1916,musim dingin, kubu uni Soviet
"Awas gas beracun!! " Tampak seorang tentara berteriak memperingatkan di atas menara pengintai
"Tch, nazi sialan itu!! " Aku yang sedang menikmati jatah makanan ku langsung terganggu mendengar suara peringatan tersebut, tap wus aku keluar dari camp dan melesat terbang menuju arah gas tersebut, saat jarak gas itu dengan diriku tinggal 1 meter, aku mulai membuat run sihir "razor storm! " Aku membuat sebuah tornado coklat dari sihir angin yang di gabungkan dengan sihir tanah
Wus shas shas seketika kabut berbalik arah ke Tentara Nazi yang mengeluarkan gas tersebut, mereka tidak terkena dampak apa apa tapi itu belum, "flame burst! " Aku kembali membuat run sihir yang ku arahkan persis ke dalam gas yang berisi tentara nasional tersebut, saat aoi dan gas berbenturan itu akan membentuk sebuah ledakan dasyat yang otomatis membunuh tentara tersebut "selesai, saatnya lanjutan makan" Wus setelah puas membunuh tentara tersebut aku terbang kembali ke camp
Tap "brutal seperti biasa ya, zack" Setelah aku mendarat aku langsung di hampir oleh seseorang yang ku harap dia menghilang dari dunia ini "heh psikopat, berkaca dikit apakah bisa, kau baru saja 'bermain dengan mayat, menyebut aku brutal yang hanya melancarkan 2 sihir biasa"
"Enak punya Sihir, menyebut orang lain psikopat, hei itu kan sudah biasa dalam perang"
"Ah dahlah malas aku debat dengan mu, aku ingin santai menikmati hidup tanpa di ganggu oleh orang seperti dirimu" Tap tap tap
"Tapi aku hanya berbicara dengan m__" Tap..
Wus bum "sekali lagi kau mendekat ku bakar" Aku menembakkan fire ball kecil di depan kakinya
"Cih dasar kakek tua, kau selalu pemarah, gak seru, lebih baik aku menggoda perawat luna" Tap tap setelah ku ancam dia pergi begitu saja dengan umpatan kesal masih meluncur di mulutnya
"Hah menyebalkan, baiklah mari lanjut makan, sebelum ronde selanjutnya di mulai" Tap tap zack kembali ke tempat camp nya dan melanjutkan makannya
10 menit berlalu, zack sudah selesai mekan ia sedang bersantai sambil menghisap cerutu miliknya
"Fuh~, merokok setelah makan memang yang terbaik"
Tett tett tett (anggap aja suara terompet) "sudah dimulai ya" Tap tap zack berlari kecil menuju asal suara tersebut sambil mengenakan seragam militer miliknya tanpa senjata
Di sebuah lapangan terbuka yang dipenuhi oleh prajurit Soviet pe
leton bagian timur "aku tidak lama disini, hanya mengucapkan satu kata saja, habisi nazi itu!!!! "
"Uooooo!!!! " Semangat dana amarah para prajurit tersulut oleh kata kata komandan pleton tersebut, terkecuali oleh 1 orang di bagian ujung belakang barisan, dia tidak bersorak seperti yang lain tapi hanya membuat tersenyum 'biasa'
Drap drap 50 prajurit soviet muali bergerak ke arah barat dengan perlengkapan lengkap dan semangat membara "hei zack kenapa kau dari tadibdiam saja, dan kemana senapan milikmu? " 'Pria psikopat' menghampiri zack yang sedng berjalan di belakang sebuah tank schneider ch1 yang sudh di modifikasi
"Oh grande, ada kok ini" Sing zack membuka sebuah lubang dari ruang hampa dan mengeluarkan sebuah katana biasa berukuran 100cm lengkap dengan sarungnya "ini hadiah dari teman ku saat di kehidupan ku sebelumnya, meskipun ini hanya di gunakan untuk menusuk tapi tidak dengan ku, ini adalah pedang sekaligus senjata paling mematikan"
"Benarkah, aku tidak percaya"
Tentara itu meremehkan katana milik zeck yang berhasil menyulut kekesalan zack
"Jika kau tidak percaya, mari kita bertaruh, siapa yang paling banyak membunuh di pertempuran nanti, yang kalah harus memberikan jatah makanannya selama seminggu kepada pemenang, kau setuju"
"Cih siapa takut, aku yang akan menang di pertaruhan ini"
Tap tap tap "semangat sekali, siap siap kalah, p~e~c~u~n~d~a~n~g"
Zack melangkah lebih cepat agar bisa sampai di barisan paling depan
5 menit berlalu tanpa hambatan, dan itu sangat mencurigakan apalagi di sekitar wilayah tersebut sangat sunyi "ini mencurigakan, kenapa tidak ada satupun tanda kehidupan"
Sang komandan yang membawa pleton tersebut bergumam curiga, pleton mereka cukup besar sampai bisa membawa 3 tank dari pangkalan, dan 70 orang tentara, 3 senjata berat seperti artileri anti tank.
Mereka terus berjalan beberapa meter, aroma bubuk mesiu yang bercampur dengan asap beracun segera menyergap hidung mereka, "semuanya pakai masker kalian!"
Srek srek semua tentara memakai masker kecuali Zack 'ini hanya masalah ringan, skill milikku bisa menahan ini, bagiku asap ini bagai oksigen'
Wus bum sebuah peluru tank nyasar ke kelompok tentara tersebut "awas! " Semua tentara segera menghindar, meskipun ada beberapa yang terlambat, barisan kacau balau akibat peluru tersebut, semua barang masih bagus kecuali aparatur tentara, "arghhh, ini sakit, medis dimana medis! , arghh" Seorang tentara berteriak kesakitan memegangi setengah tubuhnya yang hancur, Zack yang ada di dekatnya segera menghampiri dan membuat run heal, "super heal! " Cahaya terang segera menyelimuti tentara tersebut. perlahan lahan anggota tubuh yang hilang segera tumbuh seperti semula, tidak sampai 10 detik, prajurit itu pulih seperti semula, "ayo bersiap, tidak ada kata berhenti, jangan bingung, muah di depan segera masuk hutan" Tentara yang sedang kebingungan tersebut segera sadar dan berlari ke hutan yang tidak jauh dari situ, diikuti oleh tentara yang lainnya.
"Hah aku harus memakai itu jika ingin pulang dalam kead6utuh, meskipun tubuh ini abadi, taoh tidak dengan mereka, Baiklah, summon Angel" Lingkaran sihir langsung terbentuk di depan zack, rumah tersebut berbeda dari yang lain, cahaya terang muncul dan menembus langit, seperti ada seorang dewa yang akan turun, wus bum "hamba siapa melayani tuan!" Seorang manusia bersayap 4 berlutut di hadapan zack dan bersumpah "baiklah tugas pertama mu sembuhkan mereka, Dan beri buff tubuh abadi"
"Baik! " Malaikat itu merentang kan tangannya, seketika cahaya menyilaukan muali membungkus para tentara yang sekarat tersebut, seperti tadi, mereka mulai sembuh seperti semula dan di beri buff keabadian ".
" Malaikat rank???, memang hebat meskipun bukan tandingan ku. Tatap, baiklah saatnya bersenang-senang "....
Mau lanjut, nantikan the war megic 1916 bagian 2