Tak baik menilai orang hanya dari segi buruknya saja. Tak baik juga, memuji orang karena kamu sedang mencintainya. Atau saat sedang suka padanya.
Perkataanmu yang terucap, adalah bukti dari cara berpikirmu.
Jika kata satu dengan kata lainnya terasa tidak sinkron, berarti kamu sedang dalam gangguan jiwa.
Maka bicaralah seperlunya . Tidak usah berlebihan. Dan tidak memolesnya dengan kata-kata lain. Sehingga, kata-kata yang tak baik, dipoles oleh argumentasi lain. Hingga seolah-olah kata itu bermakna bagi orang lainnya.
Dari kata kata, Hingga menjadi perbuatan. Kadang jarang yang memahami apa yang sedang diucapkanya. Apakah kata -kata itu nyambung atau tidak?dengan masalah yang sedang dibahas. nyambung tidak dengan apa yang jadi bahasan saat itu? Pasanganmu pasti akan bingung,dan berujung pada rasa ketersingnggungannya.
Padahal apa yang sedang diucapkannya hanya seolah-olah sedang berbuat baik, pada saat dia berusaha menjelaskan. Dengan argumentasi nya sendiri.. Dia tidak mau pahami tentang kata-kata nya pada orang lain.
Padahal orang lain yang mendengarkan, malah tersinggung, dengan apa yang diucapkannya. Karena tidak menyukai dengan isi kata-katanya.
Jika anda saling mencintai dengan pasangan kalian. Sebaiknya tidak membahas, atau membicarakan lagi. Hal-hal yang tidak patut dikatakan.
Jika pada saat hubungan pernah ada sebuah prasasti atau perjanjian? untuk saling mengisi demi melengkapi kekurangan yang dialami diri masing masing? Saat menjalin pacaran? sebaiknya tidak mengungkapkan lagi apa yang telah diterima. Atau apa yang telah anda berikan pada pasangan anda.
Baik itu berupa materi atau edukasi. Disaat usai memberikan jasa atau bantuan. Berupa apapun pada pasanganmu.
Karena, prilaku itu dapat mengganggu kelangsungan dan keharmonisan cinta kalian. Karena pasanganmu merasa di dikte.
Maka segeralah lakukan antisioasinya dengan mengorientasi atas perilaku kita selama menjalin cinta dengan pasanganmu.
Jika awalnya ada kata ikhlas, maka lakukanlah dengan ikhlas untuk selanjutnya niat baik mu. Tanpa mengharapkan pamrih apapun.
Biarkan pasangan kita yang saja yang menilai. Baik buruknya. Apa yang telah kita lakukan untuk dia. Tanpa kamu perlu mengulangnya dengan kata-kata ungkapan atau mengungkit lagi apa yang sudah jadi kesepakatan. Karena kata-kata yang keluar pada saat itu adalah, kata-kata yang tidak terkontrol oleh dirimu. Mungkin saat itu kamu sedang menyanjung dirimu sendiri. Ingin dirasa dan diakui oleh pasanganmu. Tentang apa yang kamu lakukan pada saat itu. Mungkin saat itu dia memang membutuhkan bantuanmu. Apalagi kalau dia sedang mengalami down life. (miskin)
sehingga kamu akan kecewa, karena ungkapan kata- katamu malah diserang.
Padahal awalnya Kamu tahu kalian pernah bersama merasakan kekecewaan. karena ketidak berdayaanya saat itu.
lalu apa yang akan terjadi jika kalian malah saling mempertahankan pendapat hanya demi gengsi? hanya untuk soal pengakuan tentang keberhasilan. Hasil dari karya nya? malah seolah kamu memaksanya, untuk mengerti tentang keadaan dirimu?.
Dalam keadaan seperti itu, pasanganmu malah akan merasa tersinggung. Karena cara bicara dan perilaku, yang makin arogan. Karena merasa posisimu menang . Dan di posisi yang benar.
Akibat dari kata-katamu yang diucapkan , yang menggambarkan keberhasilanmu,. Karena kamu telah merasa membantu pacarmu? perilaku seperti itu akan menimbulkan ,rasa ketersingnggungannya.
Karena Privasi itu tidak bisa diwakilkan oleh siapapun. Apalagi jika i menyampaikannya di muka publik, Curhat di medsos misalnya? Dan pasanganmu ikut baca .karena ia berteman dengan akun pacarmu.??
Jika kalian pernah saling tulus mencintai dengan ikhlas, dan jika kalian sudah saling mengisi dalam kehidupan sehari-hari.. maka jadikanlah apa yang telah kalian lakukan itu sebagai pengikat kuat untuk menjaga privasi diri kita masing-masing . bukan malah sebaliknya dibuka kekurangannya dalam hal tertentu?
Meskipun dengan alasan,tapi kan mengucapkannya cuma dalam chatting, tidak ada orang lain yang mengetahui tentang privasi kita?
Tentu saja kata-kata itu hanya untuk menghibur hati pasangan, yang sudah terluka tanpa kita sengaja.
Bahkan untuk hal yang sangat urgent sekalipun, kadang di dibuka. Dengan alasan tidak sengaja.
Hal-hal privasi pun kadang mereka saling buka . Tanpa memikirkan pasangannya tersinggung atau tidak, dengan perilaku kita. jika saling ungkit
soal jasa ? atau yang pernah terjadi saat usai memberikan sesuatu yang berharga sekalipun,pada pasangan kita, sebaiknya tidak dibahas lagi.
Yang terjadi malah akhirnya kita malah sibuk bertengkar. Dengan pasal yang tidak jelas. Hingga akhirnya pasangan yang merasa terintimidasi bahkan mungkin marah atas perilaku diri kata-kata kita, entah disadari atau tidak?.
Dengan rasa cinta yang berlebihan ,apapun yang dilakukan dan dikeluarkan dari diri kita, akan terasa nikmat karena rasa ikhlas.
Ketika pasangan kita merasa terbantu oleh apa yang telah kita lakukan.
Tapi jika terjadi sebaliknya, maka isi percakapan itu, malah akan menimbulkan sikap yang tidak menyenangkan,karena ada kata saling ungkit jasa
Lalu apa artinya nilai pacaran kalau semua diukur hanya dengan kemampuan sepihak? dengan yang dimilikinya. hanya untuk melampiaskan kekecewaannya pada waktu itu karena sudah terlanjur merasa dirugikan?
Sebaiknya tidakan anda. ? yang tidak Seharusnya
mengurusi berkas lama. Yang pernah tercatat selama. anda berhubungan cinta . Kini apa yang dilakukan jauh berbeda dengan niat awalnya
saat kita belum jadi pasangaanya sesungguhnya.
Padahal sebelumnya sudahi ada kesepakatan dengan nya ,bahkan sampai sampai disuntikan dana dalam usahanya, saat itu dengan perasaan suka cita. saat menyampaikan atau memberikanya.
Ada kesan ikhlas itu benar-benar terasakan .Saatl itu baru saja menambah hubungan cinta.seakan semakin harmonis.
kadang hal itu tidak disadari, karena terbawa oleh rasa bangga yang berlebihan, dari perilakunya telah membantu orang yang dicintainya.
itu yang pernah dirasakan dan itu yang kini sedang terjadi dalam hubungan cinta kami, bahkan berujung saling blokir hubungan dengan whatsapp .bahkan sampai dengan memutus hubungan di media sosial, ltidak lagi berteman..
kesia-siaan dari semua perjuangan yang telah dilakukan selama ini. semua pengorbanan yang telah dilakukannya pun jadi terasa hambar.
berujung penyesalan yang tak terkira pernah bersama-sama dalam menciptakan sebuah hubungan cinta.
kini hubungan cinta itu pun terasa garing.
untuk saling berpisah masih belum memungkinkan.
karena dalam hubungan itu telah terjadi hutang jasa yang berlebihan.
setelah hutang biasa selesai dipertaruhkan kelanjutan dari cinta yang terbina selama ini?
karena saling mempertahankan egois me diri.
mencintai itu memang berat , tetapi berpisah akan lebih cepat didapat.
untuk menunjukkan dari diri mereka masing-masing bahwa merekalah yang paling berjasa dalam hubungan cinta .
sehingga tanpa disadari pasangannya terluka sehingga ia pun memutuskan untuk tidak saling menyapa.
bagaimana cara mengatasi persoalan seperti itu?
sebaiknya saling menahan diri untuk tidak saling mendikte kehidupan privasi masing-masing.
karena walaupun bagaimana privasi itu tidak bisa disentuh oleh pihak lain.
bahkan tidak usah memaksakan diri untuk mengetahui dan mencampuri kehidupan privasi pasangan kita.
walaupun sudah ada ikrar bahwa mereka akan saling mengisi dalam kehidupan cinta . akan saling membantu untuk mewujudkan sebuah cita-cita?
malah akhirnya kandas tak berarti apa-apa.
malah saling menunjukkan keegoisan kedigdayaan rasa yang pernah kita ciptakan.?
cara hidup bercinta seperti itu sungguh tidak akan menghasilkan kebahagiaan seperti yang diharapkan.
karena apa yang dilakukan dalam rangka cinta itu sebenarnya tidak perlu diungkapkan tapi cukup dirasakan sehingga privasi masing-masing pasangan tidak merasa terganggu.
biarkan saja seiring dengan perjalanan waktu yang akan mengungkap dan berbicara sehingga
buah penghargaan itu akan dirasakan ketika mendapat puncak rasa cinta kasih yang selama ini dibina . Biarkan berbuah bahagia dalam kasih sayang menuju kesejahteraan cinta kita berdua..
kita harus pandai memelihara konflik dan mengarahkannya untuk sebuah pelajaran manis selama menjalani liku-liku kehidupan cinta.
bukannya malah memecahkan konflik untuk saling menyerang karena adanya jasa yang telah tercipta diantara kedua hati yang telah berikrar.
jika ingin ada penghargaan itu biarkan saja nanti juga akan merasakan semuanya saat kita mampu melewati semua tantangan dan cobaan dalam menjalani kisah cinta.
ibarat benang kusut jangan mencari ujung yang sulit tapi menelusuri di mana awalnya kusut itu dimulai.
tapi kadang lupa karena keegoisan diri, sehingga kita tidak tahu ujung pangkal akibat dari benang kusut akibat konflik asmara.
mari kita merenung dan mencari tahu dijadikan sebuah pengalaman untuk memecahkan persoalan hubungan cinta yang terlanjur ternoda oleh egoisnya rasa.
sebaiknya jika memang sudah saling mencintai tidak dilanjutkan dengan saling mendikte ketika ada persoalan yang melanda hati kita.