(dibuat berdasarkan requet adik author)
CERITA HANYA FIKSI, BUKAN KENYATAAN!! Kesamaan nama tokoh terjadi atas unsur ketidaksengajaan.
--------------------------------------------------
Jika kalian mengira kehidupan menjadi artis itu menyenangkan, maka kisah ini akan membuatmu membuka mata bahwa tak semua yang terlihat di kamera itu adalah kebenaran.
Aku Liana Margaretha atau lebih dikenal sebagai Lily, seorang artis yang terbilang baru dari agensi yang cukup besar bernama Saturn entertainment. Agensi ini membuatku sangat nyaman dan mereka tidak terlalu mengekang para artisnya seperti berita yang banyak beredar. Namun kenyamanan ini sedikit terusik ketika agensi bekerja sama dengan salah satu agensi terkenal bernama RN entertainment. Aku tidak tahu apa yang membuat tuan Ryan (CEO Saturn ent.) mau bekerja sama dengan RN ent. Tapi sejak kontrak kerjasama itu ditandatangani, aku sedikit demi sedikit mulai melihat sisi gelap para artis.
"Kak Erick, sebenarnya ada apa sih? aku harus latihan sekarang, besok ada project sama TV X." protesku pada kak Erick, teman pertamaku di Saturn ent. ya Tuhan, aku hanya punya waktu hari ini untuk latihan vokal. besok aku tidak bisa latihan karna ada acara TV.
"Tuan Ryan memanggilmu, kau ada job bersama RN ent." jawab kak Erick serius. Tumben wajahnya sangat serius. kak Erick ini moodbooster di Saturn ent., jadi agak aneh jika hanya membahas pekerjaan namun wajahnya seperti ingin memakan orang.
Tiba di ruang meeting, aku melihat tuan Ryan bersama 2 orang lainnya. mereka menoleh saat aku dan kak Erick tiba. ternyata 2 orang tadi adalah tuan Rangga (CEO RN ent.) dan kak Aiden, salah satu artis RN ent. yang sangat terkenal.
"silahkan duduk Ly, Rick." ucap tuan Ryan mempersilakan ku dan kak Erick untuk duduk. kami duduk berhadapan dengan 2 orang RN ent. itu.
"langsung saja Ly, kami ingin kau menjadi kekasih pura-pura Aiden." ucap tuan Ryan membuat aku dan kak Erick terkejut.
"APA!! NGGAK BISA BEGINI DONG KAK!!" ucap kak Erick sambil berdiri. aku sendiri syok sampai tak bisa berkata-kata. aku melirik kak Aiden yang nampak enggan membahas hal ini.
"duduk dulu Rick, dengarkan penjelasan mereka dulu." ucap tuan Ryan menenangkan kak Erick. kak Erick pun duduk kembali dengan wajah yang masih menahan amarah. dia sudah seperti kakak yang akan melindungi bagi kami para junior nya.
"kami terpaksa tuan Erick. saya pribadi tidak menyukai hal ini. namun kemarin ada paparazi yang memotret saat Aiden dan kekasihnya berkencan. anda tahu kan bagaimana keganasan fans Aiden? jika publik tau bahwa kekasih Aiden hanya orang biasa, mereka pasti akan merundungnya. berbeda jika mereka mengetahui bahwa Lily kekasih Aiden. mereka pasti akan berpikir 2 kali karna tahu bahwa Lily adalah aktris Saturn ent." jelas tuan Rangga.
"bukankah ini namanya anda menunda datangnya masalah tuan? anggaplah publik percaya pada rumor yang Anda buat. lalu kemudian nanti saya dan kak Aiden berpisah. jika kekasih kak Aiden muncul, publik pasti akan membandingkan dia dengan saya. kemungkinan untuk dia dirundung oleh fans kak Aiden akan lebih besar." ucapku tenang sambil menatap tuan Rangga. rupanya ada untungnya juga aku dididik ala militer oleh papa.
"dan itu akan menjadi lebih berbahaya jika mereka memutuskan untuk menikah." tatapanku beralih pada kak Aiden yang sepertinya memikirkan ucapanku.
"kau tenang saja nona Lily, kau hanya perlu mengalihkan perhatian fans dari foto yang beredar. urusan selajutnya akan kami urus sendiri. ini kontrak kerja kita, semua pengaturan dan keuntungan yang akan kau dapat telah tertera disana." jawab tuan Rangga santai. aku menerima kontrak tersebut sambil bertukar pandang dengan tuan Ryan, meminta pendapatnya. tuan Ryan yang paham kebimbanganku pun tersenyum lalu mengangguk.
"baiklah jika itu yang anda mau. saya sudah peringatkan kalian." ucapku sambil menandatangani kontrak tadi. aku pun berdiri lalu berniat pamit.
"saya izin pergi tuan-tuan. jadwal saya cukup padat." pamitku lalu beranjak tanpa mendengar jawaban mereka.
"tunggu nona Lily, bisa kita bicara empat mata?" tanya seseorang yang ku yakin adalah kak Aiden saat aku mencapai pintu. aku sebenarnya malas, namun sepertinya aku tahu apa yang akan Dibicarakan.
"huft, mari ikut saya."
aku membawa kak Aiden ke sebuah lorong yang cukup sepi. saat kak Aiden hendak bicara, aku mendahului nya.
"cukup percaya padaku kak, aku berjanji akan melindungimu dan kekasihmu." ucapku penuh keyakinan.
"simpan dulu semua pertanyaanmu. sekarang cukup ikuti alur cerita ini dan percaya padaku." pungkasku. aku lalu mengeluarkan sebuah gelang motif tenun berwarna pink, warna kesukaanku. aku menyodorkan gelang tersebut pada kak Aiden.
"gelang ini akan memulai rumor tentang kita. jangan sampai lepas dari tangan kakak. ada tombol kecil di bagian dalam gelang. kakak bisa menekannya jika berada dalam bahaya." ucapku.
"mengapa kau seolah tahu semua tentangku Lily?" tanya kak Aiden pada akhirnya.aku hanya tersenyum lalu beranjak pergi.
------------------------------------------------------
beberapa hari setelahnya, dunia maya dihebohkan dengan kabar dating ku dengan kak Aiden. kabar ini diperkuat dengan gelang milikku yang dipakai kak Aiden. gelang berwarna pink itu sangat kontras dengan kak Aiden yang menyukai warna gelap. foto dari paparazi yang memperlihatkan kak Aiden dan kekasihnya ikut meramaikan rumor yang beredar mengingat postur tubuh kekasih kak Aiden yang terpotret cukup mirip denganku.
aku cukup diam dan menikmati saja. toh karir ku tak terpengaruh oleh rumor ini. meski beberapa orang terdekat ku mulai mengeluh risih.
-----------------------------------------------
another POV
"dia makin terdesak tuan muda, bukankah sebaiknya kita memajukan jadwal rencana kita?" tanya seorang perempuan kepada lelaki yang duduk dihadapannya yang ia panggil tuan muda.
"jangan gegabah Galilea, bukti yang kita miliki masih bisa disangkal." ucap sang tuan muda pada perempuan yang berdiri dihadapannya itu, Galilea. tepat setelah ucapan sang tuan muda, tiba-tiba gelang Galilea berkedip merah. sang tuan muda lalu berdiri.
"rencana dimajukan. panggil Galileo dan Galilei, misi dimulai." titah sang tuan muda yang diangguki Galilea. ia pun menekan satu tombol digelangnya.
"Galileo, Galilei, misi dimulai." ucapnya lalu menyusul sang tuan muda. Galilea memasuki mobil khusus miliknya dan melaju menyusul sang tuan muda ke gedung RN ent.
sementara itu di RN entertainment
plak
"putuskan kekasihmu."
"tidak akan."
plak
suara tamparan terus menggema diruangan kecil itu. seorang pria diikat dan terus dipukuli kini hanya bisa pasrah. ia tak sendiri, ada beberapa pria lagi yang memberontak bersamanya namun berakhir dengan dipukuli diruang ini.
sudah cukup
mereka sudah lelah terus menerus diperbudak. mereka hanya ingin diperlakukan layaknya manusia, bukan mesin penghasil uang. orang-orang mengetahui bahwa mereka adalah artis dan model. namun dibalik itu, mereka hanyalah boneka dan pemuas nafsu bagi tuan atau nyonya. ironis bukan?
"cukup, kurung mereka disini tanpa makan dan minum. kita masih punya..."
Brak
suara dobrakan pintu membuat semua mengalihkan pandangannya. terlihat seorang perempuan disusul beberapa lelaki berpakaian seperti pasukan polisi yang langsung mengepung mereka dengan senjata yang mengacung. bodyguard para penyiksa pun waspada dan mulai mengacungkan senjata mereka.
"APA APAAN INI LILY!!" teriak si pimpinan pada perempuan itu, Lily alias Galilea. Lily hanya tersenyum lalu menggerakkan dua jari tangan kanannya. para pasukan yang dibawanya tadi pun menyerang bodyguard para penyiksa.
pertempuran pun pecah
Lily sendiri menghadapi pimpinan penyiksa itu. sekilas, pertarungan nampak tak seimbang karna laki-laki melawan perempuan. namun...
Bruk
"HENTIKAN PERTARUNGAN!! PEMIMPIN KALIAN SUDAH KALAH!!" seru Lily membuat pertarungan berhenti seketika. si pimpinan penyiksa telah tengkurap tak berdaya dengan Lily yang menahan pria itu. seorang pria berjalan masuk dan berlutut untuk mensejajarkan diri dengan si pemimpin. dia adalah sang tuan muda pemimpin Lily a.k.a Galilea. tuan muda mengangkat dagu si pimpinan penyiksa membuat mata pria itu membola saat mengetahui siapa sang tuan muda sebenarnya.
"kau terlalu serakah tuan Rangga." ucap tuan muda sambil menekan dagu pimpinan penyiksa, Rangga.
"B*J*NG*N KAU RYAN!" Rangga mengucapkan sumpah serapah pada tuan muda a.k.a Ryan. tak lama kemudian polisi tiba dan meringkus Rangga beserta anak buahnya. sementara para pria yang disiksa dilarikan ke rumah sakit.
---------------------------------------------------
sebulan kemudian
author POV
kebangkrutan RN ent. menjadi berita panas hingga hari ini. Rangga dan komplotannya di dakwa atas tuduhan penyiksaan, eksploitasi, dan prostitusi. beberapa nama orang besar ikut terseret akibat kasus ini.
sementara itu, artis dibawah naungan RN ent. kini lebih memilih untuk pensiun dan vakum dengan alasan mental. para penggemar hanya bisa pasrah sembari mendoakan yang terbaik untuk idola mereka.
kontrak antara Aiden dan Lily pun tersebar. penggemar Aiden makin meradang saat mengetahui hal itu. mereka juga akhirnya tahu kekasih sebenarnya dari idola mereka.
di sebuah cafe, tiga orang sedang mengobrol dengan ceria. mereka adalah Lily, Aiden, dan Sabrina, kekasih Aiden. Aiden kini sudah lebih baik meski tangan kanannya masih di gibs akibat penyiksaan sebulan lalu. Aiden juga ikut menjadi korban saat itu. dan karna gelang Lily ditangan Aiden membuat Lily tahu keadaan Aiden saat itu.
"ada satu hal yang ingin ku tanyakan padamu Ly. bagaimana kamu bisa tahu segala tentangku saat tanda tangan kontrak itu?" tanya Aiden yang dibalas senyuman oleh Lily. Lily memandang Sabrina terlebih dahulu sebelum memandang Aiden.
"apa kau percaya jika aku berkata bahwa aku masuk ke dunia entertainment karna tugas dari kekasihmu untuk menjagamu?" tanya Lily membuat Aiden memandang kekasihnya.
"ah, sepertinya kau tidak paham. akan ku jelaskan." ucap Lily saat melihat Aiden bingung.
"kau tahu kan bahwa tuan Ryan adalah tuan muda Golden Lion? nah, nona Sabrina adalah adik tuan Ryan yang misterius itu." ucapan Lily membuat Aiden tersedak angin. Sabrina dengan perhatian langsung memberikan air minum pada Aiden.
(Golden Lion : kelompok mafia milik Ryan)
"hahaha, kau terkejut? makanya cari tahu dulu tentang kekasihmu." tawa Lily. namun Sabrina langsung menatap tajam Lily membuat gadis itu diam. aura Sabrina hampir sama seperti kakaknya membuat Lily diam.
"oke oke, aku lanjutkan dulu. tuan Ryan dan nona Sabrina telah memprediksi tentang kekasih kontrak itu, karna itulah nona Sabrina menyusupkan ku ke Saturn ent. agar tuan Ryan bisa menjadikanku kekasih kontrak mu. dengan begini aku bisa mengumpulkan bukti kejahatan Rangga." jelas Lily.
"terimakasih Ly, tanpamu aku tak tahu bagaimana cara keluar dari lingkungan toxic itu." ucap Aiden.
"jangan berterimakasih padaku, berterimakasih lah pada nona Sabrina. dia yang mengutus ku." pungkas Lily. dan ya, selanjutnya Lily menjadi nyamuk di antara sepasang kekasih itu.
semuanya berakhir bahagia. Aiden dan Sabrina memutuskan untuk menikah. sedangkan Lily tetap berada di dunia entertainment sebagai kedok pekerjaan aslinya yang merupakan tangan kanan mafia. namun tugas utamanya tetap melindungi sang nona, adik tuan muda nya.
SELESAI