Apakah kita adalah dua orang yang takut kehilangan satu sama lain?
Entahlah, tapi yang pasti aku sangat takut kehilangan dirimu. Kita memang terhalang jarak yang cukup jauh, namun di hatiku akan selalu terukir namamu walaupun kita tak bisa bertemu setiap waktu.
Jarak yang menghalang kuharap tak akan menyurutkan perasaan kita yang telah terajut saat ini. Hanya dengan telfon dan video call pun aku sudah sangat senang bisa melihat dan berbincang denganmu meski di balik layar benda pipih ini.
Lelah pasti ada, bosan pasti ada. Namun, semoga kita tetap bisa bertahan dan selalu bersama hingga nanti saat indah kita tiba. Di balik rasa lelah dan bosan pun pasti juga terselip perasaan sayang yang cukup mendalam karna telah bersama cukup lama. Semua kenangan indah serta setiap waktu berharga yang telah kita lalui semoga menjadi penguat agar tetap bersama hingga nanti.
Namun, apakah semua kisah orang sama?
Apakah setiap orang yang berada di fase ini bisa bertahan dan terus bersama atau menyerah dan kembali sendiri? Tuliskan di kolom komentar yaa.
Aku hanya menuliskan sesuai dengan isi hatiku saat ini. Kurang lebihnya mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat. Terima kasih telah membaca, ku harap semua yang sedang berada di fase ini bisa bertahan dengan pasangannya masing - masing.