Tepatnya 20 September 2022, sekitar 6 bulan yang lalu.
Nama ku Irene Georgia adalah pegawai di sebuah peminjaman dana tunai, biasa nya nasabah akan menggadaikan harta benda mereka sebagai jaminan.
Kebetulan hari ini sedang ada event, bagi pegawai yang berhasil menagih hutang nasabah maka akan mendapat rekomendasi kenaikan jabatan. Aku menyadari khir-akhir ini direktur sering melirik kinerja ku, aku pikir ini adalah petunjuk bahwa aku akan terpilih untuk di rekomendasi.
Perasaan euphoria yang berlebihan membuat ku lupa diri. seorang wanita tua berpenampilan kuno datang menghampiri ku untuk mengajukan pinjaman, ia membawa sertifikat rumah satu-satunya untuk di gadaikan.
Namun statusnya yang hanya seorang janda dan pengangguran membuat ku sedikit ragu untuk menerima permohonan itu, direktur juga sedang menatap kinerja ku dalam mengatasi nasabah seperti ini, aku rasa ini saatnya menunjukan kinerja terbaik dan mendapatkan kepercayaan lebih.
Aku menolak!!. Ya aku menolak tegas permohonan wanita yang sangat memprihatikan itu, aku melihat ia menangis. tapi aku bersikap cuek seolah sedang bekerja profesional. dia kembali memohon dengan berlutut di kaki membuat perhatian di kantor tertuju kepada ku, rasanya aku sudah seperti wanita biadap.
Aku memintanya untuk berhenti, dan mendorong tubuh Kumal nya menjauh. wanita tua yang berpakaian serba hitam itu terpental ke lantai, kali ini dia begitu marah dan menatapku sambil membacakan mantra yang terdengar mistis. aku pikir itu hanyalah lucon di era modern seperti sekarang. tapi siapa sangka ini adalah awal. dia sedang membuka pintu pembatas antara aku dan iblis.
Hal aneh pertama yang aku alami adalah muntah darah, ini tak biasa, semua orang di kantor memintaku segera beristirahat di rumah, jadi aku pulang dan menuju parkiran mobil di gedung bawah, aneh!!
sangat aneh, hawa di sana begitu dingin, hembusan angin membuat bulu kuduk merinding. aku cepat-cepat berlari untuk masuk ke mobil dan menyalakannya. Tapi sesuatu yang aneh sedang terbang pelan di depan kaca mobil, itu adalah sapu tangan wanita tua yang tadinya sempat aku permalukan.
Aku semakin merinding ketika sapu tangan itu melayang masuk ke bagasi depan mobil,
"Oh tuhan, aku berlindung kepada mu dari makhluk yang sesungguhnya ada namun tak terlihat"
segera aku menyalakan mobil dan tiba-tiba dari spion depan aku melihat wanita itu sudah duduk di bangku belakang.
Dia mencekik, menjambak bahkan menggigit, Aku berteriak histeris dan menusuk matanya dengan gunting
"Aku selamat?" tentu saja tidak, dia kembali bangkit dan menggigit ku hingga terpental keluar, disitulah aku melihat dia mencabut Guntung dari mata nya dan mendekat ke arah ku.
Tubuhku gemetar saat tangannya meraba area dada dan menarik satu kancing baju. Seketika angin bertiup kencang di ikuti dengan teriakannya membaca mantra. setelah selesai dia membalikkan kancing baju itu kembali.
"Aku sudah mengutuk mu" katanya, dan seketika itu ia menghilang dan semua kembali normal.
H2 setelah aku di kutuk
Selalu ada yang mengikuti langkah kaki dan aku menjadi orang yang begitu penakut, selalu berhalusinasi melihat jin, iblis dan makhluk-makhluk mengerikan lain nya, keadaan semakin memprihatinkan dan kekasih ku Steve menyarankan untuk ke paranormal.
Benar saja, kedatangan ku bak bencana bagi paranormal itu, ia menangis mengakui keadaan ku, katanya 7 hari, waktuku hanya 7 hari untuk lepas dari kutukan, yang bisa ku lakukan hanya mengibur iblis itu agar tak marah, dengan memberikan sesembahan hewan yang paling aku sukai.
Aku pikir paranormal itu sedang gila, aku tidak akan membunuh Kitty kucing peliharaan untuk iblis sialan itu, aku pergi begitu saja dan melupakan omong kosong paranormal tersebut.
H3 Setelah kutukan,
Aku tidur di kamar, suara hentakan kaki membuat aku terbangun, anehnya tak ada siapapun tapi suara hentakan itu semakin dekat dan semakin keras, dari bawah pintu aku melihat bayangan yang begitu besar sedang menuju kamar, aku ketakutan dan berteriak minta tolong, namun seketika lampu di rumah padam, barang-barang beterbangan, aku benar-benar kacau, di atas meja aku lihat Kitty mencoba bersembunyi, harus kah? tergesit di pikiran ku untuk menyerahkan Kitty kepada iblis yang sedang mengamuk. tak ada perasaan ragu lagi, aku membunuhnya. setelah itu semua kembali normal.
H4 setelah kutukan,
seperti biasa, saat pulang kerja aku langsung mandi dan bersiap untuk tidur, bisikan itu kembali datang, angin berhembus menerpa tirai hingga bergerak-gerak seperti ada sesuatu di Balik nya, aku menarik selimut dan menutupi seluruh wajah, dari celah kecil aku mengintip memastikan situasi yang seperti nya telah aman.
Aku bernafas lega dan bersikap normal kembali, tapi dari atap ada seseorang iblis berkepala kambing memuntah kan seekor kucing di kepala ku.
"AKU TIDAK INGIN KUCING MU!!!!!! ARRRRRRG"
Sontak saja aku berteriak histeris dan berlari keluar rumah, menyalakan mobil menuju rumah para normal.
Katanya tersisa 3 hari lagi sebelum aku di jemput oleh Lamia ke neraka, sebelum itu aku harus mencari pemilik baru untuk kancing baju yang Lamia titip kan, nantinya pemilik baru itulah yang akan menggantikan aku melayani Lamia di neraka.
Sejak itu aku rajin kerumah sakit untuk mencari orang-orang yang sekarat dan memberikan kancing baju, tapi hati ku tak tega, melihat mereka yang telah sakit parah di dunia dan di siksa lagi di neraka, jadi aku mengganti arah kepada rekan kerja yang mencuri jabatan ku, aku berniat memberikan kancing itu padanya tapi entah mengapa tiba-tiba dia memohon maaf atas kecurangan yang ia lakukan, dia menangis membuat aku teringat kejadian lama, karena keegoisan lah aku berada di posisi sekarang. sehingga aku mengganti target.
Memasuki hari ke 6, Dan aku masi belum menemukan pengganti. paranormal membantu ku menyelesaikannya dengan cara lain, kami menyewa cenayang dari Swedish. dia lah yang nantinya akan melakukan ritual pengusiran Lamia saat dia menjemput ku.
Hari ke 7 setelah kutukan, aku di bawa di sebuah ruangan gelap, ada banyak tulisan latin kuno yang tak bisa aku baca, paranormal dan cenayang Dudu di sebuah meja bersiap untuk melakukan ritual, seekor kambing yang akan di jadikan korban juga telah di siapkan.
Suara-suara nyanyian Mulai keluar dari mulut cenayang membuat bulu kuduk merinding, angin berhembus menerpa lilin di sekitar, dan suara hentakan kaki Lamia mulai terdengar, aku gemetar hampir pingsan, tapi aku juga ingin bebas dan hari memberanikan diri. cenayang itu memegang erat tangan ku dan menatap ke arah paranormal.
"Bila aku katakan "sekarang" segera penggal kepala kambing ini"
paranormal mengangguk setuju dan Lamia memasuki tubuh cenayang, ia mengumpat kata-kata kotor dan meludahi wajah ku, para normal meminta ku untuk tenang dan memejamkan mata, setelah itu Lamia memasuki tubuh kambing.
"SEKARANG!!!!!!!!" perintah cenayang. paranormal mengambil parang dan menebas kepala kambing hingga mati bersama Lamia.
******
Apakah aku sudah selamat?
Entah lah, yang jelas ini sudah 2023 dan aku masi hidup dan menjalani pekerjaan ku seperti biasa.
.......................................TAMAT...................................