Sebuah kerajaan diatas awan, yang sudah ada semenjak ratusan tahun lalu. Kerajaan tempat dimana para dewa-dewa tinggal, yang dipimpin oleh Dewa Agung mengalami peperangan Antara Dewa agung dan pasukannya melawan Dewa kegelapan. Pemicu perang itu adalah adanya cinta antara Dewi Cahaya dan Dewa kegelapan, di mana Dewa agung menentangnya dengan keras. Perang itu sudah berlangsung selama beberapa hari hingga Dewa kegelapan mati terbunuh oleh Dewa Agung.
"Sudah kukatakan hentikan hubungan terlarang dianatara kalian, tapi kalian tidak mendengarkanku dan malah ingin memberontak. Kalian pantas mendapatkan itu"Ujar Dewa Agung lantang dengan seringai liciknya.
Selena memeluk tubuh Leon yang sudah tidak bernyawa, dia menangis keras karena kini lelaki yang dicintainya tidak lagi memiliki tanda-tanda akan membuka matanya.
"Leon kau harus bangun! kau tidak bisa meninggalkan aku disini sendiri"Ucap Selena. memeluk wajah Leon yang kini sudah dipenuhi darah. Bahkan kini pakaian yang Selena ikut memerah terkena darah milik pria itu.
Selena merasa dunianya runtuh, dia tidak tahu bahwa perang besar ini akan terjadi. Dewa Agung dan pasukannya terlalu licik, mereka tahu bahwa Leon kehilangan alat pengendali alam kegelapan miliknya. Dan saat kesempatan itu, mereka menyerang Leon dan membuatnya kalah dengan mudah.
Selena tahu, dari dulu Dewa Agung selalu takut posisinya terancam oleh Leon, karena semakin lama Leon semakin kuat.
Di dunia ini, di mana yang kuat adalah pemenangnya. Dan jika Leon terus bertambah kuat, maka kemungkinan besar Leon bisa mengalahkan Dewa Agung selanjutnya. Ditambah, kini Leon menjalin hubungan dengannya, yang kemungkinan besar jika mereka menikah, maka keturunan mereka akan memiliki kekuatan yang sangat besar.
Maka dari itu, saat menerima pesan dari Raja Iblis. Bahwa Leon akan memberontak, Dewa Agung memanfaatkan kesempatan ini untuk membunuh Leon agar tidak lagi menjadi ancaman untuknya.
Karena jika dia secara asal membunuh Leon tanpa alasan yang jelas, itu akan membuat para Dewa dan Dewi yang lain akan curiga.
Selena menatap Dewa Agung di hadapannya dengan penuh dendam dan amarah yang membara. Dia berdiri dan mengusap sisa air mata di pipinya dengan kasar. Lalu dia menunjuk Dewa Agung dengan penuh kebencian. "Kau pembunuh!kau pasti sudah tahu bahwa Dewa kegelapan tidak mungkin melakukan pemberontakan. Tapi kau, kau malah melakukan semuanya karena kau terlalu takut bahwa Dewa kegelapan akan mengancam posisimu!!" Teriak Selena penuh Emosi.
Bayangan Leon mati di hadapannya karena ditusuk oleh pedang milik Dewa Agung, membuat dadanya terasa sesak. Selena tidak terima jika Leon mati, karena dia telah mencintai Leon sejak pertama kali mereka bertemu.
Leon yang hanya bersikap aneh hanya padanya, membuat Selena jatuh hati padanya. Tidak hanya itu, pengorbanan Yang semua Leon lakukan untuk mendapatkannya, membuat hatinya luluh.
Awalnya Selena menolak Leon karena biar bagaimanapun dia dan Leon tidak akan bisa bersatu. Itu adalah Aturan yang sudah ditetapkan oleh Dewa Agung. Namun, Leon adalah orang yang pantang menyerah. Dia tetap meyakinkan Selena bahwa semuanya akan baik-baik saja.
Pada akhirnya menjalin kasih secara sembunyi-sembunyi. Sampai suatu ketika hubungan mereka terdengar oleh Dewa Agung, dan membuat Dewa Agung itu marah.
Saat itu, Selena di suruh menghadap ke istana Royalgeez-Istana para dewa. Namun, ternyata Selena disekap oleh orang-orang kepercayaan Dewa Agung. Hal ini, agar Leon mau mengakui kekalahannya. Karena mereka tahu. Bahwa Selena adalah wanita yang dicintai oleh Leon.
"Ini hukuman untuk kalian, kalian sudah tahu bahwa Cahaya dan Kegelapan tidak bisa bersatu karena keduanya bertolak belakang!" Tekan Dewa Agung menatap tak acuh pada Selena. Bahkan setelah dia membunuh Leon, dia tidak memiliki rasa bersalah. Dewa Agung malah merasakan kepuasan,karena orang yang mengancamnya sebagai Dewa Agung kini telah mati.
Selena tertawa sarkastik "tidak boleh bersama?tidak boleh bersama karena aku dan Leon saling bertolak belakang atau karena kau takut keturunan kami akan memiliki kekuatan yang sangat kuat, dan membuat posisimu sebagai Dewa Agung akan semakin terancam?" Tanya Selena dengan wajah menantang, meskipun orang yang ada dihadapannya adalah seorang Dewa Agung persetan dengan semua itu dia tidak akan pernah takut.
Dewa Agung sedikit kaget karena Selena mengetahui hal yang paling dia takuti. Namun, dia tidka peduli karena Leon kini sudah mati.
"Kau semakin berani Dewi Cahaya!Terimalah jika kekasihmu harus mati!setelah ini kau harus di hukum karena menyalahi aturan dan menjalin cinta terlarang antara kau dan Dewa Kegelapan. Kau akan dipasung selama seratus tahun, dan hidupmu akan sengsara!" Dewa Agung berteriak murka. Setelah Dewa Kegelapan dia bunuh, kini masalahnya hanya pada Dewi Cahaya.
"Kau tidak bisa menghukumku, karena sebelum itu terjadi. Aku akan membunuh diriku sendiri. Dewa Agung sepertinya kau lupa?bahwa aku adalah cahaya dunia ini. Jika aku mati, maka seluruh alam semesta ini akan gelap gulita!" Selena membalas tak kalah kuat. Sebagai Dewi cahaya, dia adalah Cahaya di seluruh Alam semesta. Tidak jarang manusia-manusia sering menyembahnya dibanding dengan Dewa dan Dewi yang lain.
"Kau gila?!Hanya karena cinta, kau mau membuat Alam semesta menjadi Gelap gulita"
"Dan jika bukan karena keserakahan mu, aku tidak akan pernah melakukan ini!" Balas Selena tidak mau kalah. Tiba-tiba saja Selena teringat sesuatu. Sebagai Dewi Cahaya, dia memiliki kekuatan khusus. Dia bisa menghidupkan Leon kembali, hanya saja dia pun harus ikut mati.
Gadis itu melirik Leon yang masih sangat tampan, meskipun kini seluruh wajahnya dipenuhi darah. Selena kembali berlutut di dekat Leon, dan perlahan Selena mulai membaca suatu mantra.Tidak lama, tiga buah cahaya keluar dari tubuh Leon, cahaya merah, biru, dan putih. Masing-masing adalah ingatan, jiwa, dan kekuatan milik Leon. Selena bisa membangkitkan Leon kembali, hanya saja...Leon harus bereinkarnasi menjadi manusia terlebih dahulu.
Dia akan menyegel semua ingatan, jiwa, dan kekuatan Leon selama seribu tahun sampai pada akhirnya, menemukan anak-anak manusia yang lahir disetiap bulan purnama. Agar cahaya-cahaya itu bisa masuk ke tubuh anak-anak manusia tersebut. Dia tidak bisa menjadikan jiwa, ingatan ,dan kekuatan Leon menjadi satu, atau semuanya akan gagal. Jadi, ini semua hanya akan bisa dilakukan apabila ketiga cahaya itu terpisah. Dia harus menyegel selama 1000 tahun, agar semuanya sempurna.
Setelah Selena menyegel semua ingatan, jiwa, dan kekuatan milik Leon. Selena kembali merapalkan sebuah mantra, ketika mantra itu dirapalkan tiba-tiba langit mendadak berubah suara petir terdengar bergemuruh. Cahaya bulan dan bintang bersatu dan membentuk suatu lambang bunga, dan lambang bunga itu masuk ke dalam segel yang telah Selena ciptakan. Lambang bunga itu nantinya akan menjadi pertanda bahwa ketiga manusia yang lahir nanti adalah Reinkarnasi Leon.
Mata biru tua milik Selena menatap Dewa Agung penuh Amarah. "Dewa Agung! jika tidak sekarang, aku bersumpah suatu saat nanti aku pasti akan membunuhmu!! Kau serakah, keegoisan dan ketakutan tidak berdasarmu membuat banyak orang-orang yang tidak bersalah mati karena perang, kau adalah Dewa Terkutuk!!!" Dewa Agung yang melihat semuanya nampak membeku. Sepertinya ia tahu apa yang ingin Selena lakukan. Selana ingin membuat Leon bereinkarnasi. Namun, Selena harus mati terlebih dahulu. Dia mati, tapi dia berniat menyegel jiwanya agar Alam semesta tidak gelap gulita. Karena selama jiwa Dewi Cahaya masih ada, maka cahaya tidak akan musnah.
Perlahan angin yang sangat besar datang, cahaya bulan masuk kedalam tubuh Selena. Dan perlahan membentuk simbol bulan sabit. Selena mengeluarkan sebuah pedang khusus, kemudian dia menusuk jantungnya sendiri menggunakan pedang itu.
Selena merasakan rasa sakit yang sangat hebat. Karena, agar bisa membangkitkan Leon kembali dia dan Leon harus sama-sama bereinkarnasi menjadi manusia dulu. Dan ketika waktunya tiba, mereka akan bangkit kembali ke jiwa abadi mereka dan setelahnya mereka bisa bersama-sama selamanya. Selena menerima segala konsekuensinya, meskipun nanti kehidupannya di dunia manusia sangat menderita sekalipun sebagi hukuman. Selena akan menerimanya. Akibat cara ini juga, ingatannya sebagai seorang Dewi Cahaya akan tersegel.
Tidak lama, Selena menutup matanya. Dan perlahan, Jasadnya dan jasad Leon menghilang. Jiwa Selena juga tersegel, dan dia akan dilahirkan sebagai manusia seribu tahun kemudian.