Permen-Permen Ibu Lolita
Hanz : "Ayuna ayo cepat"
Panggil Hanz setengah berteriak dari luar.
Ayuna cepat-cepat memakai sepatu, lalu berlari keluar
Ayuna : " hey tunggu aku"
Tanukyo : "lama sekali kau ini"
Hanz : "kita akan kemana hari ini"
Rahayo : "dimana barang-barang kalian? Kita akan pindah ke kota hari ini"
Hanz and Ayuna : "APAAA?!!"
Leizu : "haah padahal aku sudah mengingatkan mereka tadi malam"
Kazuo : "cepatlah kemasi semua barang kalian ke dalam mobil"
Tanukyo : "Ayuna dan Hanz ku beri kalian waktu mengambil barang 10 menit, jika kalian tidak datang dalam 10 menit maka akan kami tinggal"
Ayuna and Hanz : "baiklah"
Setelah 10 menit Ayuna dan Hanz pun kembali,
Leizu : "ayo cepat masuk kedalam mobil"
Akhirnya mereka semua pun pergi ke kota yang namanya adalah kota Aigawa
Kazuo : "ngomong-ngomong dimana tempat tinggal kita yang baru"
Tanukyo : "kita akan tinggal di apartemen, kalo tidak salah nama apartemen itu Apartemen Konochi, orang bilang apartemen itu banyak mahkluk jahat"
Hanz : "lalu mengapa kita tinggal di situ??"
Aichi : "sebenarnya tujuan kita adalah mengusir mahkluk di sana"
Ayuna : "jadi hanya itu, membosankan"
Rahayo : "Tanukyo, Leizu, Ayuna, dan Aku akan tinggal di apartemen no 009 sedangkan Kazuo, Hanz, dan Aichi tinggal di apartemen 008"
Hanz : "kenapa tidak satu apartemen saja"
/plakk
Leizu memukul Hanz dengan bantal
Leizu : "maksud mu apa ha??!! Tinggal satu apartemen?? Apartemen itu sangat sempit dan hanya ada dua kamar"
Hanz : "aduh kepala ku sakit sekali"
Tanukyo : "sudahlah kalian ini"
Akhirnya mereka pun sampai di kota, saat memasuki apartemen Ayuna dan Hanz melihat seorang wanita tua menjual permen.
Ayuna : "hey lihatlah ada yang menjual permen aku sangat ingin membelinya"
Hanz : "wah kau benar Ayuna mari kita ke sana Hanz"
Hanz : "tentu saja"
Tanukyo : "berhenti Kazuo"
Kazuo pun menginjak rem dan berhenti
Tanukyo : "kalian berdua jika ingin membeli permen itu beli lah, susul saja kami nanti di apartemen"
Ayuna : "wahh terimakasih Tanukyo"
Hanz : "ayo Ayuna"
Ayuna : "hemm"
Mereka berdua segera turun dari mobil dan menghampiri tukang permen tersebut.
Ayuna : "halo bu, aku ingin membeli permennya lima buah ya bu"
Hanz : " aku ingin empat buah bu"
Ibu Lolita : "haa, kalian ini siapa aku tidak pernah melihat kalian di sini"
Hanz : "kami adalah sekelompok pemb....."
Ayuna menutup mulut Hanz.
Ayuna : "kami pindah ke sini bu"
Ibu Lolita : "sudah lama sekali sejak aku penjualan di sini, baiklah ini permen kalian"
Ayuna : "berapa harganya bu? "
Ibu Lolita : "10 yen saja"
Ayuna pun memberikan uang tersebut
Ayuna : "terimakasih bu, aku akan membeli lagi besok"
Mereka pun berjalan menuju apartemen mereka.
Hanz : "kenapa kau tadi menutup mulutku"
Ayuna : "jika kita memberi tau, kita adalah sekelompok pemburu tentu ia memberi tau semua orang, haah kau ini"
Hanz : "ya maaf"
Mereka pun sampai di depan pintu apartemen masing-masing.
Ayuna : "sampai jumpa nanti Hanz"
Hanz : "daah Ayuna"
Ayuna : "haha"
Mereka pun tinggal di apartemen tersebut, namun itu tidak selamanya baik-baik saja, di suatu hari mereka bertujuh bermain petak umpet, dan yang menjadi penjaga adalah Tanukyo.
Tanukyo : "baiklah aku akan mencari kalian"
Saat itu Ayuna bersembunyi di lantai atas apartemen atas tapi saat itu juga Ayuna melihat mahkluk dengan mata yang tertutup mahkluk itu mendekati dan mengejutkan Ayuna, sontak saja Ayuna berteriak
Ayuna : "AAAAAA-!!"
Teriakan Ayuna di dengar oleh teman-temannya mereka langsung menghampiri Ayuna.
Rahayo : "kau kenapa?"
Leizu : "apa terjadi sesuatu?"
Tapi yang Ayuna lihat di belakang Tanukyo ada mahkluk tersebut, namun itu tidak bisa di lihat siapapun kecuali Ayuna
Ayuna : "mahkluk itu ada di belakang TANUKYO-!!"
Tanukyo : "mahkluk? Dibelakang ku? Apa maksud mu?"
Tiba-tiba saja ada seorang pria datang menghampiri mereka
Jonn : "pergi ke gudang yang berada di bawah apartemen dan kau akan melihat banyak rak buku, cari buku dengan tulisan 595 kau akan mengerti"
Tanukyo : "siapa kau"
Jonn : "aku Jonn"
Pria itu langsung pergi begitu saja
Leizu : "apakah kita harus ke gudang?"
Tanukyo : "bagaimana kita ke sana sekarang saja"
Semuanya setuju, mereka segera pergi ke gudang yang ada di bawah apartemen.
Setelah sampai disana benar saja mereka melihat tumpukan rak buku.
Tanukyo : "tadi pria itu bilang cari buku dengan tulisan 595?"
Leizu : "itu benar sebaiknya kita berpencar"
Mereka semua berpencar dan akhirnya Hanz menemukan buku tersebut
Hanz : "aku menemukan nya"
Tanukyo : "coba aku lihat mari kita cari tau tentang ini"
Leizu : "baiklah"
Tanukyo : "di buku ini tertulis _di apartemen no 595 dulunya ada seseorang anak dengan ibunya tinggal di situ, anaknya bernama Lenia sedangkan ibunya bernama Lolita,bertahun-tahun lalu Lenia sedang bermain petak umpet dengan teman-temannya namun tidak sengaja ia jatuh dari atap apartemen di gedung ini maka sejak itu siapapun yang bermain petak umpet Lenia akan datang dan ikut bermain siapapun yang tertangkap oleh Lenia mereka tidak akan bisa melihat dunia luar lagi, Orang-orang menyebutkan mahkluk itu dengan nama Mahkluk Petak Umpet, jika kau ingin membebaskan nya kau harus membuka penutup matanya_"
Leizu : "apa maksudnya ini? Kita harus membebaskan mahkluk itu?
Kazuo : " apa kita harus bermain dengan mahkluk itu"
Tanukyo :"aku punya cara kita alihkan pandang mahkluk itu, lalu salah satu dari kita melepas penutup matanya"
Hanz : "biar aku saja yang melepas penutup matanya"
Akhirnya mereka setuju di malam harinya mereka pergi ke atap apartemen Tanukyo pun mengucapkan mantranya
Tanukyo : "Wahai Mahkluk Petak Umpet Aku Mengundang Mu Untuk Bermain Mari Cari Kami Masing-Masing Dari Kami Ada Enam Orang"
Tanukyo sengaja tidak mengucapkan tujuh orang agar mahkluk itu tidak mencari Hanz. Tiba-tiba angin
kencang datang dan terdengar bisikan "Ku beri waktu kalian bersembunyi 10 detik siap tidak siap aku akan menangkap kalian semua ahahahaha"
Tak tinggi diam mereka segera bersembunyi di tempat yang telah di rencana kan. "Waktu kalian habis sekarang aku akan mencari kalian berenam ahahaha" pada saat itu juga mahkluk itu menampakkan dirinya Tanukyo dan Leizu segera keluar dari tempat persembunyian mereka ingin mengalihkan pandangan mahkluk tersebut
Leizu : "hey mahkluk payah kalo bisa kejar kami"
Tanukyo : "sekarang Leizu"
Leizu : "satu"
Tanukyo :"dua"
Leizu :"tiga"
Tanukyo :"LARIII-!!"
Mereka berlari dan mahkluk itu mengejar, mereka berdua pun berpencar membuat mahkluk itu kebingungan saat itu juga Hanz melompat dan menarik penutup mata seketika mahkluk itu hilang seketika
Tanukyo, Leizu and Hanz : "YEAYYYY KITA BERTIGA BERHASIL"
setelah itu mereka semua kembali ke apartemen masing-masing. Keesokan harinya Ayuna dan Hanz kembali mengunjungi ibu Lolita
Ayuna :"loh bu mau kemana? Kenapa barangnya di angkat semua? "
Ibu Lolita : "ibu ingin pergi dari sini sebaiknya ibu berhenti berjualan permen saja"
Hanz : "jangan bu kami akan membantu ibu setiap hari agar ibu bisa berjualan permen terus"
Ayuna : "itu benar bu kami akan suka rela dengan membantu ibu"
Ibu Lolita : "tapi banyak permen-permen yang jauh lebih enak dari permen yang ibu buat"
Hanz and Ayuna : "itu tidak benar menurut kami permen yang paling itu adalah Permen-Permen Ibu Lolita"