Suasana di kafe itu terasa hangat dan nyaman, aroma kopi yang harum menghiasi ruangan. Di sudut ruangan, terdapat sepasang kekasih yang sedang duduk berdekatan sambil menikmati minuman mereka. Nama mereka adalah Rama dan Sheila, mereka telah menjalin hubungan selama 2 tahun dan kini mereka sedang merayakan ulang tahun pacarannya yang ke-2.
"Tunggu sebentar ya, aku mau ambil kado untukmu," ucap Rama sambil beranjak dari kursinya.
Sheila mengangguk senang, "Oke, aku tunggu di sini ya."
Rama berjalan menuju pintu keluar kafe dan masuk ke mobilnya. Ia mengambil kotak kecil yang telah ia bungkus rapi sebelumnya. Di dalam kotak itu terdapat cincin berlian yang sudah ia persiapkan sejak lama. Rama berharap hari ini adalah hari yang tepat untuk memberikan cincin itu pada Sheila.
Sambil tersenyum bahagia, Rama kembali ke meja tempat Sheila menunggu. Ia menyodorkan kotak kecil itu pada Sheila yang sedang tersenyum bahagia melihatnya.
"Apa ini?" tanya Sheila sambil meraba kotak kecil itu.
"Buka saja," ucap Rama dengan senyum yang mengembang di wajahnya.
Sheila membuka kotak itu dan melihat cincin berlian yang ada di dalamnya. Ia terkejut dan bahagia.
"Rama, ini.. ini benar-benar indah. Terima kasih!" ucap Sheila sambil menghampiri Rama dan memberikan ciuman di bibirnya.
"Kamu tahu, aku ingin memberikan ini padamu sejak lama. Aku berharap kita bisa bersama selamanya," ucap Rama sambil memeluk Sheila dengan erat.
"Iya, aku juga berharap begitu," ucap Sheila sambil membalas pelukan Rama.
Mereka melanjutkan minuman mereka dan bercakap-cakap tentang masa lalu mereka, tentang bagaimana mereka bertemu dan bagaimana mereka jatuh cinta satu sama lain. Suasana di kafe itu semakin romantis dengan musik yang sedang diputar di latar belakang.
"Sudah 2 tahun kita bersama, Rama. Aku berharap kita akan selalu bersama sampai akhir hayat kita," ucap Sheila.
"Aku juga berharap begitu, Sheila. Kamu adalah segalanya bagiku," ucap Rama sambil menggenggam tangan Sheila.
Mereka tersenyum satu sama lain, menikmati momen bahagia mereka bersama.
"Tapi, Rama. Aku punya satu permintaan," ucap Sheila.
"Apa itu?" tanya Rama penasaran.
"Aku ingin kita menikah, Rama. Aku ingin resmi menjadi istrimu," ucap Sheila dengan mata yang berkaca-kaca.
Rama tersentak mendengar permintaan Sheila. Ia memandang Sheila dengan tatapan penuh cinta dan tulus.
"Tentu, SheilaKamu membuatku sangat bahagia. Tentu saja aku mau menikahi kamu. Aku ingin mempersembahkan hidupku untukmu," ucap Rama sambil mengambil tangan Sheila dan menciumnya lembut.
Sheila tersenyum bahagia dan memeluk Rama erat. Suasana di kafe itu semakin romantis dan penuh cinta.
Beberapa bulan kemudian, Rama dan Sheila mengadakan pesta pernikahan mereka yang indah di sebuah gedung megah di kota. Semua keluarga dan teman-teman mereka hadir untuk merayakan hari spesial mereka.
"Saudara-saudara, hari ini adalah hari yang sangat spesial bagi kami. Kami bersyukur bisa bertemu dan jatuh cinta satu sama lain. Kami ingin berjanji untuk selalu bersama dalam suka dan duka, dalam kesempatan dan tantangan, dalam kebahagiaan dan kesedihan. Kami ingin membangun rumah tangga yang bahagia dan penuh cinta," ucap Rama dengan suara yang tegas dan jelas.
Sheila tersenyum bahagia dan mengambil tangan Rama. Ia memandang Rama dengan mata yang penuh cinta dan tulus.
"Ya, saya setuju dengan Rama. Saya berjanji untuk selalu setia dan mencintainya selamanya. Kami akan bersama dalam segala situasi dan kondisi, hingga akhir hayat kami," ucap Sheila dengan suara yang jelas dan tegas.
Semua orang di ruangan itu memberikan tepuk tangan dan ucapan selamat untuk pasangan yang baru saja menikah. Suasana di ruangan itu penuh cinta dan kebahagiaan.
Setelah pesta pernikahan selesai, Rama dan Sheila pergi ke sebuah villa yang indah untuk bulan madu mereka. Mereka menikmati liburan mereka dengan bersantai di pantai, menikmati makanan lezat, dan menikmati kebersamaan mereka.
"Aku tidak pernah merasa sebahagia ini sebelumnya, Rama. Terima kasih sudah membuatku merasa spesial dan dicintai," ucap Sheila sambil memeluk Rama erat.
"Kamu selalu menjadi prioritas utama dalam hidup saya, Sheila. Saya tidak pernah merasa sebahagia ini sebelumnya juga. Terima kasih sudah menjadi bagian dari hidup saya," ucap Rama sambil mencium kening Sheila.
Mereka berbaring di pantai, menikmati sunset yang indah di depan mereka. Mereka merasa sangat bersyukur dan bahagia atas keberadaan satu sama lain.
"Dariku untukmu, Sheila. Aku akan selalu mencintaimu dengan sepenuh hati," ucap Rama sambil menggenggam tangan Sheila.
"Dan dariku untukmu, Rama. Aku akan selalu mencintaimu selamanya," ucap Sheila sambil memandang Rama dengan mata yang penuh cinta.
Suasana di pantai itu semakin romantis dan penuh cinta. Mereka berdua merasa sangat bahagia dan bersyukur atas keberadaan satu sama lain. Mereka merasa seperti dunia ini milik mereka dan mereka siap untuk menjalani kehidupan bersama dengan penuh kebahagiaan dan cinta.
Setelah bulan madu selesai, Rama dan Sheila kembali ke kehidupan mereka yang normal. Mereka kembali bekerja dan menikmati kebersamaan mereka di rumah. Namun, mereka tetap berusaha untuk selalu memberikan perhatian dan cinta satu sama lain.
Setiap tahun, pada hari pernikahan mereka, mereka selalu merayakan hari itu dengan penuh cinta dan kebahagiaan. Mereka selalu mempersembahkan kejutan dan hadiah untuk satu sama lain, dan selalu merayakan dengan makan malam romantis di restoran favorit mereka.
"Terima kasih sudah membuat hidup ku menjadi begitu indah, Rama. Aku sangat bersyukur bisa bersama denganmu selama ini," ucap Sheila sambil memandang Rama dengan mata yang penuh cinta.
"Dan terima kasih juga untukmu, Sheila. Kamu adalah kebahagiaan dalam hidup saya dan aku sangat bersyukur bisa memilikimu sebagai istriku," ucap Rama sambil mencium lembut tangan Sheila.
Suasana di restoran itu sangat romantis dan penuh cinta. Mereka merasa sangat bahagia dan bersyukur atas keberadaan satu sama lain.
Setelah makan malam, Rama dan Sheila berjalan-jalan di taman yang indah di dekat restoran itu. Mereka duduk di bawah pohon besar dan menikmati kebersamaan mereka.
"Kamu tahu, Sheila, aku selalu bermimpi untuk memiliki keluarga yang bahagia dan penuh cinta. Dan kamu sudah membuat mimpiku menjadi kenyataan," ucap Rama sambil memeluk Sheila erat.
"Dan kamu juga telah membuat mimpiku menjadi kenyataan, Rama. Kamu adalah kebahagiaan dalam hidup saya," ucap Sheila sambil memandang Rama dengan mata yang penuh cinta.
Suasana di taman itu semakin romantis dan penuh cinta. Mereka merasa sangat bersyukur dan bahagia atas keberadaan satu sama lain. Mereka tahu bahwa cinta mereka akan selalu terus berlanjut dan kebahagiaan mereka akan selalu terus bersinar.
Dari kisah cinta mereka, mereka belajar bahwa cinta yang tulus dan setia selalu ada dan bisa menaklukkan segala rintangan dan tantangan dalam hidup. Cinta yang tulus dan setia juga dapat membuat hidup lebih indah dan bahagia. Mereka selalu bersyukur atas keberadaan satu sama lain dan berjanji untuk selalu saling mencintai dan merawat satu sama lain selamanya.
Terimakasih, selamat membaca🙏