Kenalkan namaku Lea hoido Aku adalah anak perempuan yang masih berusia 18 tahun aku mengidap penyakit aneh yang membuatku sering
berhalusinasi.
Aku anak sekolah negri 11 yang cukup baik mengerjakan soal-soal dari guru ,walau aku agak sedikit bingung mengerjakan yaaa bagaimanapun aku adalah anak yang berpenyakitan.
Ibu dan ayah ku sangat baik dan perhatian kepadaku, aku juga sangat sayang kepada mereka ketika suatu saat.
Kami se keluarga ingin jalan-jalan ke pantai saat di perjalanan kami sangat bersenang senang tapi kesenangan itu hanya sesaat tiba-tiba mobil kami mogog dan terlihat kakek tua berjalan di depan mobil kami.
Aku langsung histeris dan ketakutan tetapi ibu dan ayah ku mencoba untuk bertenang tiba-tiba kakek tua itu berjalan perlahan menuju mobil perlahan...b
perlahan... tak tak tak suara kaki nya.
Setelah itu mobil langsung berjalan dan menumbur kakek tua itu aku langsung panik.
"Ayaaaah kakek yang berdiri di situ kenapa ayah tumbur"(ucap ku)
"Tenang nak tidak ada siapa-siapa di depan mobil sudah lah itu hanya halusinasi mu"(ucap ayah)
"Yaaah ayah"(ucap ku sambil menenangkan ku)
Setelah kejadian itu Lea masih ketakutan dan terdiam dia masih memikirkan kejadian tadi,ia menangis sedikit semi sedikit.dan akhirnya sampai ke pantai.
"Nak sudah tujuan kita ke sini untuk bersenang senang bukan untuk ketakutan"(ucap ayah marah)
Aku turun dari mobil dan melihat seorang berpakaian hitam dengan muka yang tertutupi
Lea merasa takut ia memberanikan diri nya untuk pergi ke sana.
Ia berjalan dengan perlahan kesana saat di balik semak ia melihat orang yang mencangkul tanah dengan ada banyak darah di sekop dan di tanah,
ia agak melihat sebuah tangan yang agak keluar.
Lea cukup ketakutan ia memutuskan untuk pergi secepatnya ke sana tetapi Lea tak sengaja menginjak daun kering sehingga peria itu berbalik ke arah nya.
Lea langsung lari ke belakang tubuh ayah nya,lea ketakutan dan ia melihat ada yang janggal dengan ayah nya ayah nya terpaku diam di sana saja saat dea melihatnya.
Ayahnya sudah mati dengan dadanya yang dipaku langsung dengan kayu mata dan baju ayah berdarah,darahnya meneter langsung ke tanah lea mencari ibunya.
"Buuuu"(ucap Lea panik)
Lea terus berteriak memanggil ibunya seketika ada orang yang lari ke hadapan nya dengan penuh bercak darah dan membawa pisau, ia melihat ibunya yang di sana Lea langsung memeluk ibunya.
ibunya dan lea langsung pergi dan mencoba kabur dari sana Menggunakan mobil tetapi mobilnya mogok.
"Sial dasar mobil apes"(kata ibu marah)
Lea dan ibunya langsung pergegas pergi dari mobil dan melewati jalan mereka berlari cukup jauh lea sangat letih berlari.karena sudah jauh maka mereka beristirahat di sana.
Setelah itu Lea dan ibunya berjalan lagi sampai akhirnya bertemu dangan tanda panah menuju pantai yang berarti mereka ada di tengah jalah di mana ada kakek tua itu.
Lea ketakuta dan bersembunyi di belakang ibunya,
ibunya ingin membuat tenta sebelum larut ,setelah malam ada suara hewan buas yang mengaum dan itu cukup mengganggu Lea dan ibunya.
"Cepat masuk ke tenda"(ucap ibu panik)
"yaaaa bu"(ucap ku sambil berlari)
Saat di dalam tenda mereka terdiam ketika melihat sebuah tangan menekan tenda mereka.
"Jangan di lihat tidur lah"(bisik ibu)
Setelah pagi tiba ibu membereskan tenta dan melanjutkan perjalanan mereka tapi tiba-tiba setelah mereka ingin pergi sebuah pisau langsung datang menusuk ibu.
"Leaaa per pergi Huk HUk"(ucap ibu kesakitan)
Lea langsung pergi tanpa melihat di belakangnya dia pergi berlari tak henti hentinya ia sangat ketakutan hingga malam tiba lea masih berlali walau agak lelah.
Lea tertidur di jalan,ketika bangun ia berada di hutan yang menyeramkan dengan tangan nya di ikat di kedua pohon ia melihat pisay yang berumuran darah dengan api unggun yang menyala
Lea melihat ke kiri dan ke kanan ketika dia pikir aman ia memotongtanyinya menggunalan giginya setelah lepas ia berjaga-jaga membawa pisau yang berada di sana.
Lea sangat bingung melihat semua ini.Lea terus berlari mencari jalan tetapi tak kunjung ketemu.
tiba-tiba tangan lea di tembak,Lea sangat kesakitan ia memakai bajunya untuk menekan bekas tembakan ia langsung pergi bejalan tiba-tiba peluru menyambar ke pohon.
Lea langsung berlari dengan cepat setelah pencarian yang cukup lama lea tak menemukan jalan Lea pikir ia tersesat.
setelah berjalan begitu lama ia menemukan banyak mayat yang bergantung yang di paku yang di tembak dan lea juga melihat ibu dan ayah nya lea takut dia akan mati seperti ini juga.
Lea gak tau gimana tapi saat larut ia melihat seorang serigala yang berlari ke arah nya lea langsung lari namun tidak dapat menyeimbangi serigala itu berlari.
Lea akhirnya tertangkap dan di makan oleh sang serigala itu ia melihat ada orang yang berbaju hitam itu pemilik serigalanya lea pikir dia akan mati.
Setelah tubuh nya di cabik-cabik oleh serigala itu ia langsung terbangun.
"Aaaaaaa"(suara dea teriak)
"tenang nak tidak ada apa-apa"(ucap ayah)
"ya nak kita sudah sampai di pantai"(ucap ibu)
"Haaah bu di pantai ada.......dan...... ibu dan ayah......Hiks Hiks buuuu"(ucap lea ketakutan)
"tenang pantai rame kok"(ucap ibu)
"kamu udah minum obat mu belum nanti kamu berhalusinasi"(ucap ayah panik)
"belum"(ucap lea lega)
Jadi lea tau bahwa itu palsu hanya imajinasi nya.....