Di keluargaku aku adalah anak yang sangat berbeda dengan saudara saudara ku.
Aku lebih suka berada di tempat yang gelap,dan aku lebih suka tidur di dalam sebuah peti seperti orang mati.
Aku selalu berharap aku memiliki teman yang tidak bisa di lihat dengan mata biasa,dan itu terwujud ,Ada seorang anak seumuran dengan ku yang menggangguku setiap malam Hallowen yang pertama dan ke dua tepat pada jam 2 malam.
Dia bisa di bilang tidak seperti hantu anak anak yang biasa,dia terlihat seperti boneka.Mata dan bulu mata nya terlihat antik ,dia juga memakai baju seperti seorang ratu namun ada luku sobekan yang besar di leher bagian belakang nya
Dia menggangguku saat malam hallowen untuk mengajak kunbermain,dan aku menuruti nya,aku bermain dengan nya di belakang rumah , dia sangat suka bermain petak umpet , aneh nya aku tidak pernah bisa menemukannya dia selalu mengalahkan ku dalam permainan petak umpet
Dia selalu melompat lompat sambil berkata
"hore Linda kalah" , dan aku agak terganggu dengan ucapan nya itu karena aku merasa tidak lebih hebat darinya.
Saat Jam 05.00 pagi dia berpamitan pada ku untuk pergi dan aku hanya meng iya kan saja , tapi aku melihat ada tetesan air mata yang mengalir di pipinya , mungkin dia rasa aku tidak menganggap nya sebagai teman , tapi jujur semenjak ada dia aku merasa tidak kesepian lagi , tidak ada orang lain yang mau berteman dengan ku bahkan kakak dan adik ku saja menjauh dari ku karena aku lebih suka dengan kegelapan , menyendiri dan tidur di dalam sebuah peti layaknya orang mati , tapi semenjak ada mery aku rasa dia adalah teman yang cocok untukku walaupun dia sudah mati.
Di malam kedua saat hallowen jam 02.00 dia membangun kan ku lagi dengan cara mengetuk ngetuk peti yang aku tempati untuk tidur , dan dia berkata , "Ayo kita main lagi Linda" ucapnya sambil tersenyum sambil menarik narik tangan ku, dia kali ini membawa ku ke taman.Sepertinya ada yang akan dia tunjukan kepadaku , dan benar saja saat sampai di taman aku melihat batu besar yang memiliki bentuk diriku dan Mery , aku lalu tersenyum dan berkata
"Mery kamu ngebuat ini buat aku"
"Hehe iya , ini sebagai tanda pertemanan kita"
Ucapnya sambil tersenyum
Aku hanya tertawa
"kenapa kamu ketawa patungnya jelek ya"
"Nggak kok patungnya bagus"
"kalau misalnya bagus kenapa kamu ketawa"
"Ya lucu aja , walaupun kamu gak buat patung ini aku akan anggap kamu sebagai teman ku untuk selamanya ,karena kamu lah aku tidak merasa kesepian lagi"
Mery merasa senang dan dia memeluk ku sambil menangis , aku mengalem nya dan berkata
"Kamu tidak perlu menangis Mery ,aku kan ada di sini"
"Aku gak nangis kok , aku cuma seneng aja karena kamu udah anggap aku sebagi teman untuk selamanya"
Ucapnya sambil menghapus air matanya
"Heleh bilang aja kamu terharu kan"
Ucap ku bercanda
"Nggak kok , palingan kamu yang terharu makanya kamu ngalem aku biar gak nangis tadi"
Ucap nya sambil tertawa
"Enak aja , sini kamu aku mau kelitikin"
"Coba aja kalau bisa"
Aku mengejar nya sampai ke belakang rumah ku,dan saat aku mendapat kan nya aku langsung mendorong nya agar jatuh dan mengelitiki nya sambil tiduran di rumput , Mery hanya tertawa sambil berkata "Geli"hanya itu lah yang bisa dia katakan.
Kami berbaring di rumput sambil memandangi langit malam yang dihiasi dengan bintang , Aku memandangin bintang yang sendirian di bagian kiri sedangkan mery memandangi bintang yang berkerumun dan indah di bagian kanan , Mery merasa bingung kepada ku , karena aku hanya memandangi bintang yang menyendiri di bagian kiri
"Linda , kamu kenapa ngeliatin satu bintang yang ada di sana"
Ucap nya sambil kebingungan
"Bintang itu sama seperti ku ,bintang itu menyendiri di kegelapan malam.
Ucap ku sambil tersenyum
Entah kenapa Mery mengerutkan wajahnya , dia seperti tidak suka dengan apa yang aku ucapkan ,lalu Mery melihat ke sekeliling langit dan pandangan nya tertuju kepada 2 bintang yang menyendiri di bagian atas , seperti nya Mery ingin membuktikan kalau sekarang aku tidak sendirian lagi.
"Linda liat itu bintang nya berdua di sana"
Ucap nya sambil tersenyum
Aku melihat ke 2 bintang itu dan berkata
"Maksud dari bintang itu apa?"
Ucap ku agak bingung
"Ke dua bintang itu adalah bukti kalau kamu sekarang gak sendirian lagi"
Ucapnya sambil tersenyum
Aku memperhatikan ke dua bintang itu sambil menangis,dan Mery menyadari hal itu dia langsung meledek ku ,dan aku hanya terdiam karena aku sekarang tidak sendirian lagi , walaupun Mery hanya datang di malam pertama dan malam ke 2 Hallowen tapi aku menganggap Mery selalu ada bersama ku di setiap malam.
"Linda kamu kenapa diam trus"
"Nggak kok aku gak diem ,aku kan dari tadi dengerin kamu ngoceh"
"Oh jadi sekarang kamu takut ya sama aku"
"Enak aja ,aku gak takut kalau sama kamu"
Mery membuat wajahnya menjadi lucu tapi tidak terlalu seram karena dia hanya membuat matanya menghilang dan memonyongkan bibir nya ,aku yang melihat itu hanya tertawa ,karena menurut ku itu sangat lucu apa lagi saat dia memonyong kan bibirnya ,
"Itu sangat menggelikan"
Ucap ku dalam hati
Saat jam 5 dia berpamitan padaku
"Linda , terimakasih untuk malam ini , aku sangat senang dan terhibur."
"Seharusnya aku yang berterimakasih , karena kamu telah membuat ku tidak merasa sendirian lagi"
Mery hanya tersenyum dan pergi meninggalkan ku, namun aku mendengar dia mengucapkan
"Semoga kita bertemu lagi suatu saat nanti"
Menurutku Itu seperti kata perpisahan untuk selama-lama nya ,tapi aku berharap dia akan menjadi teman ku untuk selamanya
Dan benar saja tahun hallowen berikutnya dia tidak datang ke rumah ku,dia tidak lagi mengetuk-ngetuk peti ku lagi.Aku menunggu nya di belakang rumah sambil berbaring di tanah tapi dia tak kunjung datang.
"Apa yang dia katakan pada hallowen tahun lalu tanda kalau dia akan pergi untuk selamanya"
Ucap ku dalam hati
"Semoga itu tidak terjadi"
Saat jam 04.00 pagi dia masih belum datang , aku pergi menuju ke taman dan melihat patung yang di buat oleh Mery untuk ku sebagai tanda pertemanan kami.
Aku bersender di patung itu sambil menunggu Menunggu mery. Jam 06.00 pagi aku memutuskan untuk kembali pulang
Semenjak Mery pergi aku selalu bersender di patung yang di buat oleh Mery di malam Hallowen.Sambil berharap Mery akan kembali dan bermain dengan ku lagi
Tamat