Aleena seorang gadis manis berperawakan tinggi putih.Begitu banyak lelaki yang berlomba lomba untuk mendapatkan cinta dari gadis tersebut.Tetapi,seperti engggan untuk membuka hati untuk siapapun.
Terlihat semakin menjadi kesempurnaan setelah dia mendapatkan beasiswa di sekolah ternama.cantik dan berprestasi itulah predikat yang melekat dari dirinya.Banyak yang menyukai karena prestasinya,tp banyak pula orang yg iri dengan keberhasilan Aleena."
Nadia sahabat terbaik Aleena menjadi satu satunya sahabatnya.Biarpun memiliki kesempurnaan yg membuat iri banyak gadis lain,kelemahannya adalah sulit bergaul dengan orang lain.Dia pribadi yang tertutup,dan dianggap misterius.Sulit tersenyum bahkan sering dianggap sombong.
Aleena sejak kecil sudah mengalami banyak cobaan berawal dari perpisahan kedua orang tuanya,yang membuat Aleena harus berpisah dengan mereka dan lebih memilih tinggal dengan kakeknya.Tapi ia harus mengalami kesedihan yang begitu mendalam setelah kakek tersayang nya meninggal."
Aleena terpuruk dan mengganggap dunianya telah hancur.seorang yang paling ia sayang telah pergi meninggalkannya untuk selama lamanya.
kejadian itu bahkan telah menghapus senyuman diwajah cantik aleena.hingga berusia 17 tahun senyum itu seakan tak pernah terlihat lagi.
suatu ketika sekolah Aleena kedatangan murid baru bernama Bryan Arfian Wijaya.Dia pindahan dari luar kota.Bryan sangat tampan,sehingga membuat riuh akan kedatangannya disekolah Aleena.Banyak yang mengagumi ketampanannya.Tp tidak dengan Aleena,dia lebih sibuk dengan gadget ditangannya.
Bruggggghhhh",suara bertabrakan."
Dasar cewek bodoh kalau jalan pakai mata,"ujar Bryan.
Tanpa menghiraukan ucapan Bryan Aleena langsung pergi meninggalkan Bryan yang sedang memakinya.
Hei......dasar cewek aneh bukan minta maaf malah pergi".ujar Bryan sambil terus memaki.
setelah kejadian itu Bryan menjadi begitu penasaran dengan gadis tersebut,kenapa hanya dia yang tidak terpesona dengan ketampanannya.
sungguh misterius,"gumamnya.
Diam diam Bryan mencari tahu tentang Aleena dari teman teman baru nya.Tp nihil,semua tidak ada yang begitu spesifik tahu tentang Aleena,dikarenakan Aleena gadis pendiam dan sulit bergaul,bahkan sering disebut aneh.Hingga ada seorang temannya yang menyarankan untuk mencari info tentang Aleena kepada Nadia."
Nadia,"panggil Bryan.
Nadia seketika menolah ketika seseorang memanggilnya.
kamu Bryan anak baru itu kan?"tanya Nadia.
Ada yang bisa aku bantu? tanya nya kembali".
Aku ingin bertanya tentang Aleena,"ujar Bryan".
setelah perbincangan itu,Bryan jadi tahu kenapa Aleena bersikap seperti kepada semua orang.Rasa traumanya akan kehilangan orang yang ia sayangi,membuat hilang senyum diwajah cantiknya.
Aku akan mengembalikan senyumnya itu,"ujarnya dalam hati.
pagi ini Bryan sudah menunggu kedatangan Aleena didepan gerbang sekolah.Dan pada akhirnya yang ditunggupin tiba.
Selamat pagi Aleena cantik,"sapaan manis Bryan.
Dengan hanya lirikan Aleena melihat orang yang menyapanya,lalu pergi begitu saja tanpa menjawab sapaan Bryan.
Bryan yang melihat sikap Aleena langsung mengejarnya dan terus berbicara panjang lebar tapi tidak sama sekali dihiraukan oleh Aleena.
tidak putus harapan disitu saja,setiap hari Bryan selalu saja mengikuti Aleena.
suatu hari ketika pulang sekolah Aleena diganggu oleh beberapa orang preman yang hendak menggodanya.beruntung Bryan melihatnya lalu menolong Aleena,meskipun banyak luka yang didapat Bryan akibat perkelahian nya dengan preman tersebut.
pada akhirnya Aleena mengobati Bryan yang terluka,dan mulailah mereka semakin dekat satu sama lain.
Aleena yang pendiam kini pelan pelan sudah lebih ceria.banyak berbicara dan yang terpenting kecantikannya semakin terpancar karena ada senyuman diwajahnya.
Aleena apakah kamu mau jadi kekasih ku,?tanya Bryan sambil menggenggam tangan Aleena."
Aleena begitu terkejut dengan pertanyaan Bryan.Dia memang menyukai Bryan tapi rasa traumanya akan kehilangan orang yang ia sayangi membuat ia takut.Dia takut kehilangan lagi.
Aleena...Aleena,!panggil Bryan."
apa yang kamu pikirkan?tanya Bryan."
Tidak apa,"jawab Aleena."
Bryan paham dengan sikap Aleena,maka dari itu ia tidak menanyakan lagi jawaban atas pertanyaan tersebut.
mereka bersikap seperti biasa tanpa terjadi apapun.
Tiba saat kelulusan sekolah,Aleena sangat cantik dengan balutan kebaya,sungguh sempurna.begitupun orang yang ditunggu sangat tampan dengan jas yang dia kenakan.ya..dia lah Bryan."
kebahagiaan yang terjadi hanya sekejap.bagai petir disiang bolong Aleena begitu terkejut ketika Bryan mengatakan akan melanjutkan pendidikan nya diluar negeri.
Apakah kamu akan meninggalkan kan aku juga,?"tanya Aleena sambil terisak."
Aku mencintaimu dan aku akan kembali!"ujar Bryan."
Aku juga mencintaimu."jawab Aleena.
Tunggu aku ya.!ujar Bryan sambil memeluk Aleena.
Tibalah hari dimana Aleena perpisahan antara Dia dan Bryan.Aleena tidak berhenti menangis dan Bryan begitu sabar menenangkan nya dan berjanji akan kembali.
sepeninggalan Bryan hari hari Aleena begitu hampa.tapi Aleena yang sekarang sudah mau bergaul dengan orang lain dan tidak menutup diri untuk berteman.tapi tidak untuk hatinya.selalu ada satu nama yaitu Bryan Arfian Wijaya.
Bertahun tahun tak ada kabar dari bryan.sampai suatu ketika dia melihat sosok yang sangat ia kenal.
ya..,itu Bryan.
ketika ia ingin mendekatinya tapi dia melihat datang seorang wanita dan langsung memeluk Bryan.seketika langkah kaki Aleena terhenti dan air matanya mengalir tanpa tertahan.
Apakah ini yang membuat kamu enggan memberi kabar padaku."gumamnya.
lama Aleena berdiri mengamati mereka.ada rasa sesak yang begitu dalam.orang yang sangat ia cintai dan selalu ia tunggu mengkhianatinya.
Dengan lunglai dia berjalan pergi,menjauh dari penglihatannya yang begitu menyakitkan.
berhari-hari Aleena mengurung dirinya dikamar,bertanya tentang siapa wanita yang begitu dekat dengan bryan.hingga suatu hari dia memberanikan diri pergi kerumah Bryan,untuk mengetahui siapa wanita itu.
tak disangka ketika ia mengetuk pintu,yang membukakan pintu tersebut adalah sosok wanita yang ia lihat dengan Bryan.
Aleena terpaku melihat wanita tersebut,sampai tersentak ketika wanita itu menyapanya.
mau cari siapa ya.?tanya wanita tersebut."
aku kawannya Bryan,apa dia ada dirumah.?jawab nya dengan gugup."
silahkan masuk,aku panggilkan,!ujarnya kembali."
aku duduk dengan gelisah menunggu bryan.sampai aku melihat sosok yang begitu aku rindukan berada dihadapan ku.
hai Aleena,apakabar?sapa Bryan."
terlihat begitu santai tanpa ada rasa bersalah dari dirinya,karena tidak pernah memberi ku kabar selama dia diluar negeri,bahkan saat dia pulang saat ini.
Aku baik,knpa tidak kasih aku kabar kalo kamu telah kembali,?tanya ku.
wanita yang tadi siapa?"tanyaku kembali."
begitu banyak pertanyaan yang aku ucapkan tapi Bryan hanya diam saja.
wanita itu istri ku!"jawab Bryan."
bagaikan kaca,hatiku begitu hancur mendengar perkataannya.cintaku yang aku pertahankan begitu dengan mudahnya ia hancurkan.mana janjinya dahulu.
aku menangis terisak dihadapannya,terlihat bodoh menunggu seseorang yang berjanji untuk kembali.
Bertahun tahun aku menunggu mu,kenapa kamu mengkhianatimu,?tanyaku sambil terisak."
Maaf....!jawab singkat Bryan."
tanpa bisa berkata lagi.aku langsung pergi dari hadapan bryan,lelaki yang aku sayangi dan aku tunggu kehadirannya ternyata hanya memberiku luka.
cintaku begitu rapuh bagaikan dalam gelas kaca.yang menunggu pecah,menghancurkan hatiku.
sepeninggal Aleena Bryan terduduk lesu.
kakak...!"terdengar suara seorang wanita.
wanita tersebut adalah Dania selomita wijaya.seorang wanita yang diakui Bryan sebagai istrinya.
kakak,kenapa berbohong kepada Aleena ?tanya Dania".
Aku tidak ingin dia jauh lebih sakit setelah tahu kondisiku,"jawab Bryan.
Tanpa sepengetahuan Aleena ternyata Bryan mengidap kanker stadium 4.Dia pergi bukan untuk melanjutkan pendidikannya,tetapi untuk pengobatan.bertahun tahun dia berusaha melawan kangker yang dideritanya,tetapi dia ingin disaat terakhirnya melihat seseorang yang sangat dia cintai untuk yang terakhir kalinya.
beberapa hari terpuruk kini Aleena sudah mulai beraktivitas kembali.dia terlihat seperti biasa.
tanpa disadari Bryan mengamati aleena.melihatnya bahagia dan tersenyum,membuat Bryan bahagia.orang yang dia sayangi kembali ceria.
setelah kejadian itu.kondisi Bryan memburuk dan dilarikan ke rumah sakit.keadaannya semakin kritis,semua keluarganya telah berkumpul dan berdoa untuk kondisinya.
Tapi takdir berkata lain,Bryan pergi untuk selama lamanya.dengan hanya meninggalkan rasa cinta yang begitu besar terhadap Aleena.
satu Minggu setelah kepergian Bryan.Dania pergi menemui Aleena dirumahnya.
Tok tok tok..!
seketika Aleena membuka pintu dan sangat terkejut dengan apa yang dia lihat.
silahkan masuk,!"ucap Aleena.
mereka berbincang bincang tentang apa yang terjadi selama ini.Aleena tidak bisa menahan tangisnya.kenapa Bryan harus berbohong tentang kondisinya.
selepas itu,Dania memberikan sepucuk surat yang ditulis Bryan sebelum ia meninggal.
Aleena sayang maafkan aku
aku sangat mencintaimu...
bukan inginku membawamu dalam kesedihan
aku ingin kamu selalu bahagia..
aku berdoa semoga dikehidupan selanjutnya
aku bisa membahagiakanmu..
Aku yang mencintaimu
Bryan Arfian Wijaya 💗
Tangis ku tak terbendung lagi,ternyata dia tidak pernah mengkhianati hanya waktunya yang begitu singkat dalam hidupku.Dan aku berjanji pada diriku untuk selalu bahagia demi kamu Bryan Arfian Wijaya.