suatu hari di sebuah perkampungan ,hiduplah seorang bocah kecil yang sangat lincah dan terkenal sangat aktif . Tidak sedikit efek samping yang keluarga rasakan akibat kelincahan bocah ini , Misalnya di labrak warga , atau panggilan wali murid , dan masih banyak lagi. Tiada hari tanpa kericuhan .
contohnya saja hari ini , bocah kecil yang biasa di panggil arya ini telah membuat kericuhan di pagi hari . seperti pada umumnya anak laki laki , sangat sulit jika harus bangun pagi... tapi tidak dengan pagi ini.
"Arya ayoo bangun , kamu gak sekolah ?" Suara mamah arya menggelagar di pagi hari.
"Arya udah bangun mah " jawab Nomo.
"Tumben" Batin mamah.
saat membuka pintu kamar , benar saja Arya memang sudah bangun dan mengenakan seragam merah putih , bukanya membuat mamahnya bangga , Arya justru membuat mamahnya naik pitam.
"ARYA. kamu ngapain ?" tanya mamah sembari menahan emosinya.
Arya tidak menjawab apa apa , Arya hanya menyeringai karna sudah tidak ada waktu lagi.
tanpa basa basi , mamah arya langsung melihat buku yang di pegang Arya .
"KEMARIN MAEEENNNN TERROOOOSSSS , KATANYA GAK ADA PR..." mamah arya geram dengan kelakuan bocil satu ini.
"cuma kurang 9 kok mah hehe" jawab Arya dengan santai
"sembilan soal kamu bilang cuma? , emang soalnya ada berapa ?" tanya mamah arya sambil marah.
"Sepuluh mah 😬" jawab Arya dengan ragu .
mamah hanya menepok jidad , tidak ada waktu lagi buat mamah marah marah .karna waktu menunjukkan pukul 06:30 yang tandanya 30 menit lagi Arya sudah harus masuk kelas . bagaimana mamah arya tidak bingung , jarak rumah Arya menuju sekolah sangat dekat dengan rumah ,butuh waktu sekitar 10 menit untuk sampai di sekolah ,dengan jalan kaki
butuh waktu 10 menit untuk Arya mengerjakan PR matematikanya itu di bantu mamahnya .
sebenarnya Arya adalah anak yang cerdas , hanya saja Arya terhitung sangat bandel dan pecicilan , itu yang membuatnya di marahi banya orang.
Sesampainya di sekolah Arya menjalani sekolahnya dengan biasa , mengikuti pelajaran , bermain bersama teman temannya.
yahh layaknya anak SD lainnya .
yah benar Arya masih duduk di bangku SD ,tepatnya kelas 4 .
KKRRRRIIIIIINGGGGGGGGGGGGGGGGG.....
Bel panjang terlah berbunyi , tanda sudah berakhirnya jam pelajaran di sekolah , dan... Waktunya pulang.
seperti biasa Arya pulang sekolah dengan jalan kaki bersama keempat temannya , Edo , Agus , Adi , dan Kevin.
mereka berjalan dengan riang .
dari ke lima anak ini , memang gang rumah Arya lah yang paling jauh .
dan kini Arya berjalan sendirian , sampai tibalah Arya di depan rumah pak beni , yang tidak jauh dari dari rumah Arya .
Arya berhenti sejenak di hadapan rumah pak beni hanya untuk sekedar melihat molly .
Molly anjing pak beni yang sangat lucu.
tak seperti biasanya , saat ini molly sedang tidur .
entah apa yang di fikirkan Arya , dia mengambil sebatang kayu dan di sodorkan dengan keras ke bagian terol molly.
sontak molly terbangun dari tidurnya dan menerkam Arya , bukan malah lari Arya justru berkelahi dengan molly ,sampai sampai gigi Arya terlepas gara gara pukulan molly yang besarnya hampir sama dengan Arya.
sampai akhirnya mereka sama" lelah , dan molly telah mengenali jika itu Arya , molly tidak melanjutkan serangannya.
yahh benar , molly sudah sangat mengenali Arya , karna Arya sering bermain dengan molly , bahkan hampir setiap hari .
karna memang kebetulan pak beny adalah paman Arya .
Arya pulang dengan keadaan baju kotor dengan darah , serta memar di lengannya , dan seperti yang di ceritakan tadi , gigi Arya pun hilang satu.
belum sempat Arya masuk rumah , Arya sudah di sambut dengan teriakan mamah .
mamah yang panik menyerca Arya dengan banyak pertanyaan
"Arya kamu kenapa nak , kenapa bajumu banyak darahnya ,terus ini kenapa gigi kh juga hilang satu , kamu jatuh ???? Apa kamu kecelakaan ? BILANG DONG SAMA MAMAH " sambil menangis mamah arya terus bertanya .
"nanti deh Arya ceritain" Jawab Arya .
setelah semua di bersihkan dan luka luka Arya di obati , mamah sedikit lebih tenang .
"kamu kenapa nak ?? kamu jatuh ,apa gimana sih ?" Tanya mamah dengan lembut .
"Kamu berkelahi ya dek " tanya kak Gita .
Lah Gita adalah kakak Arya Yang sekarang duduk di bangku kelas 1 SMA.
"husss... Gita kamu ini apa apaan sih , gak mungkin adek kamu berkelahi" sontak mamah menegur Gita karna sudah menuduh adiknya .
"iya mah Arya habis berkelahi" jawab Arya singkat.
"tuh kannn mahhh , apa Gita bilang" sontak Gita langsung menjadi kompor "UDAHH hukum aja mah".
"yang bener aja Arya , kamu berkelahi sama siapa ?? Kan mamah udah bilang jangan sampai berkelahi " rasanya mamah ingin marah , tapi melihat kondisi Arya yang seperti ini mamah tidak tega .
"emang kamu kelahi sama siapa dek ?" tanya Gita penasaran.
"molly" jawab Arya singkat.
"HAH ???? APAAAA ?" sontak mamah dan kak Gita saling bertatapan .
tanpa basa basi kak Gita terwa terbahak bahak .
HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAH
WKWKWKWK.
sebenarnya mamah ingin tertawa , namun beliau tahan karna masih kasihan melihat putranya yang unik ini.
"Gimana critanya sih ? " tanya kak Gita kepo .
Arya menceritakan semuanya , bukan malah simpati, kak Gita malah semakin tertawa.
"Mangkanya sayang jangan jahil " tutur mamah dengan lembut .
"kamu kenapa gak ada kapoknya sih , kemarin sih Kevin, sekarang sama anjing" mamah arya masih merasa heran dengan kelakuan putranya ini.
kenapa sama Kevin ??
3 hari yang lalu Kevin terkunci di perpustakaan sekolah.
kok bisa ??
Arya dan Kevin sangat senang membaca Komik dan beberapa buku di perpus.
dan kebetulan penjaga perpus pak Asep sedang tidak masuk . Jadi mereka berdua bisa leluasa .
Tiba tiba perut Arya sangat lapar .
"vin aku mau beli makanan dulu ya kamu mau ikut ??" pamit Arya
"enggak deh , lagi mager " jawab Kevin.
"Nanti pintu perpus janga lupa di tutup ya Vin" Arya mengingatkan Kevin perihal menutup pintu .
Karna memang peraturannya perpus harus selalu tertutup , agar tetap bersih dan tenang.
waktu istirahat sudah usah dan jam pelajaran sudah di mulai .
semua di kelas belum sadar jika temannya kurang satu .
sampai pada akhirnya jam pelaran selesai .
guru mulai bertanya.
"anak anak , temen kalian ada yang absen 1 ya ? " Tanya pak Edi
Para siswa Yang sedari tadi tenang mulai bingung
"loh enggak pak , kita semua masuk hari ini" jawab Agus.
"itu yang duduk sama kamu , siapa namanya ?" Lanjut pk Edi berusaha mengingat.
"Kevin pak ? Oh iyaa dimana dia " jawab Agus kebingungan.
"ASTAGA ..."tanpa basa basi Arya langsung berlaku menuju perpus , dan benar saja Kevin masih ada di dalam. sontak Arya langsung menyingkirkan gagang sapu yang membuat pintu terkunci.
"kamu ini gimana si ya , kok aku malah di kunci di dalem" tanpa basa basi kevi marah" dengan Arya .
"loh aku gak ngunciin , mungkin ini tadi gagang sapunya kena angin hehe" Arya masih bisa ngeles dengan dari Kevin Yang sedang marah.
mereka berdua langsung menuju kelas , dan pak Edi langsung bertanya kepada Kevin.
"Darimana kamu Kevin.?" .
"Dari perpus pak saya terkunci di dalam" jawab Kevin.
"Kok bisa?? Apa benar Arya ?" pak Edi menanyakannya kepada Arya .
"Betul pak , mungkin tadi gagang sapuyang berada di samping pintu roboh terus masuk gagang pintu , akhirnya pintunya ngunci pak" jelas Arya .
"Lain kali hati hati yaa anak anak" pak guru memberi peringatan kepada para siswa
Sebenarnya Aryalah pelaku utamanya , dia sengaja mengunci Kevin dari luar dengan meletakkan sapu di gagang pintu.
sebenarnya niat Arya setelah dia dari kantin dia akan membukanya.
tapi malah Arya lupa , dia langsung masuk kelas dan membiarkan kevin terkunci selama 1 ½ jam di perpus.
Begitulah Arya bocah cerdik yang terus saja membuat ulah .
akibat perkelahiannya dengan molly , Arya harus izin sekolah ,karena badan Arya masih sakit semua .
setelah beberapa hari izin Arya kembali masuk sekolah seperti biasa .
saat pulang sekolah , Arya sengaja mampir ke rumah pak beni yang notabennya masih keluarga ayra , pak beni adalah adik dari papah Arya.
Arya melihat molly dan ingin mengajaknya bermain .
kejadian tak terduga , molly justru tidak merespon dan meninggalkan Arya begitu saja.
"keliatannya molly masih marah hmmmm" Arya hanya dapat menghela nafas .
Karena kesalahannya molly jadi marah.
_SELESAI_