Alex, dikhianati oleh rekam satu timnya sendiri. Membuatnya harus ditembak mati ditempat itu juga sedangkan rekannya yang lain telah pergi meninggalkannya.
Setelah kematian, terjadilah sebuah keajaiban. Alex mendapati dirinya pada saat dua tahun sebelum kematiannya terjadi.
Itu adalah hari saat dimana dia akan bergabung dengan sebuah Lembaga Pendidikan, Alex ingat dengan jelas.
Meskipun dia mengalami sebuah perjalanan waktu, tapi ingatannya menjadi pulih.
Alex pergi ke warnet dan melakukan hal.yang biasa dia lakukan, setelah mencoba meretas salah sistem WHO, dirinya diketahui telah memasuki sistem WHO.
Satu hari berlalu, hingga pada saat orang dari Lembaga itu mendatangi dirinya, Alex pura-pura terkejut.
Alex ternyata mendapatkan sebuah beasiswa untuk belajar di luar negeri, tentu saja itu menjadi kebanggaan ibunya.
Alex menampilkan ekspresi bangga dan keterkejutannya, hanya saja di hatinya dia sama sekali tidak senang.
Lembaga Pendidikan, tidak diketahui apa nama dari lembaga itu, setiap hari yang dilakukan oleh banyak orang yang juga ikut bergabung dengan lembaga itu hanyalah belajar dan latihan.
Alex juga mempelajari banyak sekali hal-hal, selain komputer yang dia kuasai. Alex juga diajari untuk bela diri dan persenjataan.
Semua orang tidak ada yang khawatir dan keheranan, mereka semua senang karena bisa merasakan untuk mempelajari senjata api.
Diajari tentang mengemudikan mobil, tank, helikopter dan pesawat tempur. Mereka merasa bahwa mereka akan menjadi seorang tentara, asal mereka dari negara yang berbeda-beda.
Ketika salah seorang bertanya tentang akan jadi apakah mereka nantinya, keesokan harinya orang yang bertanya tersebut berubah sikapnya.
Yang awalnya berenergik, menjadi datar dan tidak peduli dengan semua yang dikatakan yang lainnya.
Alex mengetahui hal ini, dia mengumpulkan sejumlah bukti dan menyebarkannya kepada empat orang temannya yang dipercayai olehnya.
Hanya saja, salah satunya berkhianat. Alex tidak terkejut sama sekali karena rencana yang dia berikan adalah rencana palsunya, hanya ada dua orang yang bisa dipercaya.
Alex merupakan seorang yang sudah melewati waktu, dia sudah mengenal dan mengetahui lebih lanjut tentang sikap dari semua orang disana.
Karena rencananya sudah diketahui oleh pihak penyelenggara, Alex mendapatkan hukuman untuk bekerja di ruang bawah tanah.
Di ruang bawah tanah, Alex menggali sebuah terowongan untuk keluar dari Lembaga itu, karena memerlukan beberapa waktu, hingga setelah satu bulan penuh, akhirnya terowongan telah mencapai ke luar lembaga.
Di dalam lembaga itu, tidak bisa menelpon atau menghubungi siapapun karena jaringan internet diblokir, hanya ada komputer yang terus diawasi yang memiliki koneksi internet.
Setelah satu bulan Alex menjalani hukumannya, Alex pergi keluar melewati terowongan itu, menelpon seorang polisi dan menjelaskan rincian dari kejanggalan yang terjadi.
Rinciannya sangat aneh, tidak diterima oleh pihak polisi, Alex tidak peduli, dia hanya meminta bahwa polisi itu harus menuliskan apa yang dia inginkan.
Selain meminta hal tersebut kepada polisi, Alex juga menghubungi seseorang yang dia percayai, temannya sekolahnya dulu.
Setelah selesai, Alex kembali bergegas memasuki terowongan untuk kembali ke sana, menutup lubang dan menyembunyikan terowongan itu untuk dirinya sendiri.
Karena sedikit kecerobohannya, Alex terkejut mendapati pengawas sedang melihatnya. Namun, pengawas itu berbisik kepadanya.
Pengawas itu tidak akan memberitahukan kebenarannya, dia meminta untuk dijadikan sebagai pion oleh Alex sendiri.
Meski Alex sedikit ragu, tapi dia tidak bisa mengabaikannya jadi dia menerima pengawas itu yang akan bekerja untuk dirinya.
Pelatihan dilakukan kembali, Alex sudah menjadi seorang yang hebat dalam hal bertarung, meretas atau bermacam macam hal lainnya.
Setelah menguasai banyak sekali keterampilan, pengawas membawa Alex di malam hari dengan secara sembunyi-sembunyi, menyuntikkan sebuah obat bius agar Alex tidak terbangun.
Keesokan harinya, Alex berubah total menjadi pribadi seperti orang yang sebelumnya. Menjadi datar dan dingin tidak peduli pada apapun selain perintah dari pengawasnya.
Keesokan harinya, Alex mendapatkan tugas untuk keluar. Ternyata tugas tersebut merupakan tugas untuk melakukan pencurian, benar lembaga itu menciptakan ahli untuk menjadi pencuri yang hebat.
Selain mencuri, mereka juga adalah seorang penipu terbesar di dunia.
Pemilik Lembaga ini, bertemu dengan sosok alat yang sudah bisa dikendalikan, dia adalah seorang penipu nomor satu di dunia. Penipu yang sangat handal, berbeda dengan kehidupan yang sebelumnya.
Alex yang menjadi anggota di tim biasa, berbeda dengan kali ini. Dia menjadi alat untuk penipu nomor satu itu, seorang pelayan pribadinya.
Rencana gagal!
Alex sangat marah di dalam hatinya, meskipun dia tidak kehilangan ingatan dan semua rencananya telah dia jalani, tapi jalan ceritanya berubah dari sesuai apa yang dia harapkan akan terjadi.
Alex, identitas barunya adalah menjadi sahabat seorang penipu nomor satu di dunia, menipu banyak sekali hal, mulai dari tipuan kecil dan menipu seorang konglomerat, dia harus melakukan apa yang diperintahkan oleh penipu itu.
Di hari ini, Alex mengubah pandangannya, bukan untuk membalaskan dendam kepada rekan timnya, melainkan untuk menghancurkan lembaga yang memang seharusnya dihancurkan.
Dia sudah memiliki sedikit bukti, saat bersama si penipu. Di malam hari, hotel Buckingham Palace. Alex bertemu dengan seorang mata-mata dari FBI.
Ketika sedang berkelahi, mata-mata itu terkejut karena Alex berkata 'hentikan'.
Mereka berdua pun mengobrol, menceritakan detail kejadian kepada agen mata-mata itu, melihat sosok penipu nomor satu itu datang ke arah mereka, mereka melanjutkan perkelahian hingga mata-mata tersebut melarikan diri.
Penipu itu membawa Alex untuk pindah ke tempat lain, Alex memasukkan sebuah benda ke saku celananya secara perlahan agar tidak diketahui.
Keesokan harinya, Alex juga masih menipu. Ternyata, ini adalah saat-saat terakhir dia akan mati, hari dimana kematian Alex yang sebelumnya.
Di dalam Bank Swiss, tiga orang pria. Yang dua adalah rekannya yang telah menjadikan Alex sebagai tumbal dikehipan yang sebelumnya, yang satunya adalah orang yang membuat Alex sangat terkejut.
Bagaimana pun juga, yang satunya adalah seorang wanita yang sudah menjalani hubungan percintaan bersama Alex.
Wanita itu akan menjadi tumbal bagi mereka, Alex tidak bisa menerimanya.
Setelah ketiga orang menyusup ke dalam, Alex di hotel yang tidak jauh dari Bank Swiss melakukan rencananya.
Menghubungi si agen FBI, polisi dan temannya karena temannya memiliki sebuah bukti yang telah diberikan oleh Alex sebelumnya.
Semua rencana sudah dipersiapkan dengan sangat matang, mengetahui ada sebuah kejanggalan si penipu itu atau pemilik lembaga itu heran dan melihat tingkah laku Alex yang tidak seharusnya.
Dia memerintah Alex untuk pergi ke membeli makanan, Alex saat ini masih berperan sebagai alatnya. Jadi dia tetap melaksanakan perintah si penipu itu.
Saat kembali, banyak sekali polisi sudah berada disana. Mengepung lembaga milik si penipu dan juga menunggu saat-saat rencana pencurian berlian itu dilakukan.
Rencana tersebut sama persis dengan saat Alex mati di kehidupan sebelumnya, hanya saja akhir dari cerita ini sangat baik.
Lembaga itu telah disegel, semua orang di dalamnya telah menjadi seorang kriminal dan dipenjarakan.
Alex di depan lembaga itu, langsung menyatakan cintanya kepada si wanita tersebut.
Cerita pun Tamat.
Alex tidak menyadari bahwa seseorang belum tertangkap.