Allah menuntun jalan hidupku
Ini merupakan kisah nyata hidupku,
Aku terlahir Dari keluarga sederhana yang mana aku adalah anak pertama dari 3 bersaudara
Hingga tiba waktu nya aku lulus sekolah dari SMK otomotif, tentu nya hal yang paling di fikirkan setelah lulus dari sekolah tersebut apakah harus bekerja atau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,
Setelah lulus sekolah aku masih menganggur di rumah belum ada rencana mau kemana
Tiba tiba sepupu ku ke rumah bertamu,
Gar, besok ikut kakak yuk ke semarang, nanti disana biar tahu campus tempat kakak melanjutkan pendidikan," ucap sepupuku
Siap kak aku juga biar tahu juga wawasan disana," ucapku
Jadi sepupuku di semarang itu dia lagi melanjutkan pendidikan pelayaran untuk jenjang yang lebih tinggi.
Dan akhirnya aku pun keesokan nya berangkat dari berebes menuju semarang, sekitar 6 jam lebih perjalanan mengendarai motor aku adan sepupuku tiba di semarang.
Keesokan hari nya ketika sepupuku masuk kuliah aku ikut ke campus nya, dan aku hanya duduk di kantin smabil melihat orang orang yang menggunakan seragam yang begitu gagah nya dengan baju yang ketat,
Dalam hati ada rasa keinginan mengikuti jejak sepupu ku di dunia pelayaran, dimana dia sudah lama bekerja di kapal niaga sebagai nakhoda sebelum melanjutkan pendidikan nya ke yang lebih tinggi.
Siang hari sepupuku menghamiriku ke kantin
Gar, ayok kita pulang ke kontrakan,"ucap sepupuku
Akhir nya kami pun ke kontrakan sepupuku,
Gimana rasa nya sudah di ajak ke campus pelayaran? Ada keinginan nggak untuk masuk ke dunia pelayaran," ucap sepupuku
Ya sebenernya ada keinginan juga kak, hanya saja takut memberatkan ke orang tua apalagi kalau kuliah kan perlu biaya dan waktu yang lama peroses nya," ucapku pada sepupu
Iya juga sih, ya udah gini aja kalo emang mau tetap kerja di kapal, nanti pendidikan dari umum aja, diklat sertifikat kepelautan yang penting bisa kerja dulu di kapal walaupun dengan jabatan terendah, cuman kalau ingin kerja di kapal harus sabar karena perlu proses juga nanti harus mengikuti pendidikian untuk mendapakan sertifiak kepelautan, paling 1 bulan lama nya untuk mendapat kan 4 sertifikat kepelautan itu, karena itu syarat pertama untuk kamu bekerja di kapal dengan jabatan yang paling bawah, dan nanti kalau sudah mendapatkan serrifikat kepelautan nya kamu juga harus sbaar untuk mencari kerja nya, kalau kamu siap nanti kakak bicara sama orang tua mu," ucap sepupuku
Insyallah aku siap kak," ucapku dengan penuh semangat
Akhir nya kami pun pulang ke berebes karena kebetulan sepupuku libur kuliah selama dua hari
Setiba nya di rumah, sepupuku menyampakikan keinginan ku kepada orang tua, dan orang tua ku mendungkung niatku.
Beberapa waktu kemudian aku bersama sepupu mendatangi lembaga diklat pelayaran yang ada di kota cirebon, aku di pandu sepupu ku mendaftar Buku pelaut dan sertifikat basic safety training, itu sebagai langkah awal.
Setelah selesai mendaftar disitu jadawal diklat nya di mulai seminggu kemudian, dan lama diklat nya 6 hari
Singkat cerita aku sudah setelah melaksanakan diklat tersebut, akhirnya aku mendapatkan buku pelaut dan sertifikat basic safety training
Masih ada 3 sertifikat lagi yang harus kamu dapatkan dan biaya nya lumayan di bawah 8 juta sama keperluan biaya hidup nanti selama diklat tersebut," ucap sepupuku
Mendengar biaya nya membuatku terkejut, karena merasa memberatkan orangtua
Terus nanti aku harus daftar di mana untuk mendapatkan 3 sertifikat berikutnya?" Tanya sepupu
Kamu nant harus daftar di lembaga diklat daerah jakarta," ucap sepupuku
Sunyi sepi, keadaan di malam hari dimana aku masih memikirkan untuk keperluan biaya mendapatkan kekurangan sertifikat itu, apalagi di kota besar pasti nya biaya hidup juga mahal.
Apakah aku harus mencari pekerjaan sampingan yah yang tidak terikat yang penting aku ada tambahan biaya untuk keperluan diklat nanti, karena aku juga tidak mau memberatkan orang tua takut mengecewakan juga jika aku tidak berhasil kedepan nya, aku juga harus berusaha mencari biaya tambahan biar meringankan orang tua," ucap diriku sendiri dalam hati.
Gar jangan melamun, kamu lagi mikrin apa sih, jangan di biasakan melamun ya," ucap ibuku
Sontek kaget aku seketika! iya bu," ucapku.
Aku memberanikan diri curhat sama ibu ku,
Bu, aku sebenernya pengen cari kerja sampingan di jakarta yang karena kan nanti aku diklat sertifikat kepelautan nya di jakarta, jadi maksud aku yang penting kerja kan lumayan dapat tambahan biaya, terus juga tidak terus waaktu kalau sambil kerja.
Ya udah nanti juga ketemu jalan nya, ucap ibu ku dengan lembut.
Beberapa hari kemudian
Kamu mau nggak kerja di toko pakaian, gaji nya sebulan 600 ribu, makan di tanggung dari bos nya, kalau kamu siap nanti ibu bilang ke teman ibu, " ucap ibuku
Mau buk, "ucap diriku dengan penuh semangat.
Ya udah nanti ibu sampaikan ke orang nya, jadi begini tadi waktu ibu dagan di pasar,penjual es dawet di samping ibu lagi cari karyawan untuk kerja di anak nya, dan ibu mendengar itu langsung ingat sama kamu gar, karena kamu sendiri pengen kerja di daerah jakarta, ya mudah mudahan ini rejeki kamu dan ini jalan kamu," ucap ibu ku.
Sore hari aku sama ibu ku berkunjung ke rumah teman ibu ku yang lagi membutuhkan karyawan untuk anak nya, dan disana aku menyatakan siap kerja di anak nya.
Untuk mempersingkat cerita akhirnya aku berangkat ke daerah jakarta selatan dan tiba di rumah bos toko pakaian tersebut.
Setiba nya aku memperkenalkan diri dan siap bekerja, tetapi aku juga sedang ada tujuan untuk diklat sertifikat kepelautan, jadi tiba waktu nya nanti aku masuk pembelajaran ataupun jadwal diklat, aku minta izin untuk libur bekerja," ucapku pada bang atok alias bos ku.
Iya silahkan aja tidak apa apa kalau pas ada kepentingan nanti saya kasih libur," ucap bos ku
aktivitas pun terus berjalan, dan aku senang mendapatkan pengalaman berdagang bersama bos ku, usaha bos ku itu adalah menjual pakaian lengkap pria di berbagai tempat di pasar malam, dan aku mendapatkan tantangan tersendiri karena aku di tuntut untung ramah dan menawarkan pakian kepada pengunjung ataupun pembeli di pasar malam tersebut.
Tidak terasa selama beberapa bulan kerja di jakarta dan akhirnya sertifikat kepelautan sudah aku dapatkan di lembaga diklat.
Kak, 3 sertifkat aku udah keluar terus aku harus gimana kedepan nya?" Ucap dab tanya kakak sepupu di telepon
Ya sudah sekarang sabar dulu nanti kakak carikan kapal untuk kamu bekerja, sekarang bertahan aja dulu di jakarta sambil kamu bekerja disitu di bos kamu.
Aku masih bekerja di bos ku yaitu berjualan pakaian di pasar malam, sambil aku menunggu info pekerjaan di kapal dari kakak aku.
Beberapa hari kemudian aku di kasih alamat kantor pelayaran oleh sepupu ku dan aku di langsung mendatangi kantor tersebut di daerah jakarta utara dan aku menaruh lamaran ku di kantor tersebut..
Kak sudah 2 minggu ini belum juga ada panggian kerja," ucapku pada sepupu di telepon
Sabar dulu yah mungkin belum ada yang kosong di kapal nya untuk jabatan yang kamu lamar, nanti kakak sambil cari info lowongan di perusahaan pelayaran yang lain juga, " ucap sepupuku.
Tak terasa sudah 1 bulan belum ada juga panggilan kerja dari perusahan pelayaran, namun aku tetap berfikir positif dan yakin nanti akan tiba saat nya.
Dam seperti biasa aku masih ikut bos ku berjualan pakaian sambil menunggu panggilan pekerjaan di kapal.
Sampai dimana ada moment yang tidak akan pernah saya lupakan di tempat pasar malam ketika saya selesai memasang tendan da menyusun pakaian bersama bos saya, tiba waktu nya adzan maghrib dan saya izin ke bos saya untuk pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat maghrib karena kebetulan masjid nya dekat dari lokasi pasar malam tersebut.
Setelah selesai sholat maghrib saya berdoa agak lama, setelah selesai berdoa saya masih posisi di dalam masjid meluruskan kaki karena saya merasa pegal kaki karena mungkin efek kecapean, tiba tiba ada seorang lelaki menghampiri yang mohon maaf dengan kondisi cacat seperti habis kecelakaan karena masih ada luka di lutut dan di balut dengan perban, dan kondis dari lutut kebawah sudah tidak ada kaki nya lagi seperti sudah di amputasi, tetapi kaki yang satu nya itu masih normal, beliau menghampiri saya dan berkata.
Mas, mohon maaf ya, boleh nggak saya minta uang nya untuk menganti perban di kaki saya karena ini sudah berapa hari belum di ganti perban nya dan saya mau beli perban belum ada uang," ucap laki laki itu padaku.
Mendengar itu saya langsung terketuk hati dan di merasa di gerakan oleh ALLAH SWT dan langsung saya bilang,
Ada ini bang uang saya hanya saja tidak banyak,"ucapku.
Allhamdulilah berapa saja sudah bersyukur saya mas yang penting cukup untuk mengganti perban di kaki saya," ucap laki laki itu
Kemudian saya memberikan semua uang yang ada di kantong celana saya, dan itu pun tidak banyak, namun insyallah laki laki tersebut.
Terimakasih banyak mas," ucap laki laki itu sambil mendoakan saya di dalam masjid tersebut.
Selang beberapa hari saya mendapatkan kabar baik dari kakak sepupu saya,
Gar, kamu hubungi ibu tias, beliau adalah crewing perusahan pelayaran,kebetulan dia teman leting saya dulu, kamu bilang aja keponakan saya,"sepupuku.
Selamat siang ibu, ini saya keponakan nya pak kuswono," ucapku pada bu tias lewat pesan whatsapp
Oh iya mas pak kuswono sudah kasih tau saya, kamu siap kerja di kapal mas, kalo siap nanti di aturkan jadwal nya, kamu berangkat ke kalimantan yah karena kapal nya disana," ucap bu tias
Siap ibu saya siap berangkat," ucapku
Singkat cerita saya pamitan kepada bos penjual pakaian, dan akhir nya saya berangkat ke kalimantan yang dimana akhir nya saya bekerja di kapal niaga, dan Allhamdulilah sampai sekarang sudah 7 tahun saya masih tetap berpropesi sebagai pelaut pelayaran niaga yang tahap demi tahap juga melanjutkan pendidikan pelayaran sesuai jenjang karir nya...
Dan ini merupakan kisah nyata dari hidup saya, yang mana banyak sekali makna positif yang bisa kita ambil, dan mudah mudahan bermanfaat bagi pembaca..
Kesimpulan nya adalah sabar dalam setiap peroses, kerjakan dengan sepenuh hati, Allah yang menuntun jalan kita....
SEKIAN DAN TERIMAKASIH