Sudah beberapa bulan Lisa tinggal di apartemen barunya yang terletak di kawasan elite dekat pusat kota. Dia sangat senang dengan fasilitas yang disediakan di apartemennya, terutama kulkas yang terletak di dapur yang cukup luas.
Namun, suatu malam, saat Lisa sedang menyiapkan makan malam, ia mendengar suara aneh yang keluar dari samping kulkas. Awalnya ia tidak terlalu memperdulikan suara tersebut, mengira hanya suara mesin kulkas yang biasa terdengar saat bekerja. Namun, saat ia menyentuh kulkas, ia merasakan suhu yang sangat dingin dan seakan-akan ada yang menatapnya dari balik kaca kulkas.
Lisa mulai merasa tidak nyaman dan merasa ada yang aneh dengan kulkas tersebut. Ia mencoba untuk tidak memperdulikan rasa aneh tersebut dan melanjutkan memasak makan malamnya. Namun, saat ia membuka pintu kulkas untuk mengambil bahan makanan, ia mendapati sebuah wajah hantu yang terpampang di balik kaca kulkas.
Lisa terkejut sekali dan langsung menutup pintu kulkas dengan cepat. Ia merasa sangat ketakutan dan tidak tahu harus berbuat apa. Ia mulai merasa bahwa apartemennya mungkin tidak seaman yang ia duga sebelumnya.
Suatu malam, Lisa tidak bisa tidur karena ia terus terbayang wajah hantu tersebut. Ia merasa ada yang mengikutinya dan merasa sangat tidak nyaman. Ia pun memutuskan untuk pindah dari apartemennya tersebut.
Sejak saat itu, Lisa tidak pernah kembali lagi ke apartemennya tersebut. Ia merasa bahwa ada sesuatu yang jahat di dapur apartemennya tersebut. Hingga kini, siapa saja yang tinggal di apartemen tersebut selalu merasakan suasana yang tidak nyaman dan sering mendengar suara aneh yang keluar dari samping kulkas.
Setelah pindah dari apartemennya, Lisa mulai merasa lebih tenang dan nyaman. Ia tidak lagi merasa ada yang mengikutinya atau merasakan suasana yang tidak nyaman seperti di apartemennya sebelumnya. Namun, ia tidak bisa menghilangkan rasa penasaran tentang apa yang terjadi di apartemennya tersebut.
Suatu hari, ia bertemu dengan seorang penghuni lama di kompleks apartemen tersebut yang memberinya informasi tentang sejarah apartemen tersebut. Menurut penghuni lama tersebut, dahulu apartemen tersebut merupakan rumah sakit yang terkenal di kota tersebut. Namun, setelah beberapa tahun beroperasi, rumah sakit tersebut ditutup karena terjadi kecelakaan yang menewaskan sejumlah pasien dan staf yang bekerja di sana.
Setelah ditutup, rumah sakit tersebut diubah menjadi apartemen. Namun, hingga kini masih banyak yang merasa ada sesuatu yang aneh di apartemen tersebut, terutama di dapur yang dulunya merupakan ruang operasi di rumah sakit tersebut. Mungkin itu sebabnya Lisa merasa ada yang jahat di dapur apartemennya dan merasakan suara aneh yang keluar dari samping kulkas.
Lisa merasa terima kasih pada penghuni lama tersebut yang memberi informasi tersebut kepadanya. Setelah tahu sejarah apartemen tersebut, ia merasa lebih memahami mengapa ia merasa tidak nyaman di sana. Ia pun bertekad untuk tidak pernah kembali lagi ke apartemen tersebut dan mencari tempat tinggal yang lain yang lebih aman dan nyaman.
Setelah beberapa waktu, Lisa mulai merasa bahwa ia telah menemukan tempat tinggal yang tepat untuknya. Ia tinggal di sebuah rumah kecil di daerah pedesaan yang sejuk dan tenang. Dia merasa sangat nyaman di rumah tersebut dan tidak pernah merasa ada yang aneh atau tidak nyaman.
Setiap hari, Lisa senang menghabiskan waktunya di rumah tersebut dengan memasak, membaca, dan menikmati keindahan alam di sekitarnya. Ia juga sering bertemu dengan tetangga-tetangga di sekitar rumahnya yang sangat ramah dan baik hati.
Suatu hari, Lisa bertemu dengan seorang wanita tua yang tinggal di sebelah rumahnya. Wanita tua tersebut ternyata adalah seorang medium yang dapat berbicara dengan arwah orang yang sudah meninggal. Lisa penasaran dan memutuskan untuk bertanya kepada medium tersebut tentang apa yang terjadi di apartemennya sebelumnya.
Setelah melakukan sesi komunikasi dengan arwah, medium tersebut memberitahu kepada Lisa bahwa di dapur apartemennya terdapat arwah seorang pasien yang meninggal di rumah sakit tersebut. Arwah tersebut merasa tidak nyaman dan tidak bisa move on karena ia merasa tidak mendapatkan keadilan atas kecelakaan yang terjadi di rumah sakit tersebut.
Medium tersebut menyarankan kepada Lisa untuk melakukan ritual pembebasan arwah tersebut agar arwah tersebut bisa move on dan tidak mengganggu orang lain lagi. Lisa mengikuti saran medium tersebut dan melakukan ritual pembebasan arwah di apartemennya. Setelah ritual tersebut, ia merasa lega dan tidak pernah merasa ada yang aneh lagi di apartemennya tersebut.
Dengan demikian, Lisa merasa bahwa ia telah menyelesaikan masalah yang menimpa apartemennya sebelumnya dan bisa menikmati kehidupan yang tenang dan nyaman di rumah barunya di daerah pedesaan tersebut.
Setelah beberapa waktu, Lisa merasa bahwa ia telah menemukan kedamaian dan ketenangan di rumah barunya di daerah pedesaan tersebut. Ia senang menghabiskan waktunya dengan memasak, membaca, dan menikmati keindahan alam di sekitar rumahnya.
Namun, suatu hari, ia merasa ada yang aneh dengan rumahnya. Ia sering mendengar suara-suara yang tidak jelas dan merasakan ada yang mengikutinya. Ia mulai merasa tidak nyaman dan merasa bahwa rumahnya mungkin tidak seaman yang ia duga sebelumnya.
Lisa memutuskan untuk bertanya kepada medium yang telah membantunya sebelumnya tentang apa yang terjadi di rumahnya. Setelah melakukan sesi komunikasi dengan arwah, medium tersebut memberitahu kepada Lisa bahwa di rumahnya terdapat arwah seorang wanita yang meninggal tragis di rumah tersebut. Arwah tersebut merasa tidak nyaman dan merasa ada yang salah dengan rumah tersebut.
Medium tersebut menyarankan kepada Lisa untuk melakukan ritual pembebasan arwah tersebut agar arwah tersebut bisa move on dan tidak mengganggu orang lain lagi. Lisa mengikuti saran medium tersebut dan melakukan ritual pembebasan arwah di rumahnya. Setelah ritual tersebut, ia merasa lega dan tidak pernah merasa ada yang aneh lagi di rumahnya.
Dengan demikian, Lisa merasa bahwa ia telah menyelesaikan masalah yang menimpa rumahnya dan bisa menikmati kehidupan yang tenang dan nyaman di rumahnya di daerah pedesaan tersebut. Ia merasa bahwa rumah tersebut telah menjadi tempat yang aman dan sejahtera baginya.
Setelah beberapa waktu, Lisa merasa bahwa ia telah menemukan kedamaian dan ketenangan di rumah barunya di daerah pedesaan tersebut. Namun, suatu hari, ia terjatuh dari tangga dan mengalami kecelakaan yang sangat parah. Ia merasa tidak sadarkan diri dan tidak tahu apa yang terjadi dengan dirinya.
Ketika ia sadar, ia merasa ada yang aneh dengan dirinya. Ia merasa tidak bisa bergerak dan tidak bisa melihat apapun. Ia merasa ada yang mengikatnya dan merasa sangat tidak nyaman.
Suatu saat, ia mendengar suara yang sangat lembut dan nyaring di telinganya. Suara tersebut ternyata adalah suara seorang medium yang sedang berusaha untuk menghubungkannya dengan arwahnya. Medium tersebut memberitahu kepada Lisa bahwa ia telah meninggal dunia dan saat ini berada di dunia spirit.
Lisa merasa sangat shock dengan kabar tersebut. Ia tidak percaya bahwa ia telah meninggal dunia. Namun, medium tersebut memberitahu kepada Lisa bahwa ia tidak bisa move on dan masih terikat dengan dunia ini karena ia belum menyelesaikan masalah yang ada di rumahnya.
Medium tersebut menyarankan kepada Lisa untuk segera melakukan ritual pembebasan arwah di rumahnya agar ia bisa move on dan tidak terikat dengan dunia ini lagi. Lisa mengikuti saran medium tersebut dan setelah ritual tersebut, ia merasa lega dan bisa move on ke dunia spirit dengan tenang.
Dengan demikian, Lisa merasa bahwa ia telah menyelesaikan masalah yang menimpa rumahnya dan bisa move on ke dunia spirit dengan tenang. Ia merasa bahwa rumah tersebut telah menjadi tempat yang aman dan sejahtera bagi arwahnya.