Jika kalian punya diary, apa yang bakal kalian tulis di awal lembaran tersebut?
Kisah hidup?
Kelahiran?
Hobi?
Hadiah baru?
Kejutan?
Sekolah baru?
Teman baru?
Pacar baru?
🍀🍀🍀
Tidak ada yang bisa mengetahui bagaimana kehidupan akan berakhir, berlanjut, atau hancur.
Bukan cerita soal akhir zaman.
Bukan,.
Aku memikirkan kehidupan ku, yang penuh tanda tanya, penuh dengan lika-liku, penuh dengan keegoisan, dan penghianatan.
Soal cinta?
Jangan ditanya lagi kalau tentang cinta.
Sampai sekarang tidak ada yang bisa mendefenisikan apa itu CINTA?
Cinta itu kesetiaan?
Cinta itu kebahagiaan?
Cinta itu penyesalan?
Cinta itu menyakitkan?
Cinta itu aneh?
Cinta itu? Apa itu CINTA?
Apakah kalian tau apa sebenarnya itu cinta? Dan akan disetujui oleh semua orang?
Kalau kalian tau, beritahu aku.
Sampai sekarang aku tidak tau sebenarnya cinta itu apa?
Perlukah seseorang di hidup kita?
Bagaimana menurut kalian?
Semuanya penuh dengan tanda tanya.
Dan aku masih tidak tau jawaban itu semua.
Tapi aku menulisnya semua didalam diary ini,
Diary kesayangan ku.
Suatu saat nanti bakal ada orang yang akan membacanya. Baik aku ada maupun sudah tiada. Dan aku harap mereka sadar akan hal yang kujalani selama hidup.
Ya,
Aku sangat berharap.
_ARIANA_
🐥15 Juli 2018
Untuk pertama kalinya aku merasakan bagaimana rasanya jatuh cinta. Mungkin bagi sebagian orang telat untuk merasakan jatuh cinta di usia ku yang sudah beranjak 16 tahun.
Tapi aku tidak peduli. Dan ini lagi masa-masanya jantung ku berdebar sangat cepat jika bertemu dengannya.
Namanya Hara Janied.
Dia cowok yang pertama kali membuat jantung ku berdebar. Aku tidak tau apa yang di pikirkannya, yang terpenting hari ini aku bahagia telah merasakan jatuh cinta.
🐤 16 Juli 2018
Hara Janied. Itu nama lelaki yang sedang buat diriku berbunga-bunga.
Dingin.
Tepat seperti sikap nya kesemua orang.
Tapi aku merasa seperti nya dia tidak seperti itu.
Aku bakal cari tau semua tentang dia.
Aku tidak peduli jika diriku di sebut dengan stalker.
Aku tidak peduli.
🐣 20 Juli 2018
Aku sudah tau tentang lelaki itu.
Hara Janied.
Teman sekelas ku.
Cinta pada pandangan pertama.
Kata orang-orang biasa kalau masa puber.
Masa nya lagi berbunga - bunga.
Dia ternyata humor.
Kata temanku, dia humor hanya ke orang-orang tertentu. Dan itu termasuk AKU.
Sekarang aku dkt dengan nya.
Biarkanlah rasa suka ku ini kupendam dalam diam.
Dengan berteman dan dekat dengan dirinya sudah lebih dari cukup.
🐥 10 September 2018
Aku sudah dekat sekali dengan dirinya.
Banyak yang mengatakan bahwa kami sedang berpacaran.
Nyata nya tidak.
Aku dan dirinya hanya berteman baik.
Tapi ada hal yang kali ini buat aku terkejut.
Siang tadi, waktu pulang sekolah Janied menembakku.
Dia mengatakan kalau dia suka kepadaku.
Dia bilang bahwa dia sudah suka sejak awal bertemu dengan ku.
Di waktu itu aku hanya tersenyum kikuk.
Aku bingung untuk mengucapkan apa.
Padahal sebenarnya aku dan dia sama.
Sama-sama menyukai.
Aku sudah menyukai nya sejak awal bertemu.
Dan dia juga sama.
Apa kah itu namanya jodoh?
Tapi ini adalah pertama kali nya aku di tembak dengan orang yang kusukai.
Dengan orang yang KU SUKAI. Bukan yang tidak KU SUKAI.
Kalau untuk orang yang tidak kusukai, sangat banyak yang sudah terlebih dahulu. Tapi semuanya ku tolak.
Karena aku tidak suka.
Cinta itu tidak usah dipaksa.
Cinta tidak perlu karena faktor kasihan.
Cinta untuk kebahagian.
Kebahagian dirinya dan diriku.
Sama-sama menguntungkan.
Jika cinta karena keterpaksaan atau karena unsur kasihan.
Yakinlah.
Diri sendiri yang bakal rugi.
Banyak yang bilang coba saja, lama kelamaan pasti bakal tumbuh tuh rasa suka dan sayang.
Bullshit.
Gak ada namanya nya rasa cinta ataupun sayang jika diri kita dari awal memang tidak mempunyai perasaan kepadanya.
Jika ada.
Itu tandanya dia sebenarnya sudah mempunyai perasaan kepada seseorang tersebut. Tapi malu untuk mengungkapkan ke dirinya sendiri..
Balik lagi ke Janied.
Disaat seperti itu aku hanya mengatakan "aku tidak bisa berkata ya atau pun tidak."
Lalu Janied berkata "Yasudah, bakal ku tunggu jawaban dari mu."
Setelah itu dia pergi.
🐤 15 September 2018
Aku pikir setelah kejadian itu dia bakal tidak mau berbicara dengan ku.
Tapi ternyata tidak.
Malah dia semakin dekat dan lebih jujur tentang segala apapun.
Tanpa rasa malu dan ragu dia mengucapkan Aku menyukai mu.
Aku suka.
Ariana milik ku.
Bidadari ku.
Cintaku.
Ternyata seorang Janied banyak omong.
Yang dibilang orang-orang bahwa dia dingin itu mungkin benar.
Tapi tidak berpengaruh ke padaku.
Dia banyak omong jika dengan ku.
Dia juga tidak ada rasa ragu lagi kepadaku.
Dia juga mengatakan "yang terpenting kamu tau kalau aku suka sama kamu Ariana."
Kata- katanya masih terngiang-ngiang dipikiranku.
Baper.
Itu lah yang tepat untuk mengatakan kondisi ku saat ini.
🐣 17 September 2018
Aku masih dekat dengan Janied.
Masih mengerjakan tugas bareng, istirahat bareng, pulang sekolah bareng dan pergi bareng.
Semua kami lakukan bersama - sama.
Tanpa hubungan.
Janied masih aku gantungi.
Dan dia juga tidak pernah membahas tentang itu lagi.
🐥 24 September 2018
Untuk pertama kalinya Janied menyamakan diriku dengan yang lain.
Dia bersikap dingin dengan ku.
Dia juga tidak menjemput ku pergi sekolah, dengan alasan dia kesiangan bangun tidur.
Istirahat aku mengajaknya ke kantin, dia juga beralasan bahwa dia tidak kekantin karena lagi asik bermain game yang tidak bisa dihentikan.
Pulang sekolah dia tidak bisa bareng denganku dikarenakan ingin bermain futsal dengan teman cowok yang lain.
🐤 26 September 2018
Berlanjut..
Untuk pertama kalinya aku menyetujui apa kata-kata orang.
Bahwa Hara Janied si cowok dingin, kejam, cuek, dan gak punya hati.
Mengapa tiba-tiba dia menjauh dari ku?
Oh, aku tau.
Mungkin sudah lelah dengan hubungan yang ku gantungi selama ini.
Aku tau.
Mungkin dia baru sadar bahwa dirinya sudah ku bodoh-bodohi.
Bisa jadi.
Ya, aku jahat.
Ya, aku gatal.
Benar sekali kata-kata orang.
Seperti itu aku.
Dan Janied meninggalkan aku adalah pilihan terbaik.
Tapi mengapa dia berubah begitu saja?
Mengapa dia tidak bilang secara langsung saja kalau dia mau berjauhan dengan ku?
Aku tidak pernah memaksa seseorang untuk berada disisiku seetiap saat.
🐣 7 November 2018
Untuk pertama kalinya seorang Janied memposting foto nya bersama cewek selain diriku.
Benar.
Dia pacar Janied.
Tinggi, cantik, dan manis.
Memang kalah dibanding kan diriku.
Mungkin itu alasan Janied menjauh dari ku.
Dia lebih memilih yang sudah pasti dari pada yang tidak pasti seperti diriku.
Seperti kata pepatah.
Aku akan bahagia bila dia bahagia walaupun tak bersama ku.
🐥 1 Januari 2019
Aku sudah melupakan Janied.
Aku sudah lupa.
Aku sudah lupa.
Tapi mengapa melihat dia tertawa dengan orang lain hati ku sakit?
Mengapa dia tersenyum karena orang lain hati ku sakit?
Kenapa?
Aku sudah melupakannya.
Tapi masih sakit.
Apa mungkin diriku mengatakan aku sudah melupakannya. Tapi hati dan perasaan ku tidak bisa berbohong.
Mungkinkah?
Tapi aku tidak boleh egois.
Aku gak boleh egois.
Dia milik orang lain.
Bukan milikku.
Aku harus relain dia.
Rela.
Demi kebaikan ku dan dirinya.
🐤 17 Mei 2019
Janied berubah.
Akhir nya Janied mau mengobrol dengan ku.
Dia meminjam buku ku, memberikan air mineral kepada ku, mengeluarkan lelucon nya saat duduk bersama ku, mengajak makan bareng di kantin, dan mengantarkan ku pulang kerumah.
Ini janied.
Hara Janied yang dulu ku kenal.
Hara Janied yang kusukai.
Tapi dibalik semua perlakuan nya kepadaku ternyata ada alasan tertentu.
💧Dia meminjam buku tugas karena pacarnya sakit dan butuh contekan tugas biologi ku.
💧Dia memberikan air mineral kepada ku yang seharusnya diberikan kepada pacarnya karena mereka bertengkar dan kebetulan aku berada disitu.
💧 Dia ngajak makan bareng dikantin karena ingin mendapat solusi cara membuat pacar nya senang.
💧 Dia mengantar ku pulang kerumah karena aku sudah menemani nya membeli kado untuk pacarnya.
Ternyata begitu.
Ku kira dia ingin dekat lagi dengan ku.
Ternyata tidak.
Itu semua demi pacar nya.
Sakit?
Gak sakit dong, seharusnya aku senang.
Karena orang yang ku cintai
Sudah pasti aku senang.
Sangkin senang nya aku ingin terjun dari tebing yang sangat tinggi.
Aku gak tau lagi jantung dan hati ku sedang apa berada di dalam tubuh ku.
Rasanya semua sakit.
Apa mereka bertengkar sampai sakit sekali seprti ini?
Di tusuk-tusuk, di cincang, dan tidak tau lagi rasanya bagaimana.
🐣 20 Desember 2019
Aku sudah kembali dekat dengan Janied.
Dengan alasan untuk menjadi tempat curhatan tentang pacar nya.
Pemberi solusi jika ia bertengkar dengan pacar nya.
Sebagai barang contoh untuk mencocok kan barang-barang untuk pacarnya. Seperti baju, sepatu, tas, kalung, atau apapun itu.
Karena kebetulan tubuhku dengan pacarnya sama.
menyedihkan sekali kisah cinta ku yah
Menyedihkan sekali hidupku.
Tapi tak apa.
Anggap saja aku menabung amal baik di dunia.
Tak apa.
Walaupun menyakitkan.
Aku akan pura-pura kuat.
🐥 17 Februari 2020
Janied mengatakan bahwa dirinya sudah putus dengan pacarnya.
Aku bertanya mengapa mereka bisa putus?
Dia hanya menjawab karena tidak cocok.
Senang?
Perasaan senang?
Tidak.
Aku sudah biasa saja.
Lama kelamaan mungkin rasa ku kepada Janied menghilang. Aku tidak tau mengapa itu bisa terjadi.
Padahal akhir-akhir ini aku bersama nya jika dia butuh.
Tapi karena pacarnya.
Mungkin aku sudah lelah dengan perasaan ini dan lama kelamaan menghilang dengan sendirinya.
🐤 20 Agustus 2020
Janied mengajak ku ke taman.
Dan tanpa disangka Janied mengungkapkan perasaannya untuk kedua kalinya kepada ku.
Ariana...
Ini saat nya untuk berkata "Ya" di hadapan Janied.
Impi mu jadi kenyataan.
Ini yang kamu ingin kan dari dulu kan?
Jangan membohongi perasaanmu lagi.
Jujurlah.
Kamu diberi kesempatan untuk kedua kalinya.
Ayolah Ariana jujurlah.
Perasaan mu jangan dibohongi lagi.
Kali ini aku jujur kepada Janied.
Yah, aku mengatakan kata "Telat" dihadapannya.
Yah, "Telat" adalah kata yang tepat untuk kali ini.
Telat dari segala hal.
Dulu memang aku mengharap kannya.
Tapi sekarang tidak.
Aku juga tidak tau mengapa perasaan itu hilang.
Mungkin karena sudah lelah dan capek akan itu semua.
Ini adalah hal yang terbaik.
Menolak nya dengan kata telat untuk segalanya.
Terlalu ikhlas sehingga aku sudah melupakan perasaanku. Dan perasaanku menghilang.
Lupakan diriku Janied.
Lupakan.
Cari seseorang yang benar-benar mencintaimu, mengerti tentang mu, dan bisa membuatmu bahagia.
Salah besar kalau yang bisa membuat dirimu seperti itu adalah aku.
Karena aku sudah tidak mencintaimu.
Aku tidak mengerti tentang mu.
Dan aku tidak akan bisa membuat mu bahagia.
Aku bakal bahagia melihat mu bahagia.
Tapi berharap bahagia dengan ku?
Tidak.
Aku berharap kamu bahagia dengan orang yang membuatmu bahagia.
🍁🍁🍁🍁🍁
Kalian ingin tau bagaimana hidup tenang dan bahagia?
Caranya gampang.
Dengan merelakan dan ikhlas adalah kunci kebahagian dari hidup.
Jika kalian tidak pernah mampu merelakan, tidak bisa mengikhlas kan.
Percayalah.
Hidup kalian tidak bisa tenang dan bahagia.
Cukup isi tentang kisah ku dengan Janied yah yang ku beritau.
Selebihnya nanti.
Nanti, jika aku sudah mengetahui akhir cerita hidup ku yang selanjutnya.
Makasih kalian sudah membaca dari awal sampai akhir diary ku tentang Janied.
Karena setelah menulis ini aku mau pergi dulu yah.
Pergi dengan tenang dan bahagia pastinya.
Apa kalian mau ikut?
Jangan.
Kalian gak boleh ikut hahaha.
Cukup aku saja.
Karena kalian masih punya banyak waktu dan kehidupan kalian masih panjang.
Sudah cukup sekian.
Aku mengantuk.
Aku tidur dulu yah.
Tidur untuk selamanya.
Makasih.
Salam manis dari Ariana Athiyyah. ✨