Hari ini aku pulang tengah malam.Seperti biasa aku lewat jalan pintas yang gelap dan ada banyak pohon pohon besar di sekitar jalan ini,memang agak seram sih tapi ini jalan yang tercepat untuk sampai ke kos kosanku soalnya setiap pulang tengah malam rasanya meletihkan dan sangat mengantuk.
Malam ini rasanya berbeda tidak seperti malam yang kemarin-kemarin.Atmosfernya terasa tebal dan berat entah karna rasa lelah atau mengantuk ini,tapi sepertinya ada yang aneh malam ini,entah itu perasaanku saja atau memang aku yg terlalu kecapean.
Akupun ngebut.Ditengah perjalanan tiba tiba seekor burung gagak muncul dan menabrak helmku dengan keras.sontak saya sangat terkejut Sembari menutup mata.Pada saat membuka mata, aku sangat kaget tiba tiba saja aku berada di tengah tengah makam yang sangat luas dan menakutkan.
"ada apa ini kenapa aku bisa berada disini !,semoga keadaan ini tidak seperti yang ada di film film"
Aku terkejut tiba tiba berada di makam yang seharusnya tadi adalah jalanan.Tak sampai disitu motor yang tadinya baik baik saja sekarang tidak bisa menyala berkali kali aku mencoba starter motor dan sampai sekarang masih tidak bisa menyala,akupun mencoba menghubungi teman kos kosan ku dan sialnya tidak ada sinyal.
"keadaanya makin mirip film aja!"
Akupun turun dari motor dan berkeliling mencari pertolongan,setelah beberapa menit berlalu aku belum menemukan siapapun di pemakaman ini.Akupun hendak kembali ke motorku.Pada saat aku berjalan aku melihat seorang kakek yang berdiri di samping kuburan yang batu nisan nya patah,sambil menunjuk ke arah depanya,tapi anehnya kakek itu sama sekali tidak bergerak.
Akupun datang untuk menghampirinya,setelah beberapa meter dari tempat kakek itu berada aku mencium bau yang sangat busuk seakan ada banyak bangkai tikus di hadapanku.Saat tepat berada dibelakangnya baunya semakin tajam,aku menepuk pundaknya.
"kek bisa minta tolong gak?"
berkali kali saya memanggilnya, kakek itu tidak membalikkan pandanganya.Aku pindah ke hadapanya langsung,dan pada saat berada dihadapanya aku terkejut melihat wajah nya yang begitu menyeramkan seakan sudah tercabik cabik oleh binatang buas,mata nya yang setiap detik keluar darah,mulutnya yang dipenuhi ulat dan bajunya yg sudah tidak putih lagi karna tanah yang menempel
seketika aku berteriak ketakutan,"uwaaaaaa".
Aku langsung berlari menuju pohon besar dan bersembunyi dibaliknya.Sekujur badanku dipenuhi keringat dingin,jantungku berdebar dan tanganku bergetar.Aku menoleh kebelakang untuk memastikan kakek itu tidak mengikutiku.
"huuuft....apa apaan itu tadi, kukira kakek itu penjaga makam disini"
"ada apa dengan hari hari biasaku huuuft"
"sekarang bagaimana caranya kembali coba,motor ngak bisa di nyalain,sinyal juga gak ada,terus tadi mau minta tolong sama hantu duhhh".
Aku balik sekali lagi untuk memastikan gak ada yang ngikutin aku.Pada saat balik aku melihat kakek itu masih tetap berdiri di samping kuburan itu.Aku melihat ada beberapa kuburan yang tanahnya bergerak seakan ada yang ingin keluar dari dalam kuburan itu.
Aku terus mengamati kuburan-kuburan itu,lalu kemudian muncul tangan yang perlahan lahan ingin keluar dari dalam kuburan-kuburan itu.
Beberapa saat kemudian mayat-mayat dari kuburan itu mulai keluar satu per satu
"haa?!"
"apakah itu zombie!?"
melihat zombie zombie itu keluar dari kuburan aku jadi makin panik dan aku sudah pasrah dengan keadaan ini,saat lagi pasrah pasrah nya muncul sosok yang menyerupai bola putih yang melayang melayang dihadapan ku.
"makhluk apa lagi kau ini,apa yang kau inginkan dariku?!"
makhluk itu menjawab,"aku adalah roh,kamu ingin keluar dari tempat ini kan ?"
"iya aku ingin segera keluar dari tempat yang menyeramkan ini"
"baiklah kalau begitu,apakah kau lihat batu nisan yang patah disana? itu yang membuat roh kakek itu marah dan menyebarkan aura negatif ke seluruh makam ini,"ujar roh itu.
"jadi kau menyuruhku untuk menemukan patahan nya dan menyambungkan nya kembali,begitu?"
"yah mau bagaimana lagi,sebenarnya aku yang mengirim kamu ke tempat ini untuk membantu memperbaiki nisan itu.Karna aku roh,jadi aku tidak bisa menyentuh benda fisik," ucap roh itu
"Baiklah,tapi kenapa harus aku?"
"kebetulan tadi kamu lewat tempat sepi yang tdk ada orang dan kelihatanya kamu pemberani,tapi ternyata tidak," ujar roh itu
"Apaaa!! jadi kau bilang aku penakut !?"
"yah... ngak juga sih," ucap roh itu dengan ragu
"Baiklah,apapun itu yang penting bisa segera keluar dari tempat ini," ucapku dengan tegas
"Ku tunggu kau disini.Bergegaslah zombie-zombie itu sedang kemari,jangan sampai zombie itu menyentuh mu apalagi melukaimu sebab kamu akan terkena kutukan dan akan disini selamanya."
Dengan terburu buru aku langsung mencari sisa patahan batu nisan itu,sambil di kejar oleh sekumpulan zombie.
Sudah setengah jam berlalu aku masih belum menemukan batu itu ditambah lagi zombie-zombie itu masih mengejarku.Tiba tiba datang satu zombie yang larinya sangat cepat.Akupun meningkatkan kecepatanku karna panik,aku menoleh kebelakang sambil berlari.
"sepertinya zombie-zombie itu sudah agak jauh"
bruukkk...
Sial aku tersandung batu pada saat panik paniknya
"adduh! kenapa ada batu sih dis–,eh! ini kan batu nisan yang kucari."
Akhirnya aku menemukan batu nisan itu.Tidak peduli dengan kaki ku yang cidera,aku langsung mengambil batu itu dan langsung berlari ke tempat kakek itu.
"haa-haa capeknya,akhirnya sudah sampai."
"Bau busuk ini membuatku kesulitan bernafas seperti mau muntah saja," ucapku dalam hati.
Lalu aku menyatukan patahan itu dan alhasil semua aura negatif di makam ini perlahan lahan menghilang bersamaan dengan bau yang busuk ini
dan kulihat tangan kakek yang sebelumnya menunjuk itu telah dia turunkan dan saya menyadari ternyata kakek itu menunjuk ke arah batu nisan yg kucari tersebut.
"Duh coba saja saya tenang dan tidak panik mungkin saja dari awal saya tidak akan capek capek lari kesana kemari."
arwah kakek itu pun kembali ke dalam kubur.Dan aku bergegas ke tempat roh itu menungguku.
[Tibanya disana]
"wah kayaknya sudah berhasil,aku ber terimakasih kepadamu,"ucap roh itu
"iya iya sekarang cepat keluarkan aku dari tempat ini ! aku sudah tidak tahan dengan rasa letih ini!"
"nah sekarang tutup mata mu dan tenangkan perasaanmu,berhitunglah satu sampai sepuluh lalu buka matamu," ucap roh itu
1...
2...3...
4...5...6...
7...8...9...10
aku membuka mataku perlahan dan akhirnya aku betul betul sudah keluar dari tempat itu dengan selamat dan dengan rasa letih yang luar biasa
"huuuft... akhirnya"
~TAMAT~
-maaf kalau ceritanya kurang,soalnya ini karya pertamaku