Namaku Andi ,aku cuma anak biasa , kelebihan-kelebihan yang ku miliki hanyalah bermain biola . Berbeda dengan kakakku,Seira dia mempunyai banyak kelebihan tidak hanya di satu bidang saja .
Jika di tanya apakah aku Banga memiliki Kaka seperti dia ?,jawabanku adalah tidak.aku sangat membencinya,semua orang terlalu memperhatikannya orang tuaku,temanku,guru,dan masih banyak lagi . aku merasa terabaikan di rumah kaka ku selalu di utamakan,di sekolah semua orang mengagumi nya.
bahkan temanku tidak percaya kalau aku adalah adiknya hanya karena prestasi yang berbeda .
suatu saat ketika aku pulang dari sekolah aku melihat beberapa siswa datang untuk menyapa Kaka ku.saat melihat bahwa mereka membelikan hadiah pada kakaku ,aku iri ,tentu saja aku iri aku selalu berusaha jadi yang terbaik tapi selalu di abaikan karena terlalu memperhatikan Kaka ku ,dan aku rasa aku selama ini terlalu di manfaatkan oleh tuanku sendiri mereka mendekatiku hanya karena bisa akrab dengan kakaku .tapi aku biarkan saja mereka ,toh hari ini aku ada les biola dan aku sudah tak sabar untuk segera pergi ke tempat les biola ku.
saat sampai di rumah aku sama sekali tidak di membuat dengan orang tua ku ya mungkin hari ini mereka pulang sedikit terlambat. aku masuk masuk ke dalam kamarku dan segera ku membersihkan diri ku, saat sudah selesai mandi dan kegiatan lainya sudah beres aku mendekati biola yang ku taruh di dekat lemari pakaian ku ,mengambilnya dan ku siapkan diriku untuk berangkat menuju tempat les biola ku ah sudah tidak sabar itulah perasaanku saat ini . tapi saat aku ingin membuka pintu kamar ku aku melihat kakaku berdiri di situ dengar senyum manisnya ,aku menatap nya dengan tatapan dinginku .dan bukanya takut dengan tatapan ku dia berkata dengan suara lembut.
"dik mau berangkat ya ?"
"hmm"
""kalau begitu,ayo Kaka antar "
Aku Sakin marah di buatnya aku bahkan sangat tidak suka saat dia berkata lembut padaku , menjijikan itu adalah yang ku pikirkan .
aku jadi tidak mood untuk pergi ke tempat les biola.
"dik?"
"panggil namaku ,aku punya nama "
aku berkata sangat dingin Hinga membuat dia sedikit terkejut ,karena perkataan ku.
"baiklah,Kaka minta maaf ya ayo berangkat?"
"tidak ,aku tidak mood sekarang"
"tapi kenapa ?"
"bukanya aku sudah bilang aku tidak mood,nah sekarang pergi dari kamarku "
aku berkata sambil menahan emosiku .
"tapi hari ini kamu ada les bi.."
belum selesai Kaka ku berbicara aku langsung membentaknya
"PERGI!!"
dia tidak menjawab , kurasa mungkin dia kaget ya mungkin saja kan .
dan tak lama aku mendengar suara isakan dari dia , mungkin dia menangis .
"Kaka minta maaf"
dia berkata sambil meninggalkan aku yang lagi menahan emosiku. setelah pertengkaran kami siang itu ,dia tidak keluar dari kamarnya ya kurasa kali ini aku yang menang . tapi emosiku memuncak lagi saat ayah dan ibu ku menghawatirkan dia yang tidak keluar dari kamarnya , mereka bahkan membujuknya dengan memberikan barang yang di diinginkannya .aku yang bahkan tidak keluar saat makan saja Langsung sdi bentak habis habisan oleh ayahku ,tapi ahh ya aku tau kami berbeda ,dia anak yang bisa di banggakan dan aku hanya adik yang berdiri di belakang nama kakaku .
tapi besok nya dia sudah aktif kembali seperti biasanya dan aku kembali malas untuk melakukan sesuatu kembali , dan lihatlah dia tersenyum kembali setelah kemarin ku bentak .
Hari ini aku di percayakan memainkan biola ku di atas panggung sekolah ,untuk merayakan ulang tahun sekolah, dan tentu saja aku dengan senang menerima nya ,saat hari acaranya acaranya di mulai aku memainkan biola di depan dengan percaya diri lalu kakaku naik ke atas panggung untuk bernyanyi saat kami sudah selesai melakukan pertunjukan , penonton memberikan tepuk tangan dan melemparkan bunga dan berapa kecewanya aku saat tau bahwa tepuk tangan itu hanya untuk kakaku bahkan mereka juga meneriaki nama kakaku untuk kembali bernyanyi lagi ,aku geram dan amarahku siap meledak .aku sudah siap untuk meningal kan panggung dan kakaku menahan ku lalu memberikan tepuk tangan padaku , aku masih sangat marah saat menyadari bahwa hanya kakaku yang bertepuk tangan dan semua orang dia termasuk kedua orang tuaku ,aku malu lalu langsung meninggalkan panggung dan menuju ke belakang taman sekolah memainkan biola ku dengan emosi yang campur aduk sedih ,marah menjadi sat itu. lalu kakaku datang dan memangil nama ku .
"dik ,tadi penampilanmu hebat sekali "
aku yang kaget ,lalu menarik senar biola terlalu kencang Hinga putus.marah ,aku sangat marah biola itu ku beli mengunakan uang tabungan ku sendiri ,aku bahkan rela tak makan jajan selama dua bulan karena menyimpan uang untuk menabung .susah payah aku menabung dan senar biola ku putus aku membelinya dengan perjuangan tidak minta minta uang darii orang tua untuk membelikannya .dan aku langsung membentak kakaku .
"kau puas hah?"
aku berkata dengan berteriak kepada Kaka .
"maaf dik ..Kaka tidak sengaja "
"seharunya kamu tidak ada di dunia ini "
aku berkata Tampa menyensor omongan ku.
ku lihat dia siap untuk menangis saat ini .
dan saat kejadian itu kami jarang bertemu ya karena dia ada tugas di luar kabupaten, aku sangat bahagia tapi aku juga bosan karena tidak memainkan biola ku lagi ,orang tuaku juga tidak bertanya kenapa aku suara biola ku tidak terdengar lagi.ya mungkin bagi mereka itu tidak penting.
setelah seminggu mengikuti lomba di luar kabupaten kakaku kembali bahkan aku adalah orang pertama yang di sapa saat sampai di rumah.sepertinya dia sudah melupakan aku yang membentaknya kemaren.emm kalau di pikir pikir dia adalah orang yang penyabar .
Lalu seminggu kemudian dia tidak sengaja keseleo saat olahraga ,ayah dan ibu ku sangat panik padahal itu hanya keseleo aku saja yang jatuh dari sepeda Hinga berdarah malah di ceramahin sama orang tua ku.dan yang bikin aku emosi adalah saat aku di marahin karena tidak bisa menjaga kakaku ,
"kamu itu seharusnya menjaga kakamu ,bukan hanya main mulu "
ayah berkata sambil sedikit membentak ku .lalu kakaku pun berkata .
"ayah ini karena Kaka sedikit tidak berhati-hati dan bukan salam adik"
wah lihat dia membelaku saat ini , aku menundukkan ku lalu.
"ayah sama ibu kenapa sih sedikit sedikit Kaka ,Kaka ga keluar kamar cemas khawatir ,kaka yang murung , khawatir . aku ini anak ayah sama ibu juga kan , tapi kenapa cuma kaka yang di perhatian ,aku belajar main biola itu untuk ayah sama ibu ,tapi usaha aku ga pernah di perhatikan"
ibu ku pun menangis entah karena simpati atau apalah itu .
"nak siapa yang mengatakan itu ?"
ibuku kembali menangis .
"pas senar biola ku putus ,ayah sama ibu cuma diam ga tau apa apa ,yang kalian tau cuma Kaka ,Kaka dan kaka"
aku menahan tangis ku ,masa aku anak cowok nangis kan bikin malu .
"mau di sekolah mau di rumah semua tentang Kaka , aku cuma orang yang berdiri di belakang nama Kaka , aku juga brusaha untuk jadi lebih baik tapi apa ,usaha adek ga di lihat , yang di lihat cuma Kaka semua kemampuan Kaka di kasih tapi aku cuma bisa lihat ,adek mau juga di manjain "
semua keluargaku terdiam aku ga tau mereka diam kenapa mungkin karena tertegun karena pidato ku yang panjang lebar itu.
"Ade, Kaka minta maaf karena selama ini adek jadi gini karena Kaka "
kakaku mulai menangis .
"aku mau Kaka pergi dari hidupku "
saat berkata demikian aku lari meninggalkan rumah ,sedih tentu aku seduh.saat itu hujan deras aku berlari menuju jalan ramai . karena tidak konsentrasi dalam berjalan aku tidak tau kalau saat itu lampu hijau dan sebuah truk bergerak cepat menuju tempat diriku berdiri tapi sebelum truk itu mengenai tubuhku ,aku merasa seseorang menggenggam tanganku dan mendorong ku menuju seberang jalan saat sudah truk berhasil melewati jalan itu , aku merasa lega saat aku ingin berterima kasih aku kembali di buat kaget karena orang yang menolongku adalah kakaku sendiri .saat itu dia sudah tidak bernyawa tangan kanan dan kepalanya hancur karena di injak ban truk tadi ,sedangkan kaki kananya terpisah dari badanya .kaget, syok bisa ku rasakan saat itu.
Lalu setelah itu aku tidak ingat apapun , saat aku membuka mataku aku berada di dalam kamarku , aku sangat senang karena itu cuma mimpi .tapi saat aku menoleh ke samping kanan aku melihat ayah dan ibuku menangis .dan aku pun bertanya .
"ayah ibu kalian kenapa ?"
"nak kamu sudah sadar ?"
"ehh?"
aku di buat bingung kembali sampai aku teringat kakaku.
"ayah ,ibu di mana Kaka?"
"aku aku bermimpi Kaka kecelakaan dan aku ingin menceritakan hal ini pada Kaka"
kataku sambil sedikit tersenyum . dan ayah ku menjawab.
"nak itu bukan mimpi kakamu sudah kembali pada sang pencipta"
aku bagai orang yang di sambar petir di siang bolong. mana mungkin mimpi ku enar .
"dan ini.dari kakamu "
ibu memberikan sebuah biola dan sepucuk surat pada ku .
itu biola baru dan isi suratnya.
untuk adikku tersayang
pasti selama ini kamu terlalu menyimpan beban yang sangat berat , Kaka minta maaf karena tidak mengerti prasaan adek ,sebagai permintaan maaf ,Kaka memberikan biola baru dan doa Kaka semoga kamu bisa membagikan orang tua kita selagi Kaka pergi maaf jika permintaan maaf ini hanya melalui surat,tapi adik harus tau kalau Kaka itu sangat menyayangi adik.
aku menangis setelah membaca permintaan maaf dari kakaku aku sedikit menyesal karena telah menyakiti hati nya berkali kali aku hanya bisa memberikan doa yang terbaik untu kakaku di sana
terimakasih tinggal komentar dan like ok