Pernahkah kau berpikir ada sebuah kehidupan lain selain keluarga dlm rumah mu.. Suatu keluarga lain yg beraktivitas pada malam hari saat kita terlelap, atau apa kau percaya sesuatu yg mistis? Kenapa aku bertanya hal aneh semacam ini.. Karena aku berteman dengannya.
Tak semua org itu jahat bukan? Sama saja dg mereka, teman temanku ini orang eh maksudku hantu yg baik. Pada awalnya aku sgt tdk ingin melihat atau pun sekedar tahu tentang dunia selain alam nyata.. Hantu.. Aku hanya melihatnya dlm film horor dan membacanya dari novel novel horor, melihat mereka..? Ini adalah hal yg yah, sulit untuk aku terima dan butuh sedikit waktu karena aku ini PENAKUT.
Suatu hari aku mengalami kesialan atau berkah yah? Intinya aku melihat hantu asli untuk pertama kalinya saat aku masih kelas 4 sd.. Sosok pertama ini meninggalkan ketakutan yg hingga saat ini sulit kujelaskan, dia adalah sesosok POCI.. Aku tdk sengaja melihatnya dan anehnya aku tdk ingat apapun soal wujudnya dan aku hanya ingat aku jatuh sakit setelah melihat sebuah guling di pekarangan tetangga. Aku tdk berminat sedikitpun untuk membuka mata batin ini.. Aku juga tdk tahu kenapa aku mau mempertahankan kemampuan ini.. Aku sangat bingung.
Begini awal mula aku melihat mereka, setelah aku melihat sang POCI itu.. Aku terkena sawan selama dua minggu, itu sangat menjengkelkan! Aku diajak berobat ke dokter sampai sampai ada banyak obat dikamarku. Aku sampai ke 3 org dokter dan mereka semua bilang tdk ada yg salah dgn ku?! Sampai nenek ku memberi saran agar memanggil om ku saja.. Om ku adalah adik dari ayahku dan dia ini org yg peka pada mereka, aku juga gk ngerti kek apa pekanya kan pas itu aku belom ngerti ginian.
Sore menjelang magrib, om terus memijat tanganku yang kaku dan bergerak aneh.. Dia juga menyuruh ku meminum air doa yg dikomat kamiti ustadz, aku ini bukan org yg percaya banget sama hantu.. Dan gk ngerti soal beginian.. Jadi nurut aja, aneh nya aku sembuh hanya dalam beberapa jam saja. Aku antara percaya dan enggak pada hal mistis cuman melongo aja, pas om nutup mataku aku masih bisa mendengar dia merapalkan mantra yg aneh dan sgt cepat.. Semua jadi sepi senyap dan aku bermimpi bertemu seseorang yg bungkuk dan tua, dia menyampaikan pesan dg bahasa jawa yg jelas aku gk ngerti.. Dia menutup Mataku dg tangan keriput nya, aku terbangun karena kaget sesuatu menyentuh kakiku.
Saat aku membuka mata ini masih larut sekali, jam dinding jelas menunjukkan pukul 11.27 rasanya aku tdk berani bergerak dan menutupi tubuh dg selimut.. Mendadak aku menjadi sgt takut dan tdk bisa memejamkan mata lagi, setiap aku mencoba tidur lagi.. Selalu ada sesuatu yg memantauku dan seolah ingin sekali menggodaku, muludku mengucapkan banyak doa yg secara spontan keluar.. Saking takutnya aku tdk tahu baca doa apa aja, yg terdengar hanya tetesan air kran dan dentikan jarum jam. Aku merasa aman setelah membaca doa dan tertidur sampai pagi..
Alarm membangunkan ku untuk bersiap sekolah, pukul menunjukkan 04.30 dirumah hanya aku yg bangun pada pukul itu tapi aku merasa aman karena banyak org yg melantunkan ayat suci di musholah dan masjid terdekat, pada pagi itu lah.. Aku melihat keluarga lain selain keluargaku dlm rumahku. Mereka tdk lah mengganggu dan jahil.. Mereka baik dan tahu kalau aku dan keluarga ku merawat rumah ini, wujud yg kulihat hanya org dewasa yg duduk di kursi ruang tamu dan hanya nampak hitam logam karena lampu ruangan itu dimatikan dan aku tdk mau mengganggu dia.
Sekolah... Gedung sekolah selalu ramai pada pagi sampai sore atau siang hari, sangat menyenangkan ketika berada di sekolah bertemu teman teman dan mengobrol juga bercanda bersama sahabat.. Tapi berbeda jika kita peka dg mereka dan parahnya itu adalah hari pertama aku menyadari mata batin ku terbuka! Bisa bayangkan seberapa menyeramkannya itu? Aku tdk bisa bersembunyi dan aku tdk bisa pura pura tdk melihat mereka lalu lalang didepanku.. Baik kelas, kamar mandi, kantin, perpustakaan, koperasi, bahkan musholah pun aku tetap melihat mereka. Ini sangat menjengkelkan...
Aku sebisa mungkin menutupi semua itu dari teman temanku.. Aku tdk mau dikenal sebagai anak aneh, mereka ini sgt jahil.. Ada yg sengaja memajukan wajah seramnya tepat didepanku sampai aku ingin muntah! Ada yg hanya lewat disamping atau belakang ku, dan ada yg mencoba menjahili ku. aku sangat ingin berteriak dan lari pulang.. Tapi aku akan dikira gila oleh org yg tdk peka..! Ini sgt menyiksaku
Setiap aku berjalan pulang dari sekolah ke rumah, ataupun saat aku berangkat sekolah.. Ada saja sosok yg jahil padaku dan ingin menakut nakuti ku, tapi mereka tdk pernah melukaiku dg serius kok.. Aku tahu mereka hanya ingin diakui keberadaannya sampai aku hafal tempat nongkrong para hantu di jalan itu.. Aku juga selalu menyapa dg senyuman tipis pada mereka berharap agar mereka tdk melukaiku, mereka selalu membalas senyumanku dg tatapan tajam dan seringai seram.. Aku menganggap itu sebagai sapaan balik, lama lama aku jadi terbiasa.
Menatap langit mendung sore ini, aku sudah menduga kalau Peter akan sgt senang. Benar saja.. Tak lama hujan datang dg lebatnya dan Peter langsung tdk bisa menahan diri untuk menerjang derasnya hujan, tentu saja dia tdk akan basah ataupun flu. Tawanya membuat ku bahagia.. Lima tahun, sudah lima tahun.. Dia selalu ada disisiku setiap kali aku membutuhkan dan selalu mampu mengukir berjuta tawa di bibirku, seorang teman yg sgt ku inginkan sejak lama sekali.. Aku adalah anak pertama dan keluarga ku selalu sibuk dg dunianya masing masing,"ove...!kemari dan nikmati hidup mu...!" dia melompat, berlarian, dan berputar putar di tengah derasnya hujan. "kau lupa yah? Kalau aku ujan ujanan aku bakal kena flu.. Bodoh" dia langsung tertawa.. Dan mengejek ku "makanya jadi seperti aku.. Aku sgt menikmati ini.." aku ikut bahagia seolah aku yg tengah bermain hujan disana, "aku lupa pada Rossella, jika aku berisik dia akan menghukum kita.." Peter langsung menghentikan aksinya "heh.. Yg berisik disini cuman kamu lex, yg ada kamu aja yg di hukum.. Aku mah ogah" mendengarku mulai sewot dia langsung monyongin bibir "baik.. Aku saja yg dihukum, siapa tahu tdk bisa bertemu dg mu selama beberapa hari... Dan kau akan terus terbangun di tengah malam karena mereka" aku langsung mendelik "jgn gitu donk..."
Dia sedang diomelin habis habisan oleh Rosse, aku pura pura gk tau aja dari pada ikut di marahi. Hujan.. Sgt banyak bulir hujan yg jatuh sore itu, Peter selalu tdk tahan jika hujan turun namun tdk hujan hujanan, sebuah genangan cukup besar terbentuk di depan rumah.. Rosse baru saja selesai marah dan Peter memancing amarahnya lagi, dia bermain di genangan itu dan mencoba tdk berisik. Aku mati matian menahan tawa melihat tingkah Peter yg mengalahkan tingkah adik ku yg berusia 4 thn.. Untuk yg tercinta, dari alam yg berbeda.. Aku menyayangimu sebagai kakak terbaikku, kakak yg selalu menghancurkan mood ku dan kenakalan mu yg mampu menghapus kesan mengerikan dari saudara seper hantuan nya. Sangat menyebalkan jika dia tdk menemaniku meski hanya sehari, setiap malam jika tdk bersamanya aku akan terus diganggu.. Tentu saja dia duduk di sampingku hanya sampai aku benar benar tidur, aku tdk pernah menyuruhnya menjagaku semalamam penuh.. Tapi dia tdk mau meninggalkanku seperti peranko dan surat..