Risky yohan adalah seorang anak yatim piatu yang di besarkan oleh neneknya yang bernama nenek Amelia.Sewaktu dia lahir ibunya meninggal dunia dan saat dia berumur 9 tahun ayahnya meninggal dunia. Mulai dari saat itu dia di asuh oleh neneknya sampai dia dewasa berumur 22 tahun.Tapi hari ini Risky kehilangan sosok yang sangat di sayanginya nenek Amelia,di usianya yang ke 71 tahun sang nenek menghembuskan nafas terakhirnya Risky benar benar terpukul orang yang membesarkannya kini sudah di panggil oleh Tuhan.
"Yang sabar yah Ris.Tuhan lebih sayang nenek hingga Tuhan memanggilnya" hibur Mesi kekasih Risky.
"Makasih sayang.Nenek tidak sempat melihat pernikahan kita padahal nenek sangat ingin melihat cucunya bahagia" ucap Risky.
Dalam waktu dekat ini,Risky dan Mesi berencana untuk menikah.Beberapa bulan sebelum kematian Nenek Amelia,sang nenek menyampaikan kerinduannya kalau ia sudah tidak sabar melihat pernikahan cucunya dan juga menimang buah hati dari cucunya tapi Tuhan berkata lain nenek Amelia meninggal dua minggu sebelum pernikahan Risky diadakan.
"Pukul berapa nenek di makamkan?" tanya Mesi.
"Pukul 13.00 setelah ibadah dan makan siang" jawab Risky.
"Aku harap kau tidak bersedih lagi.Aku ingin melihat wajah ceriamu.Aku tidak ingin kita menikah lalu kau merasa sedih" ucap Mesi.
"Tentu saja.Aku sudah ikhlas melepas kepergian nenek.Aku akan selalu tersenyum sayang" balas Risky membelai rambut Mesi..
"Jam berapa sekarang?" tanya Mesi lagi.
"Jam 08.00 "jawab Risky.
"Jam berapa ibadah?".
"Jam 10.00".
"Masih lama.Ada yang ingin ku katakan padamu" kata Mesi.
"Tentang?" (Risky).
"Apa di sini ada yang memelihara kuda berwarna putih?" (Mesi).
Risky menggeleng
"Tadi aku melihat kuda putih" (Mesi).
"Di mana?" (Risky).
"Dekat sungai" jawab Mesi.
Risky bingung setahunya di desanya tidak ada yang memelihara kuda lalu kuda siapa yang di lihat oleh kekasihnya.
"Apa Nenek Amel pernah bercerita padamu tentang penunggu sungai deata yang sering menculik manusia?" (Mesi).
Risky diam,dia ingat sewaktu kecil nenek Amelia sering bercerita kalau di desanya ada penunggu sungai deata.Penunggu sungai itu sering menculik manusia untuk di jadikan teman.Menurut mitos yang beredar kalau penunggu sungai deata dulunya adalah seorang manusia namun 200 tahun yang lalu, dia mengalami pembunuhan di mana jasadnya di buang ke sungai lalu sampai sekarang tidak ada yang menemukan mayatnya.Dia kesepian lalu menjadi arwah jahat yang sering menculik manusia untuk di jadikan teman.Dia sering berubah wujud menjadi sesuatu yang menarik untuk menarik perhatian manusia.Nama arwah itu adalah weneri.
"Iya.Nenek sering bercerita padaku sewaktu aku masih kecil" (Risky).
"Apa kau percaya dengan mitos itu?" tanya Mesi.
"Tentu saja tidak.Namanya mitos,mitos hanyalah dongeng belaka.Cerita yang digunakan para orang tua menakuti kuti anaknya" jawab Risky tidak percaya.
"Tapi bagaimana kalau mitos itu benar?" (Mesi).
"Tidak mungkin" (Risky sambil tertawa).
Mesi memasang wajah yang kesal.
"Apa kau tahu kalau penunggu sungai itu sering berubah wujud menjadi kuda putih untuk menangkap korbannya" (Mesi).
"Lalu?" (Risky)
"Hantu itu juga bisa mengambil lalu memanipulasi ingatan seseorang jika ia sudah menjerat korbannya" (Mesi).
"Apa hantu bisa melakukan itu?" tanya Risky tertawa cekikikan.Dia menganggap Mesi sudah tertipu oleh dongeng anak anak.
"Lalu kalau kita sudah di jerat olehnya dia akan membawa kita ke tempatnya ke dasar sungai dan anehnya orang itu masih bisa hidup di bawah air" jelas Mesi.
"Orang yang diculiknya itu tidak sadar kalau ia sekarang berada di dalam genggaman penunggu sungai deata ia selalu merasa hidup di dunianya yang sesungguhnya.Setiap hari orang itu akan selalu di beri nasi yang berwarna kuning dan daging ular mentah.Korbannya bisa kembali dengan selamat setelah keluarga si korban mempersembahkan darah kambing sebagai ganti orang yang di culiknya saat ditemukan si korban itu seperti orang yang linglung,gembel dan stengah sadar" jelas Mesi lagi.
"Apa sudah ada korban yang selamat?" tanya Risky.Dia semakin cekikan mendengar cerita Mesi.
"Tentu saja" jawab Mesi.
"Siapa orangnya?" (Risky).
"Menurutmu?" tanya balik Mesi.
Mesi kesal.Gadis itu meninggalkan kekasihnya sendirian di dalam rumah.Dia bangkit berdiri dari kursi melangkah ke luar rumah.
Risky geleng geleng kepala mendengar pacarnya bercerita.
"Dia benar benar masuk ke dalam dongeng anak anak sampai sampai cerita macam itu di percayai olehnya" gumam Risky dalam hati.
Risky tertawa terbahak bahak di dalam rumah sendirian menertawai cerita Mesi barusan tapi tiba tiba dia langsun mengatupkan mulutnya.
Kenapa Mesi bisa tahu dongeng tentang penunggu sungai deata itu bukankah asal Mesi bukanlah dari desa ini.Kekasihnya itu berasal dari kota,orangtuanya adalah orang religius jadi tidak mungkin orang tuanya akan menceritakan Mesi tentang mitos orang orang yang percaya akan takhayul.Bodoh amat memikirkan hal itu, mungkin kerabat Mesi ada orang asli sini yang belum ia ketahui lalu menceritakan dongeng itu padanya.Kemudian Risky melangkah ke dapur.Sesampainya di dapur ia langsun membuka belanga untuk sarapan pagi.
"Sayang.Hari ini kau membuat nasi kuning pasti sangat enak" ucap Risky berteriak ke luar rumah berharap Mesi mendengarnya.
"Tentu saja.Bukankah setiap hari kau memakannya" sahut suara serak dari belakangnya.
Risky diam,dia terpaku di tempatnya suara itu bukanlah suara Mesi kekasihnya tapi suara yang sering ia dengar di bawah alam sadarnya.Aura gelap dan berat mengelilinya.Risky menggigil , kakinya gemetaran,mulutnya gemetaran,tubuhnya keringat dingin menandakan ia berada dalam ketakutan yang luar biasa.Sayup sayup dia mendengar suara lantunan doa,suara seseorang memanggil namanya berulang ulang.
Risky megumpulkan tenaganya,mengusir segala ketakutan yang melanda dirinya.Dia menoleh ke belakang di mana suara serak seseorang terdengar.
Seseorang?
Di sana bukanlah seseorang tapi makluk lain yang pernah di ceritakan neneknya padanya sewaktu ia masih kecil.
Kuda putih!
Beberapa detik kemudian kuda putih itu berubah menjadi sosok yang menyeramkan.Matanya hitam pekat seperti arang gosong,rambutnya panjang beruban, wajah dan tubuhnya bagaikan nenek tua yang berumur 100 tahun.Siapa dia?
Weneri!
Manusia yang di bunuh 200 tahun yang lalu kemudian jasadnya di buang ke sungai deata.Dia menuntut balas lalu menjadi arwah jahat yang menculik manusia.
Arwah weneri membuka mulutnya hendak memangsa Risky si korban yang sudah di culiknya tiga tahun yang lalu namun lantunan doa yang di dengar Risky barusan semakin keras terdengar.Suara suara yang sangat dirindukannya, nenek Amelia yang dalam tipuan hantu weneri sudah mati ternyata di sana lantunan doa nenek Amelia sangat syahdu di telinganya.Suara orang yang dicintainya Mesi,gadis cantik yang akan mendampingi hidupnya kedengaran menangis dan memanggil namanya berulang kali.
Risky membuka matanya.
"Apa yang terjadi padaku?" tanyanya dalam hati.Dia (Risky) ternyata sudah di culik hantu weneri.Hantu jahat itu sudah memanipulasi ingatannya selama bertahun tahun.Selama itu Risky selalu merasa kalau hidupnya baik baik saja namun kenyataannya dia menjalani kehidupan yang tidak normal di bawah dasar sungai deata.
Risky menoleh ke samping kirinya,badannya terkulai tidak berdaya,air sungai membuatnya kedinginan dan kesulitan bernafas hantu weneri akan membunuhnya tapi tiba tiba sebelum hantu weneri mencapai tubuhnya, terlebih dahulu tubuh hantu weneri berubah menjadi pasir hilang di bawah arus air.Dengan sisa kesadarannya samar samar Risky merasakan tubuhnya terangkat ke atas.Seseorang mengangkatnya dari dasar sungai.
***
"Cucuku" ucap nenek Amelia menangis sambil memeluk cucu kesayangannya.Dia tidak percaya kalau cucu satu satunya itu akan menjadi korban kejahatan penunggu sungai deata.Mesi tunangan Risky juga menangis tersedu sedu di samping tubuh kekasihnya itu yang lemas tidak berdaya.Penampilan Risky benar benar sudah seperti orang gila,pakaiannya sobek compang camping,rambutnya gondrong kasar tidak terurus,kulitnya hitam seperti atap karatan yang di terpa panas dan dingin.Penduduk desa xx yang hadir di tempat itu menutup mulutnya tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.Risky Yohan pemuda humoris yang tiga tahun yang lalu berencana menikah dengan Mesi Anastasia anak seorang DPR di kota yy di nyatakan hilang saat pergi memancing di sungai deata.Sebagian penduduk desa yakin kalau Risky pastilah di culik oleh penunggu sungai.Ada mitos yang berkembang di masyarakat kalau ada hantu jahat penunggu sungai yang menculik manusia setiap 100 tahun sekali.Nenek Amelia tidak pernah percaya dengan takhayul,dulu dia memang sering bercerita ke cucunya tentang hantu weneri namun dia bercerita bukan karena percaya namun dia hanya menakuti kuti cucunya yang terkenal bandel yang sering pulang di sore hari karena keasyikan bermain.
Selama tiga tahun nenek Amelia selalu berharap agar cucunya kembali dengan selamat.Dalam pencarian bertahun tahun nenek Amelia kadang berpikir untuk merelakan saja kehilangan cucunya,dia capek,dia merasa bosan menunggu cucunya kembali entah sampai kapan cucu bandelnya itu akan datang menunjukkan batang hidungnya.Tapi entah bisikan darimana nenek Amelia selalu yakin kalau Risky masih hidup.
Hingga pada suatu waktu seorang pendatang bersama dengan rombonganya yang bertugas membuat bendungan di sungai deata melihat seorang pria yang sedang duduk di pinggir sungai penampilannya seperti gembel.Pekerja itu kira kalau orang itu adalah orang gila namun kelakuannya tidak biasa,pekerja itu melihatnya muncul dari dalam sungai berbicara sendirian seperti seseorang yang berbicara kepada kekasihnya.Dia menyebut nama Mesi.
Pekerja itu kemudian menemui kepala desa menceritakan perihal orang yang ditemuinya di sungai di situlah kepala desa sadar kalau orang itu adalah Risky yang di nyatakan hilang tiga tahun yang lalu.
Kepala desa tersebut segera menemui nenek Amelia lalu mereka kemudian memanggil orang pintar untuk menyelamatkan Risky dari genggaman hantu weneri.Pak Juli di panggil demikianlah sapaan seorang dukun hebat dari desa sebelah.
Pak Juli mengatakan kalau Risky kemungkinan kecil bisa di selamatkan karena hantu itu semakin tahun semakin bertambah kuat akibat dendam yang dimilikinya tapi nenek Amelia selalu yakin pada Tuhan dan berdoa untuk cucu kesayangannya.Darah kambing tidak cukup untuk menyelamatkan Risky tapi hantu weneri harus di lenyapkan.
Setelah melewati saat saat yang sulit akhirnya Risky berhasil di selamatkan.Pemuda humoris yang kelucuannya terkenal sampai ke seantero desa xx itu kembali dengan selamat setelah tiga tahun hidup bersama dengan hantu weneri yang memanipulasi ingatannya kalau dia (hantu weneri) adalah Mesi di bawah dasar sungai deata.