PERPISAHAN
Tiga suara sedang bersenandung riang di sebuah taman. Mereka adalah Sala, Sia, dan Syah mereka saudari kembar yang tak terpisahkan. Mereka berbagi apapun yang mereka miliki, mengejar mimpi bersama, dan selalu bersama ketika mereka pergi. Saat ulang tahun ke -10 tahun mereka sangat bahagia karena bisa merayakannya bersama kedua orang tua mereka dikarenakan mereka jarang berada di rumah, sibuk bekerja sampai tidak bisa meluangkan waktu untuk pulang kerumah. Bahkan jika mama pulang berarti ayah yang tidak ada di rumah ataupun sebaliknya. Jadi, hari itu adalah hari yang sangat membahagiakan untuk mereka karena bisa berkumpul bersama tanpa ada satupun yang tidak datang.
Mereka pergi ke taman bermain yang banyak di tumbuhi oleh bunga yang sangat cantik dan harum. Di sana banyak anak yang sedang bermain bersama tapi trio S hanya bermain sendiri. Saat melewati sebuah pohon yang sangat besar trio S melihat anak laki laki yang sedang di rundung oleh tiga anak lain. Mereka yang merasa kasian kepada anak tersebut pun menghampirinya.
“ BERHENTI “ teriak Sia
“ Apa kalian tidak malu membulinya hanya karena kalian bertiga, dasar pecundang” ucap Syah dengan muka yang galak hingga membuat tiga anak yang membuli tersebut takut
“ Lebih baik kalian pergi dari sini” ucap Sala dengan lembut namun membuat katiga anak laki laki merinding dibuatnya
“ A..Awas kalian ja..jangan harap kalian bisa lolos lain kali” ucap salah satu anak tersebut sambil lari tergesah-gesa
“hmmp”
“ terima kasih “ kata anak yang di tolong tersebut
“ sama-sama “ jawab Sala
“ lain kali, kau harus melawan jangan Cuma mengalah. Ayo kita pergi” kata Syah sambil berbalik dan pergi
“ baik” ucap pelan theosso yang merupakan nama anak laki laki itu
Trio S pergi menghampiri Sawla adalah ibu dan Will adalah ayah mereka. Dan mereka pergi dari taman dan pulang ke rumah karena sudah sore hari. Meninggalkan kenangan indah untuk semua nya. Pergi mengarungai mimpi indah dan harapan supaya bisa terulang kembali, walaupun hal tersebut tidak mungkin bisa terulang kembali dan menjadi kenangan ini akan menjadi yang terakhir kali mereka bisa berkumpul bersama. Karena malam itu bulan purnama muncul dan terjadi kebakaran yang sangat aneh karena tidak seperti kebakaran biasa, kebakaran ini seperti sengaja di buat. Kebakaran tersebut sangat besar sehingga menewas kan orang tua mereka. Syah dan Sala tidak bisa di temukan dimanapun hanya Sia yang di temukan pingsan di dalam rumah karena terlalu banyak menghirup asap.
Besok harinya, Sia membuka matanya dan menanyakan keberadaan keluarganya dengan cemas kepada perawat yang berada di sampingnya. Perawat tersebut memberitahu hal yang sebenarnya dan Sia menangis kencang karena merasa di tinggalkan sendirian. Seorang pria dewasa bernama putra yang merupakan direktur rumah sakit tersebut sedang berada di depan pintu kamar rawat Sia mendengar tersebut berencana mengadopsinya.
Di lain tempat yang berada jauh dari rumah sakit dimana sia dirawat. Terdapat sebuah rumah yang berada di tengah hutan, disana terdapat seorang pria berumur sekitar 41 tahun dan seorang anak perempuan sekitar 10 tahun yang ternyata adalah Syah yang dikabarkan menghilang setelah kejadian kebakaran yang terjadi tadi malam, sedang tertidur di depan pria tersebut. Anak tersebut akhirnya terbangun dengan wajah bingung
“ paman siapa ya “ Tanyanya sambil memegang kapalanya yang terasa pusing
“nama saya Toni mulai hari ini kamu akan tinggal di sini “ jawab Toni dengan singkat dan tidak bertele-tele
“ Saya ingin pulang paman“ ucap Syah dengan waspada
“ sekarang namamu adalah Sisih” ujar Toni kepada Syah yang sekarang Sisih
“Baiklah” kata Sisih dengan wajah pucat denganl menahan rasa takut
Toni hanya mengabaikan ucapan Sisih dan pergi meninggalkannya agar sisih dapat menenangkan diri setelah ia mengatakan bahwa orang tuanya telah pergi ke sisi tuhan.
5 tahun kemudian, pagi harinya.
Di sebuah rumah megah terlihat seorang gadis yang sangat cantik dengan rambut yang di kuncir kuda yang tergesa-gesa menuruni tangga dan pergi ke meja makan dan mengambil sepotong roti dan berpamitan kepada ayah angkat yang sudah ia anggap sebagai ayah kandung.
“Hati-hati di jalan” Ucap ayahnya tersebut
“Ya ayah” Jawab
Gadis tersebut mengendarai mobil berangkat ke sekolah. Dengan hati-hati ia mengendarai mobil. Sesampai di sekolah gadis tersebut turun dari mobil dan tergesa-gesa masuk ke kelas.
Bruk
“Akh, hati-hati kalau jalan “ Rintih gadis yang di tabrak hingga mencium lantai
“ MAAF AKU TIDAK SENGAJA” Ucap Sia sambil menolong gadis tersebut
“ yah, aku akan memaafkan mu”
Saat Sia melihat wajahnya ia merasa tidak asing dengan wajah tersebut namun ia tidak ingat pernah bertemu dimana.
‘Kenapa wajah nya begitu familiar tetapi aku tidak ingat tentang dirinya’ pikir Sia yang berusaha mengingatnya
“Siaa ayo cepat masuk, kelas hampir di mulai nih! “ panggil sahabat nya yang bernama lili
Mendengar panggilan sahabatnya Sia langsung bergegas pergi
‘Ah, sudahlah buat apa juga di pikirin mungkin orang yang aku liat di jalan’Pikir Sia
“ Ah iya, maaf sekali lagi” kata Sia sambil berjalan tergesa-gesa
Saat Sia sudah tak terlihat lagi cewek tersebut berbalik dan pergi ke kelasnya saat sampai di kelas tersebut. Dia disuruh guru yang mengajar memperkenalkan diri sebagai murid baru.
“ Selamat pagi, perkenalkan nama saya Lia saya dari kota lima ujung, saya pindah di sini karena pekerjaan orang tua “ ucap Lia yang sebenarnya merupakan Sala saudara Sia yang hilang saat kejadian kebakaran 5 tahun lalu. Namun, Sala kehilangan ingatannya saat kejadian tersebut dan ditemukan oleh sepasang suami istri yang tidak bisa memiliki anak.
Dua minggu kemudian, di acara pemilihan ketua OSIS Sia, Lia, dan Sisih mengajukan diri untuk menjadi ketua OSIS, walaupun terpisah mereka masih memiliki pendapan yang sama. Saat itu mereka sama-sama merasa akrab tetapi tidak saling mengenal.
Sisih terpilih menjadi ketua OSIS dan Lia terpilih menjadi wakil ketua OSIS. Sedangkan Sia menjadi sekretaris.
10 Tahun kemudian
Lia sekarang telah menjadi seorang pembisnis yang hebat dan telah menjadi pengusaha yang sukses.
Sia menjadi seorang dokter terkenal yang di cari semua orang karena semua penyakit apapun bisa di obati olehnya.
Sisih tidak kalah hebat dari saudaranya dan menjadi seorang tentara yang selalu memperjuangkan keadilan dan kedamaian.
Mereka tetap sering bertukar kabar masing masing dan menjadi sahabat dekat tanpa tau kebenaran bahwa mereka bersaudara.
Walaupun sudah menjadi orang yang sukses mereka tetap berbuat baik dan tidak melupakan untuk tetap rendah hati. Perjuangan mereka menjadi pedoman untuk orang lain karena walaupun terasa susah untuk di hadapi namun jika kamu mau berusaha maka akan berhasil meraih apa yang di harapkan
'Langit sangatlah luas seperti jarak yang memisahkan kita, namun langit di penuhi oleh bintang yang tak pernah redup setiap malam. Fisik kita mungkin berpisah namun hati kita akan selalu bersama apapun keadaan yang dihadapi, karena jika sebuah ikatan yang kuat akan susah di putuskan'