Apa kalian percaya adanya penyihir?
Lalu... apa yang kalian bayangkan saat mendengar kata Penyihir?
Jika lelaki yang memiliki mana yang kuat dan bisa menggunakan sihir, kenapa kalian menyebutnya Magician?
Tetapi beda halnya jika yang memiliki mana yang kuat serta ilmu sihir itu.... kami para wanita
kalian menyebut kami Penyihir?
Lalu saat tanah yang kami tinggali terkena kutukan atau wabah bencana kalian menyalahkan kami?
kalian bisa berteriak-teriak meminta keadilan tapi bagaimana dengan kami?
Kami wanita-wanita yang terlahir dengan kemampuan sihir sehingga dijuluki Penyihir dan hanya karena dari kaumku ada yang berbuat jahat kalian tidak segan menghukum kami, mengarak dan menyeret tubuh kami yang terlebih dahulu kalian hukum, kalian menghakimi kami hanya karena kami ini menginginkan keadilan.
kalian manusia - manusia yang serakah, tertutup nafsu datang kepada kami meminta.
𝙃𝙚𝙮.... 𝙏𝙞𝙙𝙖𝙠 𝘼𝙙𝙖 𝙔𝙖𝙣𝙜 𝙂𝙧𝙖𝙩𝙞𝙨 𝙆𝙖𝙬𝙖𝙣,
hidup ini take and give ... memberi dan menerima
kami berikan penawaran maka kalian menerima tawaran.
𝙖𝙝𝙝 𝙖𝙣𝙙𝙖𝙞 𝙖𝙠𝙪 𝙩𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙣𝙚𝙧𝙞𝙢𝙖 𝙩𝙖𝙬𝙖𝙧𝙖𝙣 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙞𝙩𝙪?
𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙖𝙠𝙪 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨 𝙥𝙚𝙧𝙘𝙖𝙮𝙖 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙞𝙩𝙪?
𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨 𝙗𝙚𝙧𝙨𝙞𝙢𝙥𝙖𝙩𝙞 𝙠𝙚𝙥𝙖𝙙𝙖𝙣𝙮𝙖?
𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨𝙣𝙮𝙖 𝙖𝙠𝙪 𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥 𝙩𝙚𝙣𝙖𝙣𝙜 𝙙𝙞𝙝𝙪𝙩𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙟𝙖𝙡𝙖𝙣𝙞 𝙠𝙚𝙨𝙚𝙝𝙖𝙧𝙞𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙥𝙚𝙧𝙩𝙞 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙞𝙝𝙞𝙧 𝙗𝙞𝙖𝙨𝙖...
Wanita itu tertawa di tengah kobaran api
tangan dan kakinya diikat
pakaian lusuh dan tubuh penuh luka dan orang-orang sekeliling hanya memperhatikannya dengan tatapan jijik dan beberapa berbisik
𝙋𝙚𝙣𝙮𝙞𝙝𝙞𝙧 𝙬𝙖𝙣𝙞𝙩𝙖 𝙞𝙣𝙞 𝙜𝙞𝙡𝙖....
sudah cukup aku percaya manusia
sudah cukup aku berusaha berbuat baik tapi kalian malah membalas kebaikan ku dengan kejahatan
𝙝𝙚𝙮 𝙠𝙖𝙡𝙞𝙖𝙣 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙧𝙠𝙖𝙣 𝙖𝙠𝙪... 𝙨𝙚𝙗𝙚𝙡𝙪𝙢 𝙩𝙪𝙗𝙪𝙝𝙠𝙪 𝙝𝙖𝙣𝙜𝙪𝙨 𝙩𝙚𝙧𝙗𝙖𝙠𝙖𝙧 𝙖𝙠𝙪 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙙𝙞𝙖𝙝 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙖𝙝 𝙠𝙖𝙡𝙞𝙖𝙣 𝙡𝙪𝙥𝙖𝙠𝙖𝙣.... 𝙠𝙖𝙡𝙞𝙖𝙣 𝙞𝙣𝙜𝙖𝙩 𝙞𝙣𝙞 𝙨𝙪𝙖𝙩𝙪 𝙢𝙖𝙨𝙖 𝙣𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙡𝙖𝙝𝙞𝙧 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙗𝙚𝙧𝙖𝙢𝙗𝙪𝙩 𝙝𝙞𝙩𝙖𝙢 𝙨𝙚𝙧𝙩𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙢𝙖𝙩𝙖 𝙚𝙢𝙖𝙨 𝙙𝙖𝙣 𝙟𝙞𝙠𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙙𝙞𝙖 𝙙𝙞𝙡𝙖𝙝𝙞𝙧𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙧𝙚𝙢𝙥𝙪𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙠𝙖 𝙙𝙞𝙖 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙞𝙧𝙞𝙥 𝙨𝙚𝙥𝙚𝙧𝙩𝙞𝙠𝙪 𝙙𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙖𝙩 𝙞𝙩𝙪𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙖𝙡𝙞𝙖𝙣 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙚𝙩𝙖𝙝𝙪𝙞 𝙠𝙚𝙗𝙚𝙣𝙖𝙧𝙖𝙣 𝙗𝙖𝙝𝙬𝙖 𝙖𝙠𝙪 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙗𝙚𝙧𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 , 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙖𝙣𝙘𝙖𝙢𝙖𝙣 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙣𝙟𝙖𝙝𝙖𝙩 ,𝙩𝙖𝙥𝙞 𝙨𝙚𝙗𝙚𝙡𝙪𝙢 𝙞𝙩𝙪 𝙣𝙞𝙠𝙢𝙖𝙩𝙞𝙡𝙖𝙝 𝙝𝙪𝙠𝙪𝙢𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙡𝙞𝙖𝙣 𝙩𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩 𝙞𝙣𝙞 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙩𝙖𝙣𝙖𝙝 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙨𝙪𝙗𝙪𝙧, 𝙖𝙙𝙖 𝙗𝙖𝙣𝙮𝙖𝙠 𝙬𝙖𝙗𝙖𝙝 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙖𝙠𝙞𝙩 𝙙𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙩𝙞𝙖𝙥 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙥𝙚𝙧𝙚𝙢𝙥𝙪𝙖𝙣 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙖𝙝𝙞𝙧 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙡𝙖𝙣𝙜𝙨𝙪𝙣𝙜 𝙢𝙖𝙩𝙞 𝙖𝙥𝙖 𝙗𝙞𝙡𝙖 𝙙𝙞𝙖 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙢𝙞𝙡𝙞𝙠𝙞 𝙘𝙞𝙧𝙞- 𝙘𝙞𝙧𝙞 𝙨𝙚𝙥𝙚𝙧𝙩𝙞𝙠𝙪.
Dia tertawa hingga akhirnya tawanya berubah menjadi jeritan...
bertahun-tahun berlalu wabah penyakit, kekeringan tetap berlanjut serta kematian bayi - bayi perempuan yang baru lahir karena tidak mirip dengan wanita penyihir itu, sampai kapan ini akan berakhir,
satu persatu warga meninggalkan tanah terkutuk itu
apa kalian pikir dengan meninggalkan tempat itu kutukan berakhir tidak, bahkan jika mereka coba meninggalkan kota itu mereka mengalami musibah entah kecelakaan lalu meninggal , dihadang bandit atau dibunuh oleh penjahat, selalu berakhir tragis.
𝙎𝙚𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙮𝙞 𝙥𝙚𝙧𝙚𝙢𝙥𝙪𝙖𝙣 𝙡𝙖𝙝𝙞𝙧 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙬𝙖𝙣𝙞𝙩𝙖 𝙩𝙖𝙠 𝙗𝙚𝙧𝙨𝙪𝙖𝙢𝙞, 𝙬𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙠𝙖𝙜𝙚𝙩 𝙙𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙧𝙘𝙖𝙮𝙖 𝙗𝙖𝙝𝙬𝙖 𝙋𝙚𝙣𝙮𝙞𝙝𝙞𝙧 𝙞𝙩𝙪 𝙠𝙚𝙢𝙗𝙖𝙡𝙞 𝙩𝙚𝙧𝙡𝙖𝙝𝙞𝙧 𝙠𝙚𝙢𝙗𝙖𝙡𝙞 𝙠𝙖𝙧𝙚𝙣𝙖 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙢𝙚𝙢𝙞𝙡𝙞𝙠𝙞 𝙘𝙞𝙧𝙞-𝙘𝙞𝙧𝙞 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙧𝙖𝙢𝙗𝙪𝙩 𝙝𝙞𝙩𝙖𝙢 𝙙𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙩𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙬𝙖𝙧𝙣𝙖 𝙚𝙢𝙖𝙨.
Hari berganti hari, dan tahun berganti tahun perlahan keadaan mulai stabil sedikit demi. sedikit wabah mulai menghilang tanah menjadi subur walaupun keadaan belum seperti dulu tetapi perlahan mulai membaik dengan kehadiran anak itu.
tentu saja tidak semua menyukai kehadiran anak itu ada beberapa yang mencoba membunuhnya lantaran masih beranggapan nasib sial yang dialami tempat ini serta kutukan itu masih ada, tapi ada juga yang memperlakukan ibu dan anak itu dengan baik.
𝙒𝙞𝙩𝙘𝙝𝙮
itulah nama panggilan gadis itu karena mereka menganggapnya seperti penyihir, sekarang gadis itu tumbuh menjadi gadis yang cantik dan baik.
witchy gadis yang selalu tersenyum riang hari ini berbeda dia menangis di hadapan makam Sang Ibu serta disamping nya ada makan sang Ayah. Kini dia sebatang kara sudah tidak ada siapa - siapa lagi mulai sekarang dia harus bekerja keras menghidupi dirinya sendiri.
" 𝙬𝙞𝙩𝙘𝙝𝙮 "
Aku membuka mata perlahan dan melihat sosok wanita yang mirip denganku tersenyum kepadaku dengan menggunakan gaun berwarna navy dan rambutnya diikat separuh dia tersenyum dan mengelus rambutku.
"𝙎𝙚𝙣𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙚𝙧𝙩𝙚𝙢𝙪 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣𝙢𝙪, 𝙖𝙠𝙪 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙖𝙪 𝙙𝙞𝙠𝙚𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥𝙖𝙣𝙢𝙪 𝙩𝙞𝙜𝙖 𝙥𝙪𝙡𝙪𝙝 𝙩𝙖𝙝𝙪𝙣 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙙𝙖𝙣 𝙖𝙠𝙪 𝙢𝙚𝙢𝙖𝙨𝙪𝙠𝙞 𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙗𝙖𝙬𝙖𝙝 𝙨𝙖𝙙𝙖𝙧𝙣𝙮𝙖 𝙖𝙜𝙖𝙧 𝙠𝙖𝙪 𝙩𝙖𝙝𝙪 𝙠𝙚𝙗𝙚𝙣𝙖𝙧𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖, 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙠𝙤𝙩𝙖 𝙩𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩 𝙩𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖𝙡𝙢𝙪 𝙙𝙞𝙠𝙪𝙩𝙪𝙠 𝙙𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙞𝙗𝙪𝙢𝙪 𝙩𝙞𝙗𝙖-𝙩𝙞𝙗𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖𝙡 ".
Aku hanya diam dan menggangguk tanda meng iya kan, lalu dia mulai bercerita.....
𝘼𝙠𝙪 𝙩𝙚𝙧𝙡𝙖𝙝𝙞𝙧 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙝𝙖𝙨𝙞𝙡 𝙝𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙩𝙚𝙧𝙡𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙚𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙪𝙙𝙖𝙜𝙖𝙧 𝙠𝙖𝙮𝙖 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙬𝙖𝙣𝙞𝙩𝙖 𝙥𝙚𝙣𝙜𝙝𝙞𝙗𝙪𝙧, 𝙨𝙖𝙖𝙩 𝙩𝙖𝙝𝙪 𝙗𝙖𝙝𝙬𝙖 𝙙𝙞𝙖 𝙝𝙖𝙢𝙞𝙡 𝙞𝙗𝙪𝙠𝙪 𝙗𝙚𝙧𝙪𝙨𝙖𝙝𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙘𝙖𝙧𝙞 𝙘𝙖𝙧𝙖 𝙗𝙖𝙜𝙖𝙞𝙢𝙖𝙣𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙜𝙪𝙜𝙪𝙧𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙣𝙙𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙣𝙮𝙖 𝙩𝙖𝙥𝙞 𝙚𝙣𝙩𝙖𝙝 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙙𝙞𝙖 𝙨𝙚𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙜𝙖𝙜𝙖𝙡 𝙝𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖 𝙖𝙠𝙝𝙞𝙧𝙣𝙮𝙖 𝙙𝙞𝙖 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙝𝙞𝙧𝙠𝙖𝙣𝙠𝙪 𝙙𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖𝙡 𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙪 𝙙𝙞 𝙙𝙚𝙥𝙖𝙣 𝙥𝙞𝙣𝙩𝙪 𝙥𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙖𝙨𝙪𝙝𝙖𝙣, 𝙖𝙬𝙖𝙡𝙣𝙮𝙖 𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥𝙠𝙪 𝙨𝙚𝙥𝙚𝙧𝙩𝙞 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙣𝙤𝙧𝙢𝙖𝙡 𝙡𝙖𝙞𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙢𝙖𝙞𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙝𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖 𝙩𝙖𝙣𝙥𝙖 𝙨𝙚𝙣𝙜𝙖𝙟𝙖 𝙖𝙠𝙪 𝙢𝙪𝙡𝙖𝙞 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙚𝙩𝙖𝙝𝙪𝙞 𝙖𝙠𝙪 𝙢𝙚𝙢𝙞𝙡𝙞𝙠𝙞 𝙠𝙚𝙠𝙪𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙨𝙞𝙝𝙞𝙧 𝙨𝙖𝙖𝙩 𝙝𝙚𝙣𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙩𝙚𝙢𝙖𝙣𝙠𝙪 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙝𝙖𝙢𝙥𝙞𝙧 𝙟𝙖𝙩𝙪𝙝 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙥𝙤𝙝𝙤𝙣 𝙩𝙚𝙩𝙖𝙥𝙞 𝙠𝙖𝙪 𝙩𝙖𝙝𝙪 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙖𝙠𝙨𝙞𝙠𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙚𝙩𝙖𝙠𝙪𝙩𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙟𝙖𝙪𝙝𝙞𝙠𝙪, 𝙖𝙠𝙪 𝙙𝙞𝙠𝙪𝙘𝙞𝙡𝙠𝙖𝙣 𝙩𝙖𝙠 𝙟𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙪𝙣𝙘𝙞𝙠𝙪 𝙙𝙞𝙜𝙪𝙙𝙖𝙣𝙜 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙚𝙧𝙞𝙠𝙪 𝙢𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙝𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙖𝙙𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙖𝙪 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙖𝙙𝙤𝙥𝙨𝙞 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙖𝙣𝙚𝙝 𝙨𝙚𝙥𝙚𝙧𝙩𝙞𝙠𝙪, 𝙝𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖 𝙥𝙖𝙙𝙖 𝙖𝙠𝙝𝙞𝙧𝙣𝙮𝙖 𝙙𝙖𝙩𝙖𝙣𝙜 𝙥𝙖𝙨𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙘𝙪𝙠𝙪𝙥 𝙗𝙚𝙧𝙪𝙢𝙪𝙧 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙖𝙙𝙤𝙥𝙨𝙞𝙠𝙪 𝙥𝙖𝙙𝙖 𝙨𝙖𝙖𝙩 𝙖𝙠𝙪 𝙗𝙚𝙧𝙪𝙨𝙞𝙖 𝙚𝙣𝙖𝙢 𝙗𝙚𝙡𝙖𝙨 𝙩𝙖𝙝𝙪𝙣, 𝙖𝙠𝙪 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙩𝙚𝙧𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙙𝙚𝙬𝙖𝙨𝙖 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣? 𝙖𝙬𝙖𝙡𝙣𝙮𝙖 𝙙𝙞𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙖𝙣𝙮𝙖𝙣𝙜𝙞 𝙙𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣𝙜𝙜𝙖𝙥 𝙖𝙠𝙪 𝙨𝙚𝙥𝙚𝙧𝙩𝙞 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙠𝙖𝙣𝙙𝙪𝙣𝙜𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙚𝙝𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖 𝙥𝙖𝙙𝙖 𝙨𝙪𝙖𝙩𝙪 𝙝𝙖𝙧𝙞 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙧 𝙠𝙖𝙗𝙖𝙧 𝙗𝙖𝙞𝙠 𝙗𝙖𝙝𝙬𝙖 𝙣𝙮𝙤𝙣𝙮𝙖 𝙝𝙖𝙢𝙞𝙡 𝙥𝙖𝙙𝙖 𝙖𝙠𝙝𝙞𝙧𝙣𝙮𝙖 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙖𝙗𝙖𝙞𝙠𝙖𝙣𝙠𝙪 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙥𝙚𝙧𝙙𝙪𝙡𝙞 𝙥𝙖𝙙𝙖𝙠𝙪, 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨𝙣𝙮𝙖 𝙖𝙠𝙪 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙥𝙚𝙧𝙘𝙖𝙮𝙖 𝙥𝙖𝙙𝙖 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙠𝙚𝙩𝙞𝙠𝙖 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙖𝙟𝙖𝙠𝙠𝙪 𝙥𝙚𝙧𝙜𝙞 𝙠𝙚𝙧𝙪𝙢𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙟𝙖𝙣𝙟𝙞 𝙩𝙚𝙩𝙖𝙥 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙖𝙮𝙖𝙣𝙜𝙞𝙠𝙪 𝙬𝙖𝙡𝙖𝙥𝙪𝙣 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙢𝙚𝙢𝙞𝙡𝙞𝙠𝙞 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞, 𝙖𝙠𝙪 𝙩𝙚𝙧𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙗𝙤𝙙𝙤𝙝 𝙙𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙪𝙨 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙨𝙖𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙚𝙝𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖 𝙢𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙙𝙞𝙩𝙞𝙥𝙪, 𝙨𝙪𝙖𝙩𝙪 𝙥𝙖𝙜𝙞 𝙣𝙮𝙤𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙩𝙚𝙧𝙞𝙖𝙠 𝙙𝙖𝙣 𝙟𝙖𝙩𝙪𝙝 𝙥𝙞𝙣𝙜𝙨𝙖𝙣 𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙩𝙪𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙢𝙖𝙣𝙜𝙜𝙞𝙡𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙤𝙠𝙩𝙚𝙧 𝙙𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙠𝙖𝙩𝙖 𝙣𝙮𝙤𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙚𝙜𝙪𝙜𝙪𝙧𝙖𝙣, 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙨𝙚𝙙𝙞𝙝 𝙙𝙖𝙣 𝙢𝙪𝙡𝙖𝙞 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙖𝙡𝙖𝙝𝙠𝙖𝙣𝙠𝙪 𝙠𝙖𝙧𝙚𝙣𝙖 𝙠𝙚𝙝𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙗𝙖𝙮𝙞 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙝𝙖𝙧𝙞- 𝙝𝙖𝙧𝙞 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙥𝙚𝙣𝙪𝙝 𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙨𝙖𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙞𝙣𝙞 𝙗𝙚𝙧𝙪𝙗𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙣𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙥𝙚𝙣𝙪𝙝 𝙨𝙞𝙠𝙨𝙖𝙖𝙣, 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙖𝙙𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙥𝙚𝙣𝙪𝙝 𝙩𝙖𝙬𝙖 𝙘𝙖𝙣𝙙𝙖 𝙠𝙞𝙣𝙞 𝙗𝙚𝙧𝙪𝙗𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙣𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙩𝙖𝙣𝙜𝙞𝙨 𝙙𝙖𝙣 𝙟𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙢𝙤𝙝𝙤𝙣 𝙖𝙢𝙥𝙪𝙣 𝙙𝙖𝙧𝙞𝙠𝙪, 𝙨𝙖𝙢𝙥𝙖𝙞 𝙖𝙠𝙝𝙞𝙧𝙣𝙮𝙖 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙩𝙖𝙝𝙪 𝙗𝙖𝙝𝙬𝙖 𝙖𝙠𝙪 𝙨𝙚𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙞𝙝𝙞𝙧 𝙙𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙢𝙖𝙠𝙞𝙣 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙖𝙠𝙪 𝙙𝙞𝙗𝙚𝙣𝙘𝙞 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙚𝙗𝙖𝙧𝙠𝙖𝙣 𝙛𝙞𝙩𝙣𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙝𝙬𝙖 𝙖𝙠𝙪 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙠𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙣𝙩𝙧𝙖 𝙝𝙞𝙩𝙖𝙢 𝙖𝙜𝙖𝙧 𝙣𝙮𝙤𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙚𝙜𝙪𝙜𝙪𝙧𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙢𝙞𝙡𝙞𝙠𝙞 𝙠𝙚𝙩𝙪𝙧𝙪𝙣𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙞𝙠𝙨𝙖𝙠𝙪 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙚𝙧𝙚𝙩 𝙩𝙪𝙗𝙪𝙝𝙠𝙪 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙥𝙚𝙣𝙪𝙝 𝙡𝙪𝙠𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙞𝙠𝙖𝙩 𝙨𝙚𝙧𝙩𝙖 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙖𝙠𝙖𝙧 𝙩𝙪𝙗𝙪𝙝𝙠𝙪 𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥- 𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥 𝙝𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖 𝙖𝙠𝙪 𝙢𝙖𝙧𝙖𝙝 𝙨𝙚𝙙𝙞𝙝 𝙩𝙖𝙠 𝙗𝙚𝙧𝙙𝙖𝙮𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙪𝙩𝙪𝙠 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖, 𝙖𝙠𝙪 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙞𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙠𝙚𝙖𝙙𝙞𝙡𝙖𝙣, 𝙞𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙧𝙖𝙨𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙝𝙖𝙥𝙪𝙨 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖 𝙙𝙚𝙣𝙙𝙖𝙢 𝙞𝙣𝙞 , 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨𝙣𝙮𝙖 𝙖𝙠𝙪 𝙥𝙚𝙧𝙜𝙞 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙧𝙪𝙢𝙖𝙝 𝙞𝙩𝙪 𝙙𝙖𝙣 𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙙𝙞𝙝𝙪𝙩𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙥𝙚𝙧𝙩𝙞 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙞𝙝𝙞𝙧 𝙡𝙖𝙞𝙣𝙣𝙮𝙖.
Dia mentapku dengan raut wajah yang sedih
ah malangnya nasib diriku
" kau punya nama? "
" 𝘼𝙨𝙩𝙖𝙣𝙖 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙖𝙩𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙖𝙧𝙩𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙖𝙣𝙖 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖.. 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙖𝙩𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙗𝙖𝙝𝙬𝙖 𝙖𝙠𝙪 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙞𝙨𝙩𝙖𝙣𝙖 𝙗𝙖𝙜𝙞 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 "
Jelas terlihat raut wajahnya yang sedih dan kecewa
aku menggenggam tangannya
" 𝙒𝙞𝙩𝙘𝙝𝙮 𝙙𝙖𝙣 𝘼𝙨𝙩𝙖𝙣𝙖, 𝙠𝙞𝙩𝙖 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙨𝙖𝙩𝙪 "
aku terbangun dari mimpiku lalu tetua memanggilku kami berkumpul di tengah kota dengan tanah yang masih kering karena belum bisa kembali subur seperti dahulu.
aku mulai menceritakan apa yang di ceritakan Astana fakta bahwa dia tidak bersalah atas kejadian 30 tahun yang lalu, tapi bagaimana dengan ibuku kebenaran dibalik insiden kematian ibu yang sungguh misterius
" witchy ... aku berjanji akan mengungkapkan penyebab kematian ibumu asalkan kau mensucikan kembali tanah di kota kami " ucap tetua kota kepadaku.
Aku ragu karena aku tidak tahu bagaimana menggunakan sihir.
" 𝙥𝙚𝙟𝙖𝙢𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙩𝙖𝙢𝙪 𝙙𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙠𝙤𝙣𝙨𝙚𝙣𝙩𝙧𝙖𝙨𝙞 𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙡𝙚𝙩𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙙𝙪𝙖 𝙩𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙢𝙪 𝙙𝙞 𝙩𝙖𝙣𝙖𝙝, 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙥𝙖𝙨𝙩𝙞 𝙗𝙞𝙨𝙖 𝙬𝙞𝙩𝙘𝙝𝙮 𝙖𝙠𝙪 𝙙𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙨𝙖𝙩𝙪 "
suara Astana bergema di kepalaku aku melakukan apa yang diperintahkan tidak ku sangka cahaya kuning keemasan muncul dari seluruh tubuhku menjalar dikesetiap lapisan tanah rumput-rumputan yang layu mulai terlihat segar kembali air sungai maupun danau kembali berwarna jernih, yah kota sudah disucikan kembali karena kekuatan sihir Astana.
Tubuhku lelah lemas keringat bercucuran nafasku berat dan
𝘊𝘳𝘢𝘴𝘩. ..
𝘛𝘦𝘴... 𝘛𝘦𝘴....
Darah segar mengalir ke tanah 𝘼𝙝𝙝 𝙧𝙖𝙨𝙖 𝙨𝙖𝙠𝙞𝙩 𝙞𝙣𝙞 𝙖𝙠𝙪 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙖𝙡𝙖𝙢𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙙𝙞𝙠𝙚𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥𝙖𝙣 kedua ku
Aku terhuyung samar- samar aku mendengar tetua berkata kepadaku dengan tangannya yang masih memegang pisau yang di situ terlihat jelas ada bekas darahku sambil memegang perutku yang ditikam dan menahan sakit
" 𝙆𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖... 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙖𝙠𝙪... 𝘼𝙝𝙝 𝙠𝙚𝙙𝙪𝙖 𝙠𝙖𝙡𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙖𝙠𝙪 𝙗𝙤𝙙𝙤𝙝 𝙩𝙚𝙧𝙩𝙞𝙥𝙪 𝙤𝙡𝙚𝙝 𝙠𝙖𝙡𝙞𝙖𝙣 𝙥𝙖𝙧𝙖 𝙢𝙖𝙣𝙪𝙨𝙞𝙖"
Mereka tertawa
" Aku juga melakukan hal sama kepada ibumu, aku mendorongnya jatuh hingga dia mati kehabisan darah, ibumu bersalah karena melahirkanmu tanpa suami, kau bersalah karena terlahir seperti penyihir itu, walaupun kalian tidak melakukan kejahatan penyihir tetaplah penyihir dan penyihir tidak boleh hidup disini" tetua menatap sini padaku
𝘉𝘳𝘶𝘬𝘬𝘬
𝘼𝙠𝙪 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙠𝙪𝙖𝙩 𝙟𝙖𝙩𝙪𝙝 𝙩𝙚𝙧𝙨𝙪𝙣𝙜𝙠𝙪𝙧 𝙙𝙞 𝙩𝙖𝙣𝙖𝙝 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙧𝙖𝙝 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙪𝙡𝙖𝙞 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙖𝙡𝙞𝙧 𝙙𝙚𝙧𝙖𝙨 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙖𝙨𝙖𝙝𝙞 𝙩𝙖𝙣𝙖𝙝 𝙩𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩𝙠𝙪 𝙟𝙖𝙩𝙪𝙝
𝘼𝙨𝙩𝙖𝙣𝙖 𝙚𝙣𝙩𝙖𝙝 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙖𝙩𝙖𝙪 𝙨𝙚𝙠𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙬𝙖𝙡𝙖𝙪𝙥𝙪𝙣 𝙠𝙞𝙩𝙖 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙗𝙚𝙧𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙟𝙖𝙝𝙖𝙩 𝙠𝙞𝙩𝙖 𝙨𝙚𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙙𝙞𝙧𝙪𝙜𝙞𝙠𝙖𝙣,
𝙈𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙝𝙞𝙖𝙣𝙖𝙩𝙞 𝙠𝙞𝙩𝙖.... 𝙇𝙖𝙜𝙞 𝙚𝙣𝙩𝙖𝙝 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙢𝙖𝙪𝙥𝙪𝙣 𝙨𝙚𝙠𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙩𝙖𝙪 𝙗𝙞𝙨𝙖 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙖𝙥𝙖 𝙠𝙖𝙡𝙞𝙥𝙪𝙣 𝙠𝙞𝙩𝙖 𝙙𝙞𝙡𝙖𝙝𝙞𝙧𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙞𝙩𝙖 𝙩𝙚𝙩𝙖𝙥 𝙙𝙞𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙗𝙖𝙜𝙖𝙞 𝙙𝙤𝙨𝙖 𝙠𝙖𝙧𝙚𝙣𝙖 𝙠𝙞𝙩𝙖 𝙙𝙞𝙗𝙚𝙧𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙠 𝙩𝙚𝙧𝙡𝙖𝙝𝙞𝙧 𝙠𝙚 𝙙𝙪𝙣𝙞𝙖... 𝘼𝙝𝙝 𝙞𝙣𝙞 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙚𝙧𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙖𝙠𝙪 𝙥𝙪𝙣 𝙝𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙚𝙨𝙖𝙙𝙖𝙧𝙖𝙣 𝙎𝙚𝙪𝙩𝙪𝙝𝙣𝙮𝙖.
𝘧𝘶𝘧𝘶𝘧𝘶...
𝘢𝘱𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘱𝘪𝘬𝘪𝘳 𝘪𝘯𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘬𝘩𝘪𝘳
𝘢𝘩𝘩 𝘪𝘯𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘮𝘢𝘪𝘯𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘨𝘦𝘳𝘢 𝘥𝘪 𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘤𝘶𝘬𝘶𝘱 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘬𝘪𝘯𝘪 𝘢𝘬𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘱𝘦𝘳𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪 𝘱𝘦𝘯𝘺𝘪𝘩𝘪𝘳 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶𝘩𝘯𝘺𝘢
𝘺𝘢𝘩 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘢𝘵𝘪 𝘥𝘪𝘵𝘪𝘬𝘢𝘮 𝘵𝘦𝘵𝘶𝘢 𝘩𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘬𝘦𝘩𝘢𝘣𝘪𝘴𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘳𝘢𝘩
𝘢𝘩𝘩 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘢𝘩𝘪𝘳 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪
𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘸𝘶𝘫𝘶𝘥 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘳𝘢𝘮𝘣𝘶𝘵 𝘩𝘪𝘵𝘢𝘮 𝘮𝘢𝘵𝘢 𝘬𝘦𝘦𝘮𝘢𝘴𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘦𝘮𝘣𝘶𝘯𝘺𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘸𝘢𝘫𝘢𝘩𝘬𝘶 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘵𝘰𝘱𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘨𝘢𝘶𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘸𝘢𝘳𝘯𝘢 𝘣𝘪𝘳𝘶 𝘵𝘶𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘭𝘢𝘴𝘪𝘬 𝘮𝘦𝘮𝘦𝘨𝘢𝘯𝘨 𝘤𝘦𝘳𝘶𝘵𝘶 𝘱𝘢𝘯𝘫𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘣𝘪𝘴𝘪𝘬
" 𝙏𝙖𝙠𝙚 𝙖𝙣𝙙 𝙜𝙞𝙫𝙚.. 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙢𝙚𝙣𝙚𝙧𝙞𝙢𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙖𝙗𝙪𝙡𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙧𝙢𝙞𝙣𝙩𝙖𝙖𝙣 𝙖𝙣𝙙𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙖𝙣𝙙𝙖 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙖𝙮𝙖𝙧 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙧 𝙝𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙥𝙖𝙣𝙩𝙖𝙨 "