namaku liana kelas 2 smp , keluargaku cukup harmonis, tapi tidak padaku, ibuku selalu membandingkan aku dengan adikku atau dengan tetangga ku ibuku bahkan selalu bilang aku ini orang paling gobl*k di dunia sampai - sampai setiap hari aku selalu di panggil gobl*k atau namaku di depan adikku adikku juga jadi mengatakan hal yang sama saat memanggil ku. saat adikku sudah besar aku terlibat persaingan dengannya ( persaingan tidak sehat ) persaingan yang menunjukkan siapa yang paling di sayang, saat aku habis di marahi adikku selalu berkata " habis di marahi ya mbak gobl*k ?" " oh iya kan mbak yang gobl*k ini kan gak diinginkan oleh mama ya ? aku yang selalu di manja karna mama sangat menyayanginya daripada mbak gobl*k ini " katanya. Saat dia selalu begitu aku hanya menjawab " yah kau benar " sambil tersenyum, tetapi tetap saja, saat aku di kamar aku juga akan menangis semua ku curahkan di kamar, tak terhitung berapa banyak buku diary yang aku pakai karna kalau aku ingin bercerita kepada siapa? ^^ . teman ? temanku tidak mengerti aku, sahabat ? apa itu sahabat ? sahabat itu kan cuma mitos , bff ? itu hanya mitos :) . Aku di sekolah hanya mengobrol, di rumah hanya mengerjakan tugas rumah dan di marahi, kalau ayahku pulang baru mama pura - pura baik karna aku anak kesayangan ayah, aku shalat, aku mengaji, sisanya hanya makan, menjalani hobi, tidur, tapi aku sering begadang, lalu main hp, dan itulah hidupku . kalau hanya untuk melakukan ini, lalu . . . . . untuk apa aku di dunia yang tidak adil ini.
lalu untuk apa aku hidup :)
*note buat kawanku semua yang saat ini baca cerpenku ini bukan palgiat karna ini adalah bentuk singkat dari chat storyku yang judulnya ( lalu untuk apa aku hidup :) 🙃 ) karya ini juga di ambil dari kisah nyata ( tapi agak aku rekayasa ) dah segitu aja byeee