Ingin dicintai, tapi tak tau bagaimana cara mencintai.
Punya hati namun seakan tak berperasaan saat ada kata cinta.
Adakah orang seperti diriku? Mungkin, hanya aku saja yang seperti itu.
Jangan memintaku untuk mencoba, karena aku tak ingin ada yang tersakiti oleh diriku yang tak bisa mencintai ini, mungkin jika saatnya tiba, aku benar benar bisa jatuh cinta.
"Woy, jangan melamun terus donk!" Seru Ayu yang asik bermain didasar pantai dan menyiramiku dengan air.
"Hey, hentikan! Aku akan basah jika kalian terus menyiramiku." Ucap ku pada ketiga sahabatku itu.
"ayolah, kita kesini untuk bersenang senang!" Ucap Lia dan mereka menarik aku hingga aku jatuh dan membasahi tubuhku.
"Kalian ini ya," ucap ku dan menyipratkan air ke arah mereka dan terjadilah, perang air.
Salah satu bagian dari kebahagianku, memiliki mereka di sisiku, menemaniku menjaga ku mereka selalu menyemangati ku, untuk selalu bersabar.
Namun dibalik kebahagian itu, malah terdapat sebuah bencana yang membuat diriku berubah drastis.
Sebuah ombak menghampiri kami, awalnya hanya ombak bisa, namun lama kelamaan mulai naik dan berjalan begitu cepat,hingga kami tak dapat mengindarinya,ombak itu menghempaskan kami hingga terbawa arus dan tak tentu arah.
Arus air yang begitu deras, membuat tubuhku hanyut dibawa arus, hingga aku terdampar tak sadarkan diri di sebuah desa terpencil.