Sebelumnya ini versi Novel biasa tapi dibuat ke versi cerpennya karna thor buntu ide. semoga suka versi cerpennya.
***
Dulu kala,Seorang Dewa pernah menolong seorang wanita tua yang tersesat jiwanya dan ia ingin hidup lagi sebagai putrinya.Dewa itu berjanji akan memenuhi keinginan jiwa wanita tua itu.
Dewa Surgawi datang ke Istana Dewa Neraka atas untuk menjemput jiwa wanita tua itu.Dewa Neraka atas menolak namun dengan sabar Dewa Surgawi datang lagi,hingga memancing amarah Dewa Neraka atas.
Perperangan pun terjadi,Para Dewa bisa melihat Dewa Neraka atas dibuat tunduk atas kemurkaan Dewa Surgawi.Dewa Surgawi mengubah wujudnya menjadi Naga Hitam yang ditakuti para penghuni Alam Kayangan.
"Jika kau bersikeras tidak menyerahkan jiwa wanita tua itu padaku,tak ada pilihan aku leburkan istanamu dan kau akan jadi santapanku."
"Apa alasannya kau harus menjelma menjadi Naga Hitam?"
"Perjanjianku dengan jiwa wanita tua itu,aku mengirimnya kesini karna ia merindukan putrinya.aku harus menuntaskan tugas itu."
"Jiwa wanita tua itu sudah hancur."
"Maka serahkan abunya atau sebagai gantinya,Aku menghukummu untuk turun ke bumi dan menjadi Dewa Penjaganya."
Setelah perdebatan sengit itu bisa diselesaikan dengan cara lain,Dewa Neraka atas bersedia menerima hukuman Dewa Surgawi. kemudian Dewa Surgawi dalam wujud Naga Hitam berubah kembali dengan wujud Dewa-nya.
***
Seribu tahun berlalu dengan perubahan waktu dan jaman berganti Era lama ke Era baru. Jiwa wanita tua itu terlahir ke masa depan sebagai putrinya
Shang Mei,gadis remaja itu selalu merindu orangtuanya, ia berdoa ke kuil berharap akan ada Dewa yang turun ke bumi untuk menjaganya.
Budha mendengar doa gadis itu.Thao Xing datang ke kuil itu dengan tampilan bak manusia. Thao Xing memiliki dua mata api yang bisa melahap musuh.
"Kau tepat memanggilku,Amin Thaba!"
Thao Xing membungkukkan punggungnya sembari memberi hormat.
Shang Mei terkejut,Pria Dewasa berdiri dibelakang tubuhnya.
"Kaka mau berdoa,"
"Doaku sudah didengar."
"Apa Kau pakai kontak lensa mata,terlihat nyata?"
"Anggap iya!"
"Apa Kau Dewa?"
"Apa kau akan lari jika kujawab benar?"
"Tidak,Aku akan rahasiakan.."
Thao Xing bisa lihat aura bahagia gadis pendek itu.
***
Shang Mei sudah sebulan penuh ia puas bisa melihat keajaiban milik Thao Xing.
Thao Xing melihat kearah langit,
Sesuatu melesat jatuh begitu cepat kearah bumi dan menciptakan getaran kuat setara getaran gempa bumi.
Assassy,Makhluk Neraka lepas dari kejaran para Dewa Naga Ranta ia adalah Pagoda Neraka sakti yang berupa Apa saja saat menghukum Monster Neraka.
.
Thao Xing melihat langit mengelap,
"Naga Ranta hentikan! Aku perintahkan untuk berhenti!"
Naga Ranta mengubah wujudnya menjadi Manusia.Seketika ia turun ke bumi hentakkan kakinya membuat tanah retak.
"Tuanku!"
"Aku punya lima detik untuk menghentikan waktu,Kau perbaikki sekarang."
"Maafkan Aku,akan segera kuselesaikan."
Dalam hitungan detik semua yang terhempas kembali pada posisi tempatnya,semua orang tak ingat kejadian tadi.
***
Shang Mei melihat Ranta sangat aneh.
"Dia Naga Neraka atas?"
"Nona Mei! Aku mencari Monster Neraka yang lepas dari cengkramanku.ia sedang mencarimu."
"Aku?"
"Kenapa Monster itu mencarinya?"
"Karna Jiwa wanita tua itu adalah jelmaan Dewika ia adalah isteri Monster Neraka, Para Dewa takkan membiarkan dia mengambil jiwa yang ada pada tubuh Nona Mei."
"Jadi itu alasan kedatangannya ke bumi."
"Yang Mulia Agung! memberiku kertas gulungan yang bisa membuka segel kekuatan Dewa-mu seutuhnya."
***
Di Istana Langit Ke Atas.
Para Dewa berunding tentang kembali Sang Raja Dewa Neraka atas, Mereka tahu kutukan yang diberikan oleh Dewika sulit dilepas.
"Kita tahu ia tunduk pada hukuman Dewa Surgawi, ia sudah tinggal di Bumi lebih seribu tahun lamanya."
"Sekarang Dewika yang mati sedang bereikanarsi kedalam tubuh putrinya sendiri yang berada di masa depan."
"Mozaka adalah Monster Neraka yang ganas ia memakan jiwa manusia,Jika ia menemukan gadis manusia ada kemungkinan Dewika bangkit dan keseimbangan alam terancam."
"Thao Xing harapan kita.Naga Hitam tidak boleh turun ke bumi.kalian lihat Naga Ranta bisa menyebabkan getaran kuat,apalagi Naga Hitam."
Setelah Perundingan Panjang,keputusan terakhir mereka memberi sinyal tugas dan itu dirasakan Ranta.
***
Thao Xing sekarang mengerti Shang Mei dititipkan padanya.Dewika pernah bertarung dengannya dan ia mati dalam keadaan melindungi anaknya yang tiada akibat kalah pertarungan dengan Dewa Surgawi.
Dewa Surgawi menjanjikan bahwa setiap ia reikanarsi,Dewa Neraka atas yang akan melindungi dan menjaganya.Itu sekarang terbukti,
Mozaka berulah sudah banyak jiwa manusia bumi jadi korbannya.
Shang Mei yang baru pulang dari Supermarket melihat pria aneh minta sedikit uang.Shang Mei mengira itu hanya pengemis.
Ia pun mendekati pria itu,Dan Shang Mei terkejut wajah pria aneh itu menyeramkan.karna takut ia berlari dan barang belanjaanya terlepas dari tangannya berserakkan dipinggir jalan.
Shang Mei terus memanggi Thao Xing, Tubuhnya terhempas dan jatuh ke aspal jalanan.
"Kau mau sembunyi Berapa lama lagi,Isteriku?!"
"Siapa kau? Isteri? Pergilah!"
"Aku suamimu,Mozaka! Kau bereikanarsi berulang kali dan kau mengabdikan diri pada Dua musuhku yang telah membunuh anakku."
"Aku tak mengerti, Tolong pergi!"
Shang Mei seperti tertarik tubuhnya langsung terangkat ke atas dan Mozaka menariknya dalam genggamannya.
Shang Mei terdiam seperti patung ia tak bisa bergerak.
"Isteriku Sekarang kubangkitkan jiwa balas dendammu."
Hal yang ditakuti terjadi.
***
Thao Xing dan Ranta merasakan kekuatan Jiwa balas dendam Dewika begitu kuat.
"Aku akan mencoba menenangkannya,Kau hadapi Monster Neraka itu."
"Baik Tuanku!"
Ranta mengubah wujudnya menjadi Naga Neraka atas, Naga Raksasa bersisik emas dengan cakar tajamnya melayang ke udara terbang melesat jauh.
"Dewa Surgawi sedang meditasi,Dia pasti akan bangun dari meditasinya,Monster Neraka itu mengundang mautnya."
Suara itu membuat Thao Xing mengenali sosok itu
"Kau Dewika!"
"Jiwa dendamku telah lama hancur,Aku sudah menduga suamiku akan memanfaatkanku lagi,Putriku kehilangan suami karna Ayahnya."
"Jadi kau berpihak pada Siapa?"
"Padamu dan Padanya.Aku akan mengirim Mozaka menemui kehancurannya."
***
Pertarungan Monster Neraka itu sengit Naga Ranta juga tak kalah hebatnya,Dewa Surgawi tahu musuhnya mau memancing keributtan dengannya.
Ia pun turun ke bumi dalam bentuk Naga Hitam. Bumi terasa ingin hancur pertarungan antar Mozaka melawan Dua Ekor Raksasa itu.
Dia tak tahu,itu jebakkan maut untuk mengurungnya Dewika siap menjadi penjara Monster Neraka itu.
Thao Xing membuka kunci segel kekuatannya kembali,
"Kau kewalahan menghadapi dua ekor Naga itu,"
"Kau takkan menghancurkanku,Dewika telah bangkit."
Dewika dengan wujud mengerikan melepas ribuan tangan iblisnya dan membungkukkan tubuhnya ketanah punggungnya terbelah dua dan keluar jelmaan Dewika yang cukup mengerikan,
Itu Shang Mei sosok iblis merah yang berwujud menyeramkan tubuh pucat pasi layaknya mayat hidup.
"Kau datang!"
Shang Mei dengan sosok menyeramkan tubuhnya berjalan lemah namun tatapan bola mata kosong terlihat menakutkan.
Mozaka yang merasa percaya ia akan menang,nyatanya Shang Mei memanggil ribuan tangan Iblis yang merayap dari dalam tanah bergerak cepat mendekati Mozaka,dan benar.
Mozaka tak bisa bergerak sama sekali.
"Lancang sekali kau menyalah gunakan kekuatan ribuan tangan Iblis mu."
"Aku sudah tepat Ayah!"
suara berbisik serak dan bicara terbata dengan ekspresi datar serta gerak tubuh kaku.
"Aku membangkitkan jiwa Ibumu untuk membangunkanmu yang terkurung dalam tubuh reikanarsi itu."
"Kau Diamlah!"
Suara amarah Shang Mei membuat ia bergerak cepat mendekati ayahnya dan mencengkeram kepala ayahnya.
"Kau mengabdikan dirimu pada musuhku.Kau sama tak berguna seperti Ibumu."
Shang Mei berteriak marah dan menyeret tubuh ayahnya sambil menarik kepala ayahnya,
"Kau tak bisa lakukan ini.Aku Ayahmu!"
Shang Mei menyeret tubuh ayahnya masuk kedalam tubuhnya yang terbelah
"Tidak!"
"Kau adalah santapanku Ayah!"
Ribuan tangan iblisnya lepas,Shang Mei kembali ke dalam tubuhnya, Selamanya Mozaka terkurung dalam jiwa iblis Shang Mei.
"Thao Xing sekarang segel dengan kekuatanmu."
"Baik Yang Mulia!
Shang Mei sudah kembali kedalam tubuhnya dan Ibunya siap menerima hukuman.
"Aku dan putriku sudah menghukum Monster Neraka itu,Maaf Aku merepotkan dan terima kasih kalian sudah menepati janji."
"Aku akan menyegelmu dan tak masalah"
"Lakukan!"
Thao Xing membacakan mantra dan ribuan akar pohon mati dari Neraka Bawah menjalar ketubuh Dewika dan Segel terkunci,
"Ada yang ingin kau katakan."
"Tidak ada,Kini dendam putriku juga aku selesai. kurasa penjara Neraka bawah rumahku.Aku akan tepati janji kapanpun aku dipanggil,Maka aku datang.Sampai jumpa dan Jaga Tubuh manusia biasa Shang Mei."
Thao Xing mengunakan kekuatan segel kunci dan Dewika tertarik kedalam Neraka bawah gerbang pintu api terbuka.
Dewa Surgawi mengembalikan alam manusia yang rusak dengan kekuatannya para manusia yang hilang,lenyap kembali ke tubuh masing-masing. Para Penghuni bumi Itu sudah selamat.
"Dewa Thao Xing sekarang kubebaskan kau dari tugasmu.Kau ingin kembali ke langit bersamaku."
"Bagaimana dengan Shang Mei?"
"Ia lupa bahwa selama ini kau bersamanya sebagai Dewa penolong yang menjaganya."
"Aku tahu sudah terlalu lama aku disini."
***
Di Bumi mungkin,Sepuluh Tahun berlalu..
Shang Mei tumbuh dewasa dan ia tetap berdoa agar ia dikirimkan Dewa dari Surga.
lagi,
keajaiban langit pun turun ke bumi, Shang Mei keluar dari kuil dan menatap ke langit.
Sesosok bayangan melesat cepat turun ke bumi.
"Kkau Alien?"
"Bodoh! Aku bukan makhluk itu. Kau memanggil Dewa Surgawi turun ke bumi."
Thao Xing mendapat tahta baru untuk menjadi pengganti Kakaknya Dewa Surgawi sebelumnya. Yang Mulia Agung melihat amal kebaikkan itu dan menyerahkan Alam Surgawi pada Cucunya,Thao Xing.
***
Pada Akhirnya, Shang Mei tidak sendiri ia punya Thao Xing sebagai Dewa Penjaganya.
"Ayo,Kak Thao Xing!"
"Cerewet!"
"Kau gunakan kekuatanmu,Naik sekuter listrik saja tidak bisa."
"Akan kulempar kau ke Neraka atas."
"Dasar Payah!"
"Kau!"
Begitulah tingkah laku keduanya.
***
Tamat
P.S: Thor ucapkan terima kasih rekor deh pecah nulis cerpen lebih 1000kt padahal sering nulis cerpen paling sampai 200kt,moga suka versi cerpennya.
Versi Novel biasa Thor stop nulis, karna buntu ide makanya kucoba pindahkan ke versi cerpennya.
like ya