -Jungwon
'Jangan bilang dia mau menjebak gw di depan semua murid yg ada dikelas, lalu gw jadi bahan tertawanya mereka?!' -Batinku sambil berjalan menuju kelas
Sesampainya Di Kelas
Ketika gw membuka pintu tiba² ada sebuah ember yg berisi air kotor dingin, lalu membasahi bajuku
Byurrr
Semua murid pun mentertawaiku kecuali Bestieku.
"Hey apa²an ini?! Bukankah ini sudah keterlaluan ya?!" -Somi
"Keterlaluan katamu? Bukannya dia terlihat sangat lucu eoh?" -Jungwon
Bughhh
Gw pun menendang alat kelaminnya Jungwon
"Akhhh sakit!" -Jungwon
"Apa lo mau gw tambah lagi sakitnya?!" -Gw
"Udah Soojin, mending kita pergi saja dari sini!" -Heejin
"Biarkan gw kasih dia pelajaran!"
-Gw
"Jangan Soojin biar gw saja!" -Somi
Somi pun menampar pipi kanan Jungwon
Plakkk
"Sakit tau?!" -Jungwon
"Bacot lu Jungwon!" -Somi
"Sekali lagi lu nyakiti bestie gw, gw habisin lu! Camkan itu!" -Somi
"Ayo kita pergi dari sini!" -Heejin
"Iya bestie!" -Gw & Somi
Kita pun pergi dari kelas
"Hyung gapapa kan?" -Niki
"Gw gapapa koq Niki" -Jungwon
"Jadi lu mau balas dia ga?" -Sunoo
"Bisa lihat keadaan gw, kan?"
-Jungwon
"Iya juga sih, kan hyung lagi sakit" -Sunoo
"Gimana sih lu?!" -Jake
"Sabar²" -Jay
"Yain dah sipaling kalem" -Sunghoon
Jay memutar bola matanya malas
"Terserah deh lu hoon" -Jay
"Menurut hyung, jika hyung sudah sembuh hyung mau balas dia, ga?"
-Niki
"Mau sih tapi kalau gw udah sembuh gimana kalau dia sakit gara² gw?"
-Jungwon
"Kenapa tiba² lu jadi khawatir gitu sama Soojin, jangan² lu suka sama Soojin?" -Heeseung
Jungwon Pun Diam
"Ekhem Cie²eee" -Sunoo
"Cepat temanin gw di UKS, pipi gw memar gara² Somi nampar gw"
-Jungwon
"Siap hyung / Jungwon" -ENHYPEN
(-Jungwon)
"Hmm iya²" -Jungwon
ENHYPEN pun pergi ke UKS
Di UKS ENHYPEN tidak sengaja bertemu dengan Soojin & bestie²nya.
"Kalian ngapain ke sini?" -Heejin
"Mau obatin Jungwon / leader kita"
-ENHYPEN (-Jungwon)
"Hah? Leader?" -Gw
"Iya Soojin, gw leadernya, kenapa?"
-Jungwon
"Gapapa Jungwon, gw cuma ga paham / ga nyimak doang" -Gw
"Kirain gw lu kangen sama gw"
-Jungwon
"Kangen? Idih najis, buat apa gw kangen sama pembully macam lo?!"
-Gw
"Canda Cantiknya gw :v" -Jungwon
"Apaan sih?! Ga jelas bgt tau ga?!"
-Gw
"Kesal / Marah sama gw berarti lu suka sama gw :v" -Jungwon
"Tau ah gw pergi, ayo girls kita cabut dari sini!" -Gw
Somi & Heejin mengikutiku dari belakang
"Soojin tunggu!" -Jungwon
"Apa lagi?! Gw mau ke toilet,
gw udah kebelet bgt tau?!" -Gw
"Ya mana gw tau" -Jungwon
"Bla bla bla 😝" -Gw
Gw pun pergi ke toilet bersama bestieku
"Ngeselin juga ya tuh cwek"
-Jungwon
"Cantik tapi ngeselin" -Sunoo
"Cih Jinjja" -Sunoo
"Benar sih, tapi nyuri hatinya juga :v" -Jungwon
"Leader kita suka sama Soojin?"
-ENHYPEN (-Jungwon)
"Kenapa? Emang salah ya gw suka sama dia?" -Jungwon
"Engga Jungwon, yg salahnya lu salah milih target bully, eh lu malah jatuh cinta sama Soojin"
-Jay
"Gimana cara dapetin hatinya Soojin?" -Jungwon
"Ntar kita ajarin koq 👍🏻" -ENHYPEN (-Jungwon)
Jungwon pun senyum ke gengnya
'Soojin lihat saja nanti lu bakal jatuh cinta sama gw' -Batin Jungwon
'Gw harap rencana ini berhasil untuk mendapatkan / mencuri hati Soojin' -Batin Jungwon
'Walaupun gw nyesal membullynya, sebenarnya gw suka sama lo Soojin'
-Batin Jungwon
Skip pulangnya
"A-appa E-eomma soojin pulang~" -Gw
"Eoh Soojin, apakah kamu baik² saja?!" -Eomma
"Ti-tidak eomma di-dingin" -Gw
"Dingin? Jangan² putri kita-" -Appa
Brukhhh
Gw pun pingsan & wajah gw pucat
"Nak soojin bangunlah sayang~!"
-Eomma
"Sayang, ayo kita bawa soojin ke rumah sakit!" -Appa
Gw pun dibawa ke rumah sakit
Di rumah sakit
"Dok, suster tolongin putri kami!" -Ortuku
"Apa yg terjadi?" -Suster
"Putri kita pingsan, wajahnya pucat, & dia kedinginan" -Ortuku
"Ok, kami akan membawa putrimu di ruangan 20 lantai 3" -Dokter & suster
"Baik dok & sus" -Ortuku
Dokter & suster membawaku ke ruangan 20
"Hiks² kenapa putriku jadi seperti ini?!" -Eommaku
"Tenang sayang, sepertinya putri kita menyembunyikan rahasia, dibalik keadaannya seperti ini"
-Appaku
"Hmm kau benar sayang, lebih baik kita menunggu putri kita sadar lalu kita menanyakannya" -Eommaku
Tiba² hpku berdering & eommaku mengangkat teleponku.
"Halo?" -Eommaku
"Iya halo tante, ini Heejin"
-Heejin
"Iya kenapa nak Heejin?" -Eommaku
"Boleh saya menemui Soojin?"
-Heejin
"Boleh nak, kenapa?" -Eommaku
"Dimana Soojin?" -Heejin
"Dia sedang di rumah sakit"
-Eommaku
"Apa?! Baik tante, aku segera kesana dengan Somi, oh ya tante ada di rumah sakit mana?" -Heejin
"Di rumah sakit #####" -Eommaku
"Ok tante, kalau begitu heejin udahan dlu ya mau jenguk Soojin bareng Somi" -Heejin
"Iya nak Heejin" -Eommaku
Tut tut
"Hiks sayang gimana nasib putri kita sekarang, aku tidak mau kehilangan putriku satu²nya!"
-Eommaku
"Semoga putri kita baik² saja"
-Appaku
"Amin" -Eommaku
Tak lama kemudian Heejin & Somi datang menjenguk Soojin
"Tante, gimana keadaan Soojin, apakah dia baik² saja?" -Heejin
"Tante tidak tau nak, lebih baik kita berdoa saja buat kesembuhan Soojin" -Eommaku
"Baik tante" -Somi
Mereka pun berdoa kepada Tuhan
"Ya Tuhan, semoga putri kita baik² saja, kami tidak mau kehilangan putri kita satu²nya, kabulkanlah doa kami ya Tuhan, Amin!" -Appaku
"Amin" -Eommaku, Heejin & Somi
Beberapa menit kemudian Dokter & Suster menghampiri Ortuku & bestieku
"Dokter, suster bagaimana keadaan putri kami?" -Ortuku
"Bestie kita baik² saja kan?"
-Bestieku
"Kabar baiknya, Soojin baik² saja, kabar buruknya, Soojin mengalami stress berlebihan, lemah, pusing, demam, Flu, maag kambuh & vertigo" -Dokter & Suster
"Apa?! Tidak mungkin?!" -Ortuku &
Bestieku
"Maaf, kita sudah berusaha semaksimal mungkin & keadaannya semakin memburuk" -Dokter & Suster
"Jangan² Soojin~" -Bestieku
"Dia koma selama 1 minggu, & dia akan sadar setelah komanya" -Dokter & Suster
"Apa koma?!" -Ortuku & Bestieku
"Apakah setelah dia sadar dia amnesia?" -Ortuku & bestieku
"Entahlah, semoga dia kenal kalian tapi, dia akan melupakan org yg telah membuat kondisinya seperti ini" -Dokter & Suster
"Syukurlah, dia mengenali kami"
-Ortuku & Bestieku
"Kalau begitu kami pamit dlu"
-Dokter & Suster
"Iya Dokter & Suster" -Ortuku & Bestieku
Setelah 2 minggu, soojin bangun dari komanya
"Dimana aku? Kenapa aku ada disini?" -Gw
"Soojin!" -Bestieku
"Iya Heejin & Somi" -Gw
"Astaga, kita kangen sama lu tau, gimana keadaan lo?" -Bestieku
"Baik, dimana Ortuku?" -Gw
"Kami ada disini nak" -Ortuku
"Eomma? Appa?" -Gw
"Iya nak, syukurlah kamu sadar & mengenali kita" -Ortuku
Gw pun senyum
"Ngomong² Soojin, apakah kamu mengenali ENHYPEN?" -Bestieku
"Siapa ENHYPEN?" -Gw
"Lah, jadi lu tidak mengenali mereka?" -Bestieku
"Tidak" -Gw
"Lu kenal Yang Jungwon tidak?"
-Bestieku
"Tidak, siapa Yang Jungwon?" -Gw
"Musuh lu & dia pembullymu Soojin"
-Bestieku
"Apa?! Yang Jungwon?" -Ortuku
"Iya tante, dialah yg membuat putrimu seperti ini" -Bestieku
"Sejak kapan dia membully putri kami?" -Ortuku
"Sejak hari 1 masuk ke kampus om, tante" -Bestieku
"Besok kita ingin bertemu dengannya di kampus, kita ingin melaporkan kasus pembullyan ini ke dosen atau kepsek" -Ortuku
"Boleh bgt Om, tante, kami ingin bertemu dengan dosen atau kepsek"
-Bestieku
Skip 2 minggu kemudian gw diperbolehkan pulang, karena gw sudah sembuh.
Di Kampus
"Halo bestie, kita bertemu lagi"
-Gw
"Halo juga soojin, ciee udah sembuh" -Bestieku
"Apaan sih kalian, ga jelas bgt tau?!" -Gw
"Galak bgt dah" -Bestieku
"Bodoamat wlee 😝" -Gw
'Sabar² untung bestie' -Batin bestieku
"Tes, tes, Somi, Heejin, Soojin & ENHYPEN, kalian ke ruang kepsek sekarang! Terima kasih!" -Dosen
Mereka pun ke ruang kepsek
Di ruang kepsek
"Permisi bu, ada apa memanggil kami?" -Gw, Bestieku & ENHYPEN
"Saya dengar Soojin dibully dengan kalian apakah itu benar?" -Kepsek
"Iya bu, itu benar Soojin dibully oleh mereka!" -Bestieku
"Saya lihat kalian membully soojin bukan?" -Kepsek
"Iya bu, kami membully Soojin"
-ENHYPEN
"Saya tau kalian membully Soojin, biasanya kalian membully Soojin tidak separah seperti ini, hingga Soojin ke rumah sakit, dia koma selama 1 minggu & dia pulang setelah 2 minggu di rumah sakit, & ulah siapa yg membuat keadaan soojin seperti ini? Hah?! Jawab!"
-Kepsek
"Saya bu, saya yg melakukannya!"
-Jungwon
"Oh jadi kamu yg membully putri kami" -Ortuku
"Om SeokJin, Tante Jisoo~" -Jungwon
Eommaku menjewer telingga Jungwon
"Aww, sakit tante" -Jungwon
"Siapa suruh kamu membully putriku!" -Eommaku
"Tampan tapi koq hatinya busuk ya, opps" -Appaku
Semua org yg ada disana pun tertawa
Termasuk gw, tapi gw tertawa psikopat
"Gimana Jungwon? Emang enak dijewer sama eommaku? Hmm?" -Gw
Kataku sambil mataku berubah menjadi warna merah darah
Semua org diam membeku melihat mataku yg berubah menjadi warna merah darah
"Siapa Soojin sebenarnya?"
-Bestieku
"Dia psikopat yg haus dengan darah"
-Ortuku
"Ngeri juga ya bestie kalian"
-ENHYPEN
"Iya, makanya jgn main² dengan bestie kami" -Bestieku
"Karena kalian telah membangunkan singa dari tidur panjangnya, jadi kalian tau akibatnya" -Gw
"Soojin gw tau gw salah, pls maafin gw, gw mohon" -Jungwon
Jungwon bersujud dihadapanku
"Hmm? Lu pikir maafin gw itu cukup? Ck, lebih baik lu jadi babu / peliharaan gw aja" -Gw
"Ga gw ga mau" -Jungwon
"Cari mati?" -Gw
Gw pun mengeluarkan api ditanganku
"Jangan Soojin!" -Jungwon
"Soojin tenangkan dirimu nak"
-Ortuku
"Hufft, baik gw maafin lu, tapi awas aja lu, ulangin itu lagi, gw ga akan memaafkan lu, camkan itu!"
-Gw
"Hmm iya², gw janji tidak akan mengulanginya" -Jungwon
"Ok deal?" -Gw
"Deal, damai?" -Jungwon
"Damai" -Gw
Mereka pun damai & berteman baik.
Suatu hari nanti..jam istirahat ke 2, gw nemu sebuah kertas yg ditulis
'Temui gw di rooftop sekolah'
-Secret admirer
"Siapa yg tulis surat ini buat gw?"
-Gw
Gw pun ke rooftop & menemui org yg menyuruhku kesini
Di Rooftop
Gw pun masuk, tiba² ada suara yg mengagetkanku
"Akhirnya lu datang soojin"
-Jungwon
"Jungwon jangan bilang lu yg bikin surat ini kan buat gw?" -Gw
"Iya Soojin, gw yg menuliskan surat itu buat lo" -Jungwon
"Hah? Ngapain?" -Gw
"Soojin, sebenarnya gw suka sama lo" -Jungwon
"Sejak kapan?" -Gw
"Lu tidak ingat? Gw kan pernah bully lo di kampus, & 3 minggu yg lalu gw benar² jatuh cinta sama lo setelah gw membully lo sampai sakit & lu dirawat dirumah sakit selama 3 minggu" -Jungwon
"Jadi selama ini lo bully gw karena ingin mencari perhatian gw & diam² suka sama gw?" -Gw
"Iya Soojin, jadi, maukah lu menjadi pacar gw? Gw janji gw bakal jaga lo sampai kita mati" -Jungwon
"Jungwon g-gw~" -Gw
"Terima²!" -Bestieku & ENHYPEN (-Jungwon)
"Gw mau jadi pacar lu" -Gw
Jungwon pun memeluk gw & cium bibir gw
Cuuuuuuuuupppppppppppp
"Cieee, Yg awalnya musuh jadi pacar :v" -Bestieku & ENHYPEN (-Jungwon)
"Sejak kapan kalian disini?!" -Gw & Jungwon
"Daritadi" -Bestieku & ENHYPEN (-Jungwon)
"Sudahku duga" -Gw & Jungwon
"Jangan lupa Pajak Jadian ya"
-Bestieku & ENHYPEN (-Jungwon)
"Iya²" -Gw & Jungwon
"Wah, ternyata bestieku sudah besar ya" -Bestieku
"Wkwkw, kalian bisa aja deh :v" -Gw
"Ga nyangka Leader kita sudah besar" -ENHYPEN (-Jungwon)
"Bnr² ya ☺️💔" -Jungwon
"Maaf Jungwon / hyung!" -ENHYPEN (-Jungwon)
"Sini ga kalian!" -Jungwon
"Kabur!" -ENHYPEN (-Jungwon)
Gw & bestieku hanya bisa tertawa ngakak
"Mereka udah kek Tom&Jerry aja :v" -Gw
"Iya, ada² aja kelakuannya"
-Bestieku
Tamat!
The End!