"Adelia!! " teriak Daniel setengah berlari berusaha mengejar belahan jiwanya yang sudah menaiki taksi dengan mata berkaca-kaca. Hari itu menjadi sangat kelam bagi Adelia melihat belahan jiwa nya sedang dinner dengan wanita cantik yang dikatakan klien nya, namun tak disangka mereka berdua justru begitu mesra seperti sepasang kekasih. Adelia yang mengetahui fakta bahwa Daniel berbuat seperti itu berusaha berpikir positif dan menelpon Daniel untuk memastikan, Daniel mengangkat telpon dan mengatakan bahwa ia sedang di kantor bersama klien nya.
Hancur sudah perasaan Adelia mengingat sebentar lagi mereka akan menikah dan sedang mempersiapkan semuanya, Adelia masih tak percaya semua cinta Daniel hanyalah kebohongan belaka "sungguh naif diriku yang mempercayai Daniel semudah ini" ujar Adelia berbalik badan meninggalkan tempat itu setelah berkata bahwa dia telah melihat semuanya. Ia pulang ke rumah Roselia seperti orang linglung dengan air mata mengalir deras membasahi wajah cantiknya, begitu melihat sahabatnya Roselia langsung memeluk dan ikut menangis bersama Adelia. Mereka menghabiskan 10 menit menangis di depan pintu rumah , dengan mata sembab mereka berdua masuk ke rumah lalu Roselia menenangkan Adelia dan memberikan segelas air hangat. Ia sudah menduga sahabatnya akan seperti ini karena ia telah lebih dulu mengetahui fakta Daniel selingkuh dan sudah memberitahu Adelia, namun Adelia malah tidak percaya dan tetap bepikir positif mengenai Daniel hingga fakta pun terungkap.
Malam itu Adelia tertidur saking lelahnya menangis, pagi harinya ia terbangun dengan wajah murung. Roselia mengajak Adelia berbelanja untuk menghilangkan kesedihannya, mereka bahkan berencana untuk berlibur ke Eropa selama sebulan. Semua persiapan telah selesai dan mereka segera berangkat ke Eropa, Adelia berharap dengan berlibur dia bisa melupakan Daniel. Mereka sampai dan langsung menuju hotel, lalu pergi ke cafe untuk mendapatkan camilan dan disana Adelia tak sengaja menabrak punggung seorang pria . Pria itu menoleh lalu meminta maaf, Adelia juga meminta maaf dengan mentraktir pria itu kopi tak disangka ternyata pria itu sangat tampan ia mempunyai mata coklat, alis tebal, dengan bibir tipis serta badannya benar-benar idaman para wanita. Adelia terkesima dengan pria itu dan menanyakan namanya, "David Jhon Harner" ujar pria itu singkat. Adelia memberanikan diri meminta kontak pria itu dan dengan senang hati David memberikan kontaknya, mereka berpisah setelah David menerima sebuah panggilan yang terlihat penting. "Aku menemukan sesuatu yang luar biasa!!! " gumam Adelia sembari keluar cafe menuju hotelnya. Sesampai di hotel Adelia langsung menceritakan pertemuan nya dengan David, "sepertinya aku pernah dengar nama itu.... oh iya dia adalah orang terkaya ke 3 di Eropa dan memiliki brand bernama DJhon Ren dan ia bertunangan dengan seorang wanita Asia bernama Cecilia's Adnan pemilik brand ternama CEAN" ujar Roselia. Wajah gembira Adelia seketika berubah murung kembali karena merasa pria yang ia sukai telah memiliki tunangan, namun ia kembali berpikir jika David mempunyai tunangan lalu mengapa ia memberikan Adelia kontaknya. Karena penasaran Adelia menanyakan langsung kepada David dan mendapat jawaban tak terduga, " aku tertarik denganmu yang sangat berani dan manis" blushh.... muka Adelia merah seketika. Ia tak menyangka ada orang yang dengan mudahnya tertarik pada dirinya.
Seminggu setelah kejadian itu Adelia mendengar bahwa David sedang mengadakan event dan ternyata David mengundang Adelia secara pribadi dengan mengirimkan surat beserta gaun dan perhiasan untuk dikenakan Adelia ke event tersebut. Tiba di hari event Adelia sangat gugup karena ini pertama kalinya ia pergi sendiri ke event sebesar itu, ia duduk sembari meminum sebuah jus lalu David menghampiri dirinya " bagaimana bisa kamu terlihat memukau ? " . Sontak Adelia terkejut dan berusaha menutupi wajahnya yang mulai memerah, "me.. mengapa kau disini? " dengan tersipu malu. David menawarkan Adelia menjadi partner nya, dan Adelia tentu menyetujuinya. Mereka bergandengan menyapa beberapa kenalan David dan ada sepasang mata yang sedari tadi menatap mereka berdua. Setelah menyapa Adelia meminta untuk beristirahat dan pergi ke ruang tunggu, seorang wanita mendatangi Adelia "sungguh menyenangkan menggandeng tunangan ku? " ucap seorang wanita dengan wajah penuh amarah, Adelia tidak tahu siapa wanita tersebut namun dia tidak asing dengan brand yang dipakai wanita itu, "CEAN!!!..ternyata dia tunangan David". Cecilia's yang sudah termakan amarah pun mengayunkan tangan hendak memberi cap jari di wajah Adelia, namun David datang dan menahan tangan Cecilia's. " lepaskan biarkan aku memberi jalang ini pelajaran " berontak Cecilia's, "akan kulepas jika kau sudah tenang dan perlu diingat kita memiliki perjanjian kontrak yaitu tidak mengusik kehidupan masing-masing" Tegas David dengan wajah datar. Cecilia's perlahan tenang dan berjalan keluar sembari berteriak "kau masih mempunyai urusan denganku jalang!! ". Adelia sangat syok dan ketakutan karena ia telah berbuat hal yang menurutnya sama dengan mantan tunangan nya Daniel, sontak Adelia menangis dengan terisak dan David memenangkan serta mengantar Adelia pulang.
Setelah kejadian itu David jarang menghubungi Adelia atau menemui nya, bahkan Adelia pernah membayar seorang penguntit untuk menguntit David dan dia hanya mendapati jika David selalu bersama Cecilia's. Mengetahui kenyataan itu hati Adelia kembali terluka, ia dengan segala usaha memutus komunikasi dengan David bahkan ia dan Roselia memutuskan pindah ke Swiss . 2 tahun Adelia menetap Di Swiss kini ia hanya hidup tanpa ingin melibatkan perasaan cinta, ia telah mengubur dalam-dalam keinginan mencintai seseorang dan membuat dirinya mati rasa kepada semua pria. Hari-hari yang dilalui hanyalah sebagai seorang penulis novel, kini ia telah menjadi penulis novel terkenal dengan banyak karya yang digemari orang-orang, bahkan ia membuka sebuah restoran dengan salah satu judul novel nya "Love is Lonely" dan hidup menyendiri hingga akhir hayatnya.