"SMA negeri ini. beralamat di provinsi apa hayoo?, kota itu. kecamatan mantan, kabupaten ululu, jalan. in aja dulu palingan bukan jodoh.
telah ditutup karena pernah terjadi kesurupan masal," ucap Arum.
"emang ada apa sih kok bisa ada kesurupan masal?" tanya Agas.
"hmm katanya sih hari itu kepala sekolah ngumumin kalau jadwal pelajaran MTK bakalan ada setiap hari." jawab Arum.
"kepala sekolahnya mau di bunuh ya?" ucap Fiona.
"ya pokoknya sekarang sekolah itu ditutup dan ada rumor kalau sering ada yang liat penampakan mahluk tak kasat mata berdiri di jendela lantai tiga sekolah itu" ucap Arum.
"kalau mahluk tak kasat mata kok bisa ada yang liat?!" tanya Dion.
"mungkin yang liat anak indihouse kali?" jawab Agas.
"INDIGO!! jauh banget anjim" ucap Fiona.
"yah pokoknya besok kita bakalan kesana buat nyari hantu, mana tau hantunya bisa kita jahilin kan?" ucap Arum.
"y" jawab yang lain serentak.
ceritanya udah besok aja padahal ga sampai satu detik
"hmm sekolahnya keliatan angker banget ya?" ucap Fiona.
"iya nih"jawab yang lain serentak.
"tapiiii... apa kita nggak kesiangan ya? ini udah jam 12.12 loh" ucap Dion.
"iya nih. gimana kalau kita beli camilan aja, soalnya kalau lagi takut aku suka laper secara tiba tiba" ucap Agas yang suka laperan.
"iya! nih anak kalau lagi laper bisa jadi lebih serem dari hantu" ucap Dion.
ceritanya lagi di supermarket
"yang ini! ini juga! ini! ini! ini!" ucap Agas kegirangan.
"stoop!! belinya banyak banget! kenapa ga sekalian beli mal nya aja sana?!!" ucap Dion kesal.
"mba harga mal ini berapa ya?" tanya Agas.
" ga murah kok cuma 6M aja." ucap mba mba kasir.
"ini mba" ucap Agas sambil menyodorkan sekoper uang warna merah.
"terima kasih!" ucap mba mba kasir.
"dibeli beneran dong." ucap Fiona.
"rang kaya emang beda" ucap Arum.
"dasar dompet berjalan!" ucap Dion.
ceritanya udah jam 08.00
"waw waffu efang cefaf berflalu faaf fifa sedfang bofan (waw waktu memang cepat berlalu saat kita sedang bosan)" ucap Agas (kalian tau lah dia lagi ngapain).
"iya nih!" ucap Fiona.
"kalian kok bisa ngerti apa yang dia bilang?" tanya Arum.
"itu kan ada translate nya di atas yang tanda kurung" jawab Fiona.
"oh iya ya!" ucap Arum.
ceritanya lagi di dalam sekolah.
"oi Kunti! liat tuh ada orang manusia dateng!" ucap pocong kegirangan.
"manamanamana?" tanya Kunti antusias.
"noh disana noh" pocong yang tangannya terikatpun hanya bisa melirik lirik matanya ke arah segerombolan satwa (manusia) yang lewat di depan mereka.
"oi Agas Lo makan banyak banget tapi tetep aja six pack gimana ceritanya sih?" tanya Dion.
"sering seringlah makan makanan fast food dan anda akan mendapatkan roti sobek yang berkualitas tinggi! (jangan ditiru)" jawab Agas dengan nada sombong yang membuat Dion kesal.
karena rasa kesal yang tak tertahankan Dion pun melancarkan serangan bogem kepada Agas sampai satwa tersebut (Agas) pingsan.
"me me me me me mereka kan!" ucap Kunti ketakutan.
"lu kenapa nti?" tanya pocong keheranan.
"merekakan yang jahilin kita waktu masih tinggal di gedung bekas perkantoran dulu!!" jawab Kunti ketakutan.
"APA? ITU MEREKA?!!! kalau gitu kita harus cepet lari dong!!" ucap pocong ketakutan.
"lari!! ada manusia!!!" teriak Kunti sambil lati (terbang) pontang-panting
"cuma manusia aja kenapa takut sih?" ucap sunder bolong keheranan.
"mereka manusia yang jahilin kita dulu!!!!!!" ucap Kunti.
"UUAPAAA?!!!" teriak hantu lain kaget.
para hantu pun meninggalkan sekolah itu dan memutuskan untuk terbang ke Eropa karena merasa indo sudah tidak aman lagi.
sementara itu pocong hanya bisa bersembunyi di bawah meja karena tidak bisa terbang.
pada akhirnya Agas, Arum, Fiona, dan Dion hanya bisa pulang tanpa menghasilkan apa apa.
~END~
Ampe sini dulu ya, mampir ke cerita aing yang lain, tinggal liat aja noh di bawah.
jangan lupa kasih like ya~~
bye~~