Wanita yang selalu penuh dengan kehangatan dan senyuman yang menenangkan, dengan kesabaran dan suara lemah lembutnya. Dengan kasihnya yang tulus, ya,,, wanita itu yang kupanggil BUNDA
Bunda yang rela aku tumbuh di rahimnya, selama sembilan bulan tanpa lelah membawaku serta kemanapun ia pergi. Dengan segenap cinta dan kekuatan melahirkanku ke dunia. Saat itu aku percaya tentang cinta pada pandangan pertama, ini karena aku mencintai Bunda sejak aku membuka mataku.
Terima kasih Bunda.untuk setiap air susu yang mengalir dalam darahku. Untuk setiap malam yang kau lewati tanpa terlelap, dan untuk semua lelah yang sering kau abaikan.
Tak terhitung banyaknya pengorbanan yang kau berikan untukku, bahkan ucapan terima kasih pun rasanya tak cukup membalasnya.
Tanpa Bunda aku tak akan pernah mampu menghirup udara kehidupan, berteman dengan alam, mengarungi nafas dunia bersamamu. Aku tidak pernah melihat ada sesuatu sekuat dirimu, aku tidak pernah melihat siapapun setegar dirimu, dan karenamu lah aku mampu untuk menghadapi dunia ini.
Maafkan diriku Bunda...
untuk setiap air mata yang kau teteskan karenaku. Untuk semua bahagia yang belum bisa ku persembahkan untukmu.
Kau adalah malaikat tanpa sayapku juga pelita dalam hidupku.
"Ya Allah ampunilah segala dosa-dosaku dan dosa kedua orangtuaku. Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyanyangiku sewaktu aku kecil. "
Aamiin Allahumma aamiin🤲
Bumi Allah, 22 September 2022