Naila adalah gadis tercantik di desa kembang. selain mempunyai wajah yang cantik dan manis, naila juga mempunyai sifat yang sangat baik. Dengan kebaikannya orang-orang di sekitarnya sangat mengagumi dan memujanya. Naila juga merupakan kembang desa dan kebanggaan desa tersebut. Tidak heran semua pemuda di desanya sangat menyukainya dan ingin menikahinya.
Tapi sayang dari sekian banyak pemuda yang ada di desa tidak ada satu pun dari mereka yang menarik perhatiannya naila.
💥💥💥
Sepekan berlalu,naila menjalani kehidupannya seperti biasa .setiap pagi menyiram dan merawat bunga di depan teras rumahnya. menjelang siang yang terik naila pulang dari pasar yang lumayan jauh dari rumahnya yang melalui hutan. Naila di cegat toni dan kawan-kawan. yang merupakan anak kepala desa.
" Mau kemana neng manis" toni menggoda naila.
"Mau pulang kang" jawab naila singkat
"Akang temani boleh" mengusap dagu naila
"Tidak kang. saya pulang sendiri saja" jawab naila sambil menghempaskan tangan toni dari dagunya.
"Ayolah nai. Akang suka sama adek . tapi kenapa adek selalu tolak akang. Apa yang kurang dari akang, akang punya segalanya. Ada mobil, rumah, motor dan pekerjaan yang jelas walau hanya staf desa". lirih toni . "adek gak akan kesusahan jika adek menikah dengan akang.
"Akang cinta itu tidak bisa di paksa. Akang suka sama saya, tapi saya menyukai orang lain." jawab naila berusaha menjelaskan selembut mngkin di toni.
"Akang tidak percaya. Akang tidak pernah liat adek jalan dengan cowok dan akang tidak rela jika adek dengan yang lain." ancam tino terhadap naila.
"Akang cinta itu tidak bisa di paksa. jika saya menikah dengan akang kehidupan pernikahan kita tidak akan bahagia, hanya akan saling memyakiti diri sendiri." jawab naila.yang berusaha menjelaskan di tino
"Akang tidak mau tau jika adek tidak mau dengan akang. Akang akan memberi pelajaran yang tak akan pernah adek lupakan." serigai jahat tino.
Tino memerintahkan ke deni dan padu untuk menangkap naila, dan mereka membawa naila di gubuk yang tak jauh dari tempat mereka berdiri. Saat deni dan padu menarik naila dan ingin membawanya ada tangan kokoh dan kuat yang menahan tangan padu. Orang itu meremas tangan padu yang meringgis kesakitan akibat cengkraman yang kuat di tangannya. padu menoleh dan melihat siapa yang mencengkram tangannya itu. Dia melihat seorang pemuda tampan didepannya mencoba mengingat siapa pemuda itu. Namun semakin merek mencoba mengingatnya tidak ada satupun dari mereka yang mengenalinya.
.........
"Kang Daniel.." kaget naila melihat pria tampan yang selalu di rindukannya berada tepat di depannya dan membantunya.
Tino, padu dan deni kaget mendengar panggilan naila terhadap pemuda yang menggagalkan rencana mereka.
"Daaanniiieeeellll... " kaget padu melihat pemuda tampan berada di tepat didepannya. Anak culun dan cengeng yang selalu menjadi bahan ejekan tino dan kawan-kawannya berdiri tepat di depannya dengan gagah berani.
"Apakah kamu beneran danielllll" tanya tino dengan gemetar. Kaget pasti anak culun yang terkenal cengeng dan tidak berani melawan tino yang merupakan anak kepala desa dan ayahnya mempunya jabatan tinggi di desa . Yang ucapannya adalah keputusan mutlak tidak bisa di bantah. Itu juga yang membuat tino semakin bersikap semena-mena di desanya.
"Ini sungguh kamu, tapi kenapa bisa begini. kenapa? sekarang kamu jadi berani. dimana daniel yang dulu selalu nangis jika berhadapan dengan kami. tanya deni dengan pertanyaan yang bertubi-tubi.
"Iyahhh,, ini aku daniel anak culun dan cengeng yang selalu kalian intimidasi. Tapi itu dulu, daniel sekarang tidak takut dengan siapapun termasuk ayahmu." jawab daniel yang langsung menatap intimidasi ke arah tino.
"Sungguh kamu tidak takut denganku dan dukungan ayahku" sombong tino ke daniel.
"Benar, aku sama sekali tidak takut." jawab daniel yang menatap tajam ke arah tino.
"Akannng.. sudah yah jangan di perpanjang lagi" mohon naila ke daniel
"Tapi nai, sampai kapan yang miskin selalu di tindas dan sampai kapan kamu harus mengalah. jika tidak ada aku sesuatu yang buruk akan terjadi padamuu nai" cercah daniel terhadap naila.
" Tapi kang.. ayahnya begitu kuat. tidak ada satupun di desa ini yang berani mencari masalah dengamnya.
"Harusnya kamu sadar diri seperti naila. pikirannya terbuka, tidak berani melawanku" sanggah tino sombong.
"Ingat yah aku tidak takut denganmu dan siapapun di belakangmu. Termasuk ayahmu" jawab daniel mentap tajan ke arah tino
" oke .. kita liat siapa berani dan tidak berani" cerigai sinis daniel.
Setelah perkelahian terjadi tidak ada yang menguntungkan di pihak tino dan temannya. Mereka mendapatkan luka lebam di tubuh dan wajahnya bahkan tangan kanan padu di patahkan oleh daniel. Mendapatkan begitu banyak luka membuat dendam di hati tini menambah. ingin rasanya tino membunuh daniel namun itu hanya angan-angan semata.
Daniel yang sekarang sangat berbeda dengan daniel yang dulu. Daniel yang sekarang mempunyai kedudukan yang tinggi bahkan kepala desa saja selalu menuruti perkataan daniel. Jika kepala desa membantah dan membantu dendam tino pembangunan tempat pariwisata akan batal dan merugikan kepala desa itu sendiri. ( garis besarnya kepala desa atau ayahnya tino lebih memilih keuntungan dari apapun itu).
Langit gelap, matahari mulai sembungi dan digantikan bintang-bintang yang indah menerangi desa kembang.
pemuda yang tampan dan wanita yang cantik menambah ke indahan langit malam. Di bawah bintang-bintang yang kemetlap sepasang pemuda sedang menuaikan rindu yang lama terbendung.
"Akang, saya senang melihat akang baik-baik saja" lirih naila tersipu malu.. " Sudah banyak yang berubah sekarang akang sukses bahkan melampaui perkiraan saya. Akang yang dulunya anak kecil yang imut namun sering di ganggu oleh. tino karna akang dekat sama saya" naila mengingat kenangan masa kecil mereka.
"Iyah, seorang anak kecil yang tidak tau apapun selalu ngekorin di belakang kamu bahkan saat kamu ke toilet aku hampir mengikutimu" daniel mengingat tingkah konyolnya ketika mereka masih kecil
"Iyah. sungguh pengalaman dan kengan yang mengesankan " lirih naila tertawa mengingat tingkah kocak mereka.
"Akang, naila boleh bertanya?
"Iya nay, apa yang ingin.kamu tanyakan? " daniel penasaran pertanyaan yang akan di ajukan nayla
"Akang sudah nikah" tanya nayla
"Belum,tapi sudah mau tunangan" menatap nayla
" ohhh,, selamat yah kang selalu samawa" mata berkaca-kaca nahan nangis
" iyah, makasih tapi aku tidak tau apa orangnya maw bertunangan denganku? " lirik daniel membuat nayla bingung
"Maksudnya kang" tanya nayla yang tidak mengerti.
"Maksudku, Naila apakah kamu mau menjadi tunanganku ehh tidak maukah kamu menikah denganku hidup bersama denganku sampai di setiap kehidupan dan tidak akan meninggalkanku. " tanya daniel yang melamar nayla
Mata memerah karna terharu.. " iyah saya mau. sudah lama nayla memendam perasaan ini dan menunggu kepulangan akaang untuk meminang nay. nay senang karna doa nay di jabah dan di ridhoi allah dan mengbulkan semua keinginan nay. " menangis bahagia
Seminngu kemudian Daniel kembali ke kota untuk meminta ijin di orang tuanya dan menikahkan diirinya dengan nayla.
Pernikahan dilakukan sebulan kemudian setelah mendapat izin dari orang tuanya daniel. Persiapan pernikahan yang begitu mewah di tempat wisata yang di bangun keluarga daniel di desa kembang.
Pesta pernikahan yang begitu sempurna menambah kebahagian nayla dan daniel yang membuat pemuda desa kembang patah hati masal yang telah kehilangan bunga desa yang selalu mereka incar.
~~~Tamat~ ^~^©
Terimakasih sudah membaca `😊😊`
Komen.
Like
subscribed