Clara dan Aurel dikenal sebagai sahabat baik yang populer di SMK. Meskipun berbeda Kelas, tapi mereka selalu menghabiskan waktu istirahat bersama. Tidak ada yang meragukan eratnya persahabatan di antara mereka.
Meski berbeda karakter, tetap tidak menghalangi kedekatan mereka. Clara merupakan seorang siswi pendiam tapi sangat pintar di kelasnya. Sedangkan Aurel cenderung seperti seorang pembual yang hobi memamerkan barang-barang milik Clara.
Suatu hari pada sebuah acara Olimpiade di sekolahnya, Clara terpilih menjadi salah satu peserta di sekolahnya. Ia di temani oleh Aurel.Di sana para peserta diperbolehkan untuk Menghafalkan semua pelajaran yang ada di buku catatan mereka
Dari lima peserta yang terpilih, Clara mendapat giliran keempat untuk acara Olimpiade. Rina melihat peserta yang terpilih Olimpiade setelahnya, dan kemudian ibu Clara datang dan memberikan dukungan kepada Clara dan membuat Clara tidak merasa gugup ataupun takut.
Melihat ibu Clara Di acara Olimpiade Clara pun tersenyum dan meyakinkan dirinya, ia memilih Matematika untuknya kemudian Aurel berteriak memberi dukungan kepada Clara. Hal ini membuat Clara terkejut dan menganggapnya bodoh.
Aurel kemudian mencoba berdoa untuk kelulusan Clara dan acaranya pun di mulai. Ia meminta Clara untuk menenangkan diri dengan bahasa isyarat. Sedikit bingung, Clara kemudian menjawab semua pertanyaan dengan sangat baik dan akhirnya Clara menang dan mendapatkan banyak sekali penghargaan di sekolahnya membuat ibu Clara merasa sangat senang kepada Clara.
Keesokan harinya ibu Clara sedang berjalan menuju ke pasar . Untuk membeli sebuah sayuran, kemudian Aurel melihat ibu Clara kecelakaan membawa ibu Clara ke rumah sakit dengan ambulan sementara yang menabrak ibu Clara langsung pergi dan Aurel langsung menelpon Clara dengan berlinang air mata
Halo!, Clara, ibu kamu kecelakaan cepat kamu ke rumah sakit sekarang? dan Clara sangat terkejut mendengar ibunya kecelakaan sampai hpnya terjatuh.” dan Clara langsung bergegas pergi ke rumah sakit.
setelah Clara sampai di rumah sakit Clara langsung melihat Aurel di ruang Operasi dalam keadaan darah yang berlumuran di baju Aurel dan Aurel langsung melihat Clara dan berlari memeluk Clara dan menenangkan Clara. ia selalu bersikap tenang dan mencoba untuk membuat Clara tersenyum. dan Aurel menceritakan semua kejadian yang terjadi kepada ibunya dan membuat Clara terkejut mendengarkan penjelasan dari Aurel Clara pun langsung mencari tahu siapa yang menabrak ibunya.
Hingga suatu hari ketika Clara mencari tahu plat Nomor mobil yang menabrak ibunya tiba tiba seorang siswa baru di kelas terpopuler bernama Varun berpapasan dengan Clara. dan mereka berdua saling bertatapan mata, dan Clara langsung pergi tanpa sepatah katapun kepada Varun.
Lagi-lagi Aurel terus menanyakan kepada Clara tentang tujuannya untuk menghukum orang yang sudah menabrak ibunya. membuat Clara marah kepada Aurel, Aurel yang hanya tertunduk karena memahami kemarahan Clara, kecuali Varun. Ia tertegun mengamati siapa sebenarnya yang mereka bicarakan.
Dengar Clara. aku tahu dan aku mengerti dengan kemarahan mu ini tapi apakah kamu harus membalas perbuatannya kepada ibumu?” kata Aurel. kembali mulai membuat Clara sangat kesal dengan Aurel.
Ya!,aku tetap akan menghukum orang itu. Jika saja ia memilih untuk menolong ibuku dari awal, maka kondisi ibuku tidak kritis seperti itu bukan? Cobalah kalau kamu di posisi aku melihat ibu kamu yang sedang kritis karena di tabrak oleh orang yang tidak di kenal dan dia langsung lari begitu saja!,” kata Clara.
Dia tadi mengatakan apa barusan?, apa aku tidak salah dengar. Jadi, orang yang aku tabrak seminggu lalu itu sebenarnya adalah ibu dari wanita itu?” kata Varun terkejut.
Aurel terdiam mendengar Semua Keluh Kesah dari Clara. Seketika Varun merasa telah melakukan hal bodoh dan juga menyesal atas perbuatannya. Sedangkan Clara memandang Varun yang membuat Clara merasa heran dengan sikap Varun.
Pada akhirnya Varun langsung ke rumah sakit mengunjungi ibunya Clara, bagi Varun apapun yang di lakukan kepada ibunya Clara itu adalah kesalahannya dan Varun bersedia membayar atas perbuatannya, karena setiap perbuatan pasti ada bayarannya dan perbuatan Varun dibayar dengan kejujurannya serta rasa bersalah.
Namun Varun masih sangat gugup dan takut, akhirnya Varun memutuskan untuk tidak mengatakan apapun kepada Clara dan bersikap seperti biasa di depan Clara dan menyapa Clara.
“Clara, aku mau ngomong sesuatu, nih, tapi jangan terkejut dan juga marah ya”
Kamu mau ngomong apa Varun?” tanya Clara.
Semakin lama Varun tidak menjawab pertanyaan Clara semakin rasa penasaran Clara bertambah, tetapi Clara perhatikan bahwa Varun Menyembunyikan Sesuatu Darinya. Walau seperti itu, Clara tetap bertanya. Dan ternyata Varun hanya diam dan menundukkan kepalanya kepada Clara.
Varun lalu bergegas pulang dari Rumah Sakit. Rumah Sakit Bina Harapan. Aurel menemui Clara yang sedang merasa bingung di samping ibunya. Aurel lalu menyuruh Clara untuk pergi bersamanya dulu sebelum membicarakan sesuatu yang katanya penting bersamaku.
Setelah di luar kamar ibunya, Aurel mengambil minuman hangat yaitu 1 gelas cokelat panas untuk menemani pembicaraan kami.
Ternyata hal yang ingin Aurel bicarakan adalah tentang mobil Varun. Ya, kalian tidak salah baca, mobil Varun. Refleks, Clara langsung menyemburkan cokelat panas yang baru Dia seruput itu.
Apa?mobil Varun? Bagaimana mungkin Aurel?,” tanyaku terheran.
Ya, itu itu benar Clara. mobil Varun sama persis dengan mobil yang menabrak ibu kamu, aku tidak percaya dengan apa yang kamu katakan,” jawab Clara.
Tapi bagaimana kalau Varun yang melakukan itu?” tanya Aurel.
maka aku tidak akan memaafkan Varun aku akan membalas perbuatannya dan aku akan sangat membencinya.ucap Clara dengan wajah kesal"
Clara lalu mengambil ponsel dan menghubungi Varun bahwa sebentar lagi Clara akan pergi ke rumah Varun dan setelah sampai di rumah Varun Clara berbicara empat mata dengan Varun dengan serius'
Varun aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu!.
Apa yang kamu mau katakan sama aku Clara?tanya Varun.
apa benar kamu telah menabrak ibuku dan kamu langsung pergi jawab aku Varun?
Varun hanya terdiam dan menatap Clara yang sangat sedih sementara Clara terus bertanya kepada Varun sambil memegang kerah baju Varun dengan kedua tangannya dan Varun menundukkan kepalanya dan setelah Clara memaksa Varun untuk menjawab pertanyaan akhirnya Varun pun mulai jujur kepada Clara dan membuat Clara sangat terkejut.
Iya...Iya Clara Aku Sudah Menabrak Ibumu.
Dan Plakk!… Clara Menampar Varun Dengan Sangat Keras. Sontak Clara Emosi dan bicara kasar kepada Varun. sementara Varun hanya diam dan mendengarkan semua ucapan Clara
Tiba-tiba Aurel menelpon Clara dan memberitahu Clara bahwa kondisi ibunya semakin memburuk Clara terkejut dan langsung bergegas pergi lalu Varun menghentikan Clara dan menawarkannya untuk mengantarkannya ke rumah sakit tapi Clara menolak bantuan dari Varun dan Clara langsung pergi ke rumah sakit.
Sesampainya di sana, Clara melihat Aurel sedih mengiris hati, dan Clara langsung menghampiri Aurel dengan wajah penasaran sementara Varun mengikuti Clara dari belakang dan bersembunyi.
Aurel kenapa kamu sedih…?" Tanya Clara.
Lalu, kemudian dokter datang dan Clara pun mulai bertanya kepada dokter. dan dokter menceritakan kondisi ibu Clara . dan Clara pun terkejut mendengar perkataan dokter,dan Clara sangat sedih dan tidak percaya dengan perkataan dokter.
“Iya Clara. dokter tidak bisa menolong ibu kamu lagi.....”
apa maksud kamu Aurel....?kenapa kamu bicara seperti itu tentang ibuku!
Aurel terus menenangkan Clara dan meyakinkan dirinya bahwa ibunya sudah tidak ada lagi sementara Varun pun terkejut mendengar kabar itu dan membuatnya sangat terpukul atas perbuatannya dan Clara terus berdiri seperti patung tanpa mengatakan apapun dengan berlinang air mata dan membuat Aurel sangat sedih dengan kondisi sahabatnya Aurel terus berteriak memanggil nama Clara.
Claraaa!....Clara Sadar Clara Kamu Jangan Diam Seperti Ini Cepat Katakan Sesuatu Claraaa!..
Tidakkk!...Clara berteriak histeris dan terus menangis Aurel pun ikutan sedih dan memeluk Clara dan tiba tiba Varun datang dan berusaha untuk menghibur Clara tapi Clara tidak senang jika Varun ada di hadapannya dan Clara langsung mengusir Varun.
"Clara...aku.....aku ingin minta maaf kepadamu...dan juga ibumu. Varun mengatakan dengan gugup.
"ada apa!,....dengan kamu meminta maaf apa kamu bisa mengembalikan ibuku kembali, jawab aku!. Clara mengatakan dengan membentak Varun.
Aurel terus memeluk Clara dan berusaha untuk membuat Clara merasa tenang Aurel juga menatap Varun dengan kemarahan dan Clara pun langsung masuk menemui ibunya di temani oleh Aurel dan Varun pun ikutan masuk ke dalam.
_
setelah beberapa hari Clara berusaha untuk mengiklaskan kepergian ibunya dan menjalankan aktivitasnya sehari hari, setelah sekolah libur panjang akhirnya sekolah mulai masuk kembali dan Clara mulai mempersiapkan semua persiapan untuk sekolah besok.
_
pada pagi harinya Clara bangun lebih pagi karena ia harus mengurus dirinya sendiri jika tidak ia bisa terlambat ke sekolah Clara mulai membersihkan rumah, merapikan tempat tidur, memasak, dan juga memasukkan buku pelajaran sesuai jadwal pelajaran setelah Clara sudah menyelesaikan pekerjaan di rumahnya Clara langsung bersiap siap untuk mandi, setelah selesai mandi Clara langsung memakai seragam dan juga memakai sedikit make up agar wajahnya tidak terlihat kusam.
setelah Clara selesai bersiap siap Aurel pun datang ke rumah Clara dan memanggil Clara untuk berangkat bareng dan menunggu di depan dan Clara pun langsung menemui Aurel dan mereka Berdua langsung pergi ke sekolah bersama.
di tengah perjalanan menuju ke sekolah mereka sedang menikmati keindahan alam dan juga udara sejuk di pagi hari sambil berbincang tiba tiba mobil Varun berhenti di depan mereka dan membuat mereka terkejut.
"kamu!,...kenapa kamu ada di sini dan menghalangi jalan kami?tanya Clara."
"Clara aku tahu kamu sangat membenciku, tapi berikan aku kesempatan untuk menebus kesalahanku, dan aku akan mengantar kalian berdua untuk pergi ke sekolah bersama.
"tidak perlu aku bisa pergi ke sekolah bersama Aurel kamu mengerti!,kata Clara dengan tatapan kebencian terhadap Varun.
Aurel hanya diam dan menyaksikan perdebatan mereka berdua Clara langsung memegang tangan Aurel dan pergi meninggalkan Varun Aurel terus menatap Varun dari Belakang dan Aurel melihat penyesalan di wajah Varun, Varun pun langsung pergi ke sekolah.
_
jam istirahat pun sudah tiba semua siswa dan siswi keluar kelas untuk sebagian siswa dan siswi ke perpustakaan, Ke laboratorium, ke taman dan lain lain sementara Clara Dan Aurel pergi ke kantin untuk makan siang Clara dan Aurel terus tertawa dan bercanda sepanjang jalan dan Aurel mulai memesan makanan sementara Clara mencari tempat duduk yang kosong karena di kantin sangat ramai.
setelah Clara menemukan tempat duduk yang kosong Clara langsung duduk dan menunggu Aurel sambil scroll tik tok Clara pun sangat menikmati udara segar di luar sambil scroll tik tok di hpnya, setelah Clara menunggu beberapa menit akhirnya Aurel datang.
Aurel dan Clara sedang berbicara sambil menunggu makanan yang di pesan Aurel, dan akhirnya pesanan Aurel sudah sampai, mereka berdua langsung makan dan sambil bicara tiba tiba Varun datang ke kantin Varun melihat mereka berdua yang sedang makan Varun pun langsung menghampiri mereka berdua dan menyapa mereka berdua.
"Hai Clara Aurel!....sedang apa kalian berdua di sini, tanya Varun",
"Hai Varun!aku dan Clara sedang makan siang."
"Wow! sepertinya menyenangkan bolehkah aku bergabung dengan kalian."
"tentu!...ayo duduk,"
Varun pun duduk di samping Clara dan wajah Clara tidak terlihat senang melihat kedatangan Varun dan Clara pun langsung menjadi diam dan tidak mengatakan apapun, Aurel sedang mencari cara untuk pergi dan memberikan mereka berdua untuk bicara.