Malam yang dingin adalah saat yang tepat bagi seseorang untuk tidur.Begitu juga dengan Laura yang sedang tertidur di hotel mewah di kota Tokyo..Namun dia tidak bisa dilihat oleh siapapun,karena dia memiliki kekuatan Menghilang..Laura bisa membuatnya menghilang dan muncul kembali..Ia juga bisa memilih siapa saja yang bisa melihatnya,seperti sekarang Laura sedang beristirahat di sebuah hotel mewah tanpa mengeluarkan sedikitpun uang karena dia mencuri kunci hotel dengan menggunakan kakuatannya itu..Laura selalu bisa mendapatkan apa saja dengan kekuatannya itu.
Namun ada satu hal yang benar benar ingin dimiliki oleh Laura,yaitu Pegasus putih yang merupakan mitos di negara itu..Laura yakin bahwa hewan itu benar adanya dan bukan hanya mitos karena itulah Laura datang ke kota Tokyo,Jepang dari Seoul,Korea..
Dan hari ini adalah hari pertama Laura di kota Tokyo...dia mulai mencari informasi tentang keberadaan Pegasus Putih itu..sudah banyak informasi yang Laura dapatkan seperti bentuk dari Pegasus Putih itu dan juga Laura mendapat Informasi bahwa pernah ada seorang kakek tua yang melihat Pegasus Putih itu di daerah pegunungan Sakurajima..Banyak penduduk yang ingin pergi ke gunung itu,Namun Gunung Sakurajima terkenal karena bahayanya yang membuat para penduduk tidak ada yang berani mendekati gunung itu..
Laura yang merasa tertantang akan hal itu langsung berencana pergi ke gunung itu tanpa rasa takut ataupun ragu sedikitpun..
Sudah 6 hari berlalu sejak Laura pergi ke gunung Sakurajima..
''Ayoo...dikit lagi udah mau sampe ke puncaknya!'' Ucap Laura sambil mengelap keringatnya.
Tiba tiba ada suara laki laki lembut dari belakang Laura..
''Butuh bantuan??''..Tanya Lelaki itu.
Laura kaget.
''S-siapa itu?!'' Tanya Laura dengan rasa takut.
''Tenang saja..aku tidak berbahaya kok..berbaliklah''..jawab Lelaki itu dengan Lembut.
Laura menoleh.
''siapa kamu?!'' tanya Laura dengan suara yang langsung terdengar tegas.
Lelaki itu terseyum sebentar sebelum menjawab pertanyaan Laura..''Aku penduduk di dekat sini..aku melihat mu mendaki sendirian jadi aku menghampirimu'' Jawab Lelaki itu.
''Kau tinggal disini??..berarti kau tau tentang mitos Pegasus Putih?..'' Tanya Laura dengan semangat.
Mendengar itu Lelaki itu terdiam sebentar sebelum menjawab.
''Pegasus Putih ya?..tentu aku tau'' Jawab Lelaki itu .
''Benarkah??..apakah dia benar benar ada??'' Tanya Laura sekali lagi dengan Penuh semangat.
''Kalau itu aku tidak tau''..jawab lelaki tersebut.
''begitu yaa...'' Ucap Laura dengan Sedih.
''Nona..maukah anda ke rumah saya?..sedikit lagi sepertinya akan hujan'' Kata Lelaki itu dengan sangat lembut.
''tidak perlu..aku tidak akan kehujanan karena aku memiliki kekuatan Meng-....''
''kekuatan??..apa nona mempunyai kekuatan Menghilang? Jawab Lelaki itu dengan santai dan lembut.
Laura terdiam dan berpikir bagaimana lelaki itu bisa tau kekuatannya..
''bagaimana kau bisa tau?'' Tanya Laura dengan muka heran.
''akan ku beri tau..bisakah nona menggenggam tanganku?''.. Ucap Lelaki itu.
''Untuk apa?''..
''Genggam saja..nanti nona akan tau''.. Ucap Lelaki itu dengan nada lembut.
Laura menggenggam tangan Lelaki itu dan seketika tubuh mereka terangkat dan mereka terbang..
''B-bagaimana mungkin??''.. Ucap Laura dengan heran.
''tentu saja mungkin..karena saya mempunyai kekuatan terbang sedangkan nona memiliki kekuatan Menghilang'' Jawab Lelaki itu.
Mereka berdua terbang menuju rumah Lelaki itu..
''rumah siapa ini?'' tanya Laura.
''Ini rumahku nona..ayo masuk'' jawab Lelaki tersebut.
Mereka berdua masuk dan Laura langsung tercengang melihat rumah lelaki itu sangat rapi dan bersih..bahkan debu saja tidak ada..
Laura duduk di sofa dekat jendela sedangkan lelaki itu pergi membuat teh..
''Silakan diminum'' Ucap lelaki itu sembari memberikan teh ke Laura.
''Terima kasih..oh ya sejak tadi kita belum berkenalan..siapa namamu??'' Tanya Laura sambil meniup teh yang masih panas.
''Leo..kalau nona?'' Tanya Leo kepada Laura.
''Laura..dan juga berhenti memanggilku nona karena aku tidak menyukainya'' Jawab Laura.
''Baiklah Laura''...
Keadaan sempat canggung sebelum akhirnya Laura yang membuka pembicaraan.
''Kamu tinggal sendiri?'' tanya Laura untuk mencairkan suasana.
''Iya..orang tua ku sudah tiada jadi aku yang mengurus rumah ini sendirian'' Jawab Leo dengan sedikit ragu.
''Maaf sudah bertanya yang tidak sopan..tetapi kau hebat bisa menjaga rumah ini dengan baik!'' Ucap Laura untuk menghibur Leo.
Leo senyum sebelum mengatakan...''Laura ingin bertemu Pegasus Putih itu??'' Ucap Leo.
Mendengar itu Laura langsung menyemburkan teh dari mulutnya dan berkata..''Pegasus??..kau tau dimana Pegasus Putih itu berada??..''.
Leo hanya mengangguk dan berjalan keluar rumah yang saat itu hampir hujan dan pergi menuju gudang...Laura hanya bisa mengikutinya.
Sekarang dihadapan mereka terlihat bayi pegasus kecil yang sedang tertidur..
''I-ini...''
''Ini adalah anak dari pegasus putih itu'' kata Leo dengan wajah sedih.
Laura mendekati bayi Pegasus itu..''Lalu dimana pegasus Putih itu berada??'' tanya Laura.
''Pegasus Putih itu sudah meninggal sesaat setelah dia melahirkan bayi itu..'' Jawab Leo dengan sedih namun berusaha tetap tegar.
Laura sempat kaget dan langsung berusaha tetap tenang..''Lalu dimana ayah bayi pegasus ini?'' tanya Laura.
''Untuk itu sayangnya aku tidak tau..Pegasus Putih betina itu tiba tiba hamil tanpa adanya Pegasus jantan disini'' Jawab Leo dengan wajah yang sudah sangat sedih.
Laura langsung mengarahkan pembicaraan mereka ke topik yang lain setelah mengetahui Leo hampir menangis..''Kau sudah menentukan nama bayi ini?'' tanya Laura dengan senyuman di wajah nya.
Leo yang melihat Laura tersenyum juga langsung ikut tersenyum..''belum..bagaimana kalau Laura saja yang menamainya'' Jawab Leo dengan lembut.
''hmmm...kalau boleh tau siapa nama Pegasus Putih itu?''...
''Eril...itu namanya'' Jawab Leo.
''Ermilya?..bagaimana dengan Ermilya?..apakah cocok untuk bayi pegasus ini?'' tanya Laura dengan senang.
''Tentu sangat cocok..apapun nama yang diberikan oleh pasanganku pasti akan selalu cocok'' Jawab Leo dengan senyuman.
Laura kaget mendengar itu dan bertanya...''P-pasangan??...maksudnya?'' tanya Laura dengan gugup.
''Maaf sepertinya aku terlambat menceritakannya..Aku adalah anak dari keluarga yang merawat Pegasus selama sisa hidupnya..dan aku adalah keturunan ke-65 yang harus menjaga Pegasus Putih itu..namun Pegasus itu malah meninggal dan meninggalkan seorang bayi pegasus kepadaku..dan juga tidak sembarang orang yang bisa menjaga pegasus ini..hanya orang orang tertentu yang bisa,yaitu orang orang yang mempunyai kekuatan dalam dirinya seperti Laura dan aku..'' Jawab Leo dengan Lembut.
''Lalu..kenapa kau menyebutku pasanganmu?''..tanya Laura.
''Karena hanya pasanganku saja yang bisa mempunyai kekuatan seperti ku..dan ternyata pasanganku adalah kau Laura..mungkin Tuhan memgirimmu kepada ku dengan alasan menemukan Pegasus Putih itu'' Jawab Leo.
Laura langsung terdiam mendengar itu..dia hampir tidak percaya bahwa Lelaki yang ada dihadapannya yaitu Leo adalah pasangannya suatu saat..
''Laura??..kenapa terdiam?'' tanya Leo.
Laura tidak menjawab..dia langsung meninggalkan gudang dan berlari ke dalam rumah Leo..
Leo tidak mengejarnya karna dia tau kalau Laura butuh waktu sendiri..
Karena terlalu banyak yang dipikirkan Laura..
Laura pun tertidur di sofa dekat jendela..Leo yang melihat itu menggendong Laura dan memindahkannya ke kamar..
Besoknya Laura langsung kaget melihat kamar yang sangat asing..''dimana ini??'' Ucap Laura sambil mengingat ngingat yang terjadi.
Setelah mengingat apa yang terjadi kemarin,Laura langsung berlari keluar kamar..
''Laura sudah bangun??'' Ucap Leo yang terlihat sedang memasak sesuatu.
Laura hanya diam dan duduk di sofa..
''Laura..ayo makan dulu, kamu belum makan kan kemarin malam?'' Ucap Leo dengan lembut.
Laura masih membisu..dia hanya menggambil makanan yang sudah disiapkan Leo dan kembali duduk di sofa..Leo yang melihat itu hanya bisa menyimak Laura dari dapur..
Setelah hampir 30 menit Laura membisu..dia akhirnya berbicara..
''Leo...'' ...
Leo yang mendengar Laura menyebut namanya langsung menghampiri Laura..''Ada apa Laura?'' Tanya Leo dengan sangat lembut.
''B-bolehkah aku tinggal disini beberapa hari lagi?'' tanya Laura sambil menatap mata Leo.
Leo tersenyum dan menjawab..''Tidak perlu meminta izinku..kau bisa tinggal disini selama mungkin,bahkan selamanya pun tidak masalah..karena semua yang menjadi milikku itu juga adalah milikmu Laura'' Jawab Leo dengan terseyum hangat.
Mendengar itu Laura langsung tersenyum dan langsung memeluk Leo dengan erat sambil berkata..''Terima kasih..entah kenapa kata katamu membuatku sangat senang'' Ucap Laura sambil menangis.
Leo hanya bisa membalas memeluk Laura dan mencium mengelus kepala Laura dengan lembut.
Sudah 2 minggu Laura menetap di rumah Leo..entah kenapa dia masih ingin berlama lama disana dan tidak ingin cepat cepat ke Korea..dia juga sudah mulai memiliki perasaan kepada Leo..
''Laura..''
''hmm??...'' Jawab Laura.
''Boleh ceritakan tentang keluargamu?'' tanya Leo.
''K-keluargaku??..kenapa?'' Laura balik bertanya.
''Tidak apa apa..aku hanya ingin tau seperti apa keluarga mu..karena aku juga harus mengenal calon mertua dan iparku'' Jawab Leo.
Laura hanya diam..Leo yang melihat Laura segera mengatakan..''Tidak apa apa jika tidak ingin bercerita..aku akan menunggumu menceritakan keluargamu'' Ucap Leo sambil berdiri untuk mencuci gelas yang mereka gunakan.
Laura menahan tangan Leo yang ingin pergi dan mengatakan..'' aku akan menceritakannya!'' Jawab Laura.
Leo kembali duduk dan bersiap mendengar cerita Laura..
''Keluarga ku sangatlah tidak akur..ayah dan ibu selalu bertengkar setiap malam yang membuatku ketakutan..
''Laura..sepertinya lebih baik tidak usah kau ceritakan'' Kata Leo yang sudah menduga kelanjutan cerita Laura.
''Tidak!..aku ingin menceritakannya..kau mau mendengarkan kan Leo?'' tanya Laura dengan mata yang sudah berkaca kaca.
''Baiklah..aku akan mendengarnya''.. Jawab Leo sambil memegang tangan Laura yang gemetar.
''Ibu selalu menuntut ayah agar bisa terus menghasilkan uang yang banyak dan juga ayah selalu menuduh ibu berselingkuh karena selalu pulang malam hari..setiap malam aku selalu kabur dari rumah dengan kekuatanku agar tidak ada yang melihatku keluar rumah...Aku selalu berusaha menghindari melihat Ayah dan Ibu bertengkar..sampai suatu hari aku ditempatkan dipilihan yang sangat membuatku kebingungan yaitu saat Ayah dan Ibu memutuskan untuk bercerai dan aku disuruh memilih untuk tinggal bersama Ayah atau Ibu''.. Ucap Laura yang tidak bisa menahan air matanya itu.
Leo hanya bisa memeluknya dan mengelus punggung Laura agar dia merasa tenang.
''Aku baik baik saja Leo..aku akan melanjutkan ceritanya'' Ucap Laura yang berusaha tenang.
''saat itu Ayah dan Ibu sama sama tidak mau mengurusku..mereka menganggap ku hanya sebagai beban mereka saja selama ini..jadi aku memilih untuk tidak tinggal dengan siapa siapa dan memilih hidup sendirian...sejak itu aku selalu merasakan kesepian..aku hanya bisa mengandalkan kekuatanku untuk mengambil beberapa makanan dari toko tanpa ada yang melihat untuk bertahan hidup...namun sekarang sudah berubah,aku sudah menemukan seseorang yang ku percaya tidak akan mengkhianatiku..itu adalah kamu Leo..sejak bertemu denganmu aku merasa sebagian diriku yang hilang sudah kembali..aku sangat bersyukur bahwa kaulah pasanganku suatu saat nanti Leo...Aku mencintaimu Leo!..sangat Mencintaimu!!'' Ucap Laura sambil menatap wajah Leo.
Leo yang mendengar itu langsung menjawab..''Aku juga sangat mencintaimu Laura!..Aku ingin menghabiskan sisa hidupku bersama mu!'' Ucap Leo yang langsung memeluk Laura dengan sangat erat.
Mereka berdua pun menangis dan merasa bahagia karena akhirnya mereka memiliki perasaan yang sama..
Sejak saat itulah keduanya semakin akrab dan sudah terlihat seperti seorang pasangan muda..
2 bulan berlalu..hari ini Leo berniat melamar Laura dan berencana menghalalkannya..
''Laura..aku ingin melamarmu untuk menjadi pasangan hidupku untuk selamanya..aku ingin menjadikanmu prioritas hidupku..aku ingin memiliki anak dari rahim mu..maukah dirimu menjadi pendamping hidupku?'' Ucap Leo sambil berlutut dan memegang tangan Laura.
Laura menangis tersesu sedu medengar itu dan langsung menjawab ''Iya''....Leo yang mendengar jawaban Laura langsung menangis dan bahagia mendengar itu..
Laura dan Leo pun menikah setelah 7 hari Leo melamar Laura..kini mereka mempunyai seorang putri cantik bernama Emily..mereka bertiga merawat dan menjaga bayi Pegasus putih itu layaknya keluarga mereka..
Sekarang mereka hidup bahagia dan tidak ada lagi masalah dikehidupan mereka.
~TAMAT~