Begitu Lah
Ada gadis SMK bernama Tara, dia bersekolah di SMK 1 , dia gadis yang baik- mungkin, dia suka ngelawak, dia mencintai seseorang yang bersekolah sama dengannya, dia suka menceritakan lelaki yang dia cintai dengan temannya. Katanya lelaki itu bernama Seno. Seno adalah lelaki yang dermawan, baik, pengertian, namun rumornya Seno bisa terlihat seperti orang malas. Ohya, Tara kelas 10-B dan Seno 11-A
Pada suatu pagi Tara terlambat, ia berlari ke sekolah sambil memeluk beberapa buku, tak disangka Tara menabrak seseorang di lorong, Tara terjatuh dengan posisi duduk dan buku yang berhambur, Tara mengatakan "aw" dan Tara melihat ke atas, ternyata yang ditabrak Tara adalah Seno, Tara kaget "!!!" Tara cepat-cepat merapikan bukunya yang berhamburan, dan Seno menunduk sambil mengatakan "kamu gapapa??", Tara kaget dan tesipu malu "aku.. gapapa" ucap Tara, Seno pun membantu Tara merapikan buku, dan Seno tak sengaja menyentuh tangan Tara, (hehh..!) dalam hati Tara, dan lalu mereka bertatapan dan Tara makin malu, dan cepat-cepat merapikan bukunya dan mengatakan "aku duluan kak!!" lalu lari, Seno heran dan tersenyum (lucu). Seno melihat ada buku "buku apa ni?".
Di kelas 10-A, "heh, lu kenapa? kaya habis dikejar setan aja" kata teman Tara yang bernama Audi, "tadi gw nabrak kak Seno, ancrit" saut Tara, "hah?, mang eak??" Audi yang tak percaya, "iya" Tara menyaut, "yadeh" Audi. *istirahat* (hee.. buku dairy gw mana?) Tara, "lah anjirrr!" Tara berteriak, "!!, apaan si??" audi bertanya, "buku harian gw ilangg" kata Tara, "masa si, coba liat lagi" kata audi, "gada" saut Tara, "buku gw manaaa" kata Tara dan sok menangis, "buku yang ada cerita kak Seno itu kan" Audi, "iyaaaaa!!!" Tara, "heeee... buku gw kemanaa" Tara yang mulai merengek, "coba cari di luar, ayo gw temenin" kata audi, "iya deh" Tara yang mulai berhenti merengek.
*Di Seno* "Sen!!" temen Seno yang memanggil, bernama Vinn, "hm?" Seno, "itu yang lu pegang buku apa?" Vinn menanyakan, "gatau" Seno menjawab pertanyaan Vinn, "loh, lu yang punya"Vinn, "bukan" Seno, (ee aneh) Vinn yang kebingungan. "btw lu mau kemana?" Vinn, "nyari Tara" Seno, "buat apa?" Vinn, "ada aja" Seno, ( ͡°_ʖ ͡°) Vinn.
Seno mendengar suara orang menagis di lorong, "heee.. buku gw hilangg" Tara yang menangis, "udah gapapa, beli lagi, gw deh yang beliin" ucap Audi untuk menenangkan Tara, "tapi itu isinya berharga tawu" Tara, "iya si" Audi yang pasrah. "lu denger kan?" kata Vinn, "iya" saut Seno, Seno langsung pergi ke lorong, "lu mau kemana" ucap Vinn namun tak di balas Seno. "udah udah" Audi, hee kenapa ni?" Seno, "Tara ada kak Seno" bisik ke Tara, "hah?!" Tara yang bingung dan kaget, "kamu kenapa cill?", "hehhh" Tara yang kaget, "cari buku?" kata Seno, "kok tawu.. kak" saut Tara dengan rintihan, "tau dong" Seno, "nihh" Seno sambil menunjukan buku, "heee kaka dapet dimana???" Tara yang senang", "tadi pas jatoh" Seno, Seno mengusap air mata Tara sambil mengatakan "sudah, masa gitu nangis" dan lalu mengelus kepala Tara, Tara salting berat, Tara tak bisa mengucapkan kata satupun, "ada yang mukanya merah tu" Audi yang manas manasin, "ehh e-nngga-" Tara yang tersipu malu, "hahaha" Seno tertawa kecil, (hadehh, gini lagi gini lagi) dalam hatinya Vinn. "udah ya, kaka pegi dulu" kata Seno, "eh iya kak" saut Tara, "btw ceritanya bagus" Seno, "hah?? cerita apa?" Tara, "bukunya" Seno (๑•ᴗ•๑), "hhahhh?!! kaka baca dalamnya??!" Tara kaget, "hehe, dikit" saut Seno, "hhaaaaahhhhhh... " Tara yang malu, "awokawok" Audi yang mengejek.
*1 tahun berjalan* "kakkk kembalikan dong" Tara yang berteriak, "kejar sini doll" saut Seno, "udah dong kak aku cape" Tara, "hehe, maaf deh, sini" Seno, Tara berjalan ke arah Seno, Seno menjulurkan tangannya ke atas, "ambil nih doll" Seno mengatakan dengan sebutan baru Tara, "doll?, apaan tuh?" Tara bingung, "dodol hehe"Seno ( ͡°³ ͡°) , "yee emang aku makanan??" Tara sedikit kesal, "kaka pengen makan kamu" satu Seno, "hah? kaka kanibal ya?" Tara yang sok ngejokes, "bukann, itu loh, anu" Seno yang merayu, "hah?? " Tara, ( ͡°❥ ͡°) bayangkan saja muka Seno seperti itu, "hehh??! kaka sagne, dasarr sagne, memberi dislek" 👎👎 kata Tara yang geli, "hehe" Seno, "ah sudahlah itu buat kaka aja" kata Tara yang pasrah karena barang(coklat)nya di ambil, dan Tara balik badan, Seno melihat sekeliling (ga ada orang), Seno menarik tangan Tara dan memenggang pinggulnya, "hehh kak, kaka kenapa???!!" Tara yang kaget, "kamu mau ga??" Seno membisik, "m-mau apa kak..?" Tara yang ketakutan, "mau ga jadi pasangan kaka??", "!!, mau kak.." saut Tara, "yakin?" Seno, Tara mengangguk kepala, "haha" Seno yang tertawa kecil sambil menatap Tara, "liat kaka dong" kata Seno, "hm?" Tara yang malu.. dan berusaha melihat Seno, "bentar doang kok" Seno sambil tersenyum"a-apany--". tak disangka Seno mencium Tara, "!!!, mhhm." Tara, "hah.." "kamu lucu deh" Seno, Tara hanya bisa diam dan malu, Seno memeluk Tara.
Tak di sangka tahun ini adalah hal buruk bagi Tara, Tara mengira ini adalah tahun terbaik, karena Tara bisa memiliki seseorang yang Tara sukai di tahun lalu, ternyata salah, *suara notif* "sapa tu, pasti kak Seno" Tara yang merasa pede, Tara mengambil HPnya, "bukan kak Seno" Tara, "hm?....!!!!!!!" Tara kaget dan tak sengaja melempar hpnya, Tara melihat ada suatu kontak yang mengirimkan foto Tara di sekolah, Tara terlihat seperti sedang makan, jalan, tidur, dan tertawa, Tara melihat itu kaget berat, tetapi Tara tetap berfikir yang positif, Tara memikirkan mungkin itu Seno.
Besoknya Tara di ajak jalan oleh Seno, Tara di jemput oleh Seno, Tara melihat kak Seno dengan senang, sama seperti Seno. Mereka berboncengan dan pergi ke suatu tempat, tempatnya indah, Tara menyukainya, mereka pun turun dan jalan jalan, "tempatnya bagus kak" Tara yang gembira, "hehe, iya lah kaka yang cari" ͡° ͜ʖ ͡ – Seno sambil narsis. Mereka berdua pun duduk untuk beristirahat, Seno bermain HP, Tara melihat ke Seno lalu melihat HP Seno, Tara masih ingat kejadian kontak itu, "emm kak" Tara memanggil, "apa sayang?? " Seno menyaut, "boleh pinjem HP kaka ga? nanti kaka pinjem HP aku" Tara, "boleh" Seno, merekapun bertukar HP, Tara melihat di galeri ternyata tak ada satupun foto Tara yang mencurigakan, Tara hanya melihat fotonya yang lucu, seperti fotbar. Tara ingin menceritakan kejadian yang Tara alami, tetapi Tara takut Seno bersangka buruk, "foto kita lucu deh" Seno, "hahaha iya kak" Tara tersenyum. "Mau lanjut ga?? " Seno sambil menjulurkan tangan, "mauu" Tara menyaut sambil menggenggam tangan Seno. Mereka pun pulang, mereka sedang di jalan, dan lalu hujan Seno langsung bergegas dan mengatakan "doll pegangan yaa", Tara langsung memeluk Seno dengan kuat, lalu sampailah di rumah Tara, Tara bilang "kak masuk aja", "gausah, masuk sudah dol" Seno, "kaka masuk juga" Tara mencoba memaksa, "gausah.. kamu masuk gih, ntar sakit" Seno, "kalo kaka ga masuk aku juga ga mau" Tara, "iya dehh" Seno memarkirkan motor dan masuk kerumah Tara. Setelah itu Tara membantu Seno membuka jaket Seno, "!.. makasi ya sayang" Seno tersenyum.
"Kak aku mandi dulu ya" Tara, "gimana kalo berdua??" Seno, "hahh? engga lah, nanti aja" Tara, "nanti kapan?" Seno, "pas udah nikah" Tara, "yahh, ga asik" seno, "👍"Tara mengucapkan, *Tara selesai* "mandi kak udah ku siapin air hangatnya" Tara, "hmmm baik banget, kaya istri idaman" ʕ≧ᴥ≦ʔ Seno bilang sambil terharu, "so imut" Tara, "yee.. :(((" Seno. Tara memasak makanan di dapur, Seno mencium aroma yang enak, "dodol lagi masak ya?? " Seno bertanya, "ngga, lagi salto" saut Tara, "yee serius amat" Seno, "👍" Tara, Seno mendatangi Tara, lalu memeluk Tara dari blakang,"! Tara kaget, "dodol pinter banget ya, nanti kalo udah besar jadi punya kaka yaaa, nanti kalo kaka pulang kerja ada makanan enak, nanti kaka makan sama Tara, pasti seru" Seno, "hhmm" Tara yang mulai terbiasa dengan sikap Seno, "nanti kalo kaka cape, dodol pijitin kaka, mandiin kaka, suapin kaka, tidur sama kaka, seru ya" Seno yang , "iya kaak, nanti aku buat kaka deh" Tara, "yeyy" Seno, Seno makin erat memeluk Tara, Tara merasakan ada yang janggal "kaka ga pake baju ya", " hehe iya" Seno, Tara mendorong kaka dan mengatakan"kaka make baju dong!!", "baju kaka kan basah" Seno, "o-ow.. yaudah sini ikut aku" Tara mengajak, Seno mengikuti. "nihh pake lah" Tara memberi baju, "bekas Tara ya?? " Seno menanyakan, "iya, tapi udah ku cuci" Tara menjawab, "yahh, ada baju yang bekas Tara ga?? " Seno menanyakan, "ga ada" Tara menjawab, "yahh" Seno.
"nih kak" Tara menawarkan makanan, "wihh cantik" Seno kagum, "makasi" Tara, meraka pun makann, *Seno nangis*, Tara melirik dan kaget "kaka kenapaa???!! ", " makanan ini terlalu enak, sayang sekali kaka baru mencobanya" Seno menjawab sambil nangis, "heee... " (kirain kenapa) Tara (-ω-;). Setelah makan, "dol" Seno memanggil, "apaan?" saut Tara, "mau tidur, hehe" Seno, "tunggu" Tara menjawab, "kaka ikut" Seno, meraka mengambil kasur lantai dan menaruhnya, Seno ingin tidur dengan Tara, jadi Seno menaruh kasurnya disamping kasur Tara, "kasunya nyaman bangett" Seno yang nyaman, "👍" Tara, "aku tidur ya kak" Tara, "doll, samping kaka ya" Seno, "so imut" Tara, "hmmmm" (´・ェ・`) Seno memasang wajah so imut, "hmm, iya deh" Tara, "yey" Seno, *snif* "aroma kamu enak" Seno sambil memeluk tara, "hm" Tara yang mulai mengantunk di pelukan Seno, *nafas tidur* , (dia tidur, lucunyaa) (๑•ᴗ•๑)♡ dalam hati Seno salting, Seno pun ikut tidur. Beberapa saat kemudian Tara terbangun, Tara mendengar ada notif, Tara mengetuk notif itu dan melihat foto foto yang aneh lagi, Tara melihat foto dia berjalan dengan Seno, "hah??!!", *kontak itu menelfon Tara, Tara takut mengangkat telfon itu, tetapi kontak itu terus menerus menelfon Tara, dengan rasa ragu, Tara mencoba mengangkat telfon itu, " h-halo? " , suara itu pelan dan seperti anak sekolah ia mengatakan "Tara.. aku menyukai mu. Mengapa engkau memilih Seno? aku sudah lama menyukai mu, aku lebih menyukai mu sebelum dia, kenapa bukan aku yang kau pilih? aku bisa memberi apapun yang kau mau" , "kau siapa?? " Tara bertanya, "kau tak perlu tau siapa aku.. intinya aku menginginkan mu Tara, AKU AKAN TERUS MENGAWASI MU" , "hahh!!" Tara kaget dan langsung mematikan telfon itu. "dodol??" Seno bangun "loh kamu kenapa sayang??" Seno melihat Tara menangis ketakutan, "!!! , kak!! " Tara memeluk Seno "k-kak.. aku takut", " kenapa sayang? ayo cerita", Tara menjelaskan apa yang terjadi dari awal sampai akhir, "sudah sudah, kaka di sini, kaka akan selalu di sisimu" *shh* Seno menenangkan Tara.
Besoknya, Tara sedang bersiap siap untuk sekolah, *notif* "dia lagi?" Tara, notifnya "temui aku dirooftop 12.12", "!!!" Tara kaget. "doll" Seno (✿❛◡❛), "eh iya kak" (◍•ᴗ•◍) Tara, "baju kita couple ya, lucu deh" Seno, "haa?? " Tara bingung, "blok, itu baju sekolah, kalo couple, dia couplean sama gw dong" Vinn, "nyenyenye" Seno, "hahaha duluan kak" Tara, "iya sayang" "mwahh" Seno sambil memberi cium jauh, Tara juga. "hmm, aku naik ga, ya?" Tara. *12.12* "Auu, temenin gw dong" Tara memanggil Audi, "kemana??" Audi bertanya, "ke rooftop" Tara, "ga ah, cape" Audi, "plisss nanti gw traktir deh" Tara, "SIAP" Audi langsung berdiri. *di rooftop* , "lu awasin gw ya.. kalo gw kenapa napa lu telfon kak Seno" , "eee.. oke" Audi yang bingung. *Tara menunggu* "halo Tara, kamu cantik deh", " kau siapa??" Tara, "aku iqbal dari 12-D", " apa mau mu???"Tara, "aku mau kamu" iqbal mendekat, "hah??!! aku sudah ada" Tara, "ya, aku tau, aku ingin kalian putus, aku ingin kamu menjadi milikku" iqbal menyudutkan Tara, "ehhmm, kak.." Tara takut, iqbal menjulurkan tangannya--, "berani kok sama cewe" Seno datang menepis tangan iqbal, "tidak usah ikut campur"iqbal, "nyenyenye" Seno, "ugh.. sialan" iqbal mencoba menonjok Seno, ditahan oleh Seno, Seno memutar tangan iqbal, "ahhg" iqbal, "cowo kok ngedesah," Seno, "sialann" iqbal, merekapun bertengkar. "ada apa ini??!! HENTIKAN!!!" guru BK, mereka di bawa ke UKS lalu ke BK, mereka di ceramahi. Kaka gapapa??"Tara, "gapapa kok" Seno.
*1 tahun berlalu* "cie yang lulus" Tara, "hahaha makasi dol" (´^ω^`) "nanti nyusul ya,kaka tunggun" Seno, "iya" Tara. *1 tahun berlalu* "ciee yang nyusul" Seno, "hahaha makasi kak" Tara, "kaka traktir dehh" Seno.
TAMAT
MAKASI GESS
NANTI ADA SEASON 2 KAYANYA.
maaf kalo ada yang typo, alay, cringe🙏😅
btw fotonya ngambil dari pin